Berbagi Koneksi lewat Jaringan Wifi

Category : tentang TeKnoLoGi

Mendapatkan layanan paket data yang bersifat Unlimited tanpa adanya penambahan beban biaya saat Kuota terlewati dengan harga yang terjangkau, bisa dikatakan sudah sangat sulit ditemukan belakangan ini. Kalaupun ada, bisa jadi alternatif operator yang tersedia pun sangat terbatas, mengingat ada banyak faktor yang membuatnya mampu untuk dapat digunakan dengan baik. Sayang, tidak semua paket layanan data tersebut dapat dijangkau secara nilai oleh kebanyakan orang, sehingga tips kali ini kami bagi kepada Kawan semua, tentang Bagaimana cara untuk berbagi koneksi melalui Wifi dengan memanfaatkan satu layanan paket data saja.

Mengapa satu ? karena untuk mendapatkan satu layanan paket data yang bersifat Unlimited secara memuaskan semua pihak biasanya harus ditebus dengan nilai yang tidak sedikit. Maka saran kami berikutnya sebelum memulai tips adalah melakukan patungan biaya antar beberapa kawan untuk dapat menutupi biaya langganan bulanan yang dikenai oleh provider yang kelak digunakan. Seberapa besar biayanya ? tentu Kawan yang nanti lebih tahu, baik berdasarkan penjelasan dari website resmi masing-masing operator ataupun rekomendasi dari kawan lain yang telah lebih dulu mencobanya.

Lantas, apa saja yang dibutuhkan untuk dapat Berbagi Koneksi lewat jaringan Wifi ? semua kembali pada jenis perangkat yang kawan Gunakan. Apakah itu berupa modem router, mobile ponsel, smartphone ataupun tabletpc atau barangkali perangkat PC atau Notebook sekalipun. Semua memiliki jenis pengaturan yang berbeda satu sama lain, demikian halnya dengan kemampuan.

Pesatnya kemajuan teknologi di dunia telekomunikasi merupakan faktor utama mengapa hal seperti ini sudah bisa dilakukan. Bahkan bisa dikatakan bahwa tips ini telah dapat dilakukan satu dua tahun lalu berkat inovasi dari salah satu sistem operasi yang kini mulai mendominasi dunia.

Bila kawan memiliki sebuah perangkat modem router yang kini telah banyak dapat ditemukan di pasaran, barangkali akan jauh lebih mudah mengingat tidak banyak persyaratan yang dibutuhkan untuk dapat membagi koneksi lewat jaringan wifi ke banyak pengguna. Cukup menggunakan satu kartu yang telah diaktifkan layanan paket data Unlimitednya, Kawan tinggal melakukan pengaturan dengan berbagai kesepakatan antar pengguna yang kelak memanfaatkannya. Apakah akan ada pemberlakuan privacy atau input kode password tertentu yang diganti secara berkala agar tidak sembarang orang dapat menggunakannya, atau halaman atau aktifitas yang boleh dilakukan atau tidak diakses demi menjaga batasan kuota pemakaian wajar. Untuk harga modem Router sejenis ini bisa didapatkan dari kisaran 300ribuan hingga 1,7 juta rupiah bergantung pada merek dan kemampuannya.

Lain lagi jika perangkat yang Kawan gunakan ini merupakan perangkat mobile ponsel yang dari ragamnya memang mengadopsi berbagai sistem operasi. Persyaratan utama selain adanya dukungan koneksi jaringan wifi yang dimiliki secara built in pada perangkat serta kartu tadi, Kawan pula harus menyiapkan berbagai upaya dari aplikasi maupun upgrade versi sistem operasi, yang sedianya dapat mendukung perangkat untuk melakukan kemampuan seperti yang kami maksudkan.

Untuk yang mensyaratkan penggunaan aplikasi, datang dari ponsel Nokia yang masih mengadopsi sistem operasi Symbian 60 atau versi Belle dan Anna, yaitu menggunakan bantuan aplikasi JoikuSpot. Aplikasi ini tersedia dalam dua versi, gratis dengan kemampuan yang terbatas dan berbayar.

Sedang bagi perangkat mobile ponsel yang mensyaratkan proses Upgrade, datang dari perangkat BlackBerry yang mensyaratkan sistem operasi versi 7.1 dengan fitur yang dikenal dengan istilah Mobile Hotspot, serta perangkat ternama iPhone/iPad yang mensyaratkan proses upgrade ke iOS versi 4.3 untuk dapat menemukan fitur Personal Hotspot pada menu Pengaturan. Jikapun para pengguna produk Apple tidak mampu melakukan proses Upgrade perangkat lantaran ketidaktersediaan versi terkini dari sistem operasi yang digunakan, Kawan dapat memanfaatkan bantuan aplikasi MyWi dengan tambahan perangkat kabel data atau Bluetooth.

Sedangkan bagi perangkat mobile phone yang memang sudah mengadopsi fitur berbagi koneksi melalui jaringan Wifi ini, datang dari sistem operasi Windows Phone baik versi 7, 7,5 dan yang terkini 8, dengan menggunakan istilah Internet Sharing. Ada juga perangkat ponsel maupun tabletpc yang berbasiskan Android, sudah bisa melakukan kemampuan ini sejak dirilisnya sistem operasi versi 2.2 Froyo dua tahun lalu. Adapun istilah yang digunakan dalam perangkat ini adalah Tethering dan dapat ditemukan dalam menu Pengaturan Wireless.

Berbeda dengan kemampuan pengaturan lanjutan yang dapat dilakukan oleh modem Router seperti yang kami sebutkan diatas, untuk sesi pengaturan yang dapat dilakukan pada perangkat mobile phone ini hanyalah fitur Privacy atau input kode keamanan serta persetujuan bagi perangkat mana saja yang diperbolehkan mengakses jaringan seperti yang terdapat dalam perangkat Android milik brand asal Korea Selatan, HTC.

Perangkat terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan aksi Berbagi Koneksi lewat wifi adalah PC ataupun Notebook yang memang mutlak harus memiliki kemampuan koneksi Wifi built in. Sedang sarana yang dapat digunakan untuk membagi koneksi ke banyak pengguna adalah pemnfaatan aplikasi mobile hotspot, dimana salah satu yang dapat kami rekomendasikan disini adalah Connectify. Seperti halnya dua jenis perangkat sebelumnya, Pengaturan Privacy merupakan hal yang mutlak dilakukan saat proses instalasi selesai. Dimana proses ini akan diikutsertakan dalam tutorial awal langkah penggunaan aplikasi Connectify. Lantas bagaimana dengan sumber koneksinya ? apakah dengan menggunakan kartu sim card dari operator ? tentu tidak, karena sangat jarang bisa ditemukan perangkat pc ataupun notebook yang memiliki slot sim card secara khusus langsung dalam bodi perangkat. sehingga alternatif yang dapat ditawarkan disini adalah Modem usb biasa atau mobile ponsel non smartphone (yang biasanya disebut dengan istilah feature phone) yang telah diubah kemampuannya sebagai modem dengan bantuan kabel data atau bluetooth.

Tips berbagi koneksi melalui jaringan wifi kali ini, bisa menjadi solusi praktis bagi sebagian orang yang menginginkan ketersediaan jaringan internet mumpuni lewat satu perangkat dengan biaya langganan bulanan yang dapat dikumpulkan secara kolektif.

Mengintip Aplikasi/Games Buatan Developer Lokal

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Jaminan ketersediaan ratusan bahkan ribuan aplikasi dan games kini kerap menjadi jualan perangkat ponsel maupun tabletpc yang masuk golongan smart, entah itu Android berharga murah hingga sekelas iPad sekalipun. Meski memang tak semua aplikasi atau games tersebut dapat dicoba dengan gratis tanpa membeli.

Tapi siapa sangka jika diantara ratusan bahkan ribuan aplikasi yang tersedia dalam application market masing-masing perangkat pintar tersebut ada juga yang produksi dalam negeri alias dikembangkan oleh developer lokal. Mau tahu apa saja serta fungsi atau gunanya ? yuk kita intip beberapa.

Kategori Travel/Transportasi ; Indonesia FlightBoard. Aplikasi ini dikembangkan oleh Trustudio dalam pasar Android dengan fungsi menyediakan jadwal penerbangan beberapa maskapai di Indonesia dari 25 bandara yang telah terdaftar. Kami yakin aplikasi ini akan sangat membantu mobilitas Kawan yang sering bepergian keluar daerah. Jadwal Kereta Api. Jika Kawan sering bepergian menggunakan alat transportasi kereta api maka aplikasi ini wajib untuk dimiliki. Layanan utamanya adalah memberikan informasi jadwal kereta api Non KRL untuk kelas Eksekutif, bisnis, Ekonomi dan Wisata sesuai dengan yang ada di website KAI. Selain itu tersedia pula opsi pemesanan tiket via call centre. Komutta. Apabila dua aplikasi tadi melingkupi beberapa wilayah transportasi, untuk yang satu ini hanya dapat dinikmati bagi pengguna yang berada di wilayah Jakarta saja. Namun tak mengkhusus pada satu jenis alat, aplikasi ini mencakup informasi transportasi publik seperti bus Trans Jakarta, Kereta Api, Mini Bus, Taksi hingga Angkot, lengkap dengan call center semua operator.

