Keramik Pintar buatan Samsung

Category : tentang TeKnoLoGi

Era TabletPC boleh-boleh saja dikabarkan bakalan segera lewat, tergerus oleh keberadaan Phablet (layar 5-6 inchi), tapi yang namanya usaha untuk mengambil hati para konsumen bisa jadi tetap dilakukan oleh vendor kenamaan asal Korea ini. Samsung.

Apabila perkembangan selama satu bulan terakhir, infonya mereka positif merilis dua seri Galaxy Note 4 dan Galaxy Note Edge yang memiliki dua layar berbeda fungsi dengan bentukan melengkung di sisi kanan layar utama, jauh sebelumnya ternyata seri Note Pro sudah diturunkan demi mengalahkan persaingan dengan bebuyutan, Apple.

Samsung Galaxy Note Pro merupakan sebuah TabletPC dengan lebar layar aktif 12,2 inchi, yang dirilis secara resmi pada bulan Januari 2014 lalu. Menyasar segmen menengah keatas, dengan dimensi perangkat nyaris mirip dengan sepotong keramik berukuran 20×30 cm. Apalagi soal ketipisan perangkat yang hanya mencapai 8 mm saja. Makin menguatkan imajinasi akan sepotong keramik pintar buatan Samsung.

rps20140922_112700

Menggunakan dapur pacu
Berkekuatan 8 inti 2,3 GHz serta besaran Memory RAM 3 GB rasanya kebingungan juga mau dimanfaatkan untuk apa saja. Mengingatkannya setara dengan para raksasa Android yang belakangan juga hadir di blantika gadget dunia.

Sedangkan lainnya, masih sama dengan para pendahulu maupun pembaharu yang tampil dengan beda nama. Jadi ya gag usah dibahas khusus yah.

Namun jika mau disandingkan dengan yang ada, salah satu fitur baru yang berusaha disajikan dalam perangkat Samsung Galaxy Note Pro ini adalah Remote Desktop, aplikasi yang memiliki kemampuan untuk tersambung dengan perangkat PC rumahan, melalui koneksi internet sehingga penggunanya memungkinkan untuk melakukan operasi dan pekerjaan melalui tabletpc tersebut.

Selain itu urusan Note sebagaimana series yang diusung, tetap menyertakan model stylus yang sama dengan perangkat Note 3 dimana metode input ke perangkat masih menggunakan interface yang sama. Air Command. Demikian halnya dengan perwajahan desain depan yang mengadopsi tampilan ponsel, terdapat tombol sentuh Pilihan dan Back ditambah tomhol fisik untuk Home dan Multitasking.

Dengan harga jual yang nyaris 10jutaan, rasanya agak kecewa saat menemukan kenyataan bahwa Keyboard Samsung yang dijual secara terpisah, tidak mampu memberikan kepuasan dan kenyamanan penggunaan jika dibandingkan dengan perangkat tabletpc berbasis Windows 8 lainnya. Jadi ya jadikanlah pertimbangan akhir sebelum kalian memutuskan untuk membelinya.


FIFA 15 dan Asphalt 8 di AccessGO 4E ?

Category : tentang TeKnoLoGi

Salah satu yang membuat kaget saat melakukan uji coba ponsel #Android Quad Core Murah untuk Semua, AccessGO 4E tempo hari adalah kemampuannya untuk memainkan dua Games dengan besaran data berukuran raksasa. Pertama ada FIFA 15 yang menghabiskan ruang storage Internal sebesar 1,22 GB dan kedua ada Asphalt 8 dengan space 1,56 GB. Setidaknya sedemikian besar yang harus siap diunduh kedalam perangkat dengan memanfaatkan paket data ataupun wifi hotspot terdekat.

Lalu… bagaimana hasilnya ?

Fifa 15, games besutan EA Sport ini sebenarnya bukanlah satu model permainan yang saya suka. Namun mengingat hasrat ingin tahu yang besar akan kemampuan ponsel AccessGO 4E, yang dibekali dengan empat inti Prosesor Quad Core 1,3 GHz dan dikombinasi dengan RAM sebesar 1 GB, maka jadilah rasa penasaran itu harus dituntaskan habis dengan mencobanya secara langsung.

