Yuk, Cegah Pembobolan Akun FaceBook

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Bicara penyalahgunaan data pribadi di dunia maya tentu tidak akan terlepas dari perilaku pemilik akun yang bisa jadi sedikit lengah dalam mengelola informasi yang mereka miliki didalamnya, termasuk salah satu contoh yang akan dibahas dalam tulisan kali ini tentang Pembobolan Akun FaceBook.

Dalam beberapa kasus yang pernah ditangani, aksi pembobolan ini lebih sering berimbas pada percobaan penipuan kepada sejumlah daftar teman yang ada dalam akun tersebut dan ada juga yang menggunakannya untuk berjualan memanfaatkan nama baik si pemilik akun.

Meski telah dilakukan beberapa antisipasi, namun yang namanya aksi pembobolan tersebut rupanya tetap dapat dilakukan oleh orang yang sama secara berulang. Nah mumpung hal itu belum terjadi pada akun FaceBook yang kita miliki, yuk simak sedikit Tips dari kami untuk mencegah aksi Pembobolan Akun FaceBook.

Yang perlu diketahui sejak awal adalah bagaimana bisa orang lain itu mendapatkan cara untuk mengetahui userID atau alamat email yang digunakan dalam mengakses akun FaceBook lengkap dengan password yang sebenarnya sangat dirahasiakan keberadaannya ?

Pertama, bisa jadi informasi itu tertera secara gamblang di halaman ‘About’ atau informasi yang menjelaskan siapa si pemilik akun sebenarnya. Dimana Informasi ini dapat diakses baik oleh teman sendiri dan juga orang lain yang menginginkan hubungan pertemanan. Dari penyajian alamat email (ini termasuk modal awal usaha pembobolan) secara terang-terangan dan juga Tanggal lahir serta umur (yang biasanya digunakan sebagai password paling mudah diingat oleh pemilik, dalam bentuk delapan digit). Saran kami, usahakan untuk melakukan Setting atau pengaturan privacy secara khusus, siapa saja yang berhak melihat informasi ini.

Kedua, bisa jadi pula informasi didapatkan melalui pc sharing yang biasanya ada dalam usaha Warnet. Dari beberapa kasus, aksi pembobolan biasanya dilakukan pasca si pemilik akun mengakses FaceBook melalui Warnet langganan mereka yang sialnya lupa di-Log Out. Namun meskipun di Log Out, terkadang browser tetap menyimpan isian form yang pernah dimasukkan oleh pengguna pc sebelumnya. Sehingga ketika pengguna lain mengetikkan satu abjad saja pada kolom userID, maka pc akan merespon secara lengkap alamat email yang pernah dipergunakan untuk mengakses halaman demi halaman lengkap dengan isian password secara otomatis. Saran kami disini adalah selalu melakukan Log Out setiap kali usai beraktifitas, dan hapus Data Pribadi melalui pengaturan di masing-masing Browser yang digunakan.

Usaha Ketiga, bisa jadi memang pengguna lain secara sengaja mengincar para pemilik akun FaceBook dengan memanfaatkan aplikasi penyusup semacam KeyLogger untuk mendeteksi userID beserta password yang diketikkan melalui keyboard fisik. Saran kami jika Rekan mencurigai kemungkinan ketiga ini, dapat melakukan aktifitas dengan memanfaatkan on screen Keyboard atau Keyboad Virtual yang biasanya ada didalam setiap PC tepatnya pada All Programs/Accessories/Ease of Access.

Nah, langkah berikut yang perlu diketahui adalah kunci-kunci apa saja yang perlu dijaga dengan baik, untuk mencegah terjadinya pembobolan akun FaceBook oleh orang lain.

Pertama, alamat email yang Rekan gunakan sebagai userID/username pada akun FaceBook. Silahkan akses kembali alamat email (bukan akun FaceBook) yang Rekan gunakan tersebut, lalu lengkapi isian secara sebenar-benarnya dan tentu mudah diingat pada opsi Pertanyaan. Jika memungkinkan, manfaatkan dua alternatif Pertanyaan yang ada dalam opsi pilihan tersebut dan menggantinya dengan Pertanyaan buatan sendiri. Ini adalah modal awal apabila kelak terjadi percobaan aksi pembobolan terhadap akun email dan juga FaceBook.

Kedua, lakukan penggantian password secara rutin pada akun email atau FaceBook dan gunakan kombinasi angka serta huruf dalam bentuk kapital, lalu catat pada ponsel tentu dengan nama kontak samaran sebagai pengingat. Misalkan saja ‘kereta09kuDa’ atau ‘laptop12u54k’, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana caranya merebut kembali akun FaceBook yang sudah terlanjur dibobol oleh orang lain ? simak baik-baik Tips berikut ini.

Pertama, akses dan periksa terlebih dahulu akun email (bukan akun FaceBook) yang rekan gunakan sebagai userID/username pada FaceBook. Jika masih dapat diakses dengan baik, segera lakukan perubahan password. Namun Jika tidak lagi dapat diakses, ambil opsi ‘lupa Password’ dan dapatkan kembali akun email tersebut dengan menjawab dua pertanyaan yang telah diatur sebelumnya. Apabila langkah ini dilakukan dengan benar, maka akan diberikan opsi untuk mendapatkan password baru, lalu catat dan simpan baik-baik.

Kedua, lakukan Klaim akun FaceBook saat akses menuju akun dinyatakan salah akibat password yang dimasukkan tidak valid. Ikuti petunjuk dan langkah-langkahnya hingga Rekan mendapatkan kembali akun FaceBook yang sebelumnya telah diambil alih tersebut. Jika sudah, lakukan beberapa pemeriksaan atas perubahan-perubahan yang terjadi serta lakukan pengaturan data ataupun informasi yang sekiranya dapat disembunyikan.

Ketiga, masukkan alamat email lain yang sekiranya Rekan miliki (jika tidak, dapat dibuatkan akun email baru terlebih dahulu) sebagai alternatif userID/username akun FaceBook. Opsi ini dapat diakses melalui halaman Pengaturan Akun di pojok kanan atas halaman FaceBook. Langkah ini memerlukan persetujuan yang nantinya akan dikirim ke alamat email sebelumnya.

Apabila Langkah ketiga diatas tersebut berhasil, maka langkah keempat yang harus dilakukan adalah ‘melakukan pergantian akun email yang nantinya akan dipergunakan sebagai userID/username akun FaceBook dari alamat email yang lama ke alamat email yang baru saja dimasukkan tersebut. Hal ini untuk mencegah percobaan aksi pemboboan kedua yang sekiranya mampu dilakukan oleh orang yang sama dengan memanfaatkan alamat email lama.

Sejauh ini, Langkah penggantian alamat email pada akun FaceBook cukup ampuh dilakukan untuk mengklaim kembali akun FaceBook yang pernah dibobol dan disalahgunakan oleh orang lain, sekaligus mencegah terjadinya kembali pengulangan aksi tersebut. Namun sekali lagi, jangan lupa untuk mengganti password baik pada akun email dan juga FaceBook secara berkala yah.

8 Alasan Mengapa Saya Memblokir Akun FaceBook Anda

11

Category : tentang TeKnoLoGi

FaceBook itu rupanya masih tampak menyenangkan bagi saya pribadi meski beberapa kali sempat terserang rasa bosan dan berpindah ke akun jejaring sosial Twitter. Beberapa faktor yang menyebabkannya adalah kehadiran Group dan juga teman dunia nyata yang ikut hadir di jejaring sosial yang sama, selalu memberikan energi dan motivasi positif untuk berbuat baik dan lebih baik lagi. Sayangnya memang tidak semua teman FaceBook memiliki pemahaman yang sama dengan pikiran tersebut. Mungkin itu sebabnya kemudian saya memutuskan untuk tak lagi berteman atau bahkan memblokir beberapa akun untuk tetap bisa menjaga pikiran positif tersebut. Berikut alasannya.

Pertama, 4L4Y. Jujur saja saya pribadi masih tidak paham mengapa generasi muda sekarang lebih suka menggunakan kalimat yang menyajikan perpaduan angka, huruf dan karakter tertentu yang kemudian menyulitkan mata dan pikiran untuk membaca. Ada pula yang menyingkat atau mengurangi kata sehingga makin sulit untuk dipahami. Jika ‘Gaul’ merupakan alasan, sebetulnya gag masalah sejauh memang dapat dibaca dan dimengerti. Maka ketimbang pusing dengan Status yang gag jelas, ya dipecat saja dari daftar pertemanan.

Kedua, Mengeluh dan Menghina. Akun FaceBook bagi saya pribadi adalah satu sarana komunikasi atau ajang berbagi yang dapat memberikan suntikan semangat atau energi untuk berbuat lebih baik. Namun jika status yang disampaikan hanya mengeluh, menghina, mencaci maki apalagi dengan kalimat dan kata-kata kasar yang walaupun tidak ditujukan kepada saya, mendingan yang seperti ini dipecat pula secepatnya.

Ketiga, Promosi. Belakangan akun FaceBook pula dipenuhi oleh para pedagang dadakan yang menawarkan berbagai macam gadget atau kebaya dengan iming-iming harga murah. Beberapa diantaranya saya yakin benar bahwa ini hanyalah satu trik penipuan. Ada juga yang kemudian berkali-kali memposting iklan promosi di wall walaupun sudah pernah dihapus sebelumnya. Ketimbang ngeyel, mending dipecat duluan kan ?

Keempat, Rajin melakukan Tag Foto yang gag jelas. Kalo melakukan Tag atas foto keluarga atau kegiatan yang saya ketahui barangkali tak masalah, tapi kalo kemudian melakukannya pada foto tak senonoh atau horor, bisa jadi kelak orang yang kebetulan mampir di wall dengan amat sangat jelas bisa pula menyaksikannya. Sebebas apapun akun FaceBook, tetaplah yang namanya privacy dipertahankan.

Kelima, Salah Paham. Untuk yang satu ini dilatarbelakangi oleh perbedaan tingkat pendidikan, ruang lingkup pergaulan dan faktor pandangan pribadi masing-masing terhadap segala sesuatu. Apabila kemudian ‘cerita status’ yang saya lontarkan mengusik pikiran, jangan serta merta memprovokasi balik menyerang tanpa menanyakannya terlebih dahulu. karena bisa jadi itu hanyalah sebuah guyonan atau banyolan antar teman kantor.

Keenam, Selalu Menanggapi Negatif. Image pekerjaan saya yang sebagai PNS kerap memberikan gambaran awal yang mudah ditebak oleh pikiran setiap orang, termasuk pula teman FaceBook. Dari sekian banyak ada juga kok yang selalu menanggapi setiap ‘cerita status’ yang nyerempet ke perilaku PNS, padahal jelas yang saya sampaikan itu tidak mengarah kesana.

Ketujuh, Mengungkit Masa Lalu. Hampir sebagian besar pertemanan yang ada dalam akun FaceBook merupakan teman dunia nyata, sehingga besar pula kemungkinan bahwa mereka mengetahui seluk beluk Masa Lalu yang saya lewati. Meski tak semua menyenangkan, ada juga masa lalu yang kemudian ingin saya pendam dan lupakan, cukup menjadi sebuah catatan di benak saja. Sayangnya ada juga beberapa yang kemudian mengungkit-ungkitnya sebagai guyonan yang tidak lucu. Satu dua kali mungkin masih bisa diterima, namun jika setiap kali seperti alasan kelima diatas, mengapa juga musti saya pertahankan dalam daftar ?

Kedelapan, Minim Interaksi. Bisa Menambah banyak jumlah Daftar Pertemanan memang keren, Bahkan jika mampu lewat hingga angka 1K. Apalagi kalo berstatus sebagai orang yang populer bahkan Artis kenamaan. Namun apabila kemudian status pertemanan hanya menjadi status semu tanpa interaksi, trus buat apa dong ?

