Untung hanya dalam Mimpi

Category : tentang KHayaLan

Ini kali kedua saya menginjakkan kaki di Batam. Seperti halnya lawatan ke Thailand beberapa waktu lalu, saya lebih memilih menjelajah sendirian ketimbang mengikuti kegiatan paket tour yang ditawarkan. Kali ini anggota yang ikut, semua saudara dari pihak Ibu yang sedang bersantai di tepi pantai depan sebuah hotel dengan kamar yang tersebar laiknya Cottages.

Sayangnya Pikun yang dimiliki rupanya terlalu besar. Saya kehilangan satu tas besar berisi ponsel, baju, dompet berisikan kartu identitas, dan semua kebutuhan selama berada di Batam. Stress tentu saja.

Dengan berkeliling area hotel yang seingatnya tadi masih ditenteng seputaran lokasi, saya mendapat banyak godaan dalam upaya pencarian yang sangat melelahkan. Diantaranya beberapa ponsel yang dicharge begitu saja, sempat menimbulkan ide mengambilnya untuk digunakan berkabar pada beberapa kawan dan tentu saja Istri, pun tas tas tak bertuan yang ditawarkan oleh para pegawai hotel sebagai ganti tas yang hilang tadi. Bersyukur saya tak tergoda satu pun, dan menemukan tas yang dicari dalam kondisi utuh di halaman belakang hotel, lokasi pertama yang saya kunjungi setibanya disini.

Lega ? Ya, Tentu. Sangat bersyukur malah. Maka gak salah kalau saya merayakannya dengan sepiring nasi goreng dan semangkok es kelapa muda.

Dalam perjalanan balik ke hotel, saya bersua seorang artis yang sebentar lagi tampil bersama anjingnya, dan diceritakan berbadan kekar dan berpose layaknya patung Tarzan di area Tiger Zoo Pattaya tempo hari.

Diceritakan ? Yup… karena semua adegan tadi hanyalah sebuah mimpi seorang pns yang kecapekan setelah beraktifitas seharian. Agak ngalor ngidul, tapi tetap bersyukur bahwa semua kehilangan dan penemuan kembali memberikan senyuman di akhir kisah dan semangat saat terbangun dari tidur.

Untung saja semua ini hanya terjadi dalam Mimpi…

Andromax M2P, 4G Mifi Terjangkau dari Smartfren

16

Category : tentang KHayaLan, tentang TeKnoLoGi

Akses jaringan 4G kalau tidak salah pertama kali masuk dan diujicoba di Indonesia sekitaran akhir tahun 2013 lalu. Diprakarsai oleh operator Bolt yang mencoba peruntungan melalui penjualan modem router dengan harga yang cukup terjangkau bagi sebagian besar calon konsumen di Indonesia. Dalam perjalanannya, akses 4G ini dikenal pula dengan istilah lain yaitu LTE, mulai dilirik oleh tiga operator raksasa, Telkomsel, XL Axiata dan Indosat yang belakangan tak mau kalah meluncurkan beberapa rilis ponsel yang mendukung jaringan tersebut di beberapa kota besar. Masih minimnya pemain yang masuk dalam pangsa pasar ini membuat Smartfren melalui produk teranyar mereka Andromax 4G mulai melirik pula perolehan kue di segmen ponsel smartphone dan melanjutkan penjualan modem router wifi dalam dua seri, M2Y dan M2P.

Smartfren PanDeBaik M2p

Kebetulan yang saya pegang saat ini, seri Mifi Andromax M2P satu dari dua Mini Router 4G LTE 2.300 MHz dan 850 MHz yang dilepas oleh Smartfren beberapa waktu lalu. Disandingkan dengan modem keluaran awal Connex M1 yang hanya mampu mendukung hingga 6 devices dalam sekali waktu, seri M2P ini bisa diexpand lebih banyak lagi hingga 32 devices terhubung dalam sekali waktu. Ideal untuk sebuah warnet di lingkungan pribadi. Ups…

Dengan kapasitas baterai sebesar 1.500 mAh, modem Mifi M2P kali ini tidak lagi dapat digunakan sebagai perangkat Power Bank sebagaimana halnya pendahulu Connex M1. Model ini merupakan seri lite dari Mifi serupa M2Y yang diluncurkan bersamaan, dengan tambahan dimensi ketebalan untuk kapasitas baterai yang sedikit lebih besar serta dukungan slot micro sdcard untuk fungsi wireless storage.

