Tips #Ngandroid Fun Applications

Category : tentang TeKnoLoGi

  • Selamat Pagi Droiders, mumpung fisik dan pikiran masih segar, #ngandroid bentar yuk…
  • Kali ini ambil topik aplikasi have fun yah…
  • Pertama, ambil Photofunia deh. Aplikasi fun photo frame dimana Droiders bisa memanfaatkan sejumlah photo frame dengan tema” unik
  • Photofunia ini merupakan aplikasi fun yang dijalankan secara online, berasal dari halaman web dengan nama yang sama
  • Beberapa tema yang bisa direkomendasikan sebagai percobaan yaitu frame yang dipegang oleh Presiden Obama, bisa juga oleh Victoria Beckham
  • Atau foto berukuran besar di depan gedung lengkap dengan pekerja yang aksi memasangnya, bisa juga setting galeri atau pameran
  • Hasil foto bisa dipajang di akun jejaring sosial sebagai photo profile, bisa juga dicetak sebagai koleksi
  • Yang perlu diperhatikan dari Photofunia ini adalah cara membuatnya, agar memperhitungkan arah wajah yang dikehendaki oleh frame unik tsb
  • Kedua ada FatBooth, aplikasi fun pengubah wajah objek foto menjadi sosok yang lebih gemuk dari kondisi aslinya
  • FatBooth memanfaatkan kamera untuk pengambilan gambar dan dibutuhkan penentuan posisi kedua mata, bibir dan dagu
  • Hasil transformasi wajah ini bisa dipakai bahan lucu”an untuk anak kecil atau teman kerja, tapi pilih”yah objek fotonya :p
  • Ketiga ada aplikasi Zombie Booth, sama dengan FatBooth sebelumnya, aplikasi ini mengubah wajah si objek foto menjadi zombie
  • Uniknya, zombie booth ini menyajikan hasil foto animasi bergerak, lengkap dgn geraman khas zombie dan aksi gigitan saat ditowel dengan jari
  • Keempat ada Lighter. Ada banyak varian yang ada di Market, salah satunya mengambil brand ternama, Zippo
  • Zippo Lighter ini bisa dipake untuk gaya”an saat menyulut rokok milik sendiri atau teman, lengkap dengan gaya melentingkan korek
  • Kelima ada Fingerprint Scanner. Aplikasi pengunci layar yg hanya bs dibuka dgn menggunakan sidik jari ini memang terlihat sangat high tech
  • Sayangnya, aplikasi FingerPrint ini hanyalah akal”an belaka, tapi untuk sekedar pamer, boleh lah
  • Solar Charger, aplikasi yg lagaknya bs melakukan charge lewat sinar matahari ini sangatt meyakinkan, sayang gag ada akal”an tampilan batere
  • Nah, kalo yg ini lebih mengkhusus ke kalangan Droiders cowok. Shaver atau Razor, silahkan berakting layaknya sdg cukur kumis atau jenggot :p
  • Saver atau Razor ini akan lebih baik jika dipegang dlm posisi terbalik, layar menghadap lawan bicara,jd makin meyakinkan krn ada suaranya :p
  • Ghost Radar, ini hanya utk lucu”an loh,Ceritanya lg mendeteksi keberadaan hantu lewat frekuensi radio gelombang pendek lengkap dgn posisinya
  • Terakhir ada Talking Tom, animasi dgn tokoh Kucing ini sebenarnya banyak banget variannya di Market, bisa mengulang suara Droiders dgn cepat
  • Talking Tom ini merupakan salah satu aplikasi jahil yg menjadi favorit terutama anak”. Letakkan diatas meja saat nongkrong & lihat hasilnya
  • Banyaknya aplikasi fun atau lebih tepatnya jahil di Market bisa jadi merupakan salah satu efek dari sifat sistem OS #Android yang terbuka
  • Dan dari sekian banyak aplikasi fun atau jahil ini, sebagian ada yang dikecam pengguna #Android akibat kebodohan yang diciptakan
  • Bahkan ada yang mengumpat lantaran terlanjur mempercayai isi deskripsi app seperti Solar Charger atau Razor itu misalnya
  • Akan tetapi jika Droiders sejak awal sudah mengetahui maksud aplikasi ini, yakin banget hanya bisa nyengir pas beraksi dan berakting :p
  • “If you’re too busy to laugh, you’re too busy…” atau meniru kata-kata Joker… “Why so Serious?” Selamat beraktifitas Droiders…
  • Tips #Ngandroid Chat Applications (3)