Hasilnya, lumayan. Setelah menghabiskan waktu sekitar empat jam-an lamanya mengunduh apk dan data dari Google Play melalui wifi gratisan miliknya Telkom IndyHome berkekuatan 512 MB unlimited, maka berikut beberapa skrinsyut dari model permainan sepakbola FIFA 15 sebagai bukti uji. Gag perlu saya jelaskan lebih jauh apa dan bagaimananya kan ? Apalagi soal bagaimana cara memainkannya, saya yakin kalian jauh lebih mahir ketimbang saya.

Screenshot_2014-10-13-21-30-51

Screenshot_2014-10-13-21-33-54

Screenshot_2014-10-13-21-35-18

dan untuk link Video yang bisa dilihat saat ujicoba games FIFA 15 ini, bisa dilihat disini yah…

Kedua, ada Asphalt 8. Entah mengapa, meski berukuran sedikit lebih besar atau sekitar 1,56 GB data yang dibutuhkan, jika berencana diunduh dengan wifi yang sama kelihatannya sih bakalan jauh lebih lama. Sekitar 9-10 jam-an menunggu, jika mau. Maka pilihannya pun berpindah ke wifi kantor yang beruntung sedikit lebih cepat proses unduhannya, yaitu sekitar 2,5 jam lamanya. -tetep lama sih ya :p

dan berikut beberapa skrinsyut dari games permainan Asphalt 8 besutan Gameloft dimana model inilah yang sebenarnya jauh lebih saya sukai, utamanya pada layar PC. Jauh lebih puas untuk dinikmati tentu saja. Tapi karena penasaran jualah, akhirnya dicoba juga di perangkat berlayar 4,5 inchi ini. Yuk dilihat juga bagaimana gambar-gambarnya berikut ini.

Asphalt 8 PanDeBaik 1

Asphalt 8 PanDeBaik 2

Asphalt 8 PanDeBaik 3

Sedangkan link Video yang bisa dilihat saat ujicoba games Asphalt 8 ini, bisa dilihat disini yah…


AccessGO 4E, Android Quad Core Murah untuk semua

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Satu hal utama yang biasanya menjadi pertimbangan sebagian besar pengguna ponsel baik taraf pemula ataupun yang ingin berganti ponsel adalah Budget. Apabila yang namanya Budget bukan lagi menjadi satu masalah, biasanya pengguna tinggal menyasar spesifikasi terbaik diantara semua jenis ponsel dan brand yang ada, utamanya masuk dalam kategori flagship. Namun bagaimana jika Budget yang tersedia amat sangat terbatas ? Maka disinilah tantangannya dalam memilah dan memilih ponsel dengan kemampuan yang optimal namun memiliki harga jual ekonomis. Kira-kira masih ada gag ya ?

Disamping itu, Gag semua konsumen bisa menjangkau harga jual yang ditawarkan untuk sebuah ponsel berkemampuan menengah, apalagi untuk kalangan pelajar dan mahasiswa dimana kebutuhan masih harus dibagi lagi dengan aktifitas lain yang menjadi prioritas utama belajar. Maka tidak heran jika segmen ini kerap disasar sebagai potensi pasar terbesar bagi vendor global hingga lokal, dengan mengedepankan sejumlah fitur dan teknologi terkini sebagai nilai tawarnya.

Dalam rentang harga satu juta rupiah misalnya, tidak banyak pilihan yang bisa didapat jika konsumen kemudian mencoba untuk mensyaratkan beberapa spesifikasi ponsel pintar level menengah, dimana kebutuhan yang sekiranya mampu diakomodir mencakup sejumlah aktifitas sosial media, editing foto selfie atau bahkan hiburan games terpopuler. Di segmen ini rata-rata vendor masih bermain pada spesifikasi prosesor single atau Dual Core dengan besaran memory RAM 512 MB dan storage 4 GB.

Tapi ngomong-ngomong ternyata ada loh ponsel pintar yang bisa mengadopsi semua kegiatan diatas dengan spesifikasi kelas menengah dan dijual dengan harga amat sangat terjangkau. Gag percaya ? Simak berikut ini.

AccessGO 4E PanDeBaik 2

Desain dan Layar

Hadir dengan layar berukuran 4,5 inchi, dalam balutan material plastik karbonat layaknya Lumia series, membungkus lima sisi ponsel dan menyisakan sedikit list pinggiran, AccessGO 4E tampaknya ingin menyajikan wajah minimalis ala ponsel pintar serupa dari Taiwan.

Terdapat dua tombol fisik di sisi samping ponsel, dengan fungsi Power dan Standby di sebelah kanan ponsel dan Volume Up-Down di sisi seberangnya. Port Charger berada di sisi atas ponsel bersebelahan dengan lubang earphone membuatnya makin membuatnya terlihat simpel ketimbang ponsel pintar lainnya. Di sisi belakang terdapat lensa kamera berkekuatan 5 MP dengan lampu flash mini dan sisi depan tak terlihat satupun tombol haptic sentuh yang biasanya digunakan untuk mengakses fungsi Back, Home dan Pilihan. Rupanya semua pilihan itu murni dibebankan pada layar sentuh IPS LCD 16 juta warna dengan resolusi 540×960 pixel 245 ppi. Hal ini mengingatkan saya pada keberadaan perangkat tabletpc era terdahulu.

Sistem Operasi

Masuk pada penyajian layar, meski sudah mengadopsi Android terbaru versi 4.4 Kitkat namun apa ditampilkan kembali mengingatkan saya pada perangkat lama berbasis Android 3.0 Honeycomb dimana tiga fungsi sentuh tadi mengambil icon dari versi sistem operasi tersebut ditambah opsi Lock Screen yang menyertainya. Keberadaan tiga fungsi sentuh ini rupanya dapat disembunyikan dari tampilan layar, yang apabila ingin dimunculkan kembali, pengguna tinggal menggeser layar dari arah bawah ke atas. Sedikit unik, mengingat fungsi tersebut tidak tampil secara permanen seperti halnya perangkat tabletpc terdahulu yang disampaikan diatas.

AccessGO 4E Review PanDeBaik 1

Homecreen default perangkat ponsel AccessGO 4E ini menggunakan Launcher3 yang sayangnya tidak ditemukan opsi untuk melakukan pengunduhan tambahan terhadap theme lainnya. Sehingga pengguna harus puas dengan 6 varian theme yang tersedia plus 2 varian theme lockscreen. Untuk melakukan perubahan theme tersebut telah disediakan shortcut Switch Theme, memudahkan pengguna dalam berinteraksi.

Dalam tampilan Menu, ditemukan beberapa aplikasi tambahan, add on khusus bagi pengguna ponsel AccessGO 4E diantaranya, Backup dan Restore untuk data dan sistem yang ada didalamnya, Compass untuk menentukan arah mata angin, Skye untuk pembayaran online beberapa rekening penting, dan Torch untuk lampu penerangan memanfaatkan flashlight di bagian punggung ponsel. Selain itu ada juga menu Info dan Garansi ponsel, bermanfaat bagi pengguna seandainya ingin tahu lebih jauh tentang perangkat yang dipilihnya, juga aplikasi Slank sebagai ambassador ponsel menyajikan pilihan Musik, Video, profile dan berita terkini.

Di opsi Pengaturan atau Setting, ada hal unik yang saya temukan lagi didalamnya. Dimana akan ada opsi pengaturan tambahan yang akan tampil ketika pengguna melakukan beberapa perubahan. Misalkan dari input sim card ke dalam perangkat, akan memunculkan opsi pengaturan SIM Management pada kelompok Wireless and Network. Begitu juga saat mencoba menginstalasi Launcher tambahan, akan memunculkan opsi pengaturan Home pada kategori Device. Dan uniknya lagi, pada kategori System, terdapat opsi pengaturan Scheduled Power On & Off untuk mematikan dan menyalakan fungsi ponsel sesuai jadwal yang diatur. Sehingga jika dibutuhkan, ponsel akan mematikan dirinya pada jam-jam tertentu, malam atau saat istirahat siang, dan kembali menyalakan diri sesuai jadwal yang ditentukan.

Ketika masuk lebih dalam lagi, saya menemukan opsi untuk mengaktifkan Tethering atau fungsi untuk mengubah ponsel menjadi wifi Hotspot dan NFC alias Near Field Communication, sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transfer atau berbagi file dengan cara menyentuhkan perangkat satu sama lainnya. Dimana untuk fungsi terakhir ini rupanya teknologinya sudah tertanam secara default pada cover belakang ponsel. dan yang lebih unik lagi, saya menemukan G-Sensor Calibration yang dapat difungsikan sebagai alat untuk menyeimbangkan posisi ponsel diatas tanah atau media lainnya, sebagaimana yang biasanya ditemukan pada alat-alat pertukangan atau alat ukur Theodolit. Menarik tentu saja.

Sedangkan untuk keamanan ponsel, selain pilihan Slide to Unlock tadi, tetdapat pula opsi standar lainnya khas Android 4.4 Kitkat yaitu Pattern, PIN, password, Face Unlock dan Voice Unlock. Untuk yang satu ini, memanfaatkan suara pengguna untuk membuka kunci ponsel dengan melakukan pengaturan dan penyimpanan suara terlebih dahulu. Keren kan ?

dan yang lebih mengejutkan lagi, masih di bagian Keamanan atau Security, terdapat opsi untuk melakukan pengaturan Auto Start Management yang berfungsi untuk memilah aplikasi yang diijinkan berjalan saat booting awal ponsel sehingga diharapkan tidak memberatkan ponsel saat berada dalam posisi standby nantinya. Bagi yang paham dunia oprek, saya yakin tahu betul fungsi opsi yang satu ini, dimana jika dalam perangkat PC dikenal dengan istilah Auto StartUp Applications.

Hardware

Bicara soal spesifikasi, bisa jadi AccessGO 4E sesungguhnya lebih pantas masuk dalam kategori menengah, dimana secara penggunaan Prosessor, terdapat Empat Inti alias Quad Core dengan kekuatan 1,3 GHz tipe Cortex A7 dikombinasikan dengan Memory RAM sebesar 1 GB, rasanya sih sudah lebih dari cukup untuk mengakomodir seabrek aktifitas online yang biasanya dilakukan generasi muda jaman sekarang dari Games, sosial media, selfie hingga hiburan musik dan video. Dari pemantauan yang dilakukan sejauh ini, dalam pemanfaatannya, ternyata tidak semua prosesor ini berfungsi secara bersamaan, akan tetapi bergantung pada jenis aktifitas yang dilakukan. Jikapun kemudian pengguna melakukan aktifitas multitasking, bisa ditebak keempat prosesor ini akan aktif bahu membahu untuk memberikan performa terbaiknya saat digunakan.

AccessGO 4E Review PanDeBaik 3

Saat diuji benchmarking menggunakan aplikasi Quadrant, hasilnya lumayan pada score 7059, berada diatas ponsel lawas HTC One X dan Asus Transformer Prime. Sedangkan saat diuji dengan AnTuTu hasilnya cukup mengejutkan, berada pada score 17.681, dibawah perangkat Xiaomi, Sony Xperia Z2 dan Samsung Galaxy Note 3. Mengagumkan bukan ?

Sayangnya hanya satu. Besaran Internal Storage masih tergolong Standar yaitu 4 GB, dimana meskipun disediakan opsi untuk menambahkan eksternal storage hingga 32 GB, namun sepengetahuan saya, besaran 4 GB ini biasanya akan dibagi lagi untuk menyimpan data serta aplikasi secara terpisah. Hal ini dapat dilihat dalam menu pengaturan/storage dimana untuk space aplikasi hanya disediakan sebesar 2 GB saja, dan sisanya diberikan untuk penyimpanan data, musik gambar dan lainnya. Yang akibatnya adalah terdapatnya keterbatasan kemampuan perangkat dalam menyimpan jumlah aplikasi yang kelak akan digunakan, termasuk diantaranya Games atau permainan.

Dalam percobaan yang saya lakukan, dengan menginstalasi beberapa aplikasi dan permainan yang membutuhkan data tambahan di kisaran 50 MB, perangkat mampu merespon dengan baik pula saat digunakan secara bersamaan atau multitasking. Namun masalah akan timbul ketika pengguna mencoba melakukan instalasi serta download data dalam ukuran GB seperti Fifa 15 atau Asphalt 8, dimana perangkat akan menyarankan pengguna untuk menghapus beberapa aplikasi atau permainan lain yang menghabiskan storage sedemikian besar atau proses tidak akan dijalankan mengingat sisa space tidak mampu mengakomodir data yang dibutuhkan.

Hal yang sama juga terjadi Ketika proses kami balik urutannya dimana setelah permainan Fifa 15 berhasil kami instalasi dan unduh data yang dibutuhkan, perangkat akan kembali menyarankan pengguna untuk menghapus permainan tersebut saat kami coba untuk menginstalasi beberapa permainan lainnya macam Clash of Clans, Paradise Island maupun Subway Surfers. Agak repot memang.

Sehingga disarankan, agar pengguna lebih selektif dalam memilih aplikasi atau permainan yang ingin diinstalasi kedalam perangkat, atau memanfaatkan aplikasi tambahan untuk melakukan pemindahan data atau aplikasi atau permainan yang mengambil space lumayan besar ke eksternal memory atau sdcard, sehingga semua aplikasi dan permainan tersebut tetap dapat digunakan dengan baik.

AccessGO 4E Review PanDeBaik 2

Ohya, apa tadi sempat saya sampaikan bahwa dengan spesifikasi tersebut games sekelas Fifa 15 dan Asphalt 8 ternyata bisa dimainkan dengan baik ?

Disamping itu secara spesifikasi lainnya, ponsel AccessGO 4E memiliki kemampuan Dual Standby untuk dua sim card berbentuk micro (sim 1) dan mini (sim 2), yang letaknya berdampingan dengan slot sdcard dibalik cover belakang. Dimana pengguna wajib mencopot batere untuk bisa memasukan ketiga kartu tersebut. Jaringannya sendiri mendukung HSDPA dan HSUPA 900 serta 2100.

Kamera

Sebagaimana yang disampaikan di awal tadi bahwa AccessGO 4E menyandangkan lensa kamera berkekuatan 5 MP di sisi belakang ponsel didukung mini flashlight untuk menjaga objek dari kegelapan, ditambah pula lensa kamera 2 MP di sisi depan untuk memuluskan hasrat ber-selfie bersama kawan lainnya.

Adapun beberapa fitur yang didukung oleh lensa kamera utama diantaranya Live foto mode, face beauty mode dan panorama mode. Dengan opsi pengaturan Exposure, Color Effect (mono, sepia, negative, aqua, blackboard dan whiteboard), Scene Mode (auto, night, sunset, party, portrait, night portrait, theatre, beach, snow, steady, fireworks, sports, dan candle light), serta white balanced. Untuk perekaman videonya sendiri mampu mendukung pengambilan HD hingga 1080p.

Baterai

Untuk mendukung daya tahan ponsel, AccessGO 4E menyematkan batere Lithium berkekuatan 1700 mAh yang dalam kondisi standby dengan aktifitas normal mampu bertahan sehari dengan kondisi full di pagi hari.

AccessGO 4E PanDe Baik paket

Harga

Jika kalian masih menganggap biasa saja ulasan sejak awal tadi mengingat secara materi bisa jadi tidak banyak hal baru yang ditawarkan, namun cobalah membacanya sekali lagi saat saya ungkap dan kaitkan soal harga jual yang ditetapkan dari pihak vendor untuk ponsel AccessGO 4E.

Hanyalah sebesar 1.010.000 rupiah saja sudah bisa dibawa pulang. Kaget ? Surprise ? Tentu saja.

Mengingat, balik lagi ke awal tadi, dengan harga sejutaan (beneran sejuta tanpa ekor 999ribunya), pengguna sudah mendapatkan sebuah ponsel yang berkemampuan optimal empat inti prosesor atau Quad Core dengan RAM 1 GB, lantjar djaja saat digunakan untuk menjajal games kelas berat macam Fifa 15 atau Asphalt 8 (apalagi Clash of Clans atau Subway Surfer), sambil diajak berMultitasking. Apakah itu belum cukup ?

Dalam paket penjualannya, ponsel AccessGO 4E dibekali dengan charger yang sekaligus berfungsi sebagai kabel data, kartu garansi, petunjuk pemakaian dan earphone. Untuk penjualannya sendiri bisa pesan secara online lewat Lazada atau gerai ponsel terdekat. Tak lupa mengambil info di tulisan sebelumnya dan halaman web mereka, untuk layanan purna jual terdapat 28 service centre yang bisa dijangkau kedepannya, baik Jakarta, Surabaya, Jogjakarta maupun Denpasar dan lainnya.