Secara teoritis, jaringan 4G atau LTE ini seharusnya mampu melakukan akses internet 75 MBps hingga 300 MBps untuk downlink. Yang sayangnya saat diujicoba di seputaran Kota Denpasar dan Badung, sebagaimana klaim Smartfren yang sudah terlayani dalam jaringan mereka, kecepatan unduh yang terpantau hanya mampu ditangkap sekitar 5 MBps hingga 10 MBps saja. Berikut beberapa gambar yang dapat dibagi terkait pengujian kecepatan unduh dengan menggunakan aplikasi SpeedTest.

Smartfren PanDeBaik M2p Toyota Dps

Smartfren PanDeBaik M2p Abs Badung

Smartfren PanDeBaik M2p Sempidi

Mifi Andromax 4G seri M2P ini ditawarkan dengan harga 399ribu saja, hadir dalam dua pilihan warna, putih dan hitam, berukuran mini dan ringan untuk dibawa dalam kantong kemanapun kita pergi. Terdapat satu tombol Power untuk menon/aktifkan perangkat dihimpit dua indikator berwarna hijau saat dinyalakan, untuk pemantauan daya baterai dan kekuatan sinyal yang ditangkap. Warna indikator ini akan berubah seiring menurunnya kekuatan jaringan yang terpantau disekitar pengguna.

Slot Kartu RUIM yang di lock hanya untuk Smartfren dapat ditemukan dibalik cover belakang, dengan membuka baterai terlebih dahulu. Saat pertama kali melakukan aktivasi, kuota bonus data yang dapat digunakan sebagai uji coba awal bagi pengguna hanya sebesar 1,5 GB saja meskipun belum disuntikkan pulsa. Kabarnya, kuota tambahan sebesar 4,5 GB Free akan diberikan apabila melakukan pengisian ulang dengan nominal sebesar 100ribu rupiah diluar kuota resmi yang didapat dengan aktivasi paket tersebut.

Opsi pengaturan Mifi Andromax 4G M2P ini dapat diakses ketika perangkat disambungkan ke layar pc yang secara otomatis menuju alamat http://smartfren.m2p/ melalui jendela browser. User password default yang diatur adalah ‘admin’ tanpa tanda petik untuk kedua kolom tersebut. Disarankan untuk melakukan perubahan password demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan nantinya.

Saat mengakses halaman Admin perangkat Mifi M2P ini, user diberikan hak kuasa penuh untuk melakukan pengaturan lebih lanjut baik ijin akses bagi user lain yang dikehendaki ataupun tidak, hingga sharing konten lainnya yang ditawarkan oleh Smartfren. Selain aplikasi/tampilan UI yang tampil dalam jendela browser pc, aplikasi serupa dapat pula ditemukan pada pasar milik Android dan iOS dengan proses pendaftaran Registrasi terlebih dahulu menggunakan alamat email pengguna.

Berbeda dengan aplikasi/tampilan UI versi desktop pc, aplikasi MySmartFren yang hadir dalam perangkat mobile dapat difungsikan pula untuk penambahan token pulsa dengan menggunakan kode 16 digit pada voucher yang dijual bebas di pasaran. Sangat memudahkan pengguna untuk melakukan pengisian ulang.

Overall, Mifi Andromax 4G seri M2P ini dapat menjadi satu alternatif pilihan bagi kalian yang menginginkan akses internet yang murah dan terjangkau, meski kelihatannya masih harus menunggu agar jaringan Smartfren dapat terlayani dengan maksimal di berbagai cakupan wilayah yang ada.

Intermezo 10 Juni

Category : tentang KHayaLan

Cukup lama juga ya, saya gak kesampean nulis dan update isi blog ini. Selain kesibukan yang dapat dijadikan kambing hitam alasan utama, minimnya niat juga mendukung akan menurunnya kuantitas menulis dua bulan terakhir. Malas, Bosan, dan Jenuh.

