Antrean Mengular, Berdiri pula

Category : tentang Opini

Beberapa kali menunaikan kewajiban sebagai nasabah Bank rasanya hanya Mandiri Veteran ini saja yang masih mengadopsi model lama untuk kategori Antrean. Kalo gag salah dulu BCA masih sempat saya kritisi hal yang sama, namun kini sudah mulai berbenah demi memberikan kenyamanan bagi para nasabahnya. Tapi yang jelas bukan karena kritikan saya pastinya.

Menunggu Antrean dengan berdiri, berbaris dan mengular. Biarpun diklaim lebih sehat, tapi pegal juga sebetulnya terutama kalo lagi berada dalam kondisi Teller terbatas, dan sudah itu mengurus transaksi yang lama pula. Bikin mangkel dan terheran-heran. Maklumlah, Bank yang saya kritisi kali ini sebagaimana disebutkan diawal tadi adalah Bank Mandiri yang lokasinya berada di ujung selatan jalan Veteran. Padahal kelas bank itu secara interiornya jauh lebih baik ketimbang Bank Pembangunan Daerah yang ada di sisi baratnya. Tapi kalo bicara soal kenyamanan Antre, rasanya BPD masih jauh lebih baik. Biarpun dalam skala kecil sekalipun, tempat duduk dan nomor antrean itu tetap diberikan.

Nasabah bisa duduk nyaman sembari menunggu nomor antrean dipanggil, mengerjakan aktifitasnya dalam ponsel ataupun laptop jika nomor antrean masih cukup lama. Lha jika berdiri, apa masih bisa merasakan nyaman melakukan aktifitas tersebut ? Begitu juga saat menonton televisi di sekitar ruang tunggu.

Tapi ah sudahlah, bank bank gue kok, begitu mungkin bathin pemilik Mandiri, biarpun antrean berdiri dan mengular toh tetap dicari.

Gak semua Mahasiswa itu berpendidikan

7

Category : tentang KeseHaRian

Pandangan masyarakat awam, status seseorang sebagai mahasiswa seringkali diidentikkan sebagai seseorang yang senang mempelajari sesuatu untuk lebih berguna bagi masa depannya. Entah apakah itu mempelajari materi textbook pada bidangnya, praktek angsung ataukan malah loncat tembok ke bidang lain. Mahasiswa juga kerap dipandang sebagai orang yang berpendidikan sehingga kadang dianggap jauh lebih terhormat dibanding mereka yang langsung kerja tanpa sempat menyandang status mahasiswa. Tapi ternyata gak semua mahasiswa tuh bisa dikatakan berpendidikan. Minimal tahu aturan dah..

Seperti yang penulis alami saat mbayar uang SPP di Bank Mandiri. Yang secara kebetulan terjadi antrean dan sistemnya masih konvensional blom semodern bank BNI maupun BPD dalam hal urutan antreannya.

mahasiswa.jpg

Yang membuat heran ya terlihat mahasiswa-mahasiswi (Udayana) malah numplek mengerubungi loket sampe menutupi pandangan para pengantri lain, dengan alasan suara panggilan tak terdengar jelas. Jadi kuping mereka harus nempel dekat loket hingga menyulitkan pengantri lain untuk ikut mendengarkan.

Memang, sistem sebuah bank sebesar Mandiri blom mampu memberikan pelayanan maksimal sehingga baik antrean yang banyak dan suara anggilan yang tak terdengar jelas, namun jangan sampe karena satu kepentingan, para anak muda yang menyandang status mahasiswa lantas bersikap arogan dengan berkumpul didepan loket sehingga menyulitkan orang lain disekitarnya.

Jadi lucu saat melihat ara mahasiswa-mahasiswi yang berpenampilan keren, necis dan gaul ini berperilaku seperti orang yang tak paham ‘Antre’. Mubazir banget terlihat begitu smart tapi nyatanya gak tau aturan. Wah…

Antre BBM

2

Category : tentang KeseHaRian

Belum usai usulan tuk membatasi pembelian premium bagi kendaraan bermotor demi menghemat sumber daya alam negeri ini yang katanya berlimpah dan kaya.

Belum usai panjangnya antrean pembeli minyak tanah yang kian hari kian mahal dan langka saja keberadaannya.

pom-bensin.jpg

Hari ini antrean panjang pembelian premium kembali terjadi yang kabarnya lantaran stok yang terlambat tiba.

Begitu lelahnya masyarakat menantikan perbaikan yang dijanjikan oleh pemerintah namun tak jua bisa terwujudkan.