Resolusi Nyepi dan 10 Postingan Blog hari ini

Category : tentang KeseHaRian

Untuk sesaat disela aktifitas olah raga pagi, saya jadi ingat satu gambar capture salah satu akun IG, yang lupa disimpan di ponsel mana, menceritakan perbedaan kapasitas isi pikiran dengan banyaknya perkataan yang dapat diungkap. Hal ini cukup menggelitik mengingat kebenaran akan fakta yang ada.
Kita memang jarang membicarakan hal yang kita pikirkan selama ini.
Bagaimana jika kalian adalah seorang Blogger ? Seperti saya misalkan ?

Cukup menarik. Mengingat Blogger sejatinya sangat jarang berkata-kata, namun sebaliknya mampu menuangkan kata dan pikiran dalam bentuk tulisan atau kalimat.

Satu hal yang saya tekankan kemarin malam saat ngeTwit, adalah ‘masih banyak hal yang bisa dilakukan saat Nyepi, meskipun harus mengikuti aturan yang berlaku dalam Catur Brata Penyepian. Termasuk didalamnya rencana pemblokiran Internet untuk wilayah Bali.’
Terkait dengan hal diatas, dalam Nyepi kali ini, sebagai seorang Blogger, salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan waktu luang yang ada seharian ini, tentu saja Menulis.
Sehingga satu Resolusi yang ingin dicapai hari ini adalah 10 postingan Blog terkait semua hal yang sekiranya bisa dilakukan saat Nyepi. Tidak hanya dipikirkan namun mampu dituangkan dalam satu cerita singkat.
Kira-kira mampu nggak ya ?

Kalian sendiri punya kegiatan apa hari ini untuk mengisi waktu ? Jangan memaki-maki di dunia maya ya ?

PS : kebetulan yang namanya akses Internet masih bisa jalan sejak tadi pagi. Maka untuk membuktikan pencapaian resolusi diatas, satu persatu dari postingan yang berhasil dituliskan hari ini, bakalan diPublish secara langsung.
Dipantau ya…

Berolah Raga Pagi di Hari Raya Nyepi, 10K Langkah, 100 Menit Exercise

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang KeseHaRian

Lumayan juga. Berkeliling berkali-kali di halaman rumah hingga natah merajan selama 40 menitan lebih secara konstan, target pencapaian harian yang saya set pada aplikasi Samsung Health bisa tercapai dengan baik.
Hal ini sekaligus menganulir pendapat saya di postingan sebelumnya yang agak meragukan aktifitas rumahan selama Hari Raya Nyepi, minim aksi dan keringat. Nyatanya tidak.

10 Ribu langkah dan 100 Menit Exercise.
Gak disangka, bisa terwujud. Itupun masih ditambah panas matahari pagi dengan vitamin D-nya.
Lumayan bukan ?

Padahal demi mengantisipasi sedikit gerak badan dan langkah yang bisa dilakoni pada Hari Raya Nyepi hari ini, saya mencoba menebusnya sehari kemarin dengan berjalan dua kali lipat target harian, yaitu 10 K langkah. Tapi nyatanya, semua bisa dilakukan dengan baik tanpa harus melanggar salah satu dari empat brata penyepian hari ini.

Kalo kalian, sudah melakukan apa hari ini ?

Dari Lapangan ke Lapangan, Turun ke Jalan Raya

2

Category : tentang KeseHaRian

Melakoni aktifitas berjalan kaki dengan tempo yang cepat namun konstan, cukup memberi arti tersendiri dalam sekian kali perjalanan sejauh ini.
Bosan sendiri, pada akhirnya.

Jika untuk mengitari lapangan Lumintang Taman Kota sisi utara membutuhkan waktu sekitar 4-5 menitan satu putarannya, Alun-Alun Kota Denpasar dengan track yang sedikit lebih panjang, membutuhkan waktu 7-8 menitan tergantung kecepatannya. Sementara Lapangan Niti Mandala Renon yang sepertinya memiliki keliling sekitar 1 Km lebih butuh waktu sekitar 15 menit sekali putaran.
Sehingga, dengan waktu tempuh satu jam, kurang lebihnya sudah bisa diperkirakan jumlah putaran yang bisa dilakukan, dan itu… amat sangat membosankan, jika dilakukan berulang.
Jadi tidak salah bila keputusan sejak minggu kemarin, langsung diambil.
Turun ke jalan raya.

Tidak ada Target tertentu yang dibuat sejak awal memulai perjalanan. Hanya mencari rute yang tak biasa agar suasananya bisa memberi semangat baru dalam beraktifitas kelak.
Dari memutari sekolahannya Mirah, berkembang ke GOR Ngurah Rai, lalu pasar Kereneng, ke arah timur, belok di jalan Plawa. Setidaknya sudah 3-5 kali dilakoni.
Lalu ada rute mengitari Les Anemone-nya Intan, putri kedua saya, ke arah timur di jalan Ratna atau ke arah Barat, Lapangan Lumintang sisi Selatan. Pernah juga sekitar 2-3 kali dicoba.
Mengambil jalur yang sedikit lebih jauh ke Cerancam-Binoh lalu menyeberang jalan Gatot Subroto menuju Benculuk, hanya sempat 2 kali saja dalam sebulan terakhir.
Sedangkan tadi pagi, mengambil jalur barat ke Gerenceng-Gajah Mada-Suci-Matahari-Renon, memberikan jarak tempuh terpanjang yaitu 9,28 Km, sejauh ini. Cukup melelahkan namun senangnya bukan main.

Selain memberi suasana baru sebagaimana harapan di awal, banyak juga pengalaman unik disepanjang jalan yang dilalui. Dari melihat orang berantem, kecelakaan akibat salah berlalu lintas, hingga menolong ibu-ibu yang terjatuh gegara membawa banyak barang diatas sepeda motornya. Bisa juga bertemu orang-orang baru hingga kawan lama secara tak sengaja. Bahkan ada juga yang diabaikan begitu saja tanpa tahu siapa yang menyapa.

Kalian pernah melihat saya di jalan sebelumnya ?

Mewujudkan 10 ribu Langkah per Hari

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang KeseHaRian

Memasuki bulan Maret, Samsung Health merilis tantangan baru bagi pengguna aplikasi tersebut yang diberi tajuk ‘Jungle Challenge’. Dengan target awal, jumlah langkah yang sama dengan bulan atau tantangan sebelumnya, yaitu 200 ribu langkah.
Pencapaian yang luar biasa sebenarnya jika berhasil dilakukan lagi.

Dalam waktu satu minggu pertama, tepatnya di hari ketujuh, saya berhasil mencatatkan sekitar 113 ribu langkah yang jika saja boleh dirata-ratakan per harinya mencapai 16 ribuan langkah. Lumayan juga…
Bisa sebanyak itu mengingat pada hari jumat lalu, sejak krida pagi terhitung melangkah hingga 25 ribuan langkah yang terbagi atas 3 sesi. Pagi sebelum berangkat kerja, krida, dan olahraga sore.

Tantangan ini sebenarnya bukanlah tujuan utama, sehingga ada keinginan untuk mewujudkan langkah hingga 10 ribuan setiap harinya. Namun lebih pada kebutuhan berolahraga atau aktifitas fisik selama minimal 30 menit setiap harinya bagi penderita Diabetes seperti saya.
Dengan secara disiplin melakukan exercise sebanyak itu, paling tidak saya bisa menghabiskan waktu antara 1-1.5 jam setiap harinya, memutari lapangan dan taman kota yang ada di seputaran Kota Denpasar.

Lumayan juga kan ?

Siap Menghadapi Tantangan Global Challenge Samsung Health Berikutnya ?

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang KeseHaRian

I’m the cream of the crop, I rise to the top
I never eat a pig, cause a pig is a cop
Or better yet a Terminator, like Arnold Schwarzanegger
Try to play me out like, as if my name was Sega

Repetan House of Pain yang pernah beken jaman saya sekolahan dulu kembali diputar berulang pada headset sebelah yang disambungkan via Bluetooth ke ponsel Android. Menemani langkah santai yang saya lakoni saban sore usai pulang kantor jika kondisi agak capek dan penat. Beat yang diciptakan memang tak segegas rapper kulit hitam Puff Daddy. Jika mau dibandingkan, kecepatan langkah yang dihasilkan sekitar 4,9 km/jam, lebih lambat 0,1 hitungan dengan remake ulang karya The Police tadi.

Jungle Challenge

Memasuki bulan Maret ini, aplikasi Samsung Health kembali menggelar Tantangan berskala Global berikutnya yang diberi tajuk Jungle Challenge. Dengan jumlah Target Awal yang sama dengan sebelumnya, 200 Ribu Langkah.
Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu paham apa Misi sesungguhnya Tantangan ini, dan juga Reward apa yang bisa diberikan oleh Samsung bagi para pemenangnya. Namun secara Umum, tantangan ini saya gunakan sebagai sebuah Terapi Kesehatan dalam rangka menurunkan Gula Darah, pula Diet menurunkan Berat Badan jika mampu. Minimal mengejar 10 ribuan langkah per harinya, meningkat sedikit dari Standar Awal yang ditentukan Samsung Gear.

Dilihat dari segi fisik, kini saya jadi lebih mudah berkeringat dari sebelumnya meski belum sebanyak harapan. Bisa jadi karena kecepatan langkah yang dilakukan hanya sebatas 5,0 km/jam. Bandingkan dengan langkah terdahulu yang bisa mencapai 6 hingga 9,3 km/jam. Atau bisa juga lantaran seragam yang digunakan belum dilengkapi dengan jaket parasut yang mampu menjaga suhu badan tetap panas saat angin sepoi berhembus di sepanjang jalan yang dilalui.

Kalian siap ikutan menghadapi tantangan Global Challenge Samsung Health berikutnya ?

Ingin Renovasi Rumah BTN Murah yang Anda Miliki? Ini Cara Untuk Menghemat Biayanya (bag 2)

Category : tentang KeseHaRian

Pada artikel sebelumnya, telah diulas mengenai berbagai cara untuk menghemat anggaran saat merenovasi rumah BTN Murah yang Anda miliki. Pada artikel kali ini akan kembali diulas beberapa cara lainnya agar dapat menghemat budget dalam merenovasi rumah BTN murah milik Anda. Berikut beberapa caranya.

Jika ingin membuat dua lantai, gunakan konstruksi baja ringan
Cara lain untuk menghemat budget renovasi rumah BTN murah adalah dengan menggunakan konstruksi baja ringan pada saat proses peningkatan lantai rumah. Ya, rumah BTN murah biasanya cenderung memiliki luas bangunan yang sempit sehingga dibutuhkan lantai tambahan agar semua ruangan dapat memadai. Untuk menghemat anggaran tersebut, baja ringan merupakan solusi yang tepat agar budget saat merenovasi rumah BTN murah tidak bengkak terlalu banyak.

Gunakan tenaga kerja dengan sistem harian
Selain material bangunan, perhatikan pula penggunaan tenaga kerja yang akan membantu jalannya proses renovasi. Untuk menghemat budget, Anda dapat menggunakan tenaga kerja dengan sistem harian bukan borongan per proyek. Hal tersebut bertujuan untuk menghemat durasi kerja agar sesuai dengan target yang diinginkan. Selain itu, pastikan Anda mengontrol kinerja dari tenaga kerja tersebut agar biaya yang Anda keluarkan untuk mereka tidak membengkak nantinya.

Proporsi tenaga kerja yang optimal
Selain memastikan sistem tenaga kerja yang digunakan, pastikan pula jumlah tenaga kerja yang Anda gunakan memiliki proporsi yang optimal. Jika renovasi rumah tidak dilakukan secara masif, Anda dapat menggunakan tenaga kerja setidaknya 2-3 orang saja. Apabila lebih masif, Anda dapat menggunakan tenaga kerja hingga 10 orang agar pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dan tidak memakan biaya banyak saat merenovasi rumah BTN murah Anda.

Pastikan bahan material dipesan sendiri sesuai dengan kebutuhan
Selain memastikan jumlah tenaga kerja yang digunakan, pastikan pula semua bahan material yang dipesan Anda lakukan sendiri. Meski terdengar merepotkan akan tetapi pemesanan bahan material yang dilakukan sendiri dapat mencegah terjadinya kecurangan yang mengakibatkan bocornya anggaran. Dengan demikian, Anda dapat menjaga uang tidak sampai terbuang sia-sia.

3 Alasan Mengapa Anda Harus Segera Membeli Mobil Baru Di Dealer Toyota Balikpapan

Category : tentang KeseHaRian

Banyak sekali hal yang harus dipertimbangkan saat akan membeli mobil. Mulai dari aspek kebutuhan, pertimbangan tentang jenis, besaran dan kapasitas mobil, hingga rentetan pertanyaan lain pasti akan terlintas di benak Anda. Tenang, Anda tak sendirian! Salah satu pembeli Dealer Toyota Balikpapan juga banyak kok yang mengalaminya!

Anda butuh alasan untuk membeli mobil baru? Kalau begitu, simak artikel singkat kami yang berikut ini yuk! Selamat menyimak ya!

1. Anda Sudah Memiliki Mobil? Tahun Berapa? Apa Iya, Tidak Ingin Mobil Yang Baru ?

Membeli mobil memang bukan suatu hal yang wajib. Lebih-lebih bila Anda telah memiliki mobil di rumah Anda. Anda tentu setuju bukan? Namun biar pun begitu, setiap mobil memiliki “umur”nya masing-masing loh!
Bila Anda setuju dengan pernyataan diatas, Anda pasti tau betul tentang penyakit-penyakit yang rentan dialami oleh mobil tua. Mulai dari pendingin kabin yang kuran optimal, suara mesin yang sudah tidak sehalus dulu, hingga tarikan mobil yang sudah mulai kehilangan tenaga pasti membuat Anda sempat berfikir untuk mengganti mobil Anda dengan yang baru bukan?
Mobil baru harganya mahal? Yuk sempatkan waktu berkunjung ke Dealer Toyota Balikpapan! Harga mobil yang ditawarkan banyak yang cukup terjangkau kok!

2. Mobil Baru Memiliki Segudang Teknologi Yang Berkualitas Prima

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa pabrikan Toyota selalu saja berinovasi demi kepuasan seluruh konsumennya. Inovasi ini diwijudkan baik dari segi pelayanan, hingga segi jenis dan variasi yang diproduksi oleh pabrikan Toyota sendiri.
Dari bentuk body mobilnya saja, kita sudah mampu melihat kesungguhan Toyota dalam berinovasi. Betapa tidak? Body mobilnya semakin hari semakin cantik! Tak sekedar cantik, prinsip aerodinamis juga turut diimplementasikan sehingga mobil mampu melaju dengan lebih efisien saat dikendarai.
Belum lagi dengan hadirnya fasilitas yang ada di dalam kabin semisal DVD player, penunjang keamanan seperti SRS Air bag, hingga tampilan dashboard kabin yang lebih elegan. Tak lupa, Toyota juga membekali mobil pabrikannya dengan green teknologi yang ramah lingkungan, dan irit bahan bakar.

3. Proses Pembelian Mobil Di Dealer Toyota Balikpapan Yang Mudah, Dan Lebih Dekat Dengan Rumah

Siapa bilang membeli mobil harus jauh-jauh ke Jakarta? Bilapun iya, pasti merepotkan sekali ya! Untung saja di Balikpapan sudah ada Dealer Toyota Balikpapan yang lebih dekat dengan rumah. Proses pembelian pun terasa lebih dekat dan mudah deh!
Meskipun dealer yang satu ini berada di Balikpapan, jangan remehkan kualitas pelayanannya ya! Tenaga kerja yang standby disana sudah dilatih sesuai dengan standar dealer rekanan Auto2000 kok! Jadi tak perlu khawatir dengan keramah tamahan para sales disana, dan tak perlu risih bila Anda ingin bertransaksi dengan bahasa Indonesia.

Mengejar Ketertinggalan Langkah Spa Challenge

1

Category : tentang KeseHaRian

Membuka-buka menu aplikasi Samsung Health pasca berjalan kaki sepanjang 5 km, sekitar delapan kali putaran mengelilingi lapangan alun-alun Puputan Badung Kota Denpasar, tak sengaja menemukan tantangan baru berskala global yang diikuti baik disadari ataupun tidak oleh 800 K User lainnya.
Spa Challenge dengan memenuhi target berjalan kaki hingga 200 K langkah dalam satu bulan Februari ini. Yang bila dirata-ratakan dalam seharinya, harus menempuh 7 K langkah untuk bisa mencapainya dengan baik. Sementara Target Harian aplikasi secara default hanyalah sekitar 6 K langkah saja. Cukup mudah bukan ?

Sepintas lalu, apa yang dipaparkan pada aplikasi Samsung Health ini cukup menggoda. Mengingat sambil berolahraga, kita bisa have fun lebih jauh serta memantau kesehatan dengan menargetkan aktifitas tertentu seperti konsumsi air minum, kafein, makan siang hingga pencatatan kadar gula darah, detak jantung, tekanan darah juga berat badan.
Ada data yang disimpan secara otomatis dengan memanfaatkan device dan share location kekinian, ada juga yang direkam secara manual dan ada pula dengan menggunakan device tambahan seperti Samsung Gear S3 Frontier yang saya gunakan belakangan ini. Cukup puas bisa memantau semua perkembangan sembari menikmati pemandangan lalu lalang orang disekitar kita.

Untuk kelas Spa Challenge yang diselenggarakan bulan Februari inipun, saya baru bisa mencapai rangking 200an K dan kelihatannya bakalan melorot setiap paginya, untuk jumlah langkah sebanyak 164 K sejauh ini. Lumayan lah.
Yang jikalau dirata-ratakan, jumlah pencapaian dalam sehari hanya 9 K langkah saja. Sangat sedikit sebetulnya. Apalagi jika disandingkan dengan sang pemegang rekor tercatat, si Mr.Boki dengan 1,7 M langkahnya saat ini. Edan lah.

Soal rekor bulanan ini, sempat terjadi miss dalam pikiran saya, yang hanya menyangka enam digit angka sehingga selisih dengan langkah yang saya capai hanya sekitar belasan ribu saja. Itu artinya jika dalam sehari kelak mampu menghabiskan waktu 2 jam sehari untuk berjalan kaki, rekor ini pun akan dengan mudah dilibas. Namun pertanyaannya, kenapa yang namanya rangking akumulasi jadi begitu jauh ?
Eh setelah ditilik lama, si Mr.Boki rupanya punya tujuh digit angka dalam jumlah langkah. Saya mah apa gitu, belum ada sepersepuluhnya. ?

Akan tetapi ya jangan mudah patah semangat lah kalo kata orang-orang tua. Minimal yang namanya olah raga tentu ada banyak manfaatnya bila bicara soal Diabetes dan upaya menurunkan kadar gula darahnya. Disamping itu, yang namanya waktu luang atau senggang, kini bisa diisi dengan berjalan kaki barang setengah hingga satu jam. Akan tetapi target pertama adalah mengejar ketertinggalan angka untuk bisa mencapai 5 Bintang dan garis finish dulu.
Kira-kira bisa dicapai pada hari ke berapa ya ?

Icip Icip Stand Kuliner Taman Kota

Category : tentang KeseHaRian

Hujan deras mendadak mengguyur Lapangan Lumintang Denpasar, sore sekitar pukul 3.50 pasca pulang kantor Senin kemarin. Padahal baru juga sempat berjalan santai mengitari jogging track satu putaran. Hanya mencoba memanfaatkan waktu luang sebelum menjemput Intan di les baca Anemone. Rutinitas baru akhir-akhir ini.

Pilihan berteduh jatuh pada atap emperan terdekat sebelah selatan pura yang masih tampak megah. Bingung mau ngapain sambil menunggu, keputusan pun diambil. Mampir ke stand kuliner pinggiran sungai, sambil berharap ada yang hangat-hangat bisa dinikmati, dan terkabulkan.

Kalau tidak salah ada stand sosis bakar kesukaan anak-anak jaman Now, bubur kacang hijau, juga warung kopi bali di sisi lantai pertama. Turun tangga sedikit, ada rombong sate ayam madura, bakso beranak serta mie ayam dan gerai sate babi di pojok selatan.
Kelihatannya enak.

Sempat kaget di awal sebenarnya pas melihat penataan sungai di pinggiran Taman Kota dan sekolah Dharma Praja, yang begitu apik diselesaikan meski belum semegah area Pasar Badung. Cukup singkat untuk mengambil pilihan Sate Babi dan semangkuk Mie Ayam Bakso.
Hujan pun tampak makin deras, menenggelamkan pemandangan yang tadinya begitu mencerahkan pikiran.

Icip-icip makanan di Taman Kota sebetulnya ide yang bagus secara pandangan pribadi. Dimana rangorang yang ingin menikmati waktu santai maupun bersama keluarga kecil, bisa langsung mengisi perut saat lapar tanpa takut dikejar-kejar satpol PP sebagaimana halnya di alun-alun Kota Denpasar.
Asalkan saja bisa tertata rapi begini dan tentu saja bersih. Dijamin nyaman bagi pengunjung atau masyarakat yang sekedad ingin mampir.

Kurang tahu juga bagaimana pengelolaan lapak di stand makanan ini, namun jangan terlalu berharap bakalan menemukan kuliner mantap. Minimal standar baku yang mungkin ingin ditetapkan sebelum berkunjung, bisa diturunkan dulu ke level rakyat. Saya yakin kalian akan memakluminya.

Dengan harga yang ekonomis dan terjangkau, cukup nikmat lah bagi lidah saya yang nDeso ini menghabiskan tuntas santapan yang dihidangkan, hingga hujan pun tampak rela meninggalkan Taman Kota untuk beralih ke tempat lainnya.

3 Hal Yang Penting Ketika Akan Membeli Meja Kantor

Category : tentang KeseHaRian

Sekarang ini sudah banyak orang yang membeli berbagai macam furniture dari berbagai bahan, baik itu belanja melalui lapak online dengan bantuan internet ataupun langsung membeli ke tempatnya yang biasa disebut belanja offline. Apalagi yang memang bertujuan untuk mencari lapak atau toko yang jual meja kantor, tentu sangat mudah sekali. Sebab biasanya di setiap toko mebel selalu menyediakan ragam meja kantor dalam berbagai pilihan.

Bila benar anda akan membeli meja kantor, kalau boleh disarankan jangan sembarangan memutuskan atau terlalu tergesa–gesa agar bisa terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Dari bahan yang tidak sesuai atau harga yang terlalu tinggi bila dibandingkan dengan pilihan lainnya.

Berikut ini adalah 3 hal penting yang sebaiknya diperhatikan atau dipertimbangkan bila ingin membeli meja kantor agar pilihan nantinya bisa memuaskan anda, diantaranya :

1. Pastikan toko yang anda pilih adalah yang terbaik
Untuk memilih toko memang anda perlu bertanya–tanya terlebih dahulu dengan berkunjung ke beberapa toko mebel yang ada, dan silahkan bertanya sesuai dengan kebutuhan dari mulai bahan yang digunakan, harga dan yang lainnya. Setelah itu baru bisa menentukan toko yang menurut anda bisa dikatakan terbaik.

2. Bahan yang bagus dan berkualitas
Bila anda tidak mengetahui bahan yang bagus dan berkualitas maka sebaiknya dalam upaya mencari tahu, bisa ditemani orang yang mengetahui mebel secara umum. Sehingga bisa membantu anda dalam memilih bahan yang bagus dan berkualitas pada setiap barang yang sedianya akan dipilih. Sebab bila barang atau meja kantor memiliki bahan yang berkualitas seyogyanya bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan bahan yang biasa saja.

3. Sesuaikan dengan kebutuhan baik dari segi ukuran, model ataupun yang lainnya
Meja kantor memang memiliki beragam ukuran dan model sehingga dalam hal ini harus bisa menyesuaikan dengan kondisi kantor yang di miliki agar bisa di tata dengan baik.

Kira-kira demikian hal-hal yang nantinya bisa dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.

Libur Panjang Tanpa Liburan

2

Category : tentang KeseHaRian

Yeah, demikianlah adanya.
Padahal momen seperti minggu ini jarang-jarang bisa didapatkan. Cuma karena kesibukan baik pribadi maupun anak-anak, libur panjang kali ini nggak bisa dilewati dengan Liburan sekalipun.

Pertama ya terkait upacara pelebon staf kami yang meninggal beberapa waktu lalu, jatuh hari Sabtu siang. Praktis, dari Jumat sudah nggak ada rencana khusus terkait itu. Nyambung ke hari Minggu hingga Selasa, Mirah putri pertama kami ada agenda pengayaan di sekolahnya, Kumon Matematika dan Les pagi. Maka buyar sudah semuanya.

Saya sendiri masih dalam upaya menurunkan kadar gula darah yang sekitar dua minggu lalu sempat naik gila-gilaan, mencapai angka 468 mg/dl yang musti ditebus dengan puasa makanan enak. Syukurnya Sabtu pagi kemarin gula puasa sudah bisa turun ke angka cantik yang dipuja sebagian besar rakyat Indonesia. 212 mg/dl. Meski masih tergolong tinggi, tapi lumayanlah, sudah ada kemajuan.
Menu makan siang musti dialihkan ke sayuran tanpa nasi. Sementara sarapan pagi dan malam, beras rendah gula diganti pake beras hitam hasil pembagian di kantor. Lalu cemilan berubah menjadi ketela, dan kopi sachet menjadi teh atau kopi tanpa gula. Menyiksa tapi sudah nggak ada pilihan lain.

Libur panjang bukan berarti pula jadi makin banyak waktu luangnya. Gegara permainan Plants vs Zombie 2 rasanya semuanya jadi serba terbatas. Sudah masuk tahap adiktif, serupa dengan Subway Surf atau FaceBook beberapa waktu lalu. Menyita perhatian lantaran keasyikan.
Maka itu jangan heran pula kalo halaman ini jadi jarang update tulisan. Kalopun ada palingan ya keluh kesah saya yang gak ada faedahnya bagi kalian yang mampir dan membaca.

Kalo kalian, libur panjang ini sempat kemana saja ?