Kategori Kuliner. Toresto. Merupakan cara baru berburu makanan dan restoran lewat aplikasi mobile. Toresto dikembangkan oleh GITS Indonesia yang kini telah tersedia di banyak platform yaitu Android, iOS, S40, Symbian, Windows Phone an S40 Touch. Sedikitnya tersedia lebih dari 2400 data 2400 tempat makan baik di Bandung maupun Jakarta. Kabarnya untuk wilayah kota lainnya akan dikembangkan demi memudahkan perburuan kuliner. Masak Apa. Apabila aplikasi tadi lebih mengarah pada lokasi restoran terdekat dari posisi pengguna, Masak Apa lebih menyasar pada panduan resep dan tips memasak harian bagi pengguna yang memiliki hobi memasak. Informasi yang disajikan cukup lengkap baik tutorial dalam bentuk teks bacaan maupun video langkah pembuatan.
Kategori Hiburan. iCineplex. Sesuai namanya, aplikasi ini diperuntukkan bagi penggemar film yang ingin mendapatkan update jadwal tayang serta revies film terkini di bioskop terdekat meliputi Cineplex 21 dan Blitzmegaplex. IndoTV. Jika Kawan lebih menyukai menonton layar televisi ketimbang bioskop, barangkali aplikasi ini jauh lebih bermanfaat untuk digunakan. Informasi yang disajikan meliputi jadwal tayang TV kabel maupun publik di Indonesia, lengkap dengan streaming yang membutuhkan koneksi internet saat menjalankannya. Fungsi lain yang disediakan dalam aplikasi ini adalah fitur pencarian dan reminder atau alarm, agar Kawan tak ketinggalan menonton tayangan favorit. Gamelan DJ. Merupakan aplikasi musik yang mengkombinasikan alat musik tradisional (gamelan saron) dan modern (DJ mix). Aplikasi ini merupakan yang pertama dikembangkan oleh Kowplink Studio dan baru bisa diakses melalui pasar aplikasi Android. Rencananya dalam waktu dekat, aplikasi ini bakalan dikembangkan bagi beberapa platform lainnya.

Kategori Edukasi. FisikaMu SMA X. Bagi Kawan yang ingin belajar tentang ilmu Fisika Dasar, tersedia aplikasi yang dikembangkan oleh Enthrean Guardian, yang menyasar pada materi sesuai kurikulum yang diberikan pada kelas X atau tahun pertama ilmu Fisika diberikan pada jenjang sekolah. Tersedia dalam dua versi, Semester I dan 2 dimana masing-masing menyediakan materi, contoh soal dan pembahasan, latihan soal tiap Bab, dan Tes Semester, dengan materi lebih kompleks dan spesifik. Try Out Plus SD dan SMP. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT. Alphasoft yang tersedia dalam berbagai pilihan platform, dari desktop Windows, Android, BlackBerry dan juga iOS. Materi yang disampaikan berupa pertanyaan yang kerap diujiankan, berjenjang mulai kelas I SD hingga kelas IX (SMP). Akan berguna bagi anak-anak usia sekolahan untuk mendalami pengetahuan yang mereka dapatkan.

Kategori Utility. Nefron. Merupakan aplikasi lokal pendeteksi SMS iklan/percobaan penipuan bagi perangkat Android. Fungsinya cukup sederhana, yaitu mencegah SMS iklan/percobaan penipuan untuk masuk ke ponsel berdasarkan nomor yang tidak dikenal dalam daftar kontak. Namun tentunya isi SMS akan diReview terlebih dahulu sebelum diblokir dan masuk kedalam daftar spam. KoinKuLator. Bagi Kawan yang pernah membaca review aplikasi Expense Manager beberapa waktu lalu, kami yakin fungsi KoinKulator tak akan asing lagi. Dikembangkan oleh Mreunionlabs, memiliki kemampuan untuk melakukan pencatatan keuangan, pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan secara rutin, untuk melihat seberapa jauh pos transaksi yang dilakukan.

Kategori Games. Pandava Series. Merupakan rangkaian game Legenda Indonesia dari Creacle Game Studio, Yogyakarta. Tersedia hanya dalam Nokia Ovi Store, Pandava Series menyediakan 4 buah game dengan judul masing-masing : Arjuna the Archer, Bima the Conqueror, Nakula Sadewa in The Labyrinth, dan The Legend of Gatotkaca for Mobile. Keempat game ini kental dengan unsur budaya dan mengangkat empat tokoh pahlawan legenda di Indonesia. Untuk saat ini, yang telah dirilis secara resmi adalah Arjuna The Archer dan Bima the Conqueror. Sedangkan dua lainnya sedang berada dalam proses pengembangan. Panjat Pinang. Game ini dikerjakan oleh delapan orang mahasiswa Amikom di basecamp Amikom Game dev, daerah Candi Gebang selama 2 minggu. Mengambil tema panjat pinang yang kerap digelar saban 17 Agustusan, games ini kelihatannya telah diunduh hingga jumlah ribuan. Sangat Lumayan untuk ukuran aplikasi buatan Lokal. Ular Tangga. Masih dari developer yang sama, Ular Tangga merupakan salah satu game klasik yang dapat dimainkan berdua dengan kawan lain atau melawan ponsel. Mengadopsi bentukan awal Ular Tangga dari angka 1 hingga 100 dimana Ular berfungsi untuk menurunkan pengguna ke angka yang lebih kecil, dan Ular berlaku sebaliknya.

5 Aplikasi Wajib bagi perangkat Smartphone

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Memiliki sebuah perangkat ponsel pintar rasanya belumlah lengkap jika belum mampu memanfaatkan semua fitur dan kemampuannya secara optimal. Akan sangat disayangkan apabila perangkat pintar tersebut hanya digunakan untuk beraktifitas dasar sebuah perangkat telekomunikasi meliputi voice call dan text messaging saja. Padahal ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan perangkat tersebut, dari dukungan aktifitas perkantoran hingga sekedar menjalankan hobi dan rutinitas lainnya. Lalu aplikasi apa saja yang menjadi hal yang wajib dimiliki pada sebuah perangkat ponsel pintar atau smartphone? Yuk simak lima diantaranya.

Social Media Client. Memiliki akun sosial media agaknya sudah menjadi satu kewajiban yang dianggap lumrah bagi pemilik ponsel pintar di negeri ini. Tak hanya satu akun Facebook saja, bisa jadi dua atau tiga akun pun bisa dimiliki oleh seorang pengguna. Apakah itu akun Twitter, Foursquare, Koprol, LinkedIn dan lainnya. Untuk mengelolanya didalam perangkat pintar yang Kawan miliki tentu saja dibutuhkan aplikasi/client yang memang mampu mendukung keberadaan akun tersebut. Makin lebih baik lagi apabila bisa menemukan satu aplikasi yang dikembangkan oleh pihak ketiga yang mampu mengelola sekian banyak akun secara bersamaan.

Salah satu yang bisa kami rekomendasikan disini adalah Tweetdeck. Aplikasi yang kini telah diakuisisi oleh Twitter ini mampu mengelola lebih dari satu akun sosial media meliputi Facebook, Twitter, dan Foursquare. Khusus untuk akun Twitter, tak hanya satu, tiga atau empat akun pun masih bisa digunakan sekaligus hanya dengan mengandalkan satu aplikasi saja. Bisa jadi selain mengelola akun pribadi, beberapa akun bisnis bahkan milik kantor pun dapat diinput sepanjang userid dan password bisa diketahui. Untuk melakukan Update Statuspun bisa dengan satu kali untuk semua akun. Dan untuk memantau status teman yang dimiliki, dapat dilihat dalam satu kolom khusus. Jauh lebih mudah bukan ?

Office Application. Tidak melulu soal Word dan Spreadsheet processing saja, tapi kalau bisa meliputi juga pembaca file presentation dan eBook. Oke, memang tak semua pengguna membutuhkan aplikasi yang terkesan kantoran ini, namun kadang-kadang ada beberapa situasi yang memang menghadapkan Pengguna pada kebutuhan yang mendesak. Misalkan menerima sisipan file email dalam format doc, xls, ppt atau pdf, tentu membutuhkan aplikasi serupa untuk bisa membacanya dengan baik. Sehingga kami merasa wajib memasukkan dalam daftar kali ini.