    Category : tentang TeKnoLoGi

  • Nah, terakhir ada Whatsapp. Saya yakin sudah banyak yang mengenalnya
  • Whatsapp merupakan sebuah aplikasi Chat yang mampu dilakukan oleh perangkat mobile multi platform.
  • Dari #Android, Blackberry, iPhone, Symbian baik S40 juga S60 yang lawas itu…. #multiplatform
  • Mengandalkan nomor ponsel dan verifikasi via sms, untuk aksi Restore archive chat-nya jauh lebih cepat dari aplikasi Line
  • Adanya banyak dukungan perangkat ponsel inilah yang membuat Whatsapp lebih diharapkan mampu menghabisi keberadaan BBM
  • Whatsapp mampu melakukan yang BBM bisa, dari tukeran foto, video, audio, contact bahkan lattitide (posisi)
  • Selain itu terdapat pula beberapa emoticon sebagai wujud ekspresi pengguna saat melakukan chat
  • Dibanding aplikasi Chat lainnya, daftar pengguna Whatsapp yang terdapat dalam perangkat yang saya gunakan merupakan yang terbanyak
  • Aplikasi Whatsapp awalnya mampu dilakukan oleh perangkat ponsel maupun tabletpc
  • Namun dlm versi terbarunya, Whatsapp langsung menolak perangkat tabletpc yg tdk mendukung voice call spt HTC Flyer atau Samsung GalTab 10.1
  • Hal ini bisa diakali dengan menginstalasi aplikasi Whatsapp versi lama, yang masih mendukung tablet
  • Tindakan ini kan menimbulkan resiko saat perangkat melakukan Update aplikasi
  • Whatsapp pada #Android memiliki kemampuan untuk membuat Group secara terbatas (maks 15 participants) yang dikelola oleh satu admin
  • Wewenang admin #Whatsapp adalah memasukkan daftar nama yang ingin diikutkan dalam Group sekaligus melakukan perubahan data group
  • Sayangnya, admin #Whatsapp tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan anggota dari Group
  • Sehingga untuk keluar dari Group, hanya si anggota sendiri yang mampu melakukannya dengan ‘Delete and Exit group
  • Fasilitas Free yang dapat dinikmati hanya dalam batas setahun. Lebih dari itu, Droiders diwajibkan untuk membelinya
  • Semua aplikasi Chat yang disebutkan sejak awal rata”ditawarkan secara Free alias Gratis, kecuali Whatsapp, wajib bayar di tahun kedua
  • Untuk pemakaiannya dibebankan langsung pada paket data koneksi yang digunakan. Jika sudah Unlimited, lupakan saja :p
  • Semua Aplikasi Chat tadi akan jauh lebih berguna bila sudah ada temannya. Jika masih sedikit yang menggunakan, silahkan beralih
  • Untuk Chat On, Catfiz, Live Profile, Line, GTalk, eBuddy bagi saya sdh menjadi bagian drmasa lalu. Yg masih ttp digunakan cuma Whatsapp & YM
  • Jadi bagi yang ingin kontak, bisa lewat Whatsapp di 083119540188 atau YM alitpande bisa juga mention langsung disini
  • Ah iya… Sori kelupaan… Padahal pernah dicobain juga :p RT @doktersipayung @pandebaik kakao talk bisa dipertimbangkan jg..
  • RT @doktersipayung klo gak salah kakao talk sdh mulai banyak yg makai. Lebih atractive menurut saya emoticonnya. Ada animasi nya.
  • Akhir kata sebelum berpisah, semua pilihan ada ditangan masing”, silahkan manfaatkan secara positif mana yang dianggap lebih baik
  • Karena bagaimanapun, masing”punya kekurangan dan kelebihannya. Demikain pula halnya saya :p *banyak salah ketiknya *maaf yah
  • Tips #Ngandroid Chat Applications (2)