Gak banyak aktifitas yang saya lakoni sejak rutinitas terakhir lalu. Bangun pagi, keloni tiga anak, mengantar sekolah, kerja, pulang, lalu beristirahat sambil mengeloni tiga anak cantik yang makin hari makin bertambah kebutuhan perhatiannya. Hobby ? Sudah makin jarang dipenuhi. Termasuk menulis salah satu diantaranya. Wiiihhh…

Mangkel, Jengkel dan Geregetan. Rasanya juga sudah cukup menjadi alasan buat nendang orang. Nendang mereka yang masih saja minta uang atas dalih pengamanan atau bisa jadi upeti, dijaman KPK sudah mulai masuk di semua lini, yang kalo ketemu masalah lebih suka melempar handuk dan cuci tangan. Seenaknya sendiri. Semau Gue. Sama sekali gak mencerminkan panutan. Lalu apa salah jika banyak orang lalu antipati dan mencurigai ? Weleh…

Capek, Letih dan Lesu. Menjalani kesibukan yang sama dan berkesinambungan tanpa jeda selama dua tahun lamanya, cukup membuat volume pikiran terkuras tanpa pernah merasakan libur panjang dan menikmati hidup tanpa, beban, tekanan, intervensi dan maki maki. Padahal apa sih yang kurang dari pelayanan yang diberikan ? Tinggal menunggu waktu saja, toh semua resources ada dan lengkap. Aduh…

Intermezo PanDeBaik

Tapi ya sudahlah. Semua itu sudah tenggelam dalam senyum dan tawa Gek Mutiara juga candaan Intan dan Mirah. Meski sekejap, namun semua itu lumayan mengurangi godaan yang ada. Keluarga memang yang terbaik sebagai obat kehidupan.

Jadi maaf kalo saya jarang hadir mengisi halaman ini. Memang susah rasanya menuangkan isi pikiran seringan dahulu. Kapan saja dimana saja selalu mampu. Kini pikiran lebih banyak dibebani urusan trik intrik politik yang membosankan dan gak cocok untuk dipikirkan dalam jangka lama. Bikin enegh dan muak.

Mimpi itu…

Category : tentang KHayaLan

‘Bos, ada yang gak beres terjadi pada tim kita Bos…’
‘Bos, ada yang gak beres terjadi pada tim kita Bos…’

Kalimat itu berulang-ulang terdengar pada telinga disela ingatan yang makin berkurang…
Padahal rasanya baru saja kupejamkan mata untuk meninggalkan gelapnya dunia masuk ke dunia lain yang kuharapkan sejak tadi.

Suasana yang terekam tak jauh berbeda dengan gentingnya pertempuran ala spionase 007 yang kutonton sebelum tidur tadi. Penuh intrik yang membutuhkan tindakan dan tanggapan secepatnya.

Tapi rupanya… ‘pak, pak… pak…’

Suara istri terdengar sayup tapi pasti…

‘Intan ngompol pak… tadi lupa dipakein Pampers…’

*aduh !!!

Aku dan Pikiranku

1

Category : tentang KHayaLan

Terbangun dari tidur tanpa semangat mungkin sudah biasa dilakoni. Apalagi ditambah dengan beban pikiran yang mendera bathin rasanya memang gak ingin melanjutkan hari sementara waktu. Penat. Galau.

Ada rasa prihatin pada kondisi beberapa kawan yang mencoba curhat padaku kemarin. Kasihan juga mereka. Sementara aku masih bisa bersyukur atas semua anugerah yang diberikan-Nya hingga hari ini. Pula atas dukungan keluarga yang masih hangat tanpa cela.

Ada juga rasa iri pada beberapa kawan yang sudah mapan dan menghabiskan waktu luang mereka dengan menyalurkan hobi, jalan jalan bersama keluarga hingga berkumpul dengan saudara lain bahkan menjalani kesehariannya dengan pandangan yang berbeda dan tak pernah terpikirkan.

Aku dan pikiranku.
Seakan masih mencekik semua rencana yang ada didepanku.

Puja Trisandhya sudah selesai berkumandang dari corong bale banjar nun jauh disana. Dan aku masih malas untuk segera bangun dari kesendirianku selama ini. Ada banyak hal yang ingin kuselesaikan dalam waktu yang sempit ini.

