Bersyukurlah bahwa semua itu hanya Mimpi

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang KHayaLan

Mimpi, atau bunga tidur.
Kata orang bisa merupakan keinginan keinginan yang tak tersampaikan dalam dunia nyata, bisa juga merupakan pertanda hal yang akan terjadi di masa depan atau yang akan datang.
Sehingga terkadang Mimpi dijadikan sebagai rambu atau pengingat jalan yang akan dilalui kelak oleh masing masing orang dan bergantung pada interpretasi masing masing. Apakah menganggapnya serius atau cenderung mengabaikannya.
Saya sendiri, jika kemudian menimbulkan kegelisahan, biasanya saya catatkan disini.

Ada empat hal yang saya alami dalam Mimpi semalam.

Satu, bertemu langsung (ingat, dalam mimpi loh ya) dengan orang yang sesungguhnya sudah meninggal. Kejadiannya kurang lebih, mendapati hal yang di masa kini sesungguhnya sudah tak ada, namun saat saya alami rupanya masih ada. Mirip sebuah cerita komik yang mengisahkan perjalanan waktu dalam sehari. Menjadi mengkhawatirkan karena orang orang yang sudah meninggal tersebut bisa saya ajak berkomunikasi dan ada di sekeliling kita. Hiyyy…
Dalam bentuk manusia biasa tapinya.

Yang keDua, menggendong putri kecil pimpinan di kantor. Jadi spesial karena pimpinan ini sudah divonis sulit mendapatkan keturunan langsung, entah karena kesibukannya yang overkuota, atau kondisi kesehatannya yang kurang baik. Entah pula faktor suami atau apalah itu.
Maka saat saya mendapati pimpinan menggendong seorang putri kecil yang berwajah mirip dengannya, saya pun mencoba menggendongnya sebagaimana mengajak Ara atau Intan saat kecil dahulu.
Entah mimpi kedua ini memiliki makna kangen akan momongan baru yang lama dinanti, atau apa, agak kaget juga saat bangun dari tidur.

Ketiga tentang Jalan Lingkungan. Duh !
Kerjaan kok masuk Mimpi.
Pemavingan yang dikerjakan di wilayah Badung Selatan kalo ndak salah ingat, dengan kontur tanah yang menanjak sekitar 8an derajat sehingga dianggap sangat berbahaya dan sulit dilalui dengan kendaraan.
Tetap nekat melaluinya dan berhasil, dua kali malah, namun ada kekhawatiran bakalan terjatuh lantaran gravitasi.
Mih… masih sempatnya mikirin gravitasi dalam mimpi.
Yang pada akhirnya menjadi sedikit lega karena seorang pimpinan cowok (yang memang ndak ada dalam struktur pimpinan di kantor, memutuskan untuk membatalkan pekerjaan karena dianggap sangat berbahaya.
Pening.
Meski tetap optimis untuk dilewati, tapi kepala sudah pening duluan memikirkannya.
Apa ini ada kaitannya dengan cobaan di kantor ?

Dan terakhir soal percobaan tindak kejahatan.
Saya ternyata bukanlah tipe orang yang begitu mulus menjalankan percobaan tindak kejahatan. Buktinya saat bangun dari tidur, saya masih merasakan kebingungan dan kekhawatiran akan hal hal yang kelak merusak reputasi pribadi dan keluarga. Meskipun sebenarnya sangat ingin dilakukan, pembersihan dan pembuktian aksi kecurangan yang dilakukan orang orang sekitar berdasar petunjuk yang dibuang secara tidak sengaja di depan gerbang, dan saya dapati secara tak sengaja pula.
Entah apa artinya yang satu ini.

Dari semua ‘kejadian’ yang saya syukuri bahwa itu hanyalah sebuah mimpi atau bunga tidur, namun rasa pening kepala, mual dan bingung, masih menjangkiti hingga terbangun dari tidur.
Entah apakah ini merupakan sebuah reaksi rendahnya Tekanan Darah atau rendahnya kadar Gula Darah.