    Category : tentang TeKnoLoGi

  • Barisan berikut ada LINE. secara penampakan, UI yang digunakan Line, mirip”dengan tampilan iPhone atau iPad
  • Mungkin pada awalnya Line merupakan aplikasi Chat yang dikembangkan untuk perangkat iOS lalu melebar ke #Android
  • Aplikasi Line ini memiliki konsep serupa dengan Viber, Tango atau Chat On yang berbasiskan nomor ponsel dan melakukan verifikasi
  • Uniknya, apabila Droiders telah mendaftarkan nomor ponsel yang sama di perangkat yang sebelumnya dimiliki, Line akan bertanya lebih dulu
  • Apakah akan berlaku sebagai New User Line, ataukah sebagai User sebelumnya
  • Jika jawaban Droiders masih menggunakan User sebelumnya, maka Line akan me-Restore archives Chat yang pernah dilakukan sebelumnya
  • Meski aplikasi Line mampu dijalankan dalam perangkat ponsel dan Tablet, namun tampilan hanya mampu beraksi pada posisi Portrait
  • Untuk proses Restore archived Chat sebelumnya, Line ternyata jauh lebih lambat ketimbang aplikasi Chat lainnya
  • Kabarnya aplikasi Line inilah yang disebut”sebagai BBM killer oleh para pengguna #Android
  • dan seperti halnya Viber dan Tango, Line mampu pula melakukan komunikasi voice call secara gratis lewat jaringan 3G
  • Dibandingkan dengan aplikasi Chat lainnya, Line memberikan keleluasaan bagi para penggunanya untuk melakukan perubahan tampilan (skin)
  • Trus ada juga eBuddy. Nah khusus yang satu ini memang beneran multi platform. Bahkan dalam ponsel Java pun mampu dijalankan
  • eBuddy merupakan aplikasi Chat multi client yg mengandalkan alamat email sbg sarana loginnya. Meliputi Yahoo Mess, Facebook Mess dll
  • Ngomongin Yahoo Messenger kok malah kelupaan yah? Ini satu”nya messenger yang fenomenal, karena bisa juga berjalan di perangkat PC
  • Untuk bisa menggunakan YM, Droider musti memiliki akun email milik Yahoo yang dapat diinputkan kedalam app YM atau eBuddy
  • YM ini memiliki fitur Buzz yang kalo ditetangga sebelah ada fitur PING-nya untuk mengingatkan lawan bicara saat melakukan Chatting
  • Pada versi PC, Yahoo Messenger memiliki lebih banyak jnis emoticon yang bisa digunaian
  • Bicara YM milik Yahoo, ada juga GTalk milik Google. Satu syarat mutlaknya tentu alamat email milik raksasa mesin pencari, Google.
  • Serupa dengan YM, GTalk dapat juga diaplikasikan di multi platform termasuk PC
  • Bagi pengguna #Android, aplikasi chat GTalk ini sudah disuntikkan sebagai aplikasi bawaan di setiap perangkat #Android
  • (bersambung)

    Tips #Ngandroid Chat Applications (1)