Meski dalam kenyataannya, tak semua aktifitas yang berkaitan dengan Office Application ini digunakan untuk tujuan kantor dan bekerja. Pembaca file format pdf atau eBook misalkan. Dapat dimanfaatkan untuk membuka dan membaca majalah versi digital saat senggang atau menunggu lama demi menghabiskan waktu agar tak terbuang percuma. Beberapa aplikasi yang dapat digunakan diantaranya Documents To Go atau Polaris yang biasanya sudah include mencakupi semua file format.

News Launcher. Salah satu manfaat yang dapat kami rekomendasikan untuk mengoptimalkan penggunaan ponsel pintar adalah membaca berita, kabar terkini, perkembangan teknologi bahkan gosip artis sekalipun. Tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk membeli koran atau tabloid ke toko buku terdekat. Tinggal gunakan Launcher, dan nikmati sajiannya.

Bagi yang menginginkan berita dengan update cepat, bisa mencoba Detik Launcher. Atau yang ingin berita bersifat korporat bisa melirik miliknya Kompas. Bagaimana dengan yang menyukai perkembangan teknologi Gadget ? silahkan hunting media Pulsa dan Sinyal. Ada banyak pilihan tentu saja, termasuk media cetak lokal seperti Bali Post.

ToolBox Optimize. Selain menggunakan dan memanfaatkannya secara optimal, seperti halnya manusia ataupun perangkat elektronik lainnya, ponsel pintar yang Anda miliki tentu saja membutuhkan penyegaran sesekali waktu. Apakah itu dari segi pembersihan cache, history bahkan temporary files yang biasanya hadir dalam setiap aktifitas dan cenderung menghabiskan memory space atau optimalisasi perangkat secara berkala untuk menjaga kecepatan akses dan operasional perangkat.

Beberapa utility sejenis yang dapat kami rekomendasikan meliputi Trash cleaner, History cleaner atau Cache cleaner, pula optimize ataupun Toolbox yang biasanya sudah mencakup semua fungsi dalam satu aplikasi. Untuk kategori ini memang ada yang berbayar untuk bisa memanfaatkannya secara optimal, namun ada juga yang masih ditawarkan secara gratis bagi pengguna yang tak ingin ribet melakukan pembelian aplikasi. Lakukan secara berkala, dan nikmati akses operasional perangkat yang lebih baik.

Terakhir, tentu saja Games. Untuk yang satu ini kembali pada kebiasaan dan kesenangan masing-masing. Bisa dipilih sesuai kebutuhan ataupun yang sedang Trend saat ini. Apakah menginginkan permainan yang santai untuk dilakoni, membutuhkan adrenalin tingkat tinggi atau bahkan mensyaratkan spesifikasi tertentu dari perangkat untuk keindahan grafis tampilannya.

Beberapa permainan yang kini sedang digandrungi oleh sebagian besar pengguna smartphone diantaranya Angry Bird, Where’s My Water, Fruit Ninja, Amazing Alex, The Amazing Spider Man, PES dan lainya. Selain menghabiskan resources berupa Space storage penyimpanan dan memory RAM, yang tak kalah pentingnya adalah persoalan daya tahan yang akan terus menurun kendati dimainkan dalam kondisi charging, terutama permainan yang membutuhkan resolusi tinggi.

Memiliki satu diantara lima ataupun kelima-limanya sekaligus tentu saja kembali pada aktifitas yang Kawan lakukan pada perangkat Smartphone yang dimiliki. Setidaknya, manfaatkanlah kemampuannya sesuai peruntukkannya.

Mengenal OS Android 3.0 HoneyComb (bagian 3)

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan kembali tulisan sebelumnya terkait mengenal HoneyComb OS (sistem operasi) Android versi 3.0 lebih jauh melalui perangkat Acer Iconia A500 wifi only, berikut beberapa ScreenShot tambahan yang dapat ditampilkan.

Tampilan Halaman Multimedia mencakup Games, Reader (eBook), serta Audio Video, lengkap dengan opsi pencarian aplikasi dan games tambahan melalui Android Market dan TegraZone. Yang terakhir ini diperuntukkan secara khusus bagi pencarian Games kualitas HD yang membutuhkan spec grafis tambahan.

Tampilan Android Market yang lama-lama makin menyerupai tampilan App Store-nya iPad. Dalam pilihan yang lebih mengkhusus, deskripsi, ukuran dan Review ditampilkan jauh lebih nyaman bagi mata. Proses permohonan ijin untuk Instalasi tampil lebih dahulu sebelum proses pengunduhan (download) dimulai.

Tampilan TegraZone, seperti yang sudah dikatakan diatas bahwa ini merupakan area untuk mengunduh Games yang memang membutuhkan spec grafis kualitas HD. Tegra Zone hadir pada perangkat Android yang sudah mengadopsi prosesor dan grafis Tegra.

Tampilan ujicoba Games Need For Speed Shift yang murni mengandalkan fitur accelerator pada perangkat, sehingga memungkinkan pengguna untuk berinteraksi tanpa menggunakan bantuan tombol tambahan secara khusus. Perhatikan TaskBar yang selalu tampil disisi bawah halaman, memungkinkan pengguna untuk selalu kembali ke halaman Utama dengan cepat.

Tampilan Reader yang menyajikan koleksi eBook baik dalam format pdf, txt hingga office application. Dikemas dengan rupa buku dalam rak yang dijejer rapi sesuai kategori yang ditetapkan. Saat membukanya pun tampilan yang tampak tetap seperti pengguna membuka buku dalam dunia nyata. Maka berterimakasihlah pada Flash yang telah disematkan dalam perangkat ini.

Tampilan PhotoBrowser. Tidak jauh berbeda dengan sajian Reader diatas, PhotoBrowser yang hanya menyajikan koleksi gambar serta foto dalam perangkat dikemas dalam bentuk buku serta membukanyapun menampakkan lembaran buku seperti halnya dunia nyata.

Tampilan Pengaturan Aplikasi yang dapat diakses melalui menu Pengaturan atau Setting. Dalam halaman ini pengguna dapat melakukan proses UnInstall yang tidak dapat dilakukan pada halaman Editing icon shortcut (lihat tulisan sebelumnya), serta menghentikannya secara paksa apabila memang diperlukan. Sedikit berbeda dengan perangkat Android dalam bentuk ponsel, disini tidak ada pilihan ‘Move to SDCard’ atau ‘Move to phone’ yang saya yakin sangat familiar sekali bagi pengguna yang kerap melakukan proses pemindahan aplikasi pasca Rooting.

Demikian beberapa ScreenShot dan juga sedikit penjelasan gambar, yang barangkali dapat mengenalkan OS (sistem operasi) Android versi 3.0 HoneyComb lebih jauh kepada semua Rekan. Ada yang berminat mencobanya ?

Whatsapp Kawan ? Apa Ceritamu Hari Ini ?

12

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah lima bulan ternyata. Tergolong Lama juga saya menggunakannya.

Selain TweetDeck, Gmail, FaceBook for Android dan FourSQuare, Whatsapp juga merupakan penghuni setia ponsel Android sejak pertama dimiliki, meski telah beberapa kali diformat dan upgrade ulang. Sekedar informasi, bahwa Whatsapp merupakan satu-satunya aplikasi Chatting yang saya gunakan hingga kini. Bandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya seperti GTalk, Yahoo Messenger, FaceBook Chat dan Live Profile.

Bisa jadi karena kemudahan instalasi dan penggunaannyalah yang membuat saya jatuh hati selama ini. Tidak memerlukan registrasi yang berbelit, pemanfaatan email secara berkala ataupun kebutuhan login dan logout. Uniknya, meski ponsel kemudian di Format Ulang (istilah lain untuk Hard Reset, Factory Reset, Flash ataupun Upgrade), data Chat yang telah dilakukan sebelumnya tetap tersimpan dengan baik dan dikembalikan saat instalasi kembali.

Pada awal berkenalan dengan aplikasi Whatsapp, saya telah mengetahui bahwa sifat Free yang diberlakukan oleh pihak pengembang hanya berlaku setahun saja. Ini berbeda dengan pengguna iPhone yang mutlak membeli lisensi Whatsapp didepan atau sebelum digunakan. Meski demikian, apabila kemudian di setahun berikutnya penggunaan aplikasi diwajibkan untuk membayar, saya pribadi tidak mempermasalahkannya mengingat kemampuannya yang setara dengan BlackBerry Messenger.

Setara ? tidak juga. Lebih malah…

Ketika sempat saya perbandingkan saat pengiriman pesan, berbagi gambar atau file multimedia dengan aplikasi BlackBerry Messenger, Whatsapp ternyata mampu menunjukkan kecepatan aksesnya untuk menyampaikan pesan dan mendapat balasan dari lawan bicara. Selain itu, kemampuannya yang lintas ponselpun patut saya acungi jempol. Terpantau kini tak hanya Nokia yang menggunakan sistem operasi Symbian 60 saja yang mampu tapi juga Symbian 40 seperti seri X2 atau C3 yang sejutaan itu. Begitu mudah bukan ?

Pemberlakuan Gratis selama setahun pertama bisa juga menjadi nilai positif bagi mereka yang enggan berurusan dengan pembayaran melalui PayPal atau kartu kredit. Karena untuk bisa menikmatinya setahun kedepan dengan status Gratis, pengguna tidak perlu mengganti ponsel seperti halnya BlackBerry yang amat sangat mendewakan Nomor PIN, namun hanya perlu mengganti nomor ponsel yang digunakan. Memang agak sedikit merepotkan bagi yang menggunakan nomor sebagai ponsel utama, tapi tidak berlaku bagi mereka yang hanya memanfaatkan nomor ponsel hanya untuk koneksi data, termasuk saya. Jadi jika bulan April tahun 2012 nanti nomor saya tak dapat dihubungi lagi, silahkan tanya nomor penggantinya lewat blog ini yah. :p

Lantaran memanfaatkan nomor telepon sebagai pengganti PIN untuk bisa saling berkirim pesan inilah, sesama pengguna Whatsapp apalagi yang berlaku dalam lingkup Regional dan sebelumnya saling mengenal, tidak perlu lagi saling bertanya satu sama lain. Tinggal lakukan penyegaran (refresh) pada Daftar nomor Whatsapp, sesama pengguna sudah bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Kalopun kemudian nomor ponsel yang datang berkomunikasi tidak dikenali dalam daftar, pengguna Whatsapp tinggal menyimpannya seperti saat menyimpan nomor ponsel teman atau rekan baru.

Ohya, Ngomong-ngomong soal Teman Baru, Gara-gara menggunakan Whatsapp pula, saya jadi banyak memiliki Teman Baru dari seantero Indonesia loh. Gag percaya ?

Rata-rata mereka mendapatkan nomor ponsel yang saya gunakan untuk berkomunikasi Whatsapp dari tulisan Blog tentang Whatsapp yang kedua. Sengaja saya cantumkan, agar bagi mereka yang penasaran ingin mencoba, minimal sudah memiliki satu daftar teman yang sepaham.

Jadi selain komunikasinya bisa nyambung, saya pun bisa mendapatkan banyak referensi tambahan baik terkait penggunaan Whatsapp di ponsel mereka terutama selain Android, pun informasi seputar daerah tempat tinggal mereka (Banten, Tangerang, Tanah Abang, Palembang, Kalimantan, Lombok, Sidoarjo dan banyak lagi) yang tidak saya ketahui sebelumnya. Bahkan ada juga yang kemudian memberikan banyak ilmu tambahan terkait CustomROM sistem operasi Android dan juga tips trik Flashing. Hehehe…

Kini setelah enam bulan berjalan, jumlah kontak teman yang menggunakan Whatsapp sudah mencapai 50-an orang. Cukup lumayan, mengingat saat bulan pertama penggunaan, untuk menemukan 10 kontak saja sudah bersyukur bin ajaib. Mungkin karena kemudahan penggunaan yang mampu dilakukan lintas ponsel itulah yang kemudian menyatukan kami dalam satu aplikasi.

Whatsapp Kawan ? Apa Ceritamu hari ini ?

Sharing Aplikasi Android Yuk ?

16

Category : tentang TeKnoLoGi

Gag terasa empat bulan sudah saya menggenggam Samsung Galaxy ACE S5830 dengan sistem operasi Android 2.2 Froyo, satu mimpi indah yang telah lama didamba untuk bisa melakukan banyak percobaan terkait penggunaannya. Selama itu pula sudah lumayan banyak aplikasi datang dan pergi saya coba suntikkan dan uji di perangkat yang satu ini. Sedikit mengingat bahwa empat lima tahun lalu, sempat pula melakukan hal yang sama terhadap beberapa perangkat pdaphone berlayar sentuh dengan basis Windows Mobile PocketPC seperti T-Mobile MDA II, Audiovox Thera, O2 XDA Atom dan juga Audiovox PPC 6700 cdma. Bedanya, percobaan kali ini hanya mengacu pada dua tempat pencarian aplikasi saja. Android Market dan 4Shared.

Bagi yang hobi utak-atik aplikasi ponsel, saya yakin Android merupakan surga bagi mereka. Demikian halnya saya, walaupun hanya sebatas pengguna, bukan pengembang. Bisa dikatakan hampir setiap minggu bahkan kurang, ada saja aplikasi baru yang saya coba unduh dan gunakan, namun terkadang jika memang merasa tak ada gunanya ya dihapus aja.

Sekedar berbagi informasi terkait aplikasi apa saja yang saya gunakan pada perangkat Samsung Galaxy ACE S5830 ini, berikut daftarnya.

  1. Advanced Task Killer. Ini aplikasi wajib bagi pengguna Android. Fungsinya tentu saja untuk membunuh (baca:menghentikan) aplikasi yang sedang berjalan dengan sekali sentuh melalui halaman utama/homescreen. Kelebihannya dibandingkan menu Task Manager bawaan ponsel adalah, pengguna dapat memilih aplikasi apa saja yang dibunuh dan membiarkan yang lainnya.
  2. APN On/Off. Aplikasi ini menjadi wajib bagi mereka yang menggunakan perangkat Android tanpa berlangganan paket internet bulanan, yang sedianya mampu menyedot habis pulsa utama atau bahkan wajib pula bagi mereka yang mengedepankan daya tahan batere. Karena dengan memutuskan arus paket data jika tidak diperlukan (saat beristirahat maupun beraktifitas), secara otomatis memperpanjang daya tahan batere yang digunakan oleh perangkat.
  3. TweetDeck. Aplikasi multi akun jejaring sosial mencakup salah tiganya, FaceBook, Twitter dan FourSquare plus tambahan akun Twitter lainnya  jika memang diperlukan. Mampu melakukan Update status ke semua akun sekaligus, dan pengguna dapat berlangganan Timeline dari akun tertentu yang dianggap penting untuk diikuti.
  4. Whatsapp. Messenger lintas ponsel yang berbasis nomor telepon pengguna merupakan aplikasi serupa BlackBerry Messenger yang begitu didewakan oleh sebagian besar pemilik perangkat BlackBerry. Selain kecepatannya yang mantap ketimbang Messenger BlackBerry, kemampuannya pun bisa dikatakan setara untuk hal berbagi. Baik foto, video, lokasi dsb.
  5. Move2SD Enabler dan App2SD. Kedua aplikasi ini berkaitan erat dengan aktifitas Root yang saya lakukan tempo hari. Berkat keduanyalah, sisa memory internal ponsel bisa bengkak sampe 80-an MB.
  6. Root Explorer. Fungsinya tidak jauh beda dengan File Manager bawaan ponsel, namun Root Explorer mampu memperlihatkan file/folder yang berstatus hidden baik pada memory luar maupun internal.
  7. Ping dan SSH Droid. Kedua aplikasi ini merupakan andalan saya untuk melakukan pemeriksaan terhadap Server LPSE Badung secara Mobile. Atas kemampuannya ini pula, kami lantas mengajukan perangkat Android 7 inchi untuk dibekali pada Admin System guna mengatasi keterbatasan perangkat ponsel lain dan juga NoteBook yang hampir mustahil kami tenteng kemana-mana.
  8. Indonesian News. Merupakan salah satu dari empat Aplikasi Wajib yang saya sarankan beberapa waktu lalu. Fungsinya ya untuk mencari dan membaca berita Nasional terkini dari media terkemuka negeri ini seperti Detik, Vivanews, Kompas, Tempo dan banyak lagi.
  9. Elixir. Sebenarnya Aplikasi ini hanya saya gunakan untuk memeriksa kemampuan sebuah perangkat secara Hardware. Karena jujur saja, sampai hari ini saya belum menemukan cara secara default untuk memeriksa spec perangkat secara lebih mendetail.
  10. Circle Battery Widget. Kemampuannya hanyalah untuk menunjukkan prosentase besaran daya batere yang tersisa paa perangkat ponsel melalui layar utama.
  11. WordPress. Dengan menggunakan aplikasi ini, saya tak lagi kerepotan kalo hanya untuk membuat draft tulisan atau sekedar membalas komentar pengunjung yang mampir baik ke blog www.pandebaik.com maupun miliknya MiRah GayatriDewi, putri kecil kami.
  12. AutoCAD WS. Aplikasi editing grafis berbasis vektor ini sedikit membantu saya untuk melakukan perubahan maupun sekedar Review terhadap beberapa file AutoCAD secara mobile. Berkat basisnya yang tidak merupakan aplikasi standalone (berdiri sendiri), tidak banyak memory ataupun space yang dihabiskan untuk menggunakan dan menjalankan aplikasi ini.
  13. Facebook, FourSQuare, Google+ dan Waze. Keempatnya merupakan aplikasi jejaring sosial yang mampu melengkapi keterbatasan kemampuan TweetDeck dalam hal Upload Foto kedalam koleksi album, akses ke private Message dan juga aktifitas check-In dengan mengandalkan perangkat GPS.
  14. Yahoo Mail dan Messenger. Well, lantaran memiliki perangkat Android inilah, akun Yahoo yang dahulu sudah tidak pernah saya gunakan, dengan terpaksa ya diaktifkan lagi. Berawal dari percobaan hanya sekedar untuk meyakinkan apakah Android mampu melakukan aktifitas Push Email atau tidak, malah jadi keterusan gara-gara kecanduan Yahoo! Answer.
  15. Go Launcher, SPB Shell 3D atau GingerBread launcher. Tiga aplikasi ini mampu memberikan sentuhan perwajahan baru alias UI atau User Interface pada perangkat Android, untuk menyegarkan penampilan halaman utama dan Menu. Sayangnya, untuk dapat menggunakannya secara optimal, pengguna diwajibkan membeli aplikasi ini, yang artinya jika mau menggunakan yang versi bajakan maka 4Shared lah jawabannya.
  16. Mavericks, Compass dan Andrometer. Merupakan aplikasi yang mengandalkan perangkat GPS bawaan ponsel, untuk membantu pengguna menggunakan Peta secara offline, menentukan arah dengan cepat dan memeriksa ketinggian satu lokasi.
  17. Retro Kamera, FX, Vignette dan FatBooth. Empat aplikasi berbasis kamera ponsel yang mampu memberikan kemampuan ala fotografer profesional untuk mengabadikan satu momen secara cepat dalam tampilan yang tak biasa. Termasuk mengubah wajah asli seorang objek foto menjadi sedikit Ndut.
  18. Pic Say. Aplikasi Editing Foto yang sekiranya dapat memberikan sentuhan Brightness Contrass ataupun sekedar menambahkan text pada gambar.
  19. Hitung pasaran, WomanLog, BMI, Barcode Scanner dan Tagihan Listrik. Merupakan empat aplikasi hiburan ringan yang mampu memberikan tambahan julukan pada saya terkait kemampuannya masing-masing. Hitung pasaran merupakan aplikasi Primbon Jawa yang mampu memberikan gambaran weton berdasarkan tanggal lahir seseorang. WomanLog diperuntukkan bagi kaum wanita untuk memeriksa siklus masa subur berdasarkan tanggal Menstruasi. BMI atau Body Mass Index merupakan aplikasi untuk memeriksa berat tubuh yang ideal, dan tentu saja Tagihan Listrik untuk memeriksa jumlah tagihan penggunaan listrik perbulannya berdasarkan Barcode (dibantu dengan aplikasi Barcode Scanner) yang tertera pada meteran listrik.
  20. Talking Tom, Talking Panda, Talking Mimi dan Talking Babsy. Khusus aplikasi yang satu ini, sebetulnya disarankan oleh seorang kawan sekaligus senior saya di Arsitektur dulu. Fungsinya Cuma sebagai mainan anak-anak yang mampu melafalkan kembali kata-kata yang telah disebutkan sebelumnya, dalam berbagai nada tergantung pada Sumbernya. Talking Tom merupakan satu-satunya aplikasi favorit Mirah, putri saya dari sekedar ngobrol gag menentu hingga Cuma karena ingin memberikan susu pada si kucing.
  21. Live Wallpaper. Bagi yang mengikuti tulisan saya sejak awal, saya yakin sudah mengetahui apa dan bagaimana Live Wallpaper tersebut. Beberapa theme yang masih saya gunakan hingga hari ini adalah Nexus Revamped, Forest, Falling Sakura dan juga Beautiful Life yang mampu menyajikan matahari dan juga bulan sepanjang hari di layar utama.
  22. Optimize Toolbox. Jika semua aktifitas sudah dilakukan secara optimal, maka sudah saatnya untuk bersih-bersih perangkat untuk tetap membuatnya tetap gegas dalam beraktifitas.

Sebenarnya masih banyak aplikasi lainnya yang saya (pernah) gunakan hingga hari ini. Tapi, untuk kali ini, cukup segitu dulu deh…

Gag sempat buka NoteBook di Proyek ? Gunakan saja AutoCAD WS for Android

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Entah sejak kapan saya mulai jatuh cinta dengan aplikasi yang berbasis web, aplikasi yang kurang lebih tidak terlalu banyak menghabiskan memory bagi penggunanya namun akan sangat bergantung pada koneksi internet ini. Menggunakan Email, BLoG atau bahkan ketika membuat rencana dasar Sistem Informasi Jalan Raya saat Thesis tempo hari.

Cara kerja aplikasi macam ini kalo saya gag salah mengerti, hanya membutuhkan satu aplikasi master serta space tambahan untuk data yang diinstalasi dan dijalankan pada Server, untuk kemudian diakses oleh banyak orang yang tak lagi dibatasi tempat, lokasi, waktu hingga perangkat. Namun tentu saja aplikasi tersebut mutlak menyediakan tampilan (User Interface) yang mudah digunakan baik oleh orang awam ataupun memang diperuntukkan bagi mereka yang bergerak dalam bidang tersebut.

Selain minimnya kapasitas memory yang dihabiskan (karena master installer dan tentu saja data hanya diletakkan pada komputer Server), pengguna lain juga mampu mengakses aplikasi hanya berbekal alamat dan akun apabila aplikasi tersebut menyediakan opsi untuk membuat user data sehingga para pengguna pun mampu melakukan penyimpanan data dalam jumlah tertentu untuk mendukung aktifitasnya.

AutoCAD dikenal luas sebagai salah satu aplikasi standalone (berdiri sendiri) yang dikembangkan oleh AutoDesk yang secara khusus bergerak di bidang grafis vektor 2D maupun secara 3D. Bagi yang sudah kerap menggunakannya, AutoCAD merupakan salah satu aplikasi yang membutuhkan memory space tidak sedikit ditambah pula dengan kartu grafis untuk mempercepat proses Rendering. Itu sebabnya, seorang pengguna sebelum memutuskan untuk membeli sebuah perangkat pc ataupun NoteBook untuk kebutuhan grafis AutoCAD, yang  mutlak dipersyaratkan adalah Space Hard Disk, Memory RAM dan kartu Grafis. Lantas bagaimana seandainya kondisi yang dihadapi tidak memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap satu gambar desain (membuka sebuah NoteBook), dimana saat yang sama, satu keputusan akan perubahan gambar mutlak dibutuhkan  ?

Jika disitu terdapat sebuah perangkat/ponsel Android dan tentu saja koneksinya, Gunakan saja AutoCAD WS for Android.

AutoCAD WS for Android merupakan satu terobosan baru dari pengembang AutoDesk, yang memungkinkan penggunanya melakukan Viewer dan Editing pada sebuah gambar desain secara online melalui sebuah perangkat Android tanpa membutuhkan penghabisan Space serta Memory yang besar. Tinggal Sign In dan buka file gambar yang telah disimpan sebelumnya dalam akun tersebut.

Dari beberapa percobaan yang saya lakukan dalam mengoperasikan AutoCAD WS for Android ini, koneksi internet merupakan satu hal yang mutlak. Aplikasi tidak akan bisa digunakan apabila Proses Sign In (Log in) belum dilalui oleh setiap penggunanya. AutoCAD WS yang merupakan salah satu aplikasi berbasis Web, tentu saja sangat bermanfaat bagi mereka yang jarang memiliki waktu untuk membuka NoteBook, mengoperasikannya serta melakukan editing apalagi dalam keadaan mobile.

Saat melakukan fungsi Editing ternyata AutoCAD WS for Android memiliki kemampuan untuk mengakses tampilan gambar dalam Model maupun Layout. Beberapa fungsi dasar AutoCAD seperti Copy, Move, Rotate ataupun Line, Polyline, Circle,  Rectangle dan juga oSnap pun dapat digunakan dengan baik. Pula dengan pengukuran dimensi satu objek sekalipun. Tak hanya itu, Editing dapat pula memanfaatkan opsi painttool yang memungkinkan pengguna menggambarkan garis-garis sketsa buatan tangan.

Mengingat salah satu kelebihan AutoCAD WS for Android ini adalah pengguna mampu melakukan Editing ataupun Viewer satu desain dari mana saja dan kapan saja, maka salah satu opsi yang mutlak dilakukan adalah meng-upload atau menyimpan gambar desain tersebut dalam database personal akun yang telah dimiliki. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk itu, melalui perangkat Mobile Android dan perangkat PC/NoteBook.

Sejauh ini aplikasi AutoCAD WS baru tersedia hanya untuk perangkat Android dan tentu saja iPhone. Bisa didapatkan melalui Android Market atau App Store secara Gratis. Aplikasi serupa dahulu pernah juga saya gunakan, saat masih betah dengan OS Windows Mobile, sayangnya kemampuan yang dimiliki aplikasi tersebut (kalo gag salah namanya Cad Viewer) hanyalah sebagai Viewer saja, itupun gambar mutlak diposisikan pada Model, bukan layout. Ukurannya cukup ringkas, sekitar 800kb.

Untuk perangkat Nokia, sepengetahuan saya sih ada, hanya saja ya untuk bisa menggunakannya musti bayar $77. Itupun seri yang didukung adalah Symbian yang berlayar Landscape seperti E63 atau E71. Sedangkan untuk perangkat BlackBerry, ada yang tahu barangkali ? hehehe…

 

Mari Berbagi Koneksi Wifi lewat NoteBook dengan Connectify

14

Category : tentang TeKnoLoGi

Masih ingat dengan tulisan saya sebelumnya terkait Memanfaatkan perangkat Android sebagai Portable Hotspot dengan Wifi TeThering ? Kali ini saya ingin berbagi Tips dan Trik serupa namun memanfaatkan perangkat NoteBook yang Rekan-rekan miliki dengan menggunakan bantuan aplikasi Connectify. Tujuannya masih sama, yaitu berbagi koneksi dengan Rekan lain melalui jaringan Wifi tanpa perlu membeli atau memiliki sebuah Router.

Adapun yang perlu dipersiapkan untuk dapat melakukan hal diatas adalah, sebuah perangkat NoteBook yang minimal memiliki koneksi Wireless atau yang kerap dikenal dengan sebutan Wifi, Sistem Operasi Windows 7, koneksi Internet (entah yang berasal dari modem ataupun hotspot berbayar yang terdekat) dan tentu saja aplikasi Connectify.

Connectify merupakan sebuah aplikasi yang mampu menambah fungsi sebuah perangkat NoteBook menjadi sebuah perangkat Router, serta membagi koneksi internet yang sedang digunakan atau berjalan kepada perangkat lain melalui jaringan Wifi. Aplikasi yang berukuran hanya sekitar 2,33 MB dan dikembangkan oleh Nomadio ini, dapat diunduh baik melalui web site resmi Connectify ataupun penyedia aplikasi lain seperti Softpedia. Sejauh ini tidak ada biaya yang dibebankan untuk pengguna dalam mengunduh serta menggunakan aplikasi Connectify pada perangkat mereka, alias GRATIS.

Yuk kita mulai.

Silahkan melakukan Instalasi aplikasi Connectify pada perangkat NoteBook yang rekan-rekan miliki hingga tampilan akhir kotak dialog aplikasi Connectify memberikan satu Tutorial sederhana untuk melakukan Settingan awal penggunaan aplikasi. Ada tiga langkah yang harus dilaksanakan yaitu :

  1. Memberi nama Hotspot atau perangkat Router yang akan digunakan, bisa dengan nama pribadi ataupun kode tertentu
  2. Memberikan opsi Password untuk mencegah terjadinya penggunaan jaringan secara berlebihan, tujuannya agar koneksi dapat dengan lancar digunakan dan bisa pula sebagai catatan pembayaran penggunaan, hehehe…
  3. Memilih satu jaringan koneksi Internet yang akan digunakan dalam mengaktifkan fungsi perangkat NoteBook sebagai Hotspot. Untuk yang satu ini, abaikan saja.

Jika sudah, tekan tombol Finish dan tunggu proses Konfigurasi aplikasi berjalan hingga Hotspot siap digunakan. Untuk tahap ini kira-kira memerlukan waktu 1-2 menit.

Apabila NoteBook yang digunakan itu mengandalkan koneksi internet yang berasal dari Modem eksternal, silahkan mengubah opsi Internet menjadi nama Profile yang digunakan pada Modem tersebut. Atau apabila yang digunakan itu mengandalkan koneksi Wifi setempat, silahkan mengubah psi Internet menjadi Wireless Network Connection dan apabila yang digunakan itu mengandalkan koneksi atau jaringan LAN, silahkan mengubah opsi Internet menjadi Local Area Network, dan tekan tombol ‘Apply Setting’.

Langkah selanjutnya adalah memantau hasil yang telah dilakukan tadi dari perangkat lain yang pula memiliki koneksi Wireless atau Wifi. Silahkan deteksi keberadaan Hotspot terbaru yang sudah disiapkan tadi. Saya yakin, Rekan-rekan akan menemukan nama Jaringan Hotspot yang telah ditetapkan pada langkah pertama tadi. Silahkan sambungkan perangkat, masukkan password, dan uji koneksinya.

Nah, yang menjadi pertanyaan pertama adalah, mengapa sedari tadi saya tekankan pada koneksi Internet yang menggunakan koneksi Wifi berbayar ? Karena dengan memanfaatkan Tips dan Trik aplikasi Connectify ini, Rekan-rekan hanya perlu membayar koneksi untuk satu perangkat saja, sedangkan bagi teman-teman yang lain agar bisa mengakses koneksi dengan jalur yang sama, tinggal menyambungkannya saja dengan Perangkat Hotspot yang dijalankan oleh perangkat NoteBook tersebut. Lebih irit bukan ?

Sedangkan pertanyaan kedua atau yang paling sering ditanyakan oleh Rekan-rekan saya yang sudah mencobanya adalah perihal koneksi yang digunakan. Untuk yang satu ini, pendapat saya masih sama dengan terdahulu yaitu, Rekan-rekan bisa melakukan patungan biaya untuk membayar paket langganan internet unlimited bulanan dan menggunakan koneksi tersebut secara bersama-sama. Jadi intinya, gag perlu lagi membeli sebuah perangkat Router, bukan ?

Ada yang belum dipahami ? silahkan kontak saya lewat Whatsapp.

 

WhatsApp Kawan ? Ayo Kita Lanjut Lagi

22

Category : tentang TeKnoLoGi

Gag terasa sudah seminggu ponsel Android ini menggunakan WhatsApp. Selama kurun waktu tersebt pula saya menemukan beberapa kelebihan pun kekurangan dari aplikasi Chatting berbasis Nomor Ponsel ini. Yuk kita lanjut lagi Gan.

Seperti yang pernah saya katakan di tulisan terkait WhatsApp sebelumnya, meski tidak lagi terpaku pada satu brand tertentu seperti halnya perangkat BlackBerry dengan BBM-nya, aplikasi WhatsApp rupanya masih membatasi type perangkat yang mampu menjalankannya dengan baik. Smartphone.

Ya, diantara sekian banyak jenis dan brand ponsel, ternyata yang mampu menjalankan  aplikasi WhatsApp ini dengan baik hanyalah ponsel yang masuk dalam kategori SmartPhone atau Ponsel pintar. Beberapa yang masuk diantaranya adalah iPhone, BlackBerry, Android dan Symbian dengan pengecualian. Symbian yang disarankan adalah yang mengadopsi versi 60 minimal 3rd Edition. Jadi bagi yang sudah menggunakan 5th Edition, Symbian^1 dan Symbian^3 yang rata-rata berlayar sentuh, dijamin mampu menggunakannya. Meski demikian, pada perangkat yang mengadopsi sistem operasi Minimal (Symbian S60v3rd Edition) rupanya masih juga dibatasi oleh WhatsApp. Terutama pada beberapa rilis lama seperti Nokia N73 ME milik saya. Jika dipaksakan, bakalan menampilkan kata-kata “your phone is too old bla bla bla…” Halah…

Itu artinya, WhatsApp masih belum mampu dijalankan pada perangkat ponsel Java atau ponsel lokal pun Nokia yang masuk dalam kategori S40, seperti halnya iklan yang ditayangkan di layar televisi.

Persoalan Group juga menjadi salah satu Kekurangan yang paling telak apabila disandingkan dengan aplikasi BBM miliknya BlackBerry. Berdasarkan penjelasan dua rekan pengguna BlackBerry, Sari Herawati dan Nana Wiryani, dalam sebuah Group aplikasi Chat BBM ternyata masih mampu menampung hingga 30 orang atau lebih atau istilahnya Unlimited. Hanya saja, makin banyak User yang tergabung dalam sebuah Group, makin berat pula akses Chat yang mampu dilakukan.  Lantas bagaimana dengan WhatsApp ?

Dalam sebuah percobaan, kemampuan maksimal jumlah User sebuah Group dalam aplikasi WhatsApp adalah 11 orang termasuk Admin atau yang membuat Group. Keterbatasan inilah yang kemudian menjadi kendala yang secara lagsung bakalan membuat Group tersebut menjadi Ekslusif lantaran sulitnya untuk bisa ikut serta didalamnya ketika jumlah User sudah mencapai jumlah maksimal. Pengguna lain baru bisa diikutsertakan apabila ada User yang keluar dari Group tersebut.

Ada Dua kekurangan namun ada juga beberapa kelebihannya. Mau tahu ?

Untuk melakukan aktifitas Add Friend atau memulai Chatting dengan seorang teman atau pengguna WhatsApp baru, yang dibutuhkan hanya satu. Nomor ponsel yang bersangkutan untuk disimpan terlebih dahulu dalam daftar Kontak perangkat ponsel. Jika sudah, tekan tombol Refresh hingga nama teman baru tersebut muncul dalam daftar. Chat langsung bisa dilakukan tanpa meminta persetujuan lagi. Disamping itu, secara Default WhatsApp akan medeteksi setiap nomor yang terdaftar dalam Kontak ponsel yang sudah memanfaatkan aplikasi WhatsApp dalam ponselnya.

Persoalan Biaya yang dahulu pernah saya sampaikan untuk penggunaan aplikasi WhatsApp pada perangkat BlackBerry pun rupanya tak terbukti. Dalam sebuah percobaan pengiriman gambar melalui aplikasi WhatsApp bersama seorang teman, Made Darma  menyampaikan bahwa pulsa yang ia miliki sebelum dan sesudah penerimaan gambar rupanya masih tetap sama. Itu artinya, biaya penggunaan aplikasi WhatsApp untuk perangkat BlackBerry sama sekali tidak dikenai biaya apapun lagi diluar paket BIS yang sudah digunakan.

Dibandingkat dengan aplikasi Chat lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk ataupun eBuddy, pun dengan fitur Message atau yang dikenal dengan istilah SmS, bisa dikatakan aplikasi WhatsApp memiliki kemampuan yang lebih saat melakukan pengiriman pesan. Kemampuan ini bisa dikatakan setara dengan aplikasi Chat BBM milik BlackBerry. Yaitu adanya jaminan bahwa pesan yang telah dikirimkan, pasti sampai pada nomor atau teman yang diajak Chat. Tidak ada lagi istilah Network Error yang mengakibatkan pesan yang sudah disampaikan tidak terkirim dengan sempurna atau pengguna harus melakukan pengiriman ulang seperti yang kerap terjadi pada aplikasi Chat maupun SmS. WhatsApp akan secara otomatis mencoba mengirimkannya ketika Network atau Jaringan kembali terdeteksi. Satu tanda pengenal yang bisa dilihat untuk memberikan jaminan bahwa pesan sudah sampai adalah tanda centang atau rumput berwarna hijau pada setiap pesan yang dikirimkan.

Jikapun kemudian aktifitas Chat yang dilakukan sudah mulai mengganggu privacy, seperti halnya aplikasi Chat lainnya, WhatsApp pun memberikan opsi untuk memblokir akun nomor ponsel atau teman tersebut sehingga yang bersangkutan tak lagi mampu melakukan Chat demikian pula sebaliknya.

Jadi, apabila perangkat ponsel yang Anda gunakan sudah termasuk dalam kriteria seperti yang dijelaskan diatas, ayo tunggu apa lagi, segera cobain WhatsApp. Aplikasinya dapat diunduh melalui App Store yang dimiliki pada masing-masing ponsel yang digunakan. Jikapun ada pertanyaan lagi, silahkan Add nomor saya berikut ini. 087860061698.

Ayo Kawan, kita lanjut lagi…

 

WhatsApp Kawan ? Chat Lintas Ponsel Yuk ?

58

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagi sebagian orang fitur BlackBerry Messenger atau yang dikenal dengan istilah BBM, rupanya masih merupakan satu daya tarik tersendiri ketimbang layanan lainnya. Itu sebabnya tingkat penjualan ponsel yang dikembangkan oleh Research In Motion (RIM) ini makin lama makin menanjak meski belum sedrastis peningkatan dua kompetitor besar iPhone dan Android.

Untuk bisa menggunakan Layanan Messenger yang dikelola secara khusus ini, seorang calon pengguna mutlak melakukan dua hal. Membeli handset atau ponsel BlackBerry dan tentu saja berlangganan paket internet BIS atau BlackBerry Internet Service. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjangkau ponsel ataupun Handset yang di negeri ini keliatannya masih memegang image bergengsi ketika kedapatan memegang atau memilikinya.

Sekedar Informasi, beberapa kelebihan daripada fitur BlackBerry Messenger ini, selain dapat digunakan sebagai komunikasi dua arah yang melibatkan dua atau lebih pengguna, faktor kerahasiaannya pun dijamin oleh RIM. Itu sebabnya di beberapa negara, fitur BBM ini kerap ditenggarai sebagai ancaman bagi negara. Selain itu, seorang pengguna bisa bergabung dalam sebuah room/group yang sedang membahas satu topik khusus tanda ada batasan jumlah dan kemampuan. Kemampuan yang saya maksudkan disini adalah untuk berbagi cerita, informasi, foto, hingga video. Semua ini akan sangat bergantung pada keberadaan dan kemampuan koneksi  data yang digunakan. Lantas bagaimana jika seseorang tak mampu menjangkau harga sebuah ponsel BlackBerry termurah sekalipun ?

Gag usah khawatir. Gunakan saja WhatsApp.

WhatsApp merupakan sebuah aplikasi Messenger yang pada awalnya dikembangkan hanya untuk ponsel iPhone, yang dalam perkembangannya diperluas sehingga mampu digunakan pula pada ponsel bertipe Smartphone atau ponsel pintar lainnya. Dengan cara kerja yang sama, WhatsApp merupakan aplikasi Messenger yang menyerupai fitur BBM namun dapat digunakan secara Lintas Ponsel. Tidak harus membeli sebuah iPhone atau bahkan BlackBerry lagi.

WhatsApp yang hingga tulisan ini diturunkan, ternyata sudah dikembangkan hingga mencapai versi 2.6. itu artinya, WhatsApp sudah dikembangkan paling tidak dua tahun terakhir ini dan ironisnya, saya baru saja menyadari keberadaannya. Hehehe…

Keunikan aplikasi WhatsApp ini adalah ‘tidak memerlukan proses Registrasi ataupun pendaftaran, yang biasanya menggunakan alamat Email atau Nama pengguna sehingga seorang calon pengguna awampun dijamin bisa menggunakannya. Yang diperlukan disini hanya satu. Koneksi Data.

Seperti yang pernah saya jelaskan beberapa waktu lalu, sebuah Ponsel berbasis Android mutlak membutuhkan koneksi data dalam pengoperasiannya, sehingga kemudian aplikasi WhatsApp ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi Messenger lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk, ICQ ataupun FaceBook Chat yang menumpang pada koneksi data yang yang sudah ada. Ketiadaan proses Regstrasi yang barangkali tidak semua orang mampu menggunakannya, digantikan dengan memanfaatkan nomor ponsel sebagai pengganti akun. Yap, cukup hanya dengan Nomor Ponsel.

Ketika Aplikasi ini telah selesai diinstalasi pada ponsel, WhatsApp secara otomatis akan medeteksi seluruh nomor ponsel yang ada dalam daftar kontak yang dimiliki, nomor mana saja yang telah menginstalasi aplikasi WhatsApp dalam ponselnya. Sehingga kita bisa dengan mudah melakukan aktifitas Chat ataupun berbagi informasi dengan teman tanpa harus melakukan Add Friend, Add PIN ataupun Invite.

Dikarenakan WhatsApp memanfaatkan koneksi data, maka ada kemungkinan bahwa setiap pengguna BlackBerry yang hanya berlangganan BIS paket hemat yang notabene tidak mencakup kemampuan untuk melakukan Browsing ataupun email (hanya BBM dan FaceBook saja), akan dikenai biaya tambahan untuk setiap koneksi data yang dilakukan. Namun bagi mereka yang sudah menggunakan paket data internet Unlimited, biaya tersebut tidak dikenakan lagi alias Gratis.

Meski demikian, sebuah aplikasi yang baru saja dikembangkan tentu memiliki beberapa keterbatasan atau bisa jadi kemudian disebut sebagai kelemahan atau kekurangan. Untuk penggunaan tahun pertama, pengguna tidak akan dikenai biaya apapun alias Free namun tetap dengan kemampuan berbagi yang tidak dibatasi oleh Kuota. Begitu masuk tahun kedua, pengguna diharapkan membeli lisensi aplikasi dengan harga $2 saja atau sekitar 20ribuan kira-kira untuk bisa melanjutkan penggunaan aplikasi. Bayangkan apabila dibandingkan dengan biaya bulanan berlangganan Paket BIS pada BlackBerry.

Kelemahan atau kekurangan kedua adalah keterbatasan kemampuan memasukkan teman dalam sebuah Room atau Group. Dari informasi yang saya dapatkan, untuk saat ini maksimal teman yang dapat disertakan dalam sebuah Room atau Group Chat adalah 11 orang. Semoga dalam waktu dekat saya bisa melakukan pengujian lebih jauh.

Kelemahan atau kekurangan ketiga adalah, meskipun aplikasi ini dapat digunakan secara lintas Ponsel, tidak terpaku pada satu brand dan hanya mengandalkan nomor telepon yang bersangkutan, kemampuan instalasinya sejauh ini hanya berlaku untuk ponsel bertipe Smartphone atau yang memang mengadopsi Sistem Operasi. Dari iPhone, BlackBerry, Android hingga Symbian. Ini artinya bagi mereka yang memiliki ponsel yang tidak masuk dalam kategori SmartPhone seperti ponsel  dari brand lokal atau China yang masih berbasis Java ataupun Nokia tipe S40 seperti seri C3, tidak akan mampu menggunakan aplikasi WhatsApp. Kendati demikian, bukankah setahun terakhir yang namanya ponsel berbasis Android dan pula Symbian 60 sudah ada yang ditawarkan pada kisaran harga 1,5 juta rupiah dalam kondisi baru ?

Menariknya fitur yang ditawarkan oleh WhatsApp bagi mereka yang masih menghobikan Messenger, bisa menjadi satu pilihan baru ASALKAN yang namanya koneksi data bukan lagi satu masalah besar. Apalagi kini sudah ada promosi paket dataplan dari beberapa operator besar dengan biaya yang terjangkau. Jadi, kenapa gag dicoba saja ?

Chat lintas ponsel yuk ?

 

4 Aplikasi WAJIB bagi Pengguna AnDRoiD

31

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah mengungkap satu persatu kemampuan ponsel maupun sistem operasi Android, kini saatnya untuk merekomendasikan 4 (empat) aplikasi wajib unduh dan digunakan bagi pengguna ponsel ataupun sistem operasi Android. TweetDeck, Indonesia News, APN On/Off dan Advanced Task Killer.

Bagi sebagian besar pengguna ponsel tidak terbatas pada jenis dan tipe ponsel yang digunakan, kemampuan untuk bisa ber-Social Networking merupakan satu hal yang wajib dipersyaratkan. FaceBook, Twitter ataupun FourSQuare merupakan tiga jejaring sosial yang begitu familiar terdengar bagi pengguna ponsel di tanah air. Untuk bisa melakukan ketiganya di ponsel Android, tidak perlu mengunduh dan menginstalasi ketiga aplikasi secara terpisah. Cukup gunakan TweetDeck.

TweetDeck merupakan satu aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan Update Status, memeriksa dan mengomentari status teman bahkan berbagi foto, link dsb sekaligus untuk tiga akun jejaring sosial diatas. FaceBook, Twitter dan FourSQuare. Dalam tampilannya, setiap halaman memuat aktifitas yang berbeda dan bisa diakses dengan menggeser jari kearah samping. Halaman Update Status, Halaman Komentar atau Tanggapan, Halaman Direct Message (untuk pengguna akun Twitter) dan halaman lain yang bisa diatur untuk melihat TimeLine Status perorangan/group, atau mengkhusus pada status FaceBook saja. Uniknya, setiap kali status tersebut ditanggapi atau dikomentari oleh teman, notification akan berbunyi layaknya pesan masuk. Jadi semua aktifitas tersebut bisa dilakukan secara Real Time.

Membaca Berita di Pagi hari sebelum berangkat kerja ataupun beraktifitas di kantor bisa jadi merupakan aktifitas wajib yang dilakukan bagi sebagian besar pekerja kantoran. Dengan Android, pengguna tidak lagi harus direpotkan untuk membeli koran, membolak balikkan halaman dan membuangnya jika sudah lewat hari. Silahkan unduh dan jelajahi semua berita di Media Cetak ternama dengan aplikasi Indonesia News.

Aplikasi yang dikembangkan oleh Daingo Mobile Software ini menyajikan berita-berita terkini dari halaman Detikcom, Kompas Online, Tempo Interaktif, Republika, Suara Merdeka, Bola News, Viva News , Oke Zone, Liputan 6, Antara News, Media Indonesia dan Yahoo News. Setiap pemberitaan di masing-masing media terbagi dibagi dalam sejumlah kategori yang tentu bisa dipilih sesuai keinginan atau ketertarikan pengguna. HeadLines News, Bola, Entertaiment, Teknologi, Otomotif, Properti, lifeStyle, Bisnis, Selebritas, Opini dan masih banyak lagi. Jadi, gag susah lagi kan mencari berita diantara tumpukan koran ?

Menggunakan ponsel bersistem operasi Android, secara tidak langsung menuntut penggunanya untuk berlangganan paket internet secara Unlimited untuk dapat memaksimalkan fungsi dan juga kinerja ponsel. Namun bagaimana dengan mereka yang hanya memiliki Budget terbatas untuk kebutuhan koneksi Data ? Gunakan saja aplikasi APN On/Off.

APN On/Off ini berfungsi untuk menonaktifkan pula mengaktifkan kembali koneksi Internet yang digunakan dengan mengulik sesi Access Point Names yang merupakan syarat utama Pengaturan Koneksi Data. Uniknya, agar proses pengaktif/nonaktifnya APN tidak menyusahkan Pengguna, pengembang Pedro Maicas memberikan shortcut berupa Widget yang dapat ditempatkan pada layar utama/HomeScreen, sehingga Pengguna tinggal menekannya sekali untuk dapat melakukan aktifitas diatas dengan mudah. Jika tombol shortcut APN berwarna Merah, itu artinya koneksi data telah terputus dan aktifitas internet tidak akan bisa dilakukan dengan cara apapun. Sebaliknya jika berwarna Hijau, artinya koneksi data berjalan normal kembali. Selain untuk menghemat pengeluaran pulsa bagi mereka yang memiliki keterbatasan dana untuk berlangganan paket data Internet Unlimited, aplikasi APN On/Off bisa juga digunakan untuk menghemat daya batere ponsel agar tidak terkuras oleh koneksi data yang aktif terus menerus.

Ngomong-ngomong soal Daya batere ponsel, kekuatan StandBy sebuah ponsel bersistem Operasi Android tak jauh beda dengan ponsel BlackBerry. Jika aktifitas Online aktif secara terus menerus, daya batere ponsel hanya akan bertahan satu hari saja. Makin pendek ketika ponsel digunakan untuk melakukan aktifitas Browsing atau Video Streaming lewat YouTube. Namun menurunnya kekuatan daya sebuah ponsel bisa juga disebabkan oleh pemakaian Memory yang tetap tergunakan akibat aplikasi yang belum tertutup dengan sempurna. Secara Default, Android telah menyediakan fitur Task Manager yang berfungsi untuk menutup aplikasi satu persatu maupun secara keseluruhan dengan tiga langkah mudah. Namun, jika itu masih terasa menyulitkan, gunakan saja Advanced Task Killer.

Advanced Task Killer merupakan satu aplikasi Varian dari Task Manager yang memiliki fungsi sama, namun memiliki Pengaturan yang mampu memberikan pilihan pada penggunanya, untuk menghentikan aplikasi yang masih berjalan walaupun ponsel tidak digunakan. Seperti halnya aplikasi APN On/Off, Advanced Task Killer ini memberikan pula satu shortcut atau Widget yang memungkinkan pengguna Android melakukan aktifitas penghentian ini hanya dalam satu kali sentuh/tekan. Tentu saja sebelumnya Pengguna wajib memilih aplikasi apa saja yang harus dihentikan dan aplikasi mana yang dibiarkan tetap berjalan.

Untuk kasus ini, saya menyaring aplikasi Gmail (akun email Google), Ymail (akun email Yahoo), Yahoo Messenger (Chat untuk pemilik akun Yahoo Mail) dan GTalk (Chat untuk pemilik akun Google Mail), agar tetap diaktifkan dan berjalan, saat aktifitas penghentian aplikasi dilakukan. Jadi, fungsi ponsel tak ubahnya sebuah ponsel BlackBerry dimana kita tetap dapat melakukan aktifitas Chatting dengan teman, juga merasakan fitur Push Email secara Real Time, tanpa mengurangi Daya batere ponsel secara drastis.

Empat Aplikasi diatas, bagi saya pribadi bisa dikatakan Wajib untuk diunduh dan dimiliki oleh setiap Pengguna ponsel ataupun sistem operasi Android. Bagaimana dengan Kamu ?