11 Tips Menghemat Daya Tahan Batere perangkat Android

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Menyambung tulisan sebelumnya terkait Daya Tahan Batere perangkat Android yang bisa dikatakan tergolong boros untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat, berikut beberapa Tips yang dapat digunakan untuk menghematnya agar dapat digunakan sedikit lebih lama.

Pertama, Non Aktifkan Koneksi Wireless yang memang tak digunakan seperti Wifi dan Bluetooth. Untuk akses cepatnya silahkan gunakan widget Ppower Control atau sediakan satu Shortcut menuju Pengaturan/Setting di layar depan.

Kedua, turunkan tingkat kecerahan layar sesuai kebutuhan. Jika memang ruangan atau lingkungan dalam kondisi terang benderang, saya yakin tingkat brightness terendahpun masih cukup familiar dipandang oleh mata.

Ketiga, apabila akses dunia maya hanya sekedar untuk jejaring sosial, membaca email dan tidak termasuk pengiriman data atau mengunduh dalam jumlah besar, cukup Gunakan akses jaringan 2G yang diatur melalui Menu Setting/Pengaturan.

Keempat, putuskan Koneksi Data saat sedang tidak dibutuhkan. Ketika beristirahat malam atau pada saat jam kerja misalkan. Untuk hal ini silahkan menggunakan bantuaan aplikasi APN On off untuk menonaktifkan APN dalam sekali sentuh melalui layar utama.

Kelima, Hentikan aplikasi yang memang tak dibutuhkan secara paksa. Sama halnya dengan perangkat PC ataupun NoteBook, aplikasi ataupun Games yang tidak ditutup secara sempurna atau hanya dengan menekan tombol Home biasanya akan tetap berjalan namun tak terlihat atau berada di background. Selain menghabiskan memory, aplikasi daan games ini akan menghabiskan daya batere secara tidak disadari meski perangkat ditinggalkan dalam kondisi Standby. Untuk yang ini bisa memanfaatkan Task Manager atau Advanced Task Killer.

Keenam, Minimalisasi penggunaan Widget terutama yang memang berfungsi secara aktif seperti pemantau Traffic dan Sinyal, Yahoo Finance dan lainnya. Semakin banyak penggunaan Widget, biasanya semakin boros pula daya tahan batere yang disedot.

Ketujuh, Gunakan aplikasi Launcher/Thema secara bijak. Apabila bosan dengan tampilan Menu Utama perangkat Android, pengguna memang dapat menggantinya dengan beragam launcher yang tersedia di market seperti Go launcher, ADW Launcher, SPB Mobile Shell, GingerBread Launcher atau Panda Home seperti yang sekarang saya gunakan. Apabila memang aplikasi terasa berat untuk dijalankan, saya sarankan sih untuk menghapusnya dengan segera. Gunakan launcher yang cukup ringan namun memberikan tampilan yang memang berbeda.

Kedelapan, Bersihkan atau Optimasi perangkat Android secara berkala. Semakin lama penggunaan perangkat biasanya akan menambah banyak ukuran Cache dan History yang disimpan dalam perangkat. Itu artinya ya sama saja dengan Tips keempat diatas.

Kesembilan, Selektif dalam memilih aplikasi apa saja yang diijinkan berjalan sejak awal penggunaan perangkat. Yang dimaksudkan disini adalah memilah Startup Program, mana saja yang memang mutlak diperlukan saat Booting. Untuk melakukannya dapat memanfaatkan aplikasi Optimizer Android seperti Tips Ketujuh diatas.

Kesepuluh, jika memungkinkan, lakukan aksi Root pada perangkat Android dan biarkan aplikasi App2SD menyelesaikannya. Tujuannya jelas, untuk memindahkan aplikasi/games ke memory Eksternal sehingga kinerja perangkatpun jadi jauh lebih gegas lantaran lapangnya sisa memory internal. Sekedar Info, aktifitas Root akan serta merta menghanguskan Garansi perangkat Android yang digunakan, meski kini ada aplikasi SOC atau SuperOneClick yang mampu mengembalikan kondisi perangkat pasca Root atau UnRoot.

Kesebelas atau Terakhir, lakukan SetUp CPU untuk meminimalkan atau menurunkan kinerja Prosesor saat sedang tidak dibutuhkan. Hal ini sangat tidak disarankan dilakukan oleh awam, karena berpotensi merusak ponsel. Namun bagi mereka yang sudah melakukan aktifitas Root, tidak ada salahnya untuk mencobanya.

SebelasĀ  Tips untuk menghemat daya tahan batere Android dari www.pandebaik.com. Ada lagi kira-kira ?

Tentang Daya Tahan Batere perangkat Android

15

Category : tentang TeKnoLoGi

Salah satu kelemahan mendasar dari sebuah perangkat Android adalah borosnya daya batere yang dihabiskan untuk beraktifitas secara optimal sehari-hari. Hal ini tidak jauh berbeda dengan perangkat ponsel pintar atau Smartphone lainnya yang memang digunakan untuk kebutuhan akan internet dan dunia maya dalam arti sebenarnya. Dari pemanfaatan fitur Push Email, Browsing atau berjejaring sosial dan tentu saja Chat serta bertukar informasi digital pun kini telah mampu dilakoni dalam sebuah perangkat mungil tanpa memerlukan lagi bantuan sebuah PC ataupun NoteBook.

Selama kurang lebih empat bulan pemakaian perangkat Android Samsung galaxy ACE S5830, saya pribadi pada akhirnya dapat mengambil tiga kesimpulan akan kemampuan daya tahan batere sebuah perangkat ponsel Android ditinjau dari hari dan aktifitas yang dilakukannya.

Pertama untuk Hari Kerja dimana aktifitas yang berkaitan dengan ponsel berjalan normal. Kebutuhan lebih banyak untuk Voice Call dan Message/SmS dan sesekali menengok perkembangan dunia maya dan jejaring sosial terutama saat senggang. Untuk aktifitas ini bisa dikatakan koneksi data tidak mutlak perlu saya butuhkan sehingga APN bisa di-Set Off atau di-nonaktifkan sehingga daya tahan batere bisa berumur satu kali charge sehari.

Kedua untuk Hari Libur dimana aktifitas dunia maya saya yakin akan jauh lebih besar ketimbang Voice Call dan SmS lantaran banyaknya waktu luang, daya tahan baterepun kadang membutuhkan dua kali Charge dalam sehari. Apalagi jika digunakan untuk aktifitas Browsing, daya tahan batere akan secara drastis menurun ketimbang digunakan untuk memantaunya melalui aplikasi TweetDeck misalnya.

Ketiga untuk Hari-hari dimana saya membutuhkan konsentrasi extra penuh dalam menjalankan kehidupan sosial seperti Ngayah ataupun diminta untuk menjadi seorang fotografer dadakan maupun sopir, praktis yang namanya dunia maya tak lagi saya butuhkan. Untuk yang satu ini, biasanya daya tahan batere bisa bertahan hingga esok harinya.

Kendati begitu untuk berjaga-jaga tidak ada salahnya untuk selalu menyematkan sebuah kabel data bagi mereka yang kerap beraktifitas dengan perangkat PC aatau NoteBook/NetBook agar dapat membackup daya tahan batere sambil bekerja, atau membawa serta Charger perangkat apabila lebih banyak mobile dan berpindah tempat. Kalopun mau yang lebih praktis lagi, gunakan Solar Charger dimana perangkat dapat menggunakan bantuan tenaga Matahari untuk menambah daya.

Selain itu, gunakan pula Widget tambahan yang mampu memberikan gambaran prosentase sisa kemampuan daya batere ketimbang menebak-nebak berdasarkan batterybar di bagian atas layar ponsel.

Lantas apa tidak ada cara untuk menghemat penggunaan daya batere dari ponsel Android ini ? Tentu ada. Tapi lanjut ke tulisan berikut yah…