    Category : tentang TeKnoLoGi

  • Selamat Pagi Droiders, #ngandroid dulu yuk… Kali ini tentang aplikasi Chat bagi pengguna ponsel/tablet #Android
  • Bagi yang punya hobi chat (ngobrol) bareng rekan Droiders lainnya, saya yakin sudah punya pilihan sendiri sebagai line up utama
  • Di pengguna Samsung, ada Chat On yang dulunya dikembangkan bagi sesama Samsung, kabarnya bakalan mendukung multi platform
  • Chat on merupakan salah satu aplikasi Chat yang berbasiskan nomor ponsel pengguna. Tanpa email, tanpa PIN layaknya tetangga sebelah
  • Chat On baru bisa digunakan apabila Droiders melakukan verifikasi atas nomor yang diinputkan, dan dikirim via sms
  • Daftar nama bakalan muncul otomatis dalam daftar Buddies, yang artinya rekan Droiders tsb pun telah menggunakan Chat On, aktif atau tidak
  • Dalam Chat On ada beberapa pengaturan yang dapat dilakukan seperti ring type notification, status, birthday calendar dst
  • Aplikasi kedua ada Viber. Seperti halnya Chat On, Viber pun berbasiskan nomor ponsel dan harus melakukan verifikasi terlebih dahulu
  • Dibanding Chat On, satu kelebihan Viber adalah mampu melakukan komunikasi voice atau suara antar pengguna Viber
  • Untuk dapat melakukan komunikasi voice ini, Droiders minimal berada dalam jangkauan sinyal 3G atau lebih
  • Soal kualitas suara Viber, jangan ditanya. Jauh lebih jernih ketimbang voice call biasa.
  • Soal biaya voice call, dibebankan pada paket data langganan bulanan yg Droiders gunakan. Jika sudah Unlimited,berarti ya gag usah dipikirkan
  • Aplikasi Viber ini selain mendukung Android, mendukung pula iOS, dan tidak terpaku pada perangkat ponsel saja. Tablet pun bisa
  • Masuk ke aplikasi Chat ketiga, ada Tango. Konsepnya masih sama, berbasis nomor ponsel dan melakukan verifikasi terlebih dahulu
  • Dan bila dibandingkan dengan Viber, selain bisa melakukan komunikasi voice call, Tango mampu melakukan panggilan video call loh
  • Panggilan video call via Tango ini tentu membutuhkan kamera depan sbg persyaratan,jikapun tidak ada maka gambar kita tak terlihat oleh lawan
  • Berikutnya ada Catfiz. Berbeda dengan sebelumnya, Catfiz lebih menggunakan PIN layaknya tetangga sebelah
  • Selain Chat, Catfiz mendukung pula chat lewat Group dengan topik tertentu
  • Apabila tetangga sebelah menggunakan 8 digit PIN sebagai modal utama, Catfiz menggunakan 9 digit PIN sebagai tanda pengenal
  • Meski sama”menggunakan PIN, jangan coba”meminta tetangga sebelah untuk add via Messenger mereka yah
  • Dan jangan pula mencoba untuk mengubah jumlah digit PIN tersebut menjadi 8 digit agar sedikit tersamarkan dengan tetangga sebelah :p
  • Berikutnya ada Live Profile. Serupa dengan Catfiz, aplikasi ini memanfaatkan penggunaan PIN layaknya tetangga sebelah
  • Positifnya, Live Profile setidaknya mendukung tiga Platform. #Android, iphone dan Blackberry
  • Itu sebabnya jangan dulu menganggap bahwa kelak daftar teman yang tercantum dalam contact Live Profile merupakan pengguna #Android
  • (bersambung)

    Root Android-mu untuk Space Internal yang lebih Lapang

    10

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Berawal dari keluhan yang saya sampaikan di jejaring sosial FaceBook tempo hari terkait ngadatnya Samsung Galaxy ACE S5830 yang secara resmi dibeli pertengahan Maret lalu, gara-gara memory internal yang mulai kepenuhan oleh aplikasi dan games, beberapa komentar baik secara secara langsung pada status maupun tak langsung melalui fitur Chat, rata-rata menyarankan untuk dengan segera melakukan ‘Root.

    Sekedar Informasi, yang dimaksud dengan aktifitas Root/Rooting pada perangkat Android, merupakan sebuah Proses yang mengijinkan pengguna sebagai pemilik perangkat tersebut bertindak sebagai Admin dan bukan hanya sekedar Users. Kemampuan ini tergolong Istimewa dalam bahasa pemograman Linux sebagai bahasa dasar dari sistem operasi Android sehingga salah satu tanda keberhasilan proses Root/Rooting ini adalah terdapatnya Menu SuperUser dalam barisan Menu yang terdapat dalam perangkat Android. Proses Root/Rooting ini kira-kira setara artinya dengan proses JailBreak pada perangkat iOS atau iPhone yang sekiranya bakalan secara otomatis, menghanguskan Garansi ponsel.

    Bagi pengguna awam seperti halnya saya, untuk melakukan Proses Root/Rooting tentu saja tidak mudah. Selain hangusnya Garansi ponsel yang masih kinyis-kinyis dimiliki, ancaman kegagalan pun kerap diperingatkan oleh banyak Master of Android lainnya. Itu sebabnya, awal-awal kemarin, saya lebih memilih menanti Masa Garansi habis ketimbang nekat melakukan aksi Root/Rooting ini hanya untuk sekedar gaya-gayaan. Namun dalam kenyataan malah berkata lain.

    Dari sekian banyak Tutorial yang bisa ditemukan di dunia maya, untuk saat ini barangkali hanya satu saja yang secara aman dapat saya rekomendasikan untuk melakukan proses Root/Rooting oleh awam. Silahkan cek di link milik Forum XDA Developers berikut.

    SuperOneClick atau yang lebih dikenal dengan istilah SOC merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Shortfuse.org, khusus untuk membantu para pengguna perangkat Android melakukan aksi Root/Rooting secara aman dalam tampilan User Interface aplikasi yang jelas dan sederhana. Selain itu, dalam versi 1.9 yang saya dapatkan ini, ternyata untuk mengamankan ‘Garansi’ ponsel, merekapun menyediakan opsi ‘UnRoot’ bagi yang ingin mengembalikan ponsel dalam kondisi semula. Untuk lebih jelasnya, silahkan membaca Tutorialnya secara langsung.

    Sayangnya, pasca keberhasilan proses Root/Rooting ini, saya kembali menemui kesulitan untuk memindahkan beberapa aplikasi dan juga games, yang dari info sebelumnya hanya dapat dipindahkan ‘secara paksa’ oleh aplikasi App2SD dengan perangkat dalam kondisi Root. Ada 25 aplikasi dan juga games yang ‘masih tetap’ belum mampu saya pindahkan baik sebelum dan sesudah proses Root/Rooting dilakukan, meski telah mencoba menginstalasi beberapa aplikasi serupa baik App2SD Free dan versi Pro, Apps 2 SD dan juga File Expert yang kabarnya berfungsi sama.

    Berkat bantuan dua Droiders yang sempat mengomentari keluhan saya terkait sulitnya pemindahan ini, maka disarankanlah untuk menginstalasi Move2SD Enabler terlebih dahulu baru kemudian berusaha untuk memindahkannya secara Manual.

    Ternyata Benar. Saran tersebut merupakan  satu Ide yang bagus, mengingat begitu banyak yang menyarankan dan merekomendasikan aplikasi App2SD namun tak satupun yang mampu memberikan Cara, Tutorial ataupun langkah-langkahnya.

    Aplikasi Move2SD Enabler karya Roberto Leinardi ini dapat ditemukan di Android Market dan dapat dipergunakan secara Free to Use (salah satu alasan mengapa saya memilih Perangkat Android), namun hanya untuk perangkat Android yang telah di Root/Rooting. Dengan ukuran aplikasi yang begitu kecil, proses unduhan (download) dan juga instalasi berlangsung tak sampai semenit. Yang perlu diperhatikan disini adalah Petunjuk Penggunaannya yang memang dipaparkan diawal penggunaan aplikasi.

    Dengan memanfaatkan aplikasi Move2SD Enabler ini SEBENARNYA seorang pengguna perangkat Android tidak lagi memerlukan aplikasi App2SD dan sejenisnya, hanya untuk memindahkan aplikasi atau games ke perangkat memory eksternal seperti yang digembar gemborkan banyak Reviewer di dunia maya. Cukup mengakses halaman Setting/Applications/Manage Applications/ maka pengguna sudah dapat memindahkan satu persatu aplikasi yang dianggap perlu untuk dipindahkan ke memory eksternal.

    Sejauh yang telah saya coba, sebelum proses Root/Rooting dan juga pemindahan aplikasi/games dilakukan, space yang tersisa dari memory eksternal yang saya gunakan hanyalah sebear 5 MB. Ruang ini kemudian jauh berkembang hingga 30 MB setelah proses Root/Rooting dan juga pemindahan aplikasi/games berhasil dilakukan. Dari 25 aplikasi dan juga games yang sempat saya sebut diatas tadi, hanya menyisakan 14 aplikasi penting saja, yang sekiranya memang mutlak saya butuhkan pada perangkat Android seperti APN On/Off, Advanced Task Killer, TweetDeck dan juga Optimize Tool Box yang belakangan kerap saya gunakan untuk membersihkan Cache aplikasi.

    Proses Root/Rooting tetap mutlak dibutuhkan untuk memberikan space ruang memory internal yang jauh lebih lapang bagi sebuah perangkat Android. Gunakan saja aplikasi SuperOneClick versi terakhir untuk lebih amannya. Setelah itu, gunakan aplikasi Move2SD Enabler untuk mengijinkan sistem memindahkan aplikasi/games yang diinginkan satu persatu. Tidak perlu terpaku pada aplikasi lain lagi.

    Aktifitas FaceBookers terganggu aplikasi gak jelas ? Non-aktifkan saja !

    27

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Masih di arena FaceBook, beberapa rekan kadang begitu rajin mengirimkan kita aplikasi-aplikasi meliputi gifts (hadiah), quiz, rekomendasi games atau tawaran keikutsertaan group, event dan lain sebagainya. Untuk orang yang memiliki banyak waktu luang saya jamin sangat menikmati pemberian atau tawaran tersebut, karena memang itulah salah satu daya tarik jejaring sosial ini.

    Demikian pula saya rasa bagi mereka yang baru berkenalan dengan situs pertemanan bernama FaceBook. Lantaran minimnya pengetahuan atau malah ketidaktahuan apa maksudnya, semua aplikasi dan permintaan atau pemberian tersebut diterima dan diikuti (dilanjutkan) serta disebarkan kembali. Hingga pada akhirnya pemberitahuan yang secara otomatis dilakukan oleh server FaceBook langsung memenuhi halaman Wall/Dinding profil yang bersangkutan plus dipojokan bawah pada tampilan PC.

    Sayangnya tidak semua aplikasi, quiz, hadiah ataupun games tersebut sesuai dengan keinginan kita. Ada kalanya pemberitahuan atau penawaran itu sepertinya mubazir, tidak nyambung atau malah cenderung ngawur, gak jelas maksud dan tujuannya. Untuk yang satu ini jelas-jelas akan sangat mengganggu. Trus, bagaimana cara untuk mengatasinya ?

    FaceBook pada dasarnya memang ditujukan untuk sharing bersama teman, namun ketika kita merasa bahwa itu semua mulai mengganggu namun tetap ingin terkoneksi seperlunya saja, mereka menyediakan opsi bagi para penggunanya untuk memberlakukan aturan sendiri pada akun masing-masing.

    Pengaturan ini mencakup Privacy seperti siapa saja yang dapat berinteraksi ataupun melihat keberadaan kita di FaceBook, entah semua orang, hanya teman, teman dari teman bahkan melarang orang-orang tertentu untuk mengaksesnya. Ada juga pengaturan terkait aplikasi, dari sejauh mana aplikasi tersebut digunakan hingga pemberitahuan terkait penggunaan aplikasi tersebut.

    Pengaturan tersebut dapat diakses melalui menu Setting/Pengaturan yang terdapat di sisi atas halaman pada blok warna biru khas FaceBook, tepatnya disebelah kanan nama akun yang digunakan. Untuk Privacy bisa diatur langsung dengan men-drop down pilihan seperti uraian diatas sedangkan untuk pengaturan aplikasi dan pemberitahuannya tinggal menghilangkan centang (tanda rumput) yang ditandai pada aplikasi tersebut.

    Tidak hanya itu, apabila sebuah aplikasi sudah dirasa mengganggu ya tinggal menekan tanda silang yang berada disebelah kanan nama aplikasi tersebut. Hal ini berlaku pula untuk menghilangkan atau memutuskan hubungan pertemanan dengan seseorang yang pula dianggap mengganggu kenyamanan beraktifitas.

    Akses menuju pengaturan aplikasi ini dapat pula dilakukan melalui pojok kanan bawah dibagian Notification. Andaikan aplikasi, quiz dsb yang terlanjur diikuti sudah terlalu banyak, setiap kali usai menghilangkan centang (tanda rumput) yang ditandai, disarankan untuk me-Refresh halaman kembali dengan menekan tombol F5. Tindakan ini untuk menampilkan pemberitahuan aplikasi yang masih berlaku.

    Apabila langkah-langkah tersebut dilakukan, silahkan melakukan pengujian sejauh mana tingkat keberhasilan dicapai. Bisa dilihat pada halaman Wall/Dinding tidak lagi dipenuhi oleh pemberitahuan/penawaran untuk mengikuti sebuah aplikasi, quiz dsb dan Notifikasi/Pemberitahuan yang berada pada area pojokan kanan bawah tidak lagi menampilkan pemberitahuan sejenis.