Apabila perilaku yang Rekan tunjukkan selama ini di akun FaceBook sudah mulai mengarah pada satu atau lebih dari Delapan Alasan diatas, Maka bersiap-siaplah untuk kehilangan akun FB saya dari Daftar yang Rekan miliki. 🙂

Tips memecahkan Masalah Notifikasi FaceBook for Android

Category : tentang TeKnoLoGi

Agus Sunadi, salah seorang Droiders Group BaliDroid Community jejaring sosial FaceBook beberapa waktu lalu sempat bertanya perihal tak adanya Notifikasi (pemberitahuan) dari aplikasi FaceBook for Android di perangkat yang kini ia gunakan. Padahal notifikasi lain dari akun Twitter atau Gmail bisa berfungsi Lanjtar Djaja.

Keluhan ini kemudian ditanggapi oleh Admin Group, Putra Pande, yang memberikan petunjuk penting menuju sebuah link milik TeknoUp. Dari keterangan yang ada terungkap pula bahwa Notifikasi dari aplikasi FaceBook rupanya berjalan Lantjar pada perangkat ponsel pintar bernama BlackBerry namun tidak demikian halnya dengan perangkat Android. Apakah ada kaitannya dengan pengembangan Google+ yang berusaha menyaingi keberadaan FaceBook yah ?

Terlepas dari gosip tersebut, solusi yang dapat diberikan oleh TeknoUp untuk mengatasi ketiadaan Notifikasi dari aplikasi FaceBook for Android adalah (1) meminjam perangkat BlackBerry milik teman ; (2) melakukan login akun FaceBook pada aplikasi FaceBook for BlackBerry ; (3) mengaktifkan Pengaturan Notifikasi pada opsi pilihan dan menyimpannya serta me-LogOutnya kembali.

Sayangnya, seperti yang sudah kita ketahui bersama, saya yakin akan ada satu keengganan dari pemilik Android untuk meminjam perangkat BlackBerry milik teman sejawatnya apalagi bagi mereka yang sudah kadung mengintimidasinya dengan sejuta kelebihan perangkat robot hijau ini. Gengsi dong. Hehehe… lha, trus gimana caranya ?

Gampang. Gunakan saja aplikasi BlackBerry Torch 9800 Simulator.

Bagi yang pernah melakukan aksi ‘Update Status via FaceBook for BlackBerry ‘ (dalam arti sebenarnya -bukan memanfaatkan aplikasi Status Via-) tanpa harus memiliki perangkat BlackBerry, saya yakin sudah punya aplikasi Simulator yang satu ini. Berukuran sebesar 122 MegaBytes, aplikasi BlackBerry Torch 9800 Simulator ini dapat diunduh melalui alamat resmi BlackBerry di dunia maya.

Setelah diinstalasi, jalankan aplikasinya dan masuk ke halaman Menu dengan menekan dua kali tombol berlogo BlackBerry yang ada dibawah layar. Apabila aplikasi FaceBook tidak terpantau dalam barisan Menu yang ada, silahkan pilih dan masuk ke Menu BlackBerry App World. Untuk melakukan pengunduhan terhadap aplikasi FaceBook for BlackBerry, silahkan buat akun BlackBerry ID terlebih dahulu dengan menggunakan alamat email yang dimiliki.

Langkah selanjutnya adalah masuk ke akun FaceBook dengan memasukkan user ID berupa alamat email dan password yang digunakan, kemudian tunggu proses hingga selesai. Setelah itu, silahkan tekan tombol berlogo BlackBerry untuk masuk ke Menu Pilihan (Options), centangkan opsi FaceBook Notification, simpan dan tutup aplikasi Simulator tersebut.

Jika langkah telah selesai dilakukan silahkan melakukan LogOut dan Login kembali akun FaceBook pada perangkat Android dan tunggu hasilnya. Notifikasi yang datang dari aplikasi FaceBook for Android akan bereaksi seperti harapan ketika teman memberikan tanggapan ataupun meninggalkan pesan pada halaman akun FaceBook.

Mudah bukan ?

Update Status via FaceBook for Android, Mau ?

14

Category : tentang TeKnoLoGi

Rasanya topik bahasan semacam ini sudah kali ke sekian saya tuliskan lewat blog. Baik itu Update Status via HaPe Pinjaman, via ponsel mahal atau via BlackBerry yang memanfaatkan aplikasi StatusVia atau Simulator resmi perangkat BlackBerry Torch. Sayangnya, untuk pemanfaatan aplikasi StatusVia buah karya si Oky ternyata sudah tak dapat ditemukan lagi lewat alamat link yang sama. Setelah ditelusuri lewat bantuan Mbah Google, ada dua alamat yang menyediakan aplikasi StatusVia (salah satunya bisa jadi milik si Oky) yang sekiranya dapat digunakan melalui perangkat PC/NoteBook dengan langkah persiapan mutlak menghubungkannya terlebih dahulu dengan akun jejaring sosial FaceBook.

Ternyata keinginan untuk bergaya Update Status melalui perangkat ponsel Mahal tak hanya menjangkiti pengguna pc/notebook yang tidak memiliki perangkat terkini tersebut, tapi juga pengguna Android yang dikenal dengan sebutan Androiders. Entah mengapa setiap kali mereka melakukan Update Status melalui aplikasi FaceBook for Android, yang terlihat dilayar pc/notebook ataupun layar ponsel pengguna lain tetap saja menampilkan via Mobile Web. Gag keren, ungkap mereka.

Bisa jadi perubahan status “Update Status via FaceBook for Android” terjadi sebagai kelanjutan perseteruan pihak Google (sebagai induk semang sistem operasi Android) yang baru saja mengembangkan jejaring sosial Google+ dengan pihak pengembang FaceBook sebagai saingan utamanya.

Lantas, bagaimana dong caranya agar status “Update Status via FaceBook for Android” yang dilakukan oleh para Androiders, tetap bisa tampil sempurna sesuai harapan dilayar pc/notebook ataupun layar ponsel pengguna lain ?

