Unboxing AndroMax A, ponsel Android 4G LTE (paling) Murah untuk Semua

Category : tentang TeKnoLoGi

Pada tulisan pertama terkait AndroMax A kemarin, sudah disampaikan bagaimana kesan pertama yang bisa ditangkap baik secara visual perwajahan luar hingga dalemannya. Namun rasanya kurang lengkap kalo belum menyajikan gambar per gambar tampilan dari ponsel seharga Rp. 649.000 ini.
Simak ya.

Unboxing paket penjualan, dari kartu garansi, petunjuk penggunaan, kartu SmartFren berukuran micro berjaringan 4G LTE, earphone, kabel data sekaligus charger dan tentu saja ponsel dengan batere yang dapat dilepas.

Unboxing Android A PanDe Baik 7

Pada layar depan, terdapat lembar stiker penutup layar yang dapat difungsikan sebagai pelindung, untuk mencegah permukaan dikotori oleh sidik jari. berhubung biasanya ponsel baru tergolong susah untuk bisa menemukan screen guard spesifik.

Tampilan Menu dan Layar Depan menggunakan User Interface Trebuchet, sebagai pengaturan defaultnya.

Unboxing Android A PanDe Baik 1

Menu Pengaturan dan Gesture. Bisa diaktifkan untuk mengakses fitur tertentu dari layar dalam posisi nonaktif.

Unboxing Android A PanDe Baik 2

Pengaturan Kamera baik depan maupun belakang, sama sama memiliki resolusi 5 MP namun hanya sisi belakang saja yang dibekali lampu LED Flash. Plus Pengaturan Suara yang rupanya mengadopsi teknologi Snapdragon Audio+ untuk kualitas suara yang lebih baik saat mendengarkan musik ataupun menonton Video.

Unboxing Android A PanDe Baik 3

Terakhir ada Menu Pembaharuan dan fitur Black List. Bisa ditemukan pada opsi Panggilan perangkat.

Unboxing Android A PanDe Baik 4

Untuk kecepatan benchmarking perangkat rasanya ndak perlu sejauh itu saya sampaikan, pula uji jaringan SmartFren 4G LTE kan ya ?
Toh di tulisan sebelumnya, karena seri A masih mirip dengan spesifikasi E2, sempat pula saya sampaikan jauh lebih detail.

AndroMax A, (lagi-lagi) Ponsel 4G LTE Murah untuk Semua

Category : tentang TeKnoLoGi

Rasanya belum lama saya melepas review AndroMax E2, ponsel 4G LTE berkekuatan Quad Core dan RAM 1 GB, paling murah diantara kompetitornya.
Eh, kini mereka hadir kembali dengan spesifikasi yang tidak jauh berbeda, namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Mau tau lebih lanjut ?

AndroMax A

Datang dengan layar berukuran 4,5″ resolusi standar ponsel pemula, AndroMax A dibekali teknologi SVI (Sun Visibility Improvement) yang memberikan kenyamanan bagi mata pengguna saat menggunakan ponsel dibawah paparan matahari.
Sedangkan untuk jenis dan kecepatan prosesor, besaran RAM juga internal storage kelihatannya masih sama dengan pendahulunya.

AndroMax A PanDe Baik 2

Terdapat dual kamera yang disematkan di sisi depan dan belakang, dengan menu pengaturan setara professional, dilengkapi pula dengan lampu LED flash untuk memberi pencahayaan tambahan saat pengambilan gambar. ISO, exposure, saturasi, ketajaman warna hingga reduksi mata merah pun ada. Tidak heran apabila hasil gambar yang dihasilkan tergolong halus disandingkan kompetitor di pasar Pemula. Bagi kalian yang punya hobi utak atik pengaturan model begini, wajib diuji coba deh sepertinya.

Mengusung bahan plastik dof abu gelap, sedikit lebih nyaman saat digenggam karena tidak meninggalkan sidik jari pada permukaannya yang halus.
Penampilannya menyiratkan ponsel unibodi dimana batere tampaknya gak bakalan bisa dibuka. Akan tetapi saat ditelusuri lebih jauh, terdapat celah berbeda pada sudut bawah kanan layar yang menjadikannya cara gampang membuka cover belakang layaknya ponsel milik Nokia seri Lumia.

Posisi slot Charger bisa ditemukan di sisi kiri samping atas. Mengingatkan saya pada ponsel Android lama milik HTC, brand ternama dari Taiwan itu. Sementara tombol power dan volume, berkumpul di sisi kanan sedang audio seperti biasa ada di sisi atas.
Dikarenakan penggunaan cover yang menyerupai form unibodi ini, maka akan menyulitkan pengguna untuk melakukan aksi penekanan tombol tanpa menutupnya terlebih dahulu.

Dibalik cover terdapat tiga slot kartu. Paling kanan untuk sim card berjaringan 4G LTE dengan jangkauan yang lebih luas berkat FDD dan TDD LTE, slot tengah untuk sim card berjaringan GSM dan paling kiri untuk eksternal card yang didukung hingga 32 GB saja. Lumayanlah.
Jadi ceritanya masih mampu menampung dual sim beda operator dan jaringan plus penyimpanan tambahan film eh data sekaligus. Ehem…
Hanya saja harus membuka batere untuk bisa menggantikannya.

AndroMax A PanDe Baik 1

Saat dinyalakan, pengguna wajib melewati prosedur standar khas ponsel Android plus pembaharuan hampir seluruh aplikasi default yang tertanam pada ponsel.
Maka bersyukurlah pada bonus kuota data saat aktivasi paket pertama kalinya.

User Interface terpantau menggunakan Trebuchet Launcher dengan Android versi 5.1.1 atau permen Lolipop. Kalo ndak salah sampai saat tulisan ini diturunkan, belum pada upgrade lebih lanjut ke seri M apalagi N. Nagasari eh Nougat maksudnya.

Selain membawa fitur khas AndroMax series seperti penjadwalan perangkat untuk mati dan menyala secara otomatis, saya baru tahu kalo didalamnya disematkan pula fitur Black List yang mampu memblokir nomor atau panggilan masuk dari daftar kontak atau log yang tercatat. Bisa diperuntukkan bagi agen asuransi atau mungkin nomor mantan yang sudah meninggalkan kalian untuk menikah dengan yang lebih mapan. Eh…

Lainnya sih, saya lihat masih sama kok. Baik itu aplikasi tambahan seperti Radio, lampu senter, perekam hingga google photo, maupun kemampuan untuk melakukan pencetakan melalui cloud.

Masih penasaran dengan isi lanjutannya ?

Kenapa ndak dicoba untuk membawanya pulang dari gerai ponsel terdekat ?

Harganya cukup terjangkau kok.
Malah jauh lebih terjangkau dari pendahulunya, apalagi kompetitornya.

Hanya sekitar Rp 649.000 saja kalian sudah bisa menjajal jaringan 4G LTE berkecepatan tinggi milik SmartFren sekaligus menikmati panggilan jernih voLTE dengan bonus kuota sebesar 8 GB saat aktivasi nomor pertama kali.