Politik Santun ‘Kasus Besar’ dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah Gayus dan Nazaruddin, dua tokoh fenomenal kasus korupsi serta beberapa Kasus Besar yang agaknya bakalan begitu mudah dilupakan dan dimaafkan.

*

*

*

*

* > Gayus dan Nazaruddin

*

*

*

*

*

Politik Santun ‘DPR’ dalam Kartun Mice Misrad

1

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah anggota Dewan kita yang Terhormat DPR.

*

*

*

*

*

*

*

*

Politik Santun ‘Presiden’ dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah pak Presiden BeYe.

*

*

*

*

*

*

*

*

Politik Santun dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

MIRIS

Barangkali satu kata diatas sudah cukup kuat untuk menggambarkan perasaan saya saat membuka lebar demi lembar halaman buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ yang digoreskan oleh Muhammad Mice Misrad, sebuah kumpulan kisah karut marutnya Indonesia secara menggelitik namun tetap unik dan menarik. Halah…

Demi memberi apresiasi kepada Mice Misrad dari duo Benny & Mice yang tampaknya cukup produktif dalam merilis buku kumpulan kartun, kelihatannya Satu Minggu ini blog www.pandebaik.com bakalan berisikan beberapa gambar hasil comotan buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ yang saya anggap pantas mewakili dan patut untuk dikenang serta dipertanyakan kembali.

Cover Depan (atas) dan Belakang (bawah)

Dan seperti halnya tulisan ataupun berita media, goresan kartun karya Mice Misrad pun merupakan satu catatan sejarah yang patut dibanggakan keberadaannya, minimal mampu mengingatkan kita sebagai masyarakat Indonesia akan segala topik hangat partai politik dan pemerintahannya yang menurut saya pribadi sangat mengecewakan. Bagi yang rajin mengikuti perkembangan lewat media cetak ataupun televisi, saya yakin gag akan membutuhkan waktu lama untuk memahami maksud hati yang tertuang dalam goresan tersebut.

Penasaran ? tunggu mulai besok yah

Dua Tangis dan Ribuan Tawa Dahlan Iskan

6

Category : tentang InSPiRasi

Dengan basic pengalaman dibidang Jurnalistik, kemampuan menulis Pak Dahlan Iskan mantan CEO Jawa Pos yang kini menjabat sebagai Menteri Negara BUMN sebenarnya sudah tidak perlu diragukan. Apalagi secara berkala Beliau rajin menurunkan beberapa pengalaman dan ide dalam pikirannya dalam sebuah tajuk yang diturunkan oleh Jawa Pos halaman pertama. Hingga jika boleh saya memuji, membaca tulisan seorang Dahlan Iskan sama asyiknya ketika membaca Novel Andrea Hirata yang memang menghanyutkan itu.

Sayangnya, buah pikir pak Dahlan Iskan yang dirangkum dalam sebuah Buku ‘Dua Tangis dan Ribuan Tawa’, akan terasa sangat Mubazir untuk dinikmati dalam sekali jalan. Tipe buku seperti ini paling enak jika dinikmati saat senggang, dengan membuka dan merilekskan pikiran sehingga makna atau maksud yang disampaikan dalam setiap tulisan Beliau dapat dicerna dan diingat dalam kurun waktu yang lama.

Sekedar informasi bahwa Buku ini merupakan kumpulan tulisan saat Beliau ditugaskan menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar, yang kemudian bisa dikatakan berhasil dalam mengatasi Byar-Pet-nya Listrik di seantero Indonesia.

Katakan saja tentang Virus Antusias yang menjalar dalam tubuh PLN, CEO Noted #2 rupanya sanggup menjawab semua solusi atas permasalahan-permasalahan yang terjadi berkaitan dengan Krisis Listrik di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo ataupun Minahasa dan Palu. Begitu pula kisan Pak Ikuten Sinulingga yang berhasil mengatasi Byar-Pet-nya Kota Medan. Termasuk soal CEO Noted yang banyak menginspirasi karyawan PLN dan institusi diluaran.

Begitupun soal larangan Merokok yang diberlakukan secara straight tanpa pandang bulu dengan ancaman Penghapusan Tunjangan Kesehatan, keberhasilan meraih gelar ‘Merketer of the Year 2010 Indonesia serta mengatasi tantangan terbesar dari para Pengusaha dan Rekanan PLN, seakan memberikan semangat pada banyak orang yang sudah kadung apatis dengan kelakuan para pemimpin di negeri ini.

Yang patut dicatat kembali oleh setiap calon Pemimpin di Indonesia berkaca pada Buku ini adalah tekad Pak Dahlan Iskan untuk membuat satu kemajuan pada institusi yang dipimpinnya dengan memanfaatkan Sumber Daya yang cerdas dan memang benar-benar mampu seperti halnya saat menghantarkan kesuksesan pada Group Jawa Pos terdahulu.

Tidak heran jika kemudian Buku ‘Dua Tangis dan Ribuan Tawa’ karya Pak Dahlan Iskan yang diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo bersama Kompas Gramedia ini menyabet National Best Seller serta telah dicetak ulang hingga kali ke-7 pada Januari 2012 lalu.

Belum jua selesai saya membacanya secara penuh, mendadak saja pikiran saya dipenuhi banyak pertanyaan. Salah Satunya adalah ‘apakah ada tipikal Pemimpin Bangsa kita yang bakalan mampu berbuat seperti halnya Pak Dahlan Iskan ?

Mice Cartoon Obladi Oblada Life Goes On…

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa komik Strip hasil karya Muhammad Mice Misrad aka Mice dari duo Benny & Mice yang disajikan dalam buku Mice Cartoon “Obladi Oblada Life Goes On…”

Strip pertama dari kisah ‘8 Days a Week’ ini benar-benar mengisahkan kehidupan pribadi saya (dan juga barangkali banyak orang lainnya), sedari masa-masa bujangan yang masih suka mendengarkan musik Rock era 1990/2000an, lanjut masa pacaran dengan tembang-tembang PoP romantisnya dan masa beranak pinak dengan musik Taman kanak-Kanaknya (-_-“)

Mengkritik puluhan mobil mewah yang menenggak Premium bersubsidi, bahkan dengan jalan mengenakan seragam pemulung sekalipun, agar lolos dari ‘tuduhan’ meski jadi terasa aneh *ngakak

BBM-an effect, selalu Update Status dimanapun, kapanpun dan dalam situasi apapun. Termasuk di Traffic Light ‘otw to…, Makan siang ‘bareng bla bla bla hingga kloset *ugh

Salu up to 70% ? pahami baik-baik makna Up to tersebut. Sama halnya dengan koneksi internet ‘Up to 2 Mbps… Jadi jangan senang dulu dengan angka yang ditebal dan besarkan tersebut yah…

Untuk komik Strip yang satu ini, benar-benar mencerminkan ‘keinginan pribadi yang tiap kali menginap di hotel seputaran Jakarta, gag pernah mendapatkan bantal guling :p

…dan yang terakhir asupan makanan 4 Sehat 5 Sempurna yang penuh dengan suntikan kandungan zat berbahaya. Jadi miris sendiri nih…

(PanDe Baik)

Dari Beatles sampai Mice Cartoon

Category : tentang InSPiRasi

Obladi Oblada Life Goes On…

Akhirnya terjawab jua mengapa kartun strip Benny & Mice sudah gag tampil lagi dalam bentuk Buku belakangan ini. Terakhir nulis kalo gag salah “Jalan-Jalan ke Singapura-nya Benny Rachmadi yang ngocol abis. Lha kini giliran buku-nya Mice Cartoon, tandemnya Benny punya gawe malah dirilis untuk pertama kalinya bulan Maret 2012 kemaren. Kabar dari buku sih, per 2 Juli 2010 lalu merupakan tanggal bersejarah selesainya serial duo Benny & Mice. Sedih juga sih mbacanya…

Tapi sudahlah, hidup memang harus tetap jalan seperti judul lagu diatas. Sebuah karya apik miliknya The Beatles yang menjadi idea utama dari Mice Cartoon kali ini, ditambah beberapa karya lainnya yang dijadikan judul sub bab didalamnya. Bagi yang mengenal siapa dan bagaimana perjuangan grup asal Inggris ini, saya yakin pasti mengenal lirik lagu mana saja yang diambil sebagai ilustrasi awal di sepanjang buku.

Mengisahkan perjalanan Mice aka Muhammad Mice Misrad (23 Juli 1970) pasca perpisahan dengan Benny Rachmadi, dari liburannya ke Bugis – Bone Kajuara, perjalanan balik ke Jakarta hingga kehidupan keluarga kecilnya menjadi intro beberapa halaman dalam buku yang cukup membuat saya pribadi menarik nafas panjang dan berat. Rasanya beneran gag rela kenyataan yang ada. Meski demikian, diantara kisah ‘8 Days a Week’ ada satu strip yang kemudian mencerminkan bagaimana kehidupan saya yang sebenarnya. Dari masa Bujangan, Pacaran hingga beranak pinak (-_-“)

Mengungkap isi hati Mice, begitu tepatnya yang bisa dirasakan dalam komik strip berikutnya. Baik itu pandangannya soal audisi Indonesian iDol, histeria Chaiya Chaiya yang jika boleh saya katakan malah berakhir tragis, hingga goresan uniknya soal gambaran personil BoyBand dan gerombolan anak Alay yang saban pagi lebih suka nongkrongin live music plus aksi Lipsync para artis kenamaan.

Dikemas dalam sebuah buku cetak yang exclusive, menyajikan sebagian komik strip dalam dua warna serta sebagian lainnya full color dan kertas tebal. Dan seperti halnya kisah duo Benny & Mice, apa yang diceritakan halaman per halamannya mampu memberikan clue atau petunjuk akan kejadian sosial apa saja yang sedang trend atau terjadi saat itu. Misalkan saja ketika warna gelap terang mobil dijadikan solusi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Kota Jakarta, atau trending BBM-an disegala situasi bahkan menanti Traffic Light sekalipun, atau Trend rambut cepak ala Pasha ‘Ungu’ dan juga Terror Bom Buku.

Diantara itu ada pula beberapa strip komik yang malah bikin miris hati mengingat kebenaran yang terkandung didalamnya mencakup menu makan yang telah disuntik berbagai macam kandungan berbahaya, mie instant yang ditenggarai mengandung bahan pengawet tapi masih dikatakan aman oleh empat menteri, hingga modus percobaan penipuan lewat sms.

Meski beragam, namun apabila boleh saya bandingkan dengan kisah terakhir milik Benny Rachmadi, apa yang diceritakan sepanjang buku rasanya kok malah jadi garing. Beberapa strip yang melibatkan tokoh utama dan seorang temannya, bahkan merupakan pengulangan ide dari buku-buku kumpulan komik strip duo Benny & Mice. Tingkat kelucuan cerita malah jadi tambah Galau jika mengingat awal kisah buku ini. Demikian pula dengan akhir cerita yang masih terkesan agak ngambang.

Lama-lama Saya malahan jadi kangen dengan kisah kalian berdua loh…

Menikmati Liburan Lebaran dengan Barisan Film Action

8

Category : tentang InSPiRasi

Sembilan Hari tentu waktu yang sangat lama untuk menghabiskan liburan Lebaran kali ini. Sangat panjang dan lama. Namun saya musti bersyukur dengan keberadaan situs penyedia film ternama downloadfilem.com yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi puluhan bahkan ratusan film asing dan lokal dalam format digital.

Sudah setahun terakhir saya rajin menyambangi alamat diatas. Bisa jadi ketika masih rajin menjawab pertanyaan lewat Yahoo Answer terdahulu, dan alamat tersebut saya dapatkan dari beberapa jawaban terbaik yang pernah ada.

District 13. Film Perancis yang dirilis tahun 2004 silam ini sebetulnya kerap saya jumpai dilayar kaca media televisi lokal. Lantaran penasaran pula gara-gara perasaan dejavu  yang sempat muncul, sayapun menanyakannya lewat akun Twitter dan FaceBook tempo hari. Hasilnya dalam waktu singkat, blogger tenar Wirautama memberikan petunjuk D13 yang langsung saja saya hunting di Mbah Google. District 13 atau yang dalam rilis Perancisnya diberikan title Banlieue 13 ini menyajikan aksi lompat antar gedung atau yang dikenal dengan istilah Parkour serta tanding ala film-nya Jason Statham, Transpotter.

District 13 Ultimatum. Sebenarnya film ini didapat secara tak sengaja. Kalo bukan gara-gara penasaran dengan rilis pertamanya yang ternyata salah download, mungkin saya gag bakalan bisa menikmati aksi lompat gedung yang jauh lebih ekstrem. Gag percuma deh kalo mau ikut nonton yang satu ini.

Transformers 3. Oke, untuk yang satu ini sebenarnya sudah saya tonton sebelumnya dalam format dvd bajakan yang notabene punya sound yang mampu membuat gendang telinga berasa aneh dan juga minus pada mata makin bertambah. Aksinya yang terlalu berlebihan dalam penghancuran gedung sempat membuat saya ilfil pada sekuel aksi Autobots versus Megatron ini. Tapi yah, bolehlah kalo Cuma untuk hiburan.

Pirates of Caribbean 4. Setelah aksi Bajak Laut Johnny Deep  yang ketiga tempo hari, jujur saja saya tak terlalu mengharapkan kisah lanjutannya kembali. Apalagi sudah tak lagi didukung oleh pasangan kekasih yang lama, Orlando Bloom dan Kiera Knightley. Berbeda dengan tiga film diatas, hingga tulisan ini diturunkan untuk yang satu ini belum sempat saya tonton secara penuh. Bisa jadi karena kualitas gambarnya yang masih tanggung, bisa juga lantaran Mood yang tak kunjung ada. He…

Fast Five. Gag jauh beda dengan aksi robot diatas, penghancuran kota ala Vin Diesel dan The Rock kali ini memang benar-benar mantap. Hanya saja yang ini dilakukan dengan balapan mobil-mobil supercepat yang tempo hari kerap saya kendarai. Dalam arena games tentu saja. Hehehe… dibumbui dengan aksi lompat perumahan kumuh kota Rio, sempat mengingatkan saya pula pada aksi Demian dan Leito-nya District 13. Ealah…

Selain lima film diatas sebenarnya masih banyak lagi yang saya comot dari alamat downloadfilem.com selama dua minggu terakhir seperti Trilogy Lord of The Ring, Die Hard rilis pertama hingga keempat atau aksi kocak Blue Streak yang sudah lama ingin saya tonton kembali. Semoga saja semua bisa habis dinikmati hingga hari libur terakhir.

Ayo ikut Bakti Sosial Yowana Paramartha Maha Semaya Warga Pande

Category : tentang InSPiRasi

Om Suastyastu,

Atas Asung Kertha Wara Nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kami Yowana Paramartha Maha Semaya Warga Pande, bermaksud akan mengadakan KEGIATAN BAKTI SOSIAL,  Untuk mengisi hari libur selama Hari Raya Idul Fitri nanti dengan satu kegiatan yang positif. Adapun lokasi Kegiatan yang akan kami laksanakan, menyasar Kampung kecil di pinggir DANAU TAMBLINGAN (jalan masuk menuju Pura Penataran Pande Tamblingan), tepatnya diperuntukkan bagi 43 KK (terdata) yang tempat tinggalnya (hingga kini) masih terendam akibat meluapnya Air Danau Tamblingan beberapa bulan terakhir.

Yang mendapat kehormatan sebagai Panitia Inti dari kegiatan BAKSOS kali ini adalah Semeton Yowana Paramartha Kabupaten Tabanan yang dibentuk Juni 2011 lalu, dengan Ketua Panitia saudara DWIPA PENDIT.

Terpantau Panitia bersama Taruna Siaga Bencana dari Dinas Sosial sudah melakukan SURVEY lapangan turun langsung ke Kampung kecil di pinggir DANAU TAMBLINGAN ( Jalan menuju Pura Penataran Pande  Tamblingan) dan bertemu dengan Kelihan Dinas setempat Bapak Nyoman Surika. Beliau mengatakan bahwa 43 KK yang telah terdata sebagai keluarga yang tertimpa bencana meluapnya air danau tersebut terbagi atas dua kelompok, Bendega dan Nelayan. Adapun status tempat tinggal yang mereka tempati hinggi kini adalah masih menumpang.

Sesuai dengan hasil pertemuan semeton Pande di KOPDAR Gianyar pada hari Minggu tanggal 21 Agustus 2011 kemarin, bertempat di Rumah Semeton Pande Putra Pratama Kaskus – Abianbase, Gianyar, telah di sepakati beberapa hal mengenai Rencana Kegiatan BAKSOS, antara lain :

Kegiatan sedianya akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 31 Agustus 2011, libur kedua Hari Raya Idul Fitri.

Kami akan memberikan bantuan atau sumbangan berupa paket SEMBAKO yang isinya kurang lebih berupa BERAS, GULA, MINYAK GORENG dan MIE INSTANT dan jika memang masih ada dana yang tersisa, akan kami berikan juga uang tunai sebesar (minimal) Rp. 50,000 per KK.

Untuk Posko BAKSOS seperti yang telah kami informasikan melalui akun Twitter @wargapande, untuk daerah Denpasar dan sekitarnya akan kami tempatkan di MYMART, lokasi Jalan Mahendradatta Selatan (dekat SPBU pertigaan Jalan Gunung Soputan) dan untuk daerah Tabanan dan sekitarnya, kami tempatkan di RUMAH semeton GEKTU CIPLUK (silahkan mention yang bersangkutan di akun Twitter @gektuciplukz, Jalan Diponegoro No. 56 – Tabanan ( UD Sabdajati ).

Untuk mensukseskan BAKSOS ini, kami sangat mengharapkan sumbangsih para semeton untuk ikut berpatisipasi dalam kegiatan, baik itu sumbangan dalam bentuk SEMBAKO seperti BERAS, GULA MINYAK GORENG dan MIE INSTAN atau dalam bentuk UANG TUNAI.

Sumbangan dapat langsung diantarkan ke kedua Posko yang telah kami sediakan diatas atau bagi Semeton yang tidak bisa datang ke Posko karena berada diluar wilayah Denpasar dan Tabanan atau bahkan Luar daerah, bisa melakukan transfer sumbangan uang melalui rekening dibawah ini :

NO. REK : 1536-01-000065-50-1

Atas Nama : I PANDE PUTU YADNYA

Bank : BRI ( Bank Rakyat Indonesia )

Besar harapan kami selaku Panitia atas Dukungan dan Partisipasi Semua Semeton Warga Pande untuk ikut mensukseskan Kegiatan Baksos ini. Apabila ada pertanyaan ataupun masukan lain, silahkan meninggalkan pesan dalam Halaman Event di jejaring Sosial Facebook atau menghubungi Contact Person, Yande Putrawan (081237533999), Putu Yadnya aka Pande Bali (0817556999), Pande N.ArtaWibawa aka Pande Baik (087860061698), Dego Pande Suryantara (0361 8604062) atau Putu Adi Susanta (0361 8585908).

Matur Suksme,

OM Canti Canti Canti OM.

Mengakhiri Kisah Harry Potter Hari Ini

4

Category : tentang InSPiRasi

Belum lengkap rasanya jika mengaku sebagai penikmat serial Harry Potter hanya mengikuti kisahnya dalam bentuk novel bacaan saja, minimal musti tahu juga bagaimana penuangannya dalam bentuk visual film dan kalau bisa ya kisah tambahan baik cara pembuatan, siapa saja yang terlibat dan tentu saja rahasia-rahasia kecil yang selama ini tersimpan.

Luar Biasa. Barangkali itu yang bisa saya katakan pada mereka semua yang terlibat penuh sejak awal kisah dan juga khususnya bagi si pembuat cerita JK Rowling. Sangat jarang bisa kita temukan dedikasi para aktor dan aktrisnya yang begitu setia dan syukurnya tetap dalam keadaan sehat dan selamat (kecuali pemeran Albus Dumbledore), menjalani peran yang sama dalam kurun waktu yang panjang.

Harry Potter and Deathly Hallows merupakan kisah ketujuh yang memang sudah dinanti baik oleh semua diehard dan fans fanatiknya maupun penikmat musiman seperti saya ini. Karena bagaimanapun, dalam kisah Deathly Hallows akan terungkap rangkaian cerita keenam kisah yang dirilis sebelumnya. Dari Sorcerer Stone, Chamber of Secrets, Prisoners of Azkaban, Goblet of Fire, Oreder of the Phoenix dan Half Blood Prince.

Sayangnya, kisruh yang terjadi di dalam negeri enam bulan terakhir bisa dikatakan cukup memukul para Diehard dan Fans fanatiknya, dengan absennya film asing termasuk Harry Potter salah satunya di bioskop ternama seantero Indonesia. Meski bukan yang termasuk penghobi Bioskop seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, absennya kehadiran film yang paling dinanti ini kemudian menghasilkan solusi sederhana lain. Download saja melalui situs penyedia film ilegal, www.downloadfilem.com.

Deathly Hallows saking panjangnya cerita dan adanya kekhawatiran banyaknya adegan yang harus dimampatkan atau terpotong dari alur Novelnya, seperti enam kisah sebelumnya, oleh Warner Bros, dipecah menjadi dua bagian. Part 1 yang menceritakan alur pencarian tongkat Elder sebagai tongkat sihir paling mantap di dunia sihir sedang Part 2-nya lebih menitikberatkan pada penghancuran dan duel habis-habisan. Tapi ngomong-ngomong, pecahnya kisah Deathly Hallows menjadi dua bagian ini, bisa juga lantaran pertimbangan ekonomis yang tentu saja bakalan jauh lebih menarik hati. Hehehe…

Untuk bisa menikmati alur cerita dalam filmnya ini, saya pribadi memerlukan beberapa kali pengulangan adegan baik di bagian pertama maupun kedua (inilah keuntungan pertama menonton film ilegal/bajakan atau kalopun mau agak lama ya menanti video originalnya dirilis hehehe…) dan juga tentu saja mengulang membaca novelnya. Hasilnya sangat memuaskan. Meski ada beberapa adegan yang saya pikir masih tetap dipersingkat agar durasi film tidak terlalu panjang dan membosankan, seperti kilas balik Profesor Snape yang dilakoni Harry Potter. Tapi bagi DieHard dan Fans fanatiknya, siapa juga yang peduli ?

Namun, rupanya ada berita baik yang saya baca dalam seminggu terakhir ini di media cetak. Harry Potter and Deathly Hallows bagian kedua atau yang akan menjadi seri terakhir dari tujuh film sebelumnya (termasuk Harry Potter and Deathly Hallows bagian pertama) kabarnya bakalan ditayangkan sebelum bulan puasa atau tepat hari jumat, 29 Juli 2011. Jadi, bagi yang memang menantikan film ini jauh-jauh hari, tiket sudah dapat dipesan lebih awal.

Sayangnya, pasca menikmati kisah terakhir Harry Potter and Deathly Hallows ini, kira-kira ada lagi gag yah film atau karya lain yang bisa dinanti untuk sekian tahun lamanya ?

Memperkenalkan Warga Pande di dunia maya

8

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang iLMu tamBahan, tentang InSPiRasi

Seperti cerita Gigi dalam salah satu karyanya, semua yang kami alami setahun terakhir benar-benar berawal dari FaceBook. Namun pertemuan yang kami alami setahun lalu, membawa banyak cerita baru dalam setiap langkah yang kemudian kami ciptakan. Rasa persaudaraan itupun muncul ke permukaan. Membelah semua perbedaan yang ada di masing-masing kepala.

Saya masih ingat, Group Warga Pande Bali awal tahun 2010 lalu, malah sempat saya tinggalkan lantaran tak banyak informasi tentang keberadaan Warga Pande yang saya dapat. Putu Yadnya aka Pande Bali yang saat itu menjadi Admin (sekaligus pembuat halaman Group) pun jarang terlihat aktif berbagi informasi. Maka jadilah saya menurunkan satu tulisan yang bisa dikatakan ‘membakar perasaan setiap semeton Warga Pande yang membacanya di blog pribadi yang saya kelola.

Kadang Saya Malu Mengaku Nak Pande

Siapa sangka, tulisan inilah yang kemudian mempertemukan saya dengan Semeton Pande lainnya termasuk dengan admin Group Warga Pande Bali, Meski kami baru benar-benar bersua secara langsung saat pertemuan kedua di satu tempat makan seputaran jalan Drupadi.

Dari sinilah saya kemudian mengenal orang-orang yang selalu berusaha memberikan yang terbaik di bidang yang ia pahami dan kuasai. Putu Yadnya aka Pande Bali, Yande Putrawan yang kini didapuk sebagai Ketua Yowana Warga Pande Kota Denpasar, Dego Pande Suryantara pula sebagai Ketua Yowana Warga Pande Kabupaten Tabanan, bli Ande Tamanbali yang keberadaannya kini sudah mulai menyepi dari dunia maya dan Putu Adi Susanta seorang Radiografer Rumah Sakit Sanglah yang telah saya kenal sebelumnya di komunitas Bali Blogger Community.

Berangkat dari minimnya informasi yang bisa didapatkan baik secara tercetak dalam sebuah buku maupun dunia maya tentang keberadaan Warga Pande, kami pada akhirnya mulai mengumpulkan semeton lain satu persatu dan menggalang kekuatan untuk mengadakan satu dua kegiatan sosial yang sekiranya bisa memberikan arti positif pada kami semua. Maka jadilah kegiatan Dharmawecana itu digulirkan setahun lalu.

Tak hanya itu, kamipun berusaha untuk ikut serta dalam setiap kegiatan Ngayah yang dilakukan di Pura Penataran Pande Tamblingan dan syukur, masih bisa kami lanjutkan hingga kini. Termasuk kegiatan Penanaman Pohon dilingkungan Pura.

Pelan-pelan semua kegiatan itu kami dokumentasikan dan simpan dalam berbagai media yang telah ada. Baik blog pribadi maupun Group dan akun jejaring sosial FaceBook.  Sayangnya, informasi yang telah disimpan ini masih bersifat terbatas untuk dapat diakses oleh Warga Pande secara umum di dunia maya. Untuk itu, kami pun berkeinginan untuk membuat satu media komunikasi serta dokumentasi satu sama lain, sebagai ajang diskusi dan berbagi informasi di dunia maya tanpa harus dipaksa memiliki akun salah satu jejaring sosial. Maka diluncurkanlah alamat wargapande.org.

Dengan mengandalkan WordPress sebagai mesin utamanya, maka bisa dikatakan secara tampilan jadi tak jauh beda dengan blog pribadi yang saya kelola  www.pandebaik.com,  hanya saja wargapande.org jadi sedikit lebih garang lantaran halamannya yang didominasi warna Hitam dan Merah.

Web ini kemudian diperkenalkan secara resmi kepada Publik saat Loka Sabha Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar yang dilaksanakan di Banjar Pande Desa Renon, 25 Juni 2011 lalu, bertepatan dengan Pelantikan Yowana Warga Pande Kota Denpasar Periode 2011-2016.

Harus kami akui bahwa segmen utama yang di sasar di dunia maya adalah Yowana atau Generasi Mudanya. Karena melalui Generasi inilah yang akan diharapkan dapat tetap eksis dan selalu aktif berbagi informasi tentang Dharma Kepandean kepada semeton Yowana atau generasi muda lainnya yang memang sudah tampak aktif berinteraksi di dunia maya, termasuk FaceBook salah satunya.

Masih jua merasa belum cukup dengan akun Group FaceBook Warga Pande Bali dan web wargapande.org, rupanya Putu Adi Susanta, tweeps teraktif yang pernah saya kenal sekaligus blogger kondang yang mengelola radiografer.net, sudah membuat akun Twitter @wargapande sedari pertengahan tahun lalu. Kalau tidak salah sejak kami, para Yowana Warga Pande, mulai ramai mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan positif.

Terpantau Tweet terakhir yang diluncurkan oleh Pak Putu Tarno (sapaan akrab kami pada Master Putu Adi lantaran yang bersangkutan jago sulap) sekitar bulan Agustus 2010. Tepatnya ketika Uwe Sutedja Neka, Jejeneng Keris yang mengelola Museum Neka Ubud, mulai menyajikan aksi yang memukau, mendirikan keris diatas gagangnya saat DharmaWecana berlangsung. Maka jadilah akun Twitter @wargapande ini menjadi yang ketiga kami perkenalkan dan coba kelola.

Memang akan ada banyak hambatan dan tantangan yang kami yakin bakalan ditemui sepanjang perjalanan nanti sembari mengelola tiga akun Warga Pande disela kesibukan kerja masing-masing. Namun harapannya cukup sederhana kok. Minimal apa yang sudah kami lakukan, bisa menginspirasi Semeton Warga Pande lainnya terutama yang datang dari usia Generasi Muda untuk ikut serta berbagi informasi terkait Dharma Kepandean, agar kelak Generasi kami berikutnya tidak akan merasakan ‘Malu untuk mengaku Nak Pande.

Link to :