Gunakan saja aplikasi FB Freaky Updater

Serupa dengan pola aplikasi StatusVia yang dikembangkan untuk perangkat pc/notebook diatas, aplikasi FB Freaky Updater pun berjalan dengan pola aplikasi yang sama. Untuk bisa menjalankannya, Androiders mutlak menghubungkan aplikasi FB Freaky Updater dengan akun jejaring sosial FaceBook terlebih dahulu. Aplikasi ini bisa didapatkan melalui Android Market secara Gratis.

Aplikasi FB Freaky Updater yang saya instalasi di perangkat Android Samsung Galaxy ACE, secara default menyediakan beberapa Update Status Via yang bisa dipilih atau digunakan. Diantaranya, via Facebook for Android (lengkap dengan icon robot ijo-nya), Android 5.0 on Nokia 5110 (Nokia Pisang), Apple iPhone 4 ½, FaceBook Palm, FaceBook for BlackBerry, HTC Sensation milik Sinta dan Jojo Keong Racun, hingga iPhone 5 Rakitan Glodok.

Disamping beberapa pilihan yang bisa dicoba atau digunakan diatas, Pengguna juga diijinkan untuk membuat aplikasi Via ‘made in sendiri’ dengan bantuan aplikasi FB Freaky Updater. Modalnya hanya satu yaitu API Key/Application ID yang bisa didapatkan saat mendaftar/membuat baru aplikasi di jejaring sosial FaceBook Developers. Untuk langkah dan bagaimana cara mendapatkan API Key, bisa dilihat di tulisan lama saya terkait Aplikasi StatusVia Ponsel Mahal yah.

Nah, masih mengeluh karena gag bisa menampilkan status “Update Status via FaceBook for Android” ? be Creative ya…

MenKominfo berencana Blokir FaceBook dan Twitter ? OH NOOO

10

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang menarik dari pidato pak Presiden BeYe di media televisi beberapa waktu lalu. Beliau seakan menyalahkan Media yang ramai memberitakan kisruh di tubuh partainya hanya gara-gara sms dan juga BBM (bukan Bahan Bakar Minyak, tapi BlackBerry Messenger :p) yang dmengaku sebagai nazaruddin, bomber suap yang kini berada di negeri antah berantah.

Salah satu Buntut dari pidato pak BeYe tersebut adalah munculnya keinginan pak Tif MenKominfo kita yang senang berpantun lewat akun twitternya itu, untuk mengontrol bahkan memblokir media jejaring sosial seperti FaceBook atau Twitter yang kerap bahkan di luaran digunakan sebagai salah satu sarana paling mashyur untuk menggulingkan pemerintahan. Lihat saja Mesir dan Libya, begitu pula Malaysia.

Namun agaknya Beliau lupa bahwa tidak semua orang memanfaatkan kedua akun jejaring sosial tersebut secara negatif bahkan ekstrem. Apabila kemudian benar Beliau melakukannya, maka bersiap-siaplah bagi semua Rekan yang kini telah merasakan banyak manfaat positif dari kedua media jejaring sosial tersebut.

FaceBook maupun Twitter merupakan salah satu sarana yang paling ampuh untuk berpromosi. Baik itu untuk menjajakan barang dagangan yang berupa ponsel dan gadget terkini (walau kebanyakan bodong alias Tukang Tipu), Kebaya dan asesoris wanita (lirik-lirik Istri) atau bahkan buku, Novel dan tabloid terbaru seperti yang dilakukan Leutika, Tabloid Sinyal dan Pulsa.

Selain berdagang berdagang dan berbisnis, kedua media jejaring sosial tersebut merupakan sarana paling ampuh untuk berkomunikasi, dan tentu saja berinteraksi antar dua, tiga bahkan seribu orang dalam satu waktu. Bayangkan berapa biaya yang diperlukan apabila aktifitas ini dilakukan via video conference, voice call, sms atau bahkan kopi darat atau bersua langsung ?

Bahkan ada juga yang memanfaatkan kedua media tersebut secara 100% Positif untuk membangun persahabatan, rasa persaudaraan bahkan untuk meneruskan informasi apabila ada hal-hal yang harus disampaikan untuk mewujudkan satu event tertentu. Reuni misalkan.

Sekedar Informasi bahwa Reuni Alumni SMAN 6 denpasar Angkatan 1992 yang dilakukan pada April 2010 lalu, murni merupakan buah positif akan keberadaan media jejaring sosial FaceBook sehingga koordinasi antar alumni dapat erat tetap terjaga, apapun media komunikasi yang digunakan. Juga Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar 25 Tahun yang sedianya dilakukan 25 Juli mendatang.

Demikian halnya dengan rentetan kegiatan Yowana Paramartha Warga Pande dari sekedar berkumpul dalam jumlah terbatas hingga terbentuknya wadah organisasi di tiap kabupaten dan tentu saja wujud nyata partisipasi para anggotanya merupakan buah positif dari keberadaan dua media tersebut.

…dan meski bersifat tidak resmi, dua akun Twitter yang mengambil nama sebuah institusi pendidikan Pariwisata di Nusa Dua dan juga lembaga yang mengelola layanan Pengadaan secara elektronik Pemkab Badung, berusaha mengudara untuk memberikan berbagai informasi yang sedianya berguna bagi masyarakat ataupun mereka yang membutuhkannya.

Jadi tidak selamanya loh yang namanya pemanfaatan media jejaring sosial itu akan selalu bersifat negatif. Dan kalau benar bakalan diBlokir… oh Nooo… jangan sampai deh Pak MenKom…

Remaja dan penyalahgunaan FaceBook

8

Category : tentang Opini

Dianandha Heppista, Aisyah Putri PrayudiIbnu Farhansyah, Julianto Madura ataupun Evan Brimob barangkali hanyalah beberapa remaja yang secara kebetulan tertangkap tangan memunculkan Update Status yang kemudian menghentak puluhan, ratusan bahkan ribuan orang yang membacanya. Terlepas dari pengakuan mereka bahwa itu dilakukan karena akun yang di-Hack oleh orang lain bahkan ada juga  karena pengaruh emosi. Mereka belum tahu betapa kuatnya pengaruh sebuah Social Media bernama FaceBook.

Remaja dan FaceBook barangkali merupakan dua hal besar yang saling terkait dan sangat sulit untuk dipisahkan. Remaja yang selalu ingin menjadi yang terkini saya yakin pasti memiliki paling tidak sebuah akun FaceBook, apalagi media cetak, operator telepon dan juga berbagai brand ponsel selalu mengedepankan akun jejaring sosial pertemanan ini sebagai jualan terlaris. Demikian halnya dengan FaceBook. Remaja bisa jadi merupakan salah satu segmen pengguna terbesar.

Seiring perkembangan jaman, rupanya Remaja belum jua menyadari seberapa besar pengaruh dan kekuatan social Media yang mereka gemari tersebut. Padahal diluaran baik FaceBook ataupun Twitter, sudah dianggap mampu mengancam Keamanan Nasional seperti yang terjadi saat penumbangan rezim diktator Mesir tempo hari. Remaja yang saya lihat, rata-rata masih suka menggunakannya hanya untuk mengeluh, mengeluh dan mengeluh. Tentang pacar, sekolah, hal-hal yang sedang trend dibahas media cetak hingga kini mulai menyerempet pada soal agama dan Azas ke-Bhinekaan.

Memang, setiap orang memiliki hak untuk bebas berpendapat di negara ini. Kabarnya dilindungi oleh Undang-Undang pula. Namun yang perlu dipahami adalah kebebasan pendapat yang dilindungi itu hendaknya dapat dipertanggungjawabkan pula oleh yang bersuara, jangan asal bacot apalagi sampe menghina. Jika sudah terlanjur mendapatkan kecaman, berbagai akal buluspun dicoba untuk bisa menghindar dari tudingan. Gag jantan kan ?

Usia Remaja bagi saya pribadi sungguh merupakan usia yang rentan untuk masuk dan bebas berbicara dalam social media sekelas FaceBook ataupun Twitter. Karena di usia mereka ini yang namanya kedewasaan belum tentu bisa disamaratakan dengan remaja lain yang seusianya. Jangankan remaja, para politikus negeri inipun masih ada kok yang pola pikirnya kaya’Remaja (nyaris bebas dan kreatif, baru nyaris loh :p).

Maka itu, berhati-hatilah dalam berpikir, berkata dan bertindak. Seperti halnya ajaran Agama Hindu ada Tri Kaya Parisudha. Berpikir yang Baik, Berkata yang Baik dan Berbuat yang Baik. Sudah banyak cermin (baca:contoh) yang dapat dijadikan bahan pelajaran, diantaranya kelima nama Remaja diatas. Mereka lebih mengutamakan emosi dalam berkata ketimbang memikirkannya terlebih dahulu dan menimbang konsekuensinya. Sangat disayangkan memang mengingat satu dua diantara mereka merupakan panutan bagi remaja seusianya.

Lantas bagaimana cara agar tidak salah jalan ? selektif dalam memilih teman di Jejaring Sosial  selektif pula dalam berkata-kata (update status). Jaga perasaan orang lain, karena tidak semua orang paham dan sejalan dengan apa yang kita pikirkan, jaga pula apa yang menjadi milik kita (akun FaceBook) agar jangan sampai diambil orang.

Mengapa saya anjurkan untuk selektif memilih Teman, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang biasanya datang justru dari teman yang tidak kita kenali dalam daftar. Coba deh pikirkan, seberapa jauh atau seberapa banyak teman FaceBook yang benar-benar dikenal di dunia nyata ? saya yakin sangat banyak, apalagi bagi mereka yang punya teman hingga ribuan orang. Teman FaceBook yang memang benar-benar Teman sejati di dunia nyata, saya yakin akan mengingatkan terlebih dahulu ketimbang mencaci.  Iya gak ?

Jika dulu ada kata-kata ‘Mulutmu, Harimaumu… kini sudah berubah menjadi ‘Update Statusmu, Harimaumu…’

Banyak-banyak belajar sebelum bertindak barangkali jauh lebih bijak ketimbang baru tahu sedikit sudah ngebacot berlebihan. Bahaya. Hehehe…

Waspadai Penipuan via FaceBook

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Siapa sih yang gag tertarik dengan sebuah iklan yang menawarkan ponsel terkini milik Nokia, N8 series hanya seharga 2,5 juta saja ? atau sebuah BlackBerry 9700 yang dikenal dengan nama Onyx hanya seharga 2,85 juta ? masih bisa nego pula. Demikian pula dengan versi layar sentuhnya, Storm 2 ditawarkan hanya sebesar 3 juta saja ?

Jika yang ditawarkan merupakan produk second alias bekas, saya pribadi sih maklum-maklum saja. Karena bisa jadi, dengan harga penawaran semurah itu, kondisi ponsel belum bisa dijamin sepenuhnya. Tapi bagaimana jika ditawarkan dalam kondisi baru ? apakah Anda tidak tertarik untuk membelinya ?

Jejaring sosial berbasis pertemanan FaceBook rupanya tak hanya bisa dimanfaatkan oleh mereka yang memang bermaksud untuk mencari teman lama ataupun pacar lama, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk berjualan. Sayangnya seperti halnya dunia nyata, berjualan yang dilakukan melalui dunia maya dengan memanfaatkan FaceBook sebagai tempat display dan marketingnya kini malah kerap disalahgunakan untuk melakukan aksi penipuan.

Ada beragam informasi yang saya baca terkait aksi ini. Dari yang memang sudah tertipu dan tak jua mendapatkan tanggapan dari pihak penjual lantaran posisi si penjual berada di luar daerah, yang langsung melaporkannya ke polisi hingga yang masih dalam tahapan was-was menanti lantaran uang yang sedianya digunakan untuk membeli barang sudah terlanjur dikirim.

