Inilah Kandungan Koyo yang Sangat Ampuh Mengurangi Sakit dan Nyeri Pada Otot

Category : tentang iLMu tamBahan

Sebagian besar sakit yang diderita oleh seseorang biasanya ditimbulkan dari kebiasaan dari diri sendiri yang tidak sehat. Seperti misalkan, situasi jaman now dimana kemajuan teknologi yang sudah canggih dan hampir setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat komputer atau pun gadget, tidak heran jika sebagian besar orang menghabiskan waktu yang cukup lama di depan perangkat tersebut. Bila saat melakukan aktifitas tersebut memiliki posisi duduk juga posisi kepala yang tidak baik, maka hal ini dapat menimbulkan bagian leher dan juga bahu terasa nyeri dan sakit. Hal ini memang tidak mematikan, namun jika tidak segera ditangani, maka akan sangat mengganggu pekerjaan dan juga segala aktivitas rutin sehari-hari.

Ada begitu banyak cara yang dapat dilakukan jika Anda merasakan nyeri pada bahu, salah satunya adalah menempelkan koyo pada bagian yang terasa nyeri tersebut. Jenis serta merk koyo sekarang ini memang sudah lebih beragam, namun Anda harus memilih jenis koyo yang terbaik yang bisa meredakan sakit tersebut dengan lebih cepat dan memberikan panas dengan kadar yang tepat seperti Hansaplast.

Koyo dipercaya dapat menghilangkan rasa nyeri dengan lebih cepat jika dibandingkan dengan meminum obat karena mengandung beberapa hal ini:

  • Biofreeze dan icyHot, kedua kandungan ini mampu memberikan nuansa panas-dingin yang menggunakan alkohol sehingga terasa lebih mentol.
  • Bengay dan Aspercreme, mengandung salisilat yang mampu mengurangi radang pada sendi.
  • Capzasin dan Zostrix, diambil dari cabai yang ampuh meredakan rasa sakit pada syaraf.
  • Metal salisilat, berfungsi untuk meredakan rasa nyeri pada syaraf.
  • Beberapa kandungan tersebut yang membuat fungsi koyo untuk bahu menjadi lebih ampuh dan banyak dipergunakan oleh masyarakat Indonesia yang merasakan sakit tersebut dibanding dengan meminum obat. Pastinya, koyo tersebut pun sangat mudah untuk didapatkan, serta harga yang dibanderol juga sangatlah terjangkau sehingga dapat dipergunakan oleh siapa saja di Indonesia. Pastinya penggunaan koyo juga tidak akan membahayakan kesehatan Anda mau pun memberikan efek samping yang menyulitkan diri sendiri, jadi tidak perlu takut dalam penggunaannya.

    Mengapa Sepatu Adalah Hadiah Terbaik untuk Wanita? Ini Alasannya!

    Category : tentang iLMu tamBahan

    Banyak orang merasa bingung ketika harus memilih hadiah untuk orang lain. Padahal, banyak sekali barang yang bisa dijadikan sebagai hadiah istimewa. Bila Anda berencana memberikan hadiah untuk istri, anak perempuan atau saudara dan sahabat wanita, sepatu bisa menjadi pilihan yang tepat.

    Mengapa sepatu merupakan salah satu jenis hadiah terbaik?

    Beberapa alasan berikut pasti membuat Anda tak akan ragu memilih sepatu sebagai hadiah :

    Mayoritas Wanita Gemar Mengoleksi Sepatu
    Kebanyakan Wanita yang gemar mengoleksi sepatu kemungkinan besar tidak memiliki semua jenis. Sehingga dengan adanya koleksi tersebut membuat Anda lebih mudah menentukan jenis sepatu yang cocok dijadikan hadiah. Jadi, wanita yang menerima hadiah sepatu pasti akan sangat senang karena koleksinya bertambah. Koleksi tersebut juga dapat menunjang penampilannya saat beraktivitas.

    Modelnya Sangat Bervariasi
    Anda leluasa memilih sepatu sebagai hadiah karena modelnya bervariasi. Mulai dari sepatu heels wanita yang haknya tinggi sampai sneakers bergaya casual. Beragam jenis sepatu tersebut tak akan membuat Anda kesulitan memilih. Anda hanya perlu menyesuaikan pilihan ukuran sepatu dengan ukuran kaki si penerima. Agar ukuran sepatu tersebut benar-benar pas dan nyaman ketika dipakai.

    Banyak Sepatu yang Menampilkan Kesan Timeless
    Meskipun sepatu adalah salah satu produk fashion yang selalu mengikuti perkembangan tren, bukan berarti hadiah sepatu dari Anda akan ketinggalan zaman. Anda bisa memilih sepatu yang modelnya klasik agar terkesan timeless. Sehingga sepatu tersebut tetap tampak menarik meskipun sudah dipakai bertahun-tahun.

    Harga Sepatu Bisa Disesuaikan dengan Budget
    Anda tak perlu khawatir dengan harga sepatu yang mahal dan tidak terjangkau. Kalau Anda ingin menjadikan sepatu sebagai hadiah, Anda bisa memilih sepatu yang harganya sesuai dengan budget Anda. Bahkan, kini sepatu heels wanita yang mewah pun tak lagi identik dengan harga mahal. Anda bisa membeli sepatu dengan kisaran harga mulai dari dua ratus ribuan hingga jutaan rupiah.

    Sepatu Adalah Kebutuhan Utama
    Semua orang pasti membutuhkan sepatu ketika beraktivitas. Tak terkecuali orang yang akan menerima hadiah dari Anda. Kalau Anda berhasil memilihkan sepatu yang tepat, pasti sepatu tersebut sangat bermanfaat bagi si penerima hadiah. Sebab hadiah sepatu dari Anda bisa digunakan untuk rutinitas sehari-hari, mulai dari bekerja, hangout, atau aktivitas lainnya.

    Proses Perawatannya Relatif Mudah
    Orang yang menerima hadiah sepatu tak akan kerepotan merawatnya. Proses perawatan sepatu relatif mudah, hanya dengan cara dicuci atau dilap dengan kain bertekstur lembut. Sepatu berbahan kulit biasanya cuma membutuhkan cairan pembersih khusus untuk mempertahanan tekstur dan warna kulit. Sepatu yang dirawat secara telaten akan awet selama bertahun-tahun dan menjadi barang yang sangat bermanfaat bagi si penerima hadiah.

    Sekarang, Anda pasti tak ragu lagi memberikan hadiah berupa sepatu untuk anggota keluarga atau sahabat wanita. Membeli sepatu kini tak repot lagi karena Anda bisa mengandalkan MatahariMall. Toko online terpercaya yang satu ini punya banyak pilihan sepatu wanita yang sesuai dengan tren terbaru, mulai dari sepatu heels wanita, wedges, hingga sneakers. Anda pasti leluasa memilih sepatu di MatahariMall sesuai selera. Harga sepatu di MatahariMall juga terjangkau dan dapat disesuaikan dengan budget Anda. Proses pembayaran yang praktis membuat Anda tak perlu buang waktu saat memesan sepatu wanita yang Anda inginkan.

    Belanja sepatu jadi semakin praktis dan menyenangkan melalui MatahariMall. Jangan sampai Anda melewatkan koleksi sepatu terbarunya. Dapatkan sepatu terbaik dari MatahariMall sebagai kado untuk orang-orang terdekat.

    Pelajaran dari Politik Hari Ini Untuk Kita Semua

    Category : tentang iLMu tamBahan

    Pelajaran dari Agus Harimurti untuk kita semua :
    Jangan resign kalau belum dapat kerjaan baru, meskipun dapet rekomendasi dari bapak.

    Pelajaran dari Pak Mahfud buat kita semua :
    Jangan cerita ke orang-orang dapat kerjaan baru kalau belum sign kontrak.

    Pelajaran dari Sandiaga untuk kita semua :
    Selalu liat peluang baru yang lebih baik. Berani keluarin modal untuk keberhasilan.

    Pelajaran dari Ma’ruf Amin buat kita semua :
    Jangan putus asa jika usia sudah tidak muda lagi, siapa tau keberhasilan datang di usia di atas 60 tahun.

    * * *

    Saya kurang tahu siapa yang membuat quote diatas pertama kali. Namun jika dicermati, tentu memiliki makna yang sangat dalam utamanya bagi kita generasi muda milenial.
    Saya sendiri mendapatkannya dari share kawan Whatsapp Group. Mohon Maaf jika hanya Copas…

    Revolusi Kereta Api di Indonesia, Kini Jadi Makin Nyaman dan Aman

    Category : tentang iLMu tamBahan

    Banyak perubahan terjadi di dunia perkeretaapian di Indonesia selama beberapa tahun belakangan. Bahkan bisa dibilang, perubahan yang terjadi sangat drastis. Dari kereta api yang jorok dan selalu penuh sesak serta terlambat, jadi kereta yang bersih dan tepat waktu serta bebas asongan.

    Awalnya, perubahan ini membuat para penumpang kaget. Terutama yang terbiasa mengandalkan makanan dari asongan atau membeli oleh-oleh yang dijajakan para pedagang di atas gerbong.

    Selain itu, ada banyak perubahan lainnya yang bisa disebut sebagai revolusi dari PT KAI Indonesia untuk kenyamanan perjalanan yang lebih baik.

    Berangkat dan Datang Sesuai Jadwal


    sumber: wikipedia.org

    Kereta datang terlambat, itu biasa. Tapi, itu dulu, ketika jadwal kereta api dikenal selalu molor dan terjadi selama puluhan tahun, sehingga penumpang pun biasa datang terlambat dan santai turun di stasiun ketika transit.

    Tapi sekarang tidak lagi. Jadwal kereta api semua sesuai dengan jadwal, mulai dari berangkat sampai kedatangan di kota tujuan. Kecuali ada kejadian sangat luar biasa seperti bencana alam, jadwal kereta api tak berbeda dengan yang sudah tertera di tiket atau website.

    Kelas Ekonomi Ber-AC


    sumber: biotechnoworld.wordpress.com

    Dulu, kelas ekonomi adalah yang paling apa adanya dari semua tipe kereta PT KAI Indonesia. Penuh sesak, penumpang sampai ke atas gerbong dan bisa dapat tempat duduk saja sudah sangat bersyukur adalah gambaran kereta ekonomi zaman dulu.

    Sekarang, PT KAI Indonesia melakukan revolusi besar-besaran. Penumpang semua kelas dipastikan dapat tempat duduk sesuai tiket, dan tak ada yang boleh naik tanpa tiket.

    Tiket Bisa Dibeli Secara Online

    Antri dan calo adalah gambaran beli tiket kereta api zaman dulu. Jika tak beruntung dapat tiket di loket, maka calo adalah jawabannya dan sudah pasti harