Jangan Bugil didepan Lensa Kamera

5

Category : tentang Opini

Permohonan maaf yang dilontarkan oleh dua artis cantik terkait dugaan keterlibatan mereka dalam skandal video porno beberapa hari lalu sesungguhnya bisa dikatakan sudah sangat terlambat. Bagaimana tidak ? sekian lama mereka berusaha untuk tetap kukuh pada pendirian dan tidak mengakui akan dugaan ‘kemiripan’ yang menjadi isu masyarakat. Baru meminta maaf setelah status mereka berdua di’naik pangkatkan menjadi ‘Tersangka. Sangat disayangkan memang.

Kendati demikian, yang seharusnya lebih disayangkan adalah pemberitaan media (baca: Info’TAI’ment dan sejenisnya setiap hari tiga kali sehari) yang seakan-akan men-judge mereka (Ariel PeterPan, Luna Maya dan Cut Tary) sebagai bintang film porno yang siap menghancurkan moral bangsa ini. Padahal jujur nih, kalo memang dikatakan mengancam moral bangsa, kenapa lokalisasi gak dibasmi dan dilarang ? kenapa Dolly atau bahkan tempat-tempat elit yang tersebar di seantero kota besar dan menawarkan paket syur gak diblokir sekalian ? mereka semua malah aman-aman saja… Malahan salute saya berikan pada mereka bertiga karena pada akhirnya mau mengaku salah atas perbuatan yang mereka lakukan. Berbeda dengan para pejabat yang sudah ketahuan korupsi tapi malah mengelak dengan sejuta alasan sakit.

Apa yang terjadi pada ketiga artis kenamaan negeri ini bisa saya katakan ‘hanya kebetulan saja karena oknum yang terlibat dalam video porno tersebut sudah dikenal banyak orang dengan mudahnya. Padahal diluaran ada puluhan bahkan ratusan video porno lokal yang bisa didapatkan dengan mudah hanya saja akan sangat sulit mencari identitas asli mereka. gak percaya ?

Coba main ke warnet-warnet yang ada disekitaran rumah, hunting pada data server mereka dan temukan puluhan bahkan ratusan video porno lokal yang dibuat dengan berbekal kamera video amatiran. Saya yakin sebagian besar dari video-video tersebut dibesut dari kamera ponsel yang memang bisa didapatkan dengan harga yang murah. Ciri khas yang paling kentara adalah durasi kisaran rata-rata 10 detik, ukuran file yang dibawah 100 kb untuk sebuah format 3gp ataupun frame rate yang terputus-putus dan dimensi video standar kamera.

Makanya sungguh sangat disayangkan apabila kemudian ketiga artis tersebut di-cap sebagai perusak moral bangsa. Padahal ada banyak artis lainnya yang malah secara terang-terangan memproduksi dokumentasi digital berbau porno baik foto dan video yang malahan sama sekali tidak tersentuh hukum.

Ada satu pelajaran berharga yang sebenarnya dapat dipetik dari skandal video ini. Jangan bugil didepan lensa kamera.

Ketika memutuskan untuk bugil didepan lensa kamera, baik berupa gambar statis maupun bergerak, entah besok atau satu hari nanti apa yang terekam dalam media tersebut saya yakin bakalan terekspose jua secara luas. apalagi kalo sampai media yang digunakan untuk mengambil gambar tersebut berpindah tangan ke orang lain, dalam usaha perbaikan sekalipun.

Pernah membaca tulisan saya terkait usaha untuk mengembalikan data yang telah terhapus/dihapus dengan bantuan sebuah aplikasi PCI File Recovery yang sangat mudah digunakan oleh orang awam sekalipun ? belajarlah dari situ.

Anda boleh-boleh saja (Maaf) berhubungan Seks dengan siapa saja, tapi jangan sekali-sekali merekamnya dalam bentuk media apapun. Sekali melakukannya, siap-siap saja untuk menghadapi masalah seperti yang dialami oleh ketiga artis kenamaan tersebut. Penyesalan yang tiada guna akibat kecerobohan yang seharusnya sudah saatnya disadari.

Be Famous ala Luna Maya, Ariel atau Cut Tari ?

7

Category : tentang Opini

Menjadi Terkenal atau Ternama bisa jadi merupakan satu tujuan akhir dari sebagian besar orang termasuk PanDe Baik. Berbagai carapun berusaha ditempuh untuk bisa mencapainya. Dari yang halal sampai yang haram. Dari yang memberikan efek instant hingga membutuhkan proses yang lama. Tidak jarang dalam perjalanan tersebut, banyak hal yang terjadi dan dialami.

Tiga nama artis negeri ini dalam seminggu terakhir secara mendadak mampu membuktikannya dengan telak. Luna Maya, Ariel PeterPorn eh ‘Peterpan’ dan Cut Tari. Nama mereka melambung tinggi setelah ‘ditemukannya’ video porno atau mesum yang diduga memiliki kemiripan hampir 99 % dan melibatkan mereka sebagai sepasang lawan main dalam 2 (dua) video yang berbeda.

Aksi video mirip Luna Maya dan Ariel ‘Peterpan’ ditemukan dalam 2 (dua) versi durasi yaitu 2 menit 37 detik dan 6 menit 49 detik. Hehehe… mirip-mirip judul lagunya Iwan Fals. :p Sedangkan video mirip Cut Tari dengan (lagi-lagi) mirip Ariel ‘Peterpan’ (kok bisa ya ?) dalam durasi 8 menit 45 detik. (koleksinya PanDe Baik Lengkap nih…).

Dari hasil ‘pemantauan’ PanDe Baik terhadap ketiga video diatas tampaknya video-video tersebut memang dibuat untuk kepentingan koleksi pribadi oleh oknum yang terlibat secara amatiran. Tanpa scene cerita, angle pengambilan gambar apalagi sound yang mantap. Ngomongin soal video mesum amatiran, kalo tidak salah ingat memutar kembali sejarah masa lalu, video amatiran seperti ini pertama kali ditenarkan oleh sepasang insan mahasiswa Itenas Bandung. Video inilah yang kemudian menjadi jalan pembuka dari ratusan bahkan ribuan video amatiran lainnya yang rata-rata dibuat dengan sarana paling murah. Ponsel. Lagi-lagi Teknologi yang disalahgunakan.

Efeknya jelas mantap. Famous ? sangat….

Dari menjadi bahan pembicaraan nomor satu di berbagai Forum, jejaring sosial, media cetak hingga obrolan warung kopi, tindakan diatas mampu memberikan kemungkinan paling besar untuk dipanggil dan ditanyai oleh pihak kepolisian. Apalagi kini sudah ada Undang-undang yang mengatur soal pornografi.

Merekam adegan mesum apalagi yang melibatkan diri sendiri sebagai sang aktor/aktrisnya adalah satu tindakan bodoh yang paling tidak saya rekomendasikan untuk dilakukan. Karena dengan perkembangan kecanggihan teknologi saat ini, seberapa besarpun usaha yang dilakukan untuk menghapus video yang telah tersimpan sebelumnya dalam memori ponsel apalagi memori luarnya, dapat dikembalikan lagi dengan baik. Bahkan oleh orang awam sekalipun. Jadi saran saya Cuma satu seandainya sudah terlanjur membuat dan menyimpannya dan berniat mengganti ponsel. Hancurkan. :p

Menjadi Terkenal atau Ternama adalah satu hal yang mengagumkan. Tapi tidak dengan cara seperti ini. Karena begitu nama kita dikenal sebagai seorang aktor/aktris video porno amatiran, jangan harap publik akan melupakannya. Memang ini salah satu cara yang (diduga) bisa jadi merupakan satu trik untuk mendongkrak pamor bagi seorang artis atau selebritis. Tapi pliz deh…

Terlepas dari semua kontroversi yang masih  dipertanyakan apakah oknum yang terlibat dalam ketiga video tersebut adalah benar Luna Maya, Ariel PeterPorn eh ‘Peterpan’ atau Cut Tari atau hanya sekedar mirip alias Rekayasa, saran saya ‘Jangan dilakukan ya… kecuali  Anda  ingin memberikan ide tulisan untuk BLoG www.pandebaik.com. :p