Intermezo diatas Awan

Category : tentang KHayaLan

Pesawat masih berada di ketinggian menuju Jakarta, tapi rasa kangen ini sudah mulai menyerang jiwa.

Kangen pada ketiga putri kecilku. Kangen pada keluh kesah istriku.

Sementara satu dua film yang kutonton pada layar sandaran kursi pesawat, tak mampu lupakan semua senyum manis yang ada.

Ah, aku kangen rumah…

Secara pribadi, aku memang tak menginginkan perjalanan ini…

Saat saat seperti ini, jadi mengingatkanku pada persoalan keluarga yang ada. Dari rencana perceraian seorang kawan, atau konflik rumah tangga kerabat yang kini berujung pada pisah ranjang bahkan pisah rumah. Sementara anak anak mereka jadi terlupakan.

Masih syukur, istriku hanya bisa melampiaskan kemarahannya akibat kelakuanku yang belum juga mampu menampakkan kedewasaan seorang Kepala Keluarga. Aku amini kali ini.

Aku hanya pintar di dunia kerjaku. Tapi di rumah ? Aku belum mampu memberikan kenyamanan berpikir dan bersikap bagi semua anggota keluarga yang ada dalam hidupku. Aku Egois. dan Malas.

Barisan awan tampak jauh ada dibawah pesawat. Cuaca lagi cerah hari ini.

Kemarin, istri masih sempat curhat. Menodong waktuku untuk bisa bicara lebih serius. Sepertinya aku paham yang ia inginkan. Termasuk soal rasa letihku pasca pulang kerja atau kembali dari bepergian. Seenaknya. Lantaran sok tahu inilah yang membuatku masih menunda harapan itu. Sama seperti undangan rekan kerjaku, pak Wayan Adi di Bappeda, yang meminta waktu untuk membahas usulan jalan lingkungan tahun depan. Namun karena mood belum jua datang, hingga kini aku belum mau hadir di ruangan itu. Egois bukan ?

Dan terkadang aku merasa penat dan jenuh dengan pekerjaan dan rutinitasku selama dua tahun ini. Banyaknya tekanan dan permintaan, tak diimbangi dengan waktu dan kewenangan untuk menyelesaikannya, membuat hari hari kerja yang ada cenderung membosankan. Entah apakah semua staf yang ada di ruangan itu merasakan hal yang sama atau tidak. Jadi bisa dikatakan, secara sudut pandangku sebagai pegawai, perjalanan ini memang kuharapkan kehadirannya untuk berlibur, menjauhi semua beban dalam tiga hari kedepan.

Seorang anak laki laki tampak senang dipandu pramugari di lorong pesawat. Apa kabarnya putri putri kecilku yang lucu hari ini ?

Tiga penumpang lain yang ada di deretan bangku nomor 35 ini, masih tampak nikmat dalam tidur lelapnya. Sementara aku, masih bingung mau apa setibanya di tujuan.

InTan, Mimik Susu dan BaBa

Category : tentang KHayaLan

Saban pagi hari, teriakan anak satu ini bakalan kedengaran hingga kamar mandi. Memanggil Neneknya sembari meminta mimik susu sebotol lagi.
Entah sudah botol ketujuh atau kedelapan sejak malam tadi, hanya neneknya saja yang tahu. Bergantung pada berapa banyak botol yang dicuci, karena kami hanya menyediakan 4 buah botol susu siap seduh sebelum tidur. Dan Intan memang lebih memilih tidur bersama neneknya ketimbang Bapak Ibunya.

Intan kini sudah menginjak usia 3 tahun. Jalan 4.

Perawakannya kini sudah mulai terlihat gemukan, mungkin lantaran mimik susu yang berlebih saat malam ia tidur. Meski begitu tumbuh kembangnya cukup mengejutkan. Karena di usianya kini, ia tampak fasih menyanyikan beberapa lagu anak secara lengkap. Seperti Balonku, Naik Gunung, Kasih Ibu atau tembang rare Putri Cening Ayu.

Sekitar pukul 6 pagi, Intan akan kembali terbangun dan meminta kembali sebotol susu, sesi final sebelum ia mandi dan bersiap mengantarkan kakaknya sekolah. Namun sebelum itu dilakukan, ia pun sigap meminta BaBa.