Jadi penasaran…

Menanti XMax mengaspal di Jalanan

8

Category : tentang KHayaLan

Urusan motor tunggangan beroda dua, sebenarnya saya sudah cukup nyaman dengan si merah, Yamaha Scorpio yang berkapasitas mesin 225cc tahun 2011 itu. Apalagi pasca modifikasi kaki-kaki, menjajal jalanan hingga ke pelosok proyek jadi jauh lebih mantap berkat ban dan pelek besar juga penambahan tinggi dan perubahan footstep underbone.
Tapi dibalik semuanya, ada satu aktifitas yang berkurang yaitu berkendara dengan keluarga.
Saya tak lagi bisa mengajak anak-anak dan istri sekaligus, mengingat Mirah putri pertama saya kini sudah beranjak remaja, Intan biasanya meminta duduk di depan sedang Ara yang paling kecil masih harus digendong ibunya.
Sepertinya memang harus memilih tunggangan baru kedepannya.

Jika melirik kebutuhan, yang ideal sebenarnya ada pada motor besar Harley Davidson. Baik yang bertipe Wings itu atau sepalanan yang Trike. Tapi untuk kantong ukuran pekerja masyarakat, sepertinya bakalan mengundang KPK datang menyadap jika melihat dari besaran gaji yang didapat. Tentu musti pintar pintar nyari sampingan baik untuk membeli motornya dan juga pemeliharaan bulanannya. Dan itu saya yakin bakalan makin jauh atau harus dibuang jauh-jauh.

Sepupu yang diajak berhitung modifikasi kemarin sempat berkata. ‘Bli kalo bisa dalam memilih motor minimal ya naik tingkat. Jangan kembali pada mantan, atau turun status.’
Ini terlontar saat saya berkeinginan menjual motor Honda Tiger 2000 keluaran tahun 1998, dan sedikit kebingungan menentukan pilihan. Antara Yamaha Byson dengan Tiger Revo saat itu.
Kenapa jadi memilih Scorpio ya salah satu pertimbangannya ya itu. Masuk akal juga sih.

Maka dari tunggangan awal Honda Astrea 800, naik menjadi Honda Tiger 2000, beralih ke Yamaha Scorpio 225, kini sedang berancang-ancang memilih yang punya kapasitas mesin sedikit lebih tinggi dari itu, namun terjangkau.

Nah ceritanya lagi nungguin XMax dirilis resmi nih. Infonya sih Agustus tahun ini. Benar tidaknya ya itu soal nanti.
Tapi ngomong-ngomong XMax itu yang mana ya ?

Yamaha XMax.
Menyitir namanya terlihat benar merupakan keluarga motor matic keluaran Jepang yang punya bodi sedikit bongsor ketimbang sejawatnya.
Selama ini yang udah mengaspal duluan itu ada versi TMax yang punya mesin 550cc dengan harga jual setara Toyota Avanza keluaran terbaru, dan seri NMax yang bermesin setara Byson.

XMax PanDeBaik 4

Mesinnya sendiri berkapasitas 250cc, dengan perwajahan yang mirip dengan NMax.
Tadi sempat baca di tabloid Motor terbaru melalui aplikasi S-Lime miliknya Samsung Galaxy Tab 3V. Hmmm… kelihatannya menjanjikan.

Persoalan harga sepertinya bakalan setara Honda PCX atau bisa jadi setara Suzuki Inazuma atau Kawasaki Ninja 250 yang artinya dalam waktu dekat musti siap-siap ngejualin si merah Scorpio dan nabung nabung dikit lagi biar bisa tercapai angan-angannya.

Secara penampilan sih kelak bakalan kalah sangar dibanding si merah, yang mantap diajak touring ke proyek jalan lingkungan di seantero Kabupaten Badung.
Tapi mengingat aktifitas sudah gak lagi mupeng dengan jalan jauh ke seberang lautan atau rame-rame di komunitas, lebih banyak ke aktifitas keluarga, sepertinya saya sudah siap berkorban untuk kendaraan yang satu ini.

XMax, kelihatan worth it untuk dinanti.
Doakan yah…

Mau Pilih Rajin Absen atau Rajin Kerja ?

1

Category : tentang KHayaLan

Gak semuanya kok yang namanya PNS itu malas ngantor dan malas kerja, apalagi kalo hanya berpatokan ke soal absensi pagi dan sore. Ada juga oknum oknum yang merasa total saat berada di lapangan, sementara merasa gak ada gunanya berada di balik meja. Disamping ya memang ada juga yang memilih rajin absensi pagi sore tapi sepanjang pengamatan ndak ada masuk ke ruangannya.
Ada.
dan memang gak semuanya.
Tapi Ada.

Aturan yang dibuat belakangan sepertinya kelak akan membuat oknum oknum yang sebagaimana kalimat terakhir diatas bakalan makin berkibar. Karena patokannya ya absensi tepat waktu pagi dan sore. Kalo telat ya siap-siap aja dipotong, bahkan katanya sih ada hitungan per menit telatnya.
Wah, selamat deh.
Macet Macet deh sampe siang.

Lha sekarang era nya jadi tinggal milih. Mau Rajin Absen atau Rajin Kerja ?
It’s all yours. Terserah kaliannya.
dan dibalik keputusan itu tentu ada banyak konsekuensi yang hadir didalamnya.
Para PNS yang berstatus orang tua dengan anak yang berstatus murid sd sekolahan, mau gak mau harus bangun lebih pagi agar bisa mengantarkan si anak lebih pagi dan tiba di kantor tepat waktu. Atau mencarikan gojek alias tukang antar bolak balik rumah dan sekolah setiap pagi. Itu konsekuensi. Terserah bagaimana caranya.

Para PNS yang tempat tinggalnya di ujung Utara atau Selatan wilayah kerja pun harus rela kembali ke ruangan absensi meskipun saat mendekati jam pulang masih berada di lokasi dekat situ untuk mengawasi kegiatan. Diberkatilah kalian hai orang lapangan. Nanti akan saya ajukan saja bagi yang tinggal di Petang akan ditugaskan di Kuta Selatan, pun sebaliknya. Agar saat sore ndak begitu terbebani harus balik kantor lagi hanya untuk absensi sidik jari.

Efektif ? Ya harus.
Karena Itulah aturan. Dan Aturan memang harus ditaati. Kalo ndak ya siap siap dipotong.
Harus siap loh ya…

Nah trus ya belum kejawab, Mau Rajin Absen atau Rajin Kerja ?

Iron Man Bali, I Wayan Tawan, Pro dan Kontra, Hoax atau Bukan ?

2

Category : tentang KHayaLan, tentang Opini

Menggelikan.
Setidaknya ini yang bathin saya rasakan saat mengikuti pemberitaan maupun opini yang diungkap para ahli maupun netizen dunia maya, terkait terkuaknya seorang tukang las bernama I Wayan Sumerdana alias Wayan Tawan yang menciptakan lengan bantuan atas kelumpuhan yang dialaminya, lalu memunculkan julukan “Iron Man Bali”.

Iron Man, adalah salah satu super hero yang bernaung dibawah bendera Marvel, setidaknya sudah melahirkan 5 sekuel film selama satu dasa warsa terakhir. Secara tokoh ya boongan tentu saja, karena berawal dari sketsa komik. Namun secara teknologi, ya siapa tahu ?

Film Iron Man sendiri, jika dirunut dari awal kisahnya pada roll film, bermula dari penciptaan tangan robot atau bioniknya yang membungkus lengan Stark dengan kemampuan menembak lewat telapak tangannya. Penciptaan ini kemudian berlanjut pada tameng yang melekat pada tubuh layaknya baju, dan sebagainya dan sebagainya.

Iron Man Bali, demikian julukan yang diberikan sejauh ini, bernama aseli I Wayan Sumerdana, 31 tahun dari Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. mencoba membuat sebuah lengan mekanis yang info awalnya bertujuan untuk membantu lengan kirinya yang lumpuh karena stroke, guna mempermudah aktifitasnya sehari-hari.

Hanya lantaran cerita tentang perjuangannya dimuat sebuah media lokal, begitu banyak netizen yang kemudian merasa terpanggil bahkan belakangan terusik oleh julukan tersebut. Dari yang begitu bangga share cerita di akun media sosial, hingga merembet ke soal suku ras tentu yang dilebih-lebihkan. Meski demikian, beberapa diantaranya bahkan menunjukkan kalimat dan pendapat yang menuduhkan bahwa apa yang dilakukan oleh Wayan Tawan adalah Hoax belaka. Satu penipuan berbalut teknologi. Yang menurut ahli dan analis, gambar atau foto rangkaian kabel dan benda elektro itu merupakan hal yang tak mungkin mampu mewujudkan cerita Wayan Tawan. Pro dan Kontra pun merebak.

Tapi terlepas dari itu, saya pribadi justru memandang sederhana. Selama rangkaian lengan mekanis itu dalam prakteknya memang mampu membantu tugas sehari-hari Wayan Tawan sebagai tukang las, kenapa tidak ? Tidak lagi harus ditelusuri Hoak tidaknya atau mampu tidaknya. Apalagi kalo kemudian dikaitkan dengan teknologi serupa yang hingga kini masih sulit diwujudkan meski sudah disokong dengan biaya penelitian dan sumber daya tingkat dewa. Selama… atau Jika… pemberitaan awal perihal kisah Wayan Tawan ini memang tidak dimaksudkan untuk pengakuan atau membanggakan penemuan secara sepihak.

Bisa jadi dalam pengoperasian rangkaian alat itu memang ada ‘tangan Tuhan’ yang berperan ataukah memang kini fungsi tangan sudah berangsur sehat, ya mari kita doakan. Bukan lantas diekspose besar-besaran, dianalisis menjadi sebuah masalah nasional yang kelak mungkin akan ditertawai banyak orang dan negara lain, baik saat lengan mekanis itu benar berfungsi bagi pemiliknya atau hanya khayalan belaka.

Ataukah kalian punya pendapat berbeda ?

* * *

Link terkait :

Pop Bali : Lengan Robotik Tawan Hoax, ini kata dosen FT Udayana…

Heal Magz : Inilah Bukti Teknologi Lengan “Iron Man” dari Bali Hanyalah Hoax

Yohanes Nugroho, Iron Man Bali Cuma Hoax ?

Berita Bali : Saya begini untuk bertahan hidup, bukan untuk…

Hujan yang dinanti tak kunjung deras

Category : tentang KHayaLan

Panas menyengat yang menaungi langit Kota Denpasar selama beberapa bulan terakhir seakan sirna dalam sekejap. Disapu mendung dan sapaan guntur nun jauh disana. Meski hanya sebentar, paling tidak sudah bisa meredam makian ribuan manusia yang ada dibawahnya.

Bau tanah yang dibasahi air dari langit mulai terasa, hawa udara pun sudah mulai bisa membalur raga. Sejuk dan nyaman. Sayangnya hanya sebentar.

Butir-butir hujan tampaknya tak lagi deras. Bisa jadi sang dewa belum berkenan membaginya pada kota ini. Ataukah ada kekuatan lain yang bicara dan menghentikan semuanya ?

Antara Mitos dan saatnya Perawatan Gigi

1

Category : tentang KHayaLan

Gigi atas tanggal. Posisinya di depan sebelah kiri. Berawal dari goyangnya gigi saat mengunyah permen berbentuk kotak dalam jumlah banyak, gigi kecil inipun terlepas. Anak-anak tertawa melihat gigi bapaknya longgong saat berusaha tersenyum atas copotnya gigi.
Tapi sial.
Ada satu gigi lagi yang terlepas atau tepatnya patah dibagian akar, yang bentuknya mirip dengan potongan semen yang pecah. Entah asalnya dari mana. Saya hanya langsung teringat dengan arti mimpi tanggalnya gigi atas dan praktis, tak dapat lagi memejamkan mata hingga pagi.

Membaca arti mimpi di halaman primbon yang di-share melalui puluhan halaman blog, cukup membuat hati ketar ketir dan berharap tidak akan pernah terjadi.
Arti gigi atas yang tanggal, kurang lebih bermakna kematian atau pertanda sakitnya orang tua kita. Atau kalau mau dibalik layaknya cerita bijak seorang raja yang mengalami mimpi yang sama, kita akan berusia panjang dibanding orang-orang di sekeliling, sehingga jika di cermati sebenarnya punya arti yang sama namun beda rasa.

Tapi disisi lain, terdapat juga pemikiran untuk segera melakukan perawatan gigi lanjutan. Sudah 2 minggu terakhir saya ndak janjian dengan dokter gigi langganan di Tuban sana, untul memeriksa perkembangan gigi yang baru saja ditanam di sisi kiri atas sebelah pipi. Yang dahulunya bolong karena copot seluruhnya.

Hal sama saya pikirkan saat mimpi itu terjadi. Bahwa (diceritakan) saya berkeinginan untuk menghubungi dokter gigi Nyoman Sudarnata melaporkan hal ini. Ealah… kok bisa ya ?

Gigi… Gigi… seringkali bikin masalah.
Tapi jangan sampai menimbulkan masalah sebagaimana arti mimpi tadi ya.
Semoga, doakan bareng yah…

Diperiksa Tipikor (lagi)

Category : tentang KHayaLan

Diberi beban kerja sebagai PPK atau Pejabat Pembuat Komitmen atau yang dahulu dikenal dengan sebutan PimPro untuk 54 paket fisik peningkatan Jalan Lingkungan Kabupaten Badung, ditambah 6 paket Perencanaan dan 6 Paket Pengawasan belum termasuk yang bersumber dari dana APBN seperti PNPM Mandiri Perkotaan dan PPIP, sebetulnya sudah membuat puyeng kepala dan juga dengan terpaksa mengorbankan kesehatan, nampaknya yang namanya cobaan dari Tuhan belum jua usai.
Kali ini ditambah satu lagi, pemeriksaan dari Tipikor Polres Badung, menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi pada salah satu paket diatas. Tentu proses pemanggilan ini berkaitan dengan tugas yang dibebankan pada saya diatas.
Berat ?
Ya… tapi dijalani saja.

Memikul tanggung jawab untuk sedikitnya 66 paket sebagaimana gambaran awal diatas, bagi sebagian orang sepertinya sudah mulai maklum apabila satu dua diantaranya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Masalah Sosial menempati urutan pertama. Berlanjut pada masalah Teknis, baru kemudian Administrasi. Mereka lalu menganggap wajar saat saya mulai mengganggu waktu senggangnya dengan curhat dan keluhan. Sedangkan sebagian lagi tentu saja menganggap saya salah, teledor dan kurang cermat.

Berusaha menyelesaikan masalah dengan Benar saja masih dianggap Salah. Apalagi diselesaikan dengan cara yang Salah ?

Kurang lebih begitu yang saya yakini dan rasakan sedari awal dipercaya memegang jabatan sebagai PPK di sejumlah Kegiatan Jalan Lingkungan.

PanDe Baik Tipikor 3

Akan tetapi ya… wajar juga sih kalau sebagian dari kawan dan rekan kerja saya menuntut kegiatan yang dapat diselesaikan secara perfect keseluruhan. Bukankah dana yang saya pegang ini merupakan dana rakyat ? Sebagian dari pajak yang mereka bayarkan selama setahun kemarin ?

Maka ketika obrolan kita balik lagi ke persoalan judul posting, ya wajar saja jika kemudian salah satu penyidik senior yang ditugaskan untuk memeriksa saya jumat pagi tadi merasa emosi saat satu dua pertanyaannya saya jawab ‘tidak ingat’. Wong dana paket kegiatan yang disangkakan pada saya mencapai angka 2 M.

Akan tetapi, saya sempat tekankan bahwa beda loh jika saya menjawab ‘Tidak Tahu’ dengan ‘Tidak Ingat’ jika mereka menyadari sepenuhnya posisi saya sebagaimana gambaran di paragraf pertama postingan ini. Jika menjawab ‘Tidak Tahu’ ya tentu wajar pak Penyidik marah akan hal itu. Sebaliknya jika ‘Tidak Ingat’ ? Kurang lebih artinya Tahu, namun baru bisa dijawab ketika sudah melihat dokumennya nanti. Bukankah wajar bahwa yang namanya ingatan akan sulit mengingat pada detail satu hal ditengah puluhan pekerjaan yang sama dan mirip ?

Tapi ya sudahlah. Tugas Penyidik ya memang menyidik. Melakukan pemeriksaan atas laporan dugaan tindak pidana korupsi pada salah satu kegiatan yang saya pegang di tahun 2015 ini. Sedang saya ? Sebagai PPK ya tugasnya tentu bertanggungjawab penuh pada kegiatan, menindaklanjuti usulan masyarakat, penugasan pimpinan hingga menyelesaikan semua persoalan yang terjadi di lapangan, termasuk potensi diperiksa Tipikor, bahkan menjadi Tersangka dan seterusnya.

dan sebagaimana yang sudah disampaikan diatas, ya dijalani saja.

Saya yakin Tuhan tidak akan Tidur. Seandainya pun nasib berkata lain, saya hanya berhadap keadilan hidup yang akan dirasakan oleh masing masing hamba-Nya.

Nasi be Guling warung Penatih nak nu jaen, pak Penyidik.
Demikian halnya dengan tawa renyah ketiga putri saya.
Untuk hal-hal itulah yang membuat saya tidak melakukan percobaan korupsi dalam bentuk apapun berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban saat ini. Cukup hanya waktu luang sebagai PNS saja yang masih kerap saya korupsi, untuk menuliskan unek-unek keluhan saya macam ini, atau mencuri-curi tidur saat lelah di kabin mobil, dibawah pohon yang rindang halaman parkir kantor.

* * *
…kamar mandi rumah di Nangka. 08.00 pm. Hanya sebuah cerita atas pemeriksaan Tipikor Polres Badung pagi tadi.

Menyiasati Blokir Konten Torrent

1

Category : tentang KHayaLan

Masih ingat istilah Torrents ?
Aplikasi atau apapun namanya yang berbasis p2p peer to peer atau kalo boleh disederhanakan, antar pc ke pc atau user ke user, dimana biasanya dimanfaatkan untuk pencarian sejumlah file dalam format beragam yang dapat diunduh kapanpun. Kurang lebih sih begitu pemahamannya.
Akan tetapi, lantaran ada kata kunci ‘sejumlah file’ dan ‘dalam format beragam’ rupanya dibalik itu terdapat pula ancaman yang mengintai terkait volume atau besaran file yang nantinya akan diunduh ‘kapanpun’. Sehingga untuk mengantisipasi lebih awal ancaman ini, beberapa admin jaringan yang menawarkan wifi gratis, biasanya melakukan blokir konten untuk hal-hal yang berbau Torrents seperti halnya jaringan kantor kami dan juga paket SmartFren 4G LTE True Unlimited.

Aturan dibuat memang untuk dilanggar.
Secanggih apapun larangan yang diterapkan, ada saja cara atau celah yang dapat dilakukan untuk membobolnya.
Demikian halnya dengan pemblokiran Torrents ini.

Sejauh yang saya tahu, dari sekian banyak cara atau celah pembobolan blokir Torrents, sepertinya hanya cara berikut yang paling mudah atau gampang dilakukan.
Yaitu kombinasi antara halaman atau aplikasi filestream.me dengan Internet Download Manager yang selain diklaim dapat membobol blokir konten Torrents, untuk kecepatan unduh juga jadi jauh lebih cepat.
Hanya saja, besaran file maksimal yang dapat diunduh maksimum 1 GB saja.

Bagaimana caranya ? Mudah.
Masuk ke halaman filestream.me lalu lakukan Registrasi. Jika berhasil, lakukan Upload file Torrents yang telah diunduh, lalu pilih file yang diinginkan (apabila besaran lebih dari 1 GB), dan tekan tombol Download. Proses pengunduhan akan dilakukan secara cepat dan disimpan pada server halaman filestream.me
Apabila file dimaksud telah selesai diunduh, pada kolom keterangan akan menyajikan tulisan ‘Complete’.

File 1

Untuk dapat mengambil file hasil unduhan, tekan folder file dimaksud, lalu pilih opsi unduhan di sisi kanan keterangan file. Filestream.me akan memberikan 2 opsi cara pengunduhan, yaitu melakukan copy link yang dapat di-paste pada aplikasi Download Manager, dan cara kedua dengan mengunduhnya langsung lewat browser. Saran saya tentu pilih opsi pertama.

File 2

Apabila besaran file yang ingin diunduh lebih besar dari batasan 1 GB, maka proses dapat dilanjutkan dengan memilih file lain di dalam file Torrents barusan, lalu ulangi prosesnya kembali. Ribet memang, namun setidaknya langkah ini bisa digunakan untuk menyiasati blokir akan konten Torrent oleh admin jaringan yang kalian manfaatkan.

Untung hanya dalam Mimpi

Category : tentang KHayaLan

Ini kali kedua saya menginjakkan kaki di Batam. Seperti halnya lawatan ke Thailand beberapa waktu lalu, saya lebih memilih menjelajah sendirian ketimbang mengikuti kegiatan paket tour yang ditawarkan. Kali ini anggota yang ikut, semua saudara dari pihak Ibu yang sedang bersantai di tepi pantai depan sebuah hotel dengan kamar yang tersebar laiknya Cottages.

Sayangnya Pikun yang dimiliki rupanya terlalu besar. Saya kehilangan satu tas besar berisi ponsel, baju, dompet berisikan kartu identitas, dan semua kebutuhan selama berada di Batam. Stress tentu saja.

Dengan berkeliling area hotel yang seingatnya tadi masih ditenteng seputaran lokasi, saya mendapat banyak godaan dalam upaya pencarian yang sangat melelahkan. Diantaranya beberapa ponsel yang dicharge begitu saja, sempat menimbulkan ide mengambilnya untuk digunakan berkabar pada beberapa kawan dan tentu saja Istri, pun tas tas tak bertuan yang ditawarkan oleh para pegawai hotel sebagai ganti tas yang hilang tadi. Bersyukur saya tak tergoda satu pun, dan menemukan tas yang dicari dalam kondisi utuh di halaman belakang hotel, lokasi pertama yang saya kunjungi setibanya disini.

Lega ? Ya, Tentu. Sangat bersyukur malah. Maka gak salah kalau saya merayakannya dengan sepiring nasi goreng dan semangkok es kelapa muda.

Dalam perjalanan balik ke hotel, saya bersua seorang artis yang sebentar lagi tampil bersama anjingnya, dan diceritakan berbadan kekar dan berpose layaknya patung Tarzan di area Tiger Zoo Pattaya tempo hari.

Diceritakan ? Yup… karena semua adegan tadi hanyalah sebuah mimpi seorang pns yang kecapekan setelah beraktifitas seharian. Agak ngalor ngidul, tapi tetap bersyukur bahwa semua kehilangan dan penemuan kembali memberikan senyuman di akhir kisah dan semangat saat terbangun dari tidur.

Untung saja semua ini hanya terjadi dalam Mimpi…

Andromax M2P, 4G Mifi Terjangkau dari Smartfren

16

Category : tentang KHayaLan, tentang TeKnoLoGi

Akses jaringan 4G kalau tidak salah pertama kali masuk dan diujicoba di Indonesia sekitaran akhir tahun 2013 lalu. Diprakarsai oleh operator Bolt yang mencoba peruntungan melalui penjualan modem router dengan harga yang cukup terjangkau bagi sebagian besar calon konsumen di Indonesia. Dalam perjalanannya, akses 4G ini dikenal pula dengan istilah lain yaitu LTE, mulai dilirik oleh tiga operator raksasa, Telkomsel, XL Axiata dan Indosat yang belakangan tak mau kalah meluncurkan beberapa rilis ponsel yang mendukung jaringan tersebut di beberapa kota besar. Masih minimnya pemain yang masuk dalam pangsa pasar ini membuat Smartfren melalui produk teranyar mereka Andromax 4G mulai melirik pula perolehan kue di segmen ponsel smartphone dan melanjutkan penjualan modem router wifi dalam dua seri, M2Y dan M2P.

Smartfren PanDeBaik M2p

Kebetulan yang saya pegang saat ini, seri Mifi Andromax M2P satu dari dua Mini Router 4G LTE 2.300 MHz dan 850 MHz yang dilepas oleh Smartfren beberapa waktu lalu. Disandingkan dengan modem keluaran awal Connex M1 yang hanya mampu mendukung hingga 6 devices dalam sekali waktu, seri M2P ini bisa diexpand lebih banyak lagi hingga 32 devices terhubung dalam sekali waktu. Ideal untuk sebuah warnet di lingkungan pribadi. Ups…

Dengan kapasitas baterai sebesar 1.500 mAh, modem Mifi M2P kali ini tidak lagi dapat digunakan sebagai perangkat Power Bank sebagaimana halnya pendahulu Connex M1. Model ini merupakan seri lite dari Mifi serupa M2Y yang diluncurkan bersamaan, dengan tambahan dimensi ketebalan untuk kapasitas baterai yang sedikit lebih besar serta dukungan slot micro sdcard untuk fungsi wireless storage.

Secara teoritis, jaringan 4G atau LTE ini seharusnya mampu melakukan akses internet 75 MBps hingga 300 MBps untuk downlink. Yang sayangnya saat diujicoba di seputaran Kota Denpasar dan Badung, sebagaimana klaim Smartfren yang sudah terlayani dalam jaringan mereka, kecepatan unduh yang terpantau hanya mampu ditangkap sekitar 5 MBps hingga 10 MBps saja. Berikut beberapa gambar yang dapat dibagi terkait pengujian kecepatan unduh dengan menggunakan aplikasi SpeedTest.

Smartfren PanDeBaik M2p Toyota Dps

Smartfren PanDeBaik M2p Abs Badung

Smartfren PanDeBaik M2p Sempidi

Mifi Andromax 4G seri M2P ini ditawarkan dengan harga 399ribu saja, hadir dalam dua pilihan warna, putih dan hitam, berukuran mini dan ringan untuk dibawa dalam kantong kemanapun kita pergi. Terdapat satu tombol Power untuk menon/aktifkan perangkat dihimpit dua indikator berwarna hijau saat dinyalakan, untuk pemantauan daya baterai dan kekuatan sinyal yang ditangkap. Warna indikator ini akan berubah seiring menurunnya kekuatan jaringan yang terpantau disekitar pengguna.

Slot Kartu RUIM yang di lock hanya untuk Smartfren dapat ditemukan dibalik cover belakang, dengan membuka baterai terlebih dahulu. Saat pertama kali melakukan aktivasi, kuota bonus data yang dapat digunakan sebagai uji coba awal bagi pengguna hanya sebesar 1,5 GB saja meskipun belum disuntikkan pulsa. Kabarnya, kuota tambahan sebesar 4,5 GB Free akan diberikan apabila melakukan pengisian ulang dengan nominal sebesar 100ribu rupiah diluar kuota resmi yang didapat dengan aktivasi paket tersebut.

Opsi pengaturan Mifi Andromax 4G M2P ini dapat diakses ketika perangkat disambungkan ke layar pc yang secara otomatis menuju alamat http://smartfren.m2p/ melalui jendela browser. User password default yang diatur adalah ‘admin’ tanpa tanda petik untuk kedua kolom tersebut. Disarankan untuk melakukan perubahan password demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan nantinya.

Saat mengakses halaman Admin perangkat Mifi M2P ini, user diberikan hak kuasa penuh untuk melakukan pengaturan lebih lanjut baik ijin akses bagi user lain yang dikehendaki ataupun tidak, hingga sharing konten lainnya yang ditawarkan oleh Smartfren. Selain aplikasi/tampilan UI yang tampil dalam jendela browser pc, aplikasi serupa dapat pula ditemukan pada pasar milik Android dan iOS dengan proses pendaftaran Registrasi terlebih dahulu menggunakan alamat email pengguna.

Berbeda dengan aplikasi/tampilan UI versi desktop pc, aplikasi MySmartFren yang hadir dalam perangkat mobile dapat difungsikan pula untuk penambahan token pulsa dengan menggunakan kode 16 digit pada voucher yang dijual bebas di pasaran. Sangat memudahkan pengguna untuk melakukan pengisian ulang.

Overall, Mifi Andromax 4G seri M2P ini dapat menjadi satu alternatif pilihan bagi kalian yang menginginkan akses internet yang murah dan terjangkau, meski kelihatannya masih harus menunggu agar jaringan Smartfren dapat terlayani dengan maksimal di berbagai cakupan wilayah yang ada.

Intermezo 10 Juni

Category : tentang KHayaLan

Cukup lama juga ya, saya gak kesampean nulis dan update isi blog ini. Selain kesibukan yang dapat dijadikan kambing hitam alasan utama, minimnya niat juga mendukung akan menurunnya kuantitas menulis dua bulan terakhir. Malas, Bosan, dan Jenuh.

Gak banyak aktifitas yang saya lakoni sejak rutinitas terakhir lalu. Bangun pagi, keloni tiga anak, mengantar sekolah, kerja, pulang, lalu beristirahat sambil mengeloni tiga anak cantik yang makin hari makin bertambah kebutuhan perhatiannya. Hobby ? Sudah makin jarang dipenuhi. Termasuk menulis salah satu diantaranya. Wiiihhh…

Mangkel, Jengkel dan Geregetan. Rasanya juga sudah cukup menjadi alasan buat nendang orang. Nendang mereka yang masih saja minta uang atas dalih pengamanan atau bisa jadi upeti, dijaman KPK sudah mulai masuk di semua lini, yang kalo ketemu masalah lebih suka melempar handuk dan cuci tangan. Seenaknya sendiri. Semau Gue. Sama sekali gak mencerminkan panutan. Lalu apa salah jika banyak orang lalu antipati dan mencurigai ? Weleh…

Capek, Letih dan Lesu. Menjalani kesibukan yang sama dan berkesinambungan tanpa jeda selama dua tahun lamanya, cukup membuat volume pikiran terkuras tanpa pernah merasakan libur panjang dan menikmati hidup tanpa, beban, tekanan, intervensi dan maki maki. Padahal apa sih yang kurang dari pelayanan yang diberikan ? Tinggal menunggu waktu saja, toh semua resources ada dan lengkap. Aduh…

Intermezo PanDeBaik

Tapi ya sudahlah. Semua itu sudah tenggelam dalam senyum dan tawa Gek Mutiara juga candaan Intan dan Mirah. Meski sekejap, namun semua itu lumayan mengurangi godaan yang ada. Keluarga memang yang terbaik sebagai obat kehidupan.

Jadi maaf kalo saya jarang hadir mengisi halaman ini. Memang susah rasanya menuangkan isi pikiran seringan dahulu. Kapan saja dimana saja selalu mampu. Kini pikiran lebih banyak dibebani urusan trik intrik politik yang membosankan dan gak cocok untuk dipikirkan dalam jangka lama. Bikin enegh dan muak.