Murahnya barang atau gadget yang ditawarkan memang menarik perhatian bagi mereka yang sedang berniat memiliki atau berburu untuk dijual kembali. Namun sebelum melangkah lebih jauh, perlu diketahui sebelumnya apakah barang atau gadget yang dimaksud memang merupakan produk asli atau branded dari pabrikan yang dimaksud ataukan hanya berupa replika ? karena dari pemantauan yang saya lakukan, beberapa penjual memang secara terang-terangan menyatakan bahwa apa yang mereka tawarkan hanya berupa Replika atau Tiruan, kendati berharga diatas 2 juta rupiah. Itu sebabnya untuk sebuah replika ponsel pintar seperti BlackBerry atau Nokia, disebutkan memiliki kemampuan Dual SIM on, yang notabene biasanya hanya dimiliki oleh perangkat ponsel China.

Hal yang kedua yang barangkali perlu diwaspadai adalah lokasi si penjual dan tentu saja Kredibilitasnya. Mengapa demikian, jika posisi si penjual berada diluar daerah dimana kita tinggal, lebih baik ditunda dulu deh keinginannya untuk melakukan transaksi. Ini untuk mencegah terjadinya aksi penipuan dimana kita sebagai korban, dijamin bakalan kesulitan dalam mengurusnya. Prioritaskan para penjual yang memang memiliki tempat tinggal pasti di lokasi yang kita ketahui. Untuk pasar Denpasar, salah satu yang bisa dipercaya untuk transaksi semacam ini adalah BaliNoteBook.com yang pemiliknya dikenal bernama Ichwan. Terkait kredibilitas, ada baiknya rasa kecurigaan diberikan terlebih dahulu pada si penjual yang berseberangan pulau. Tanyakan padanya, kira-kira siapa yang ada disekitar lokasi tempat tinggal kita yang dapat dipercaya sebagai referensi untuk menanyakan soal Kredibilitas si Penjual. Jika memang belum ada, lebih baik pikir-pikir dulu deh.

Syukur apabila si penjual yang menawarkan terlebih dahulu Referensi lokal disekitar tempat kita tinggal untuk meyakinkan pembeli, seperti yang saya alami sekitar tahun 2006 lalu. Sehingga proses transaksi yang walaupun berbeda pulau, tetap aman bisa dilakukan.

Segala tindak percobaan penipuan yang dilakukan dengan memanfaatkan media jejaring sosial FaceBook memang patut kita waspadai sejak dini. Jangan tergiur terlalu cepat dengan iming-iming harga yang murah. Waspadalah !!! Waspadalah !!!

7 Langkah Rebut Kembali akun FaceBook-mu

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan tulisan sebelumnya terkait ‘Berdayakan akun Email untuk Merebut Kembali akun FaceBook-mu’, kali ini sesuai janji, saya akan berikan 7 langkah untuk merebut kembali Akun FaceBook yang dibobol, seandainya terjadi perubahan email ataupun password.

Langkah Pertama, periksa kotak masuk (inbox) pada akun email, dimana ketika terjadi perubahan alamat email yang digunakan sebagai User ID pada akun FaceBook ataupun kode sandi / password, secara Default pihak FaceBook akan mengirimkan email konfirmasi untuk memastikan apakah benar Pemilik yang sebenarnya melakukan tindakan tersebut. Seandainya pun tidak, pihak FaceBook memberikan kesempatan pada Pemilik akun FaceBook yang sebenarnya, untuk mengklaim kembali akun FaceBook yang telah dibobol tersebut.

Langkah Kedua, klik pada link atau alamat yang tertera pada email tersebut. Jika tidak bereaksi, copy paste-kan alamat tersebut pada jendela Browser yang bisaa  digunakan. Adapun halaman yang akan dituju adalah Pemberitahuan untuk menangguhkan halaman akun FaceBook sementara waktu.

Langkah Ketiga, klik pada tombol ‘Secure my Account’ apabila memang benar akun FaceBook yang tertera dibagian atas tombol, merupakan akun FaceBook yang dimaksudkan. Halaman akan berganti dengan Pernyataan bahwa halaman akun ditangguhkan untuk sementara.

Langkah Keempat, klik pada tombol ‘Lanjutkan’ untuk mengakses halaman perubahan kata sandi. Pada halaman ini, seperti halnya saran saya beberapa waktu lalu, diharapkan untuk input sandi atau password baru, pengguna dapat mengkombinasikan huruf, angka dan karakter dengan jumlah minimal 7 karakter. Jika sudah, klik pada tombol ‘Ganti Kata Sandi’.

Langkah Kelima, lakukan pengiriman kata sandi yang baru saja diganti, ke akun email yang digunakan sebagai User ID akun FaceBook. Jadi, untuk meyakinkan bahwa kata sandi telah diubah, periksa kembali email yang digunakan, dan kalau bisa catatkan untuk lebih mudah mengingatnya.

Langkah Keenam, FaceBook memberikan Tinjauan aktifitas yang dilakukan pada akun FaceBook selama kecurigaan akan pembobolan akun (perubahan email atau password) itu muncul, untuk melihat seberapa jauh langkah si pembobol nantinya. Pengguna dapat memperkirakan perubahan apa saja yang kelak bakalan dilakukan seandainya akun bisa dipulihkan kembali. Jika memang tidak perlu, abaikan saja.

Langkah Ketujuh, klik pada tombol ‘Kembali ke Beranda FaceBook’ untuk mengakhiri proses pemulihan akun.

Jika akun sudah diperoleh kembali, silahkan periksa halaman Beranda, Pesan, Chat dan lainnya serta mohonkan informasi pada Teman yang ada dalam Daftar untuk mengkonfirmasi apabila ada kesalahan-kesalahan yang dilakukan ketika akun diambil alih. Berharap saja bahwa si pembobol tak melakukan banyak hal negatif yang menyinggung perasaan.

Semoga Tips kali ini bisa Berguna. Salam dari Pusat Kota Denpasar

Berdayakan Email untuk Merebut kembali akun FaceBook-mu

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Belum jua habis membahas seluk beluk FaceBook, kali ini saya ingin berbagi pengalaman seputar apa yang harus dilakukan ketika seseorang membobol akun FaceBook yang kita gunakan.

Ada dua hal yang paling memungkinkan untuk dilakukan. Pertama, menunggu dan mencoba terus untuk melakukan login ke akun FaceBook dengan harapan si pembobol akan melakukan sign out atau log out dalam waktu yang tidak lama. Kedua, mengupayakan langkah melalui akun Email yang digunakan sebagai user ID pada akun FaceBook. Langkah kedua ini harus dengan segera dilakukan untuk memeriksa apakah terjadi perubahan alamat email yang biasanya digunakan untuk login atau bahkan perubahan password.

Saya yakin, tidak semua pengguna atau pemilik akun FaceBook begitu peduli dengan akun email yang dimilikinya. Alasannya sederhana, karena Notifikasi atau pemberitahuan akan segala aktifitas didalam akun FaceBook jauh lebih mudah diakses melalui halaman akun ketimbang membaca satu persatu email yang diterima dari FaceBook.

Padahal, ketika seorang pengguna atau pemilik akun FaceBook mengalami kebobolan akun, Email merupakan satu-satunya Dewa Penolong yang dapat kita andalkan untuk mendapatkan kembali akun FaceBook, agar tidak disalahgunakan oleh orang lain. Mengapa demikian ?

Berdasarkan pengalaman saya mengelola tiga akun FaceBook secara berkala (salah satunya akun permanen), segala aktifitas perubahan yang dilakukan atas akun FaceBook, dengan segera diberitahukan ke alamat email yang digunakan sebagai User ID. Apalagi jika perubahan itu menyangkut perubahan alamat email yang akan dijadikan User ID atau bahkan perubahan sandi / Password.

Itu sebabnya, selain saran saya kali ini untuk tetap memberdayaan akun email (terutama yang dijadikan sebagai User ID FaceBook) sebaik mungkin (diperiksa secara berkala), saran lainnya adalah tetap memelihara password dengan menggunakan kombinasi huruf dan angka.

Lantas, bagaimana langkah ataupun cara yang dapat dilakukan untuk merebut kembali akun faceBook yang dibobol orang ? tunggu tulisan saya selanjutnya.

Tips Aman Cegah Pembobolan Akun FaceBook

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah lama ya kiranya saya gag nulis Tips Aman Penggunaan akun FaceBook, namun bisa dikatakan tulisan kali ini hanya pengembangan dari tulisan saya terdahulu terkait keamanan akun Internet agar tak dibobol orang lain.

Sebelum saya lanjutkan, perlu diketahui bahwa hari Selasa sore kemarin, seorang teman sempat panik menghubungi saya via ponsel. Lantaran akun FaceBook yang bersangkutan rupanya telah dibobol (hack) oleh seseorang dan memanfaatkan kelengahan beberapa teman yang ia miliki dalam daftar untuk mengirimkan sejumlah pulsa ke nomor tertentu. Bersyukur, dalam hitungan jam, aksi ini dapat dihentikan, segera setelah si pembobol melakukan aksi sign out dari akun tersebut. Masih bersyukur si pembobol belum sampai mengubah semua data hingga password yang digunakan, sehingga akun masih bisa didapatkan kembali.

Demikian halnya dengan halaman Blue Eyes Café yang hari rabu pagi kemarin kedapatan meng-update status yang menghina Agama Hindu. Kabarnya halaman Blue Eyes Café ini merupakan sebuah halaman lama milik tempat dugem tersebut, dan kini telah berpindah ke halaman atau group baru, Blue Eyes Bali. Ditenggarai halaman lama Blue Eyes Café ini telah dibobol oleh orang lain (hacker) atau disalahgunakan oleh pihak Manajemen lama yang mengelola halaman tersebut. Dalihnya sih, persaingan bisnis atau penjatuhan Citra. Meski pihak manajemen baru Blue Eyes Bali telah memohon maaf baik di halaman tersebut, halaman miliknya sendiri dan juga halaman BLoG ini, bagi saya pribadi Blue Eyes seharusnya dengan segera mengultimatum manajemen lama, mengambil alih halaman dan menghapusnya demi keamanan nantinya.

Dua kasus diatas merupakan hal yang baru saya alami minggu ini. Sangat disayangkan memang, ketika sebuah akun FaceBook dibobol orang lain dan kemudian menyalahgunakan kewenangan yang didapat sehingga si pemilik merasa dirugikan. Namun inilah yang namanya sebuah resiko ketika kita sebagai pemilik akun telah teledor baik disengaja atau tidak, dalam menjaga user ID dan Password agar tak diketahui orang lain.

Beberapa waktu lalu, seorang blogger Senior  sempat menuliskan sebuah Notes tentang Tips bagaimana caranya membobol akun FaceBook teman Anda. Beberapa petunjuk yang tertera dalam Notes tersebut mengingatkan saya pada kebisaaan lama akan riskannya pengamanan atas password yang saya gunakan. Saya yakin banyak orang pun demikian. Salah satunya yang paling saya ingat adalah ‘Menggunakan enam atau delapan digit tanggal lahir’ merupakan satu kebisaaan yang lumrah dilakukan untuk mempermudah ingatan. Jika Anda termasuk memiliki kesamaan pola pikir seperti itu, segeralah melakukan perubahan password untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Lantas bagaimana caranya untuk mengetahui user ID atau dalam hal ini alamat email yang bisaanya mutlak digunakan untuk login ke akun FaceBook ? Gampang. Mampir saja di halaman akun FaceBook yang ingin dibobol lantas buka halaman Info. Pengaturan default sebuah akun FaceBook akan dengan jelas menampilkan alamat email yang Anda gunakan kepada Publik secara cuma-cuma. Bagi yang jeli, tinggal kombinasikan saja dengan enam atau delapan digit tanggal lahir yang bersangkutan yang saya yakin tertera pula dihalaman yang sama.

Trus, gimana dong Tips Aman untuk menCegah Pembobolan Akun FaceBook yang Anda gunakan ?