Intan Baba dan Susu 12

BaBa adalah sebuah perangkat tabletPC berbasis Android yang saya miliki sekitar 3 tahun lalu, sebuah karya masterpiece dari Samsung yang hingga kini masih tangguh digunakan meski statusnya sudah dihibahkan pada Intan sejak setahun lalu. Isinya puluhan games anak-anak dan sejumlah film anak yang diunduh dari berbagai sumber. YouTube maupun Torrents.

Kenapa dinamakan BaBa ? Karena Intan mengenal perangkat tabletPC ini pertama kali lewat sebuah video apik yang menyajikan nyanyian epik para Minions di seri Despicable Me. Kalo gak salah judulnya Banana. Maka jadilah Ba Ba Ba Ba Ba Na Na itu dipenggal menggantikan nama Tab 7+, salah satu perangkat kebanggaan saya sejak awal kepemilikan.

Sambil menunggu Bapaknya selesai, dua benda inilah yang setia menemani Intan di pagi hari. Sendirian di tempat tidur.

Dobel Surprise Ulang Tahun

2

Category : tentang KHayaLan

Inginnya sih gak banyak yang ingat, maka itu semua kesibukan dijalani seperti biasa. Tapi ya tetep aja yang namanya surprise malah bikin kaget. He…

Masuk usia yang ke 37 ini, rasanya sudah banyak anugerah yang diberikan. Baik oleh keluarga, kawan, rekan kerja hingga dari-NYA. Maka apalah lagi yang diharapkan.

Pagi itu, semua berjalan normal. Saat perjalanan menuju hingga pulang dari Besakih di sore hari, rasanya sudah berhasil gak ada yang ngeh, ngasi ucapan ini itu. Nyampe rumahpun meski agak kaget lihat bingkisan di atas meja yang dikirim atasan untuk putri ketiga kami, tapi ya semua berlalu begitu saja lantaran kami harus mengantarkannya ke dokter anak segera.

Ulang Tahun PanDe Baik 1

Baru nyadar kalo dibawah bingkisan boneka ada kotak yang gak jelas apa isinya, malam jelang tidur. Malah jadi kaget pas tahu ada kue Ulang Tahunnya. Sambil baca ternyata dari Kepala Bidang Bu Arinda dan kawan kawan Permukiman. Ealah…
tapi berhubung semua sudah tidur, ya terpaksa diambil gambarnya dan dishare ke semua sambil ngucapin Terima Kasih tanpa sempat dirayakan lagi. Baru esok paginya kesampean, itupun tanpa seremoni khusus, hanya saya, Intan dan ibunya, sesaat sebelum berangkat kerja. Gak lupa difoto-foto biar ada buktinya. He…

Nyampe kantor, cuma mengingatkan ke Ibu Ibunya kalo di kulkas saya taruh kue ulang tahun yang dikirim kemarin, trus aktifitas lagi seperti biasa. Bahkan tadinya ingin menyepi di ruang rapat, malah gak diijinkan masuk oleh yang lain. Ya sudah, jadi duduk di luaran deh sambil bengong. Capek dan Mabuk perjalanan kemarin masih terasa.

Eh, rupanya ada Surprise Pagi dari semua kawan…

Pantes aja gak dibolehin masuk ruang rapat. Kenapa gak terbaca yah ?

Mereka sepakat gak negur banyak selama seminggu ini, dan berusaha cuek di hari ulang tahun kemarin. Sempat bingung juga berhubung saya memilih tangkil ke Besakih ketimbang ngantor. He… jadi jumat 17 pagi baru bisa terlaksana.
Meski bingung mau ngasi apa, mereka sepakat patungan membeli kue dan nasi bungkus. Sesederhana itu.
Malah jadi terharu…
Ternyata dibalik hubungan canggung yang sering saya berikan, mereka menyiapkan surprise ini dengan baik.

Ulang Tahun PanDe Baik4

Jadi ada dobel surprise ceritanya…

Terima Kasih ya Teman Teman di Bidang Permukiman dan Penyehatan Lingkungan, begitu pula pimpinannya. Gak bisa ngomong apa deh untuk semua itu…