Pertama terkait Password, masih sama dengan Tips yang saya berikan terdahulu. Yaitu gunakan kombinasi Angka dan Huruf yang barangkali akan merangkai satu kata atau kalimat pendek tanpa spasi. Ini saya sarankan apabila Anda menganggap bahwa apa yang Anda sajikan dalam halaman tersebut merupakan hal yang penting. Termasuk kemungkinan untuk penyalahgunaan atau penjatuhan Citra tadi. Misalkan ‘teddy80ngganteng’ atau ‘mirah07merah’ atau bisa saja gunakan plat kendaraan Anda ‘dk2585cw’. Hehehe…

Kedua, terkait alamat email pada halaman Info akun FaceBook, lakukan Pengaturan Keamanan yang dapat diakses melalui pojok kanan atas halaman akun pada tampilan pc atau laptop. Silahkan Atur kembali Keamanan data maupun Info yang Anda ingin tampilkan pada orang lain (yang melakukan pencarian atas nama Anda), Teman (yang memang sudah ada dalam daftar) atau Teman dari Teman (yang bisa jadi malah tidak berteman dengan Anda). Lalu simpan kembali.

Usahakan untuk menutup akses masuk ke data email dan tanggal lahir Anda. Namun, kalaupun memang Anda menginginkan ada ucapan Selamat Ulang Tahun yang masuk saat hari lahir menjelang, berikan opsi ‘Hanya Teman’ saja yang boleh melihat Tanggal Lahir Anda. Semoga Tips ini berguna.

Update Status FaceBook/Twitter dengan BLackBerry Torch 9800S

28

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagaimana caranya membedakan update status via FaceBook for BLackBerry antara yang menggunakan perangkat BLackBerry dengan yang memanfaatkan aplikasi ‘update status via’ seperti yang pernah saya tulis tempo hari ? gampang kok…

Arahkan kursor mouse melalui layar pc atau laptop dan perhatikan alamat url yang dituju oleh tulisan update status via FaceBook for BLackBerry yang biasanya terdapat dibawah status orang yang bersangkutan. Kalau alamat yang dituju adalah facebook.com/mobile/?v=2254487659, itu artinya status di-update melalui perangkat BLackBerry apapun serinya. Namun apabila alamat yang dituju adalah facebook.com/apps/application.php maka bolehlah sedikit curiga dengan update status orang yang dimaksud. Update status model begini biasanya dilakukan hanya untuk gaya-gayaan saja, seperti yang pernah saya lakukan terdahulu. Sisi positifnya adalah, update status bisa dilakukan dengan model via apapun. Mau dengan iPad, iPhone 4, Android, bahkan via mesin ketik, warnet atau kamar mandi pun bisa. Tergantung kreatifitas pikiran.

Trus, kira-kira ada gak ya cara untuk update status via FaceBook for BLackBerry tanpa harus membeli atau memiliki perangkat BLackBerry yang dikenal dengan harganya yang mahal itu ? tapi gak mengundang kecurigaan siapapun ? ada kok. Gunakan saja BLackBerry Torch 9800S. Sekedar informasi bahwa yang dimaksud BLackBerry Torch 9800 itu adalah rilis terkini yang edar dengan kisaran harga 7 juta (resmi) dan 11 juta (BM). Lah, katanya tidak harus membeli atau memiliki ?

Nah, embel-embel S yang saya sematkan pada seri 9800 diatas adalah Simulator alias aplikasi pc yang biasanya digunakan untuk menguji penggunaan handset oleh para pengembang aplikasi berbasis sistem operasi handset yang dimaksud. Modalnya Cuma satu. Koneksi Internet.

Koneksi internet mutlak dibutuhkan untuk mengunduh dan menjalankan aplikasi Simulator BLackBerry Torch 9800 ini dari situs resmi milik BLackBerry, dengan besaran file 105 MB saja. Aplikasi ini fungsinya kurang lebih sama dengan aplikasi simulator BlackBerry Bold 9000 dan Storm 9500 yang pernah saya tulis terdahulu.

Dibandingkan pendahulunya, Simulator BLackBerry Torch 9800 ini tidak memerlukan aplikasi tambahan lagi untuk dapat memfungsikan web browser secara normal (seperti halnya perangkat BLackBerry secara nyata). Disamping itu, ada juga nilai tambah yaitu telah disuntikkannya secara default aplikasi FaceBook, Twitter, My Space, Yahoo Messenger dan aplikasi jejaring sosial lainnya dalam tampilan Menu yang syukurnya bisa digunakan pula dengan baik. Sayangnya yang namanya fitur BLackBerry Messenger, fitur unggulan dan layanan utama tetap tidak dapat digunakan. Hehehe… maunya…

Hebatnya, aplikasi FaceBook atau Twitter yang saya sebutkan diatas, dapat berfungsi pula layaknya ‘memiliki’ sebuah perangkat BLackBerry secara nyata. Yang saya maksudkan disini adalah untuk ‘update status’ yang dilakukan melalui Simulator BLackBerry Torch 9800 ini rupanya menyajikan alamat url yang sama (baca kembali paragraf kedua tulisan ini) dengan update status yang dilakukan melalui perangkat BLackBerry secara nyata. Ini artinya, seandainya ditelusuri oleh orang lain (melalui alamat url yang diperlihatkan dalam keterangan update status) pun update status yang dilakukan melalui aplikasi Simulator BLackBerry Torch 9800 tidak akan ketahuan bahwa sesungguhnya ‘tak satupun perangkat BLackBerry ada di tangan. Huahahahaha…

Dengan memanfaatkan Simulator BLackBerry Torch 9800 inilah, beberapa update status yang saya rilis satu minggu terakhir kelihatannya jadi makin mentereng, lantaran menyematkan update status via FaceBook for BLackBerry yang kalo diperiksa akan mengarah pada alamat url facebook.com/mobile/?v=2254487659. Surprise bukan ?

*

Saya menemukan (lebih tepatnya lagi, mendapatkan) BLackBerry Torch 9800S (simulator) ini saat Pelatihan di kantor LPSE Propinsi hari Jumat lalu, sesaat setelah mendapatkan newsletter dari pihak BLackBerry.  Melalui tulisan diatas pula, (sekali lagi) saya memohon Maaf pada Rekan-rekan yang begitu antusias meminta nomor PIN perangkat BLackBerry Torch 9800 dan juga yang begitu antusias ingin membelinya. Hihihi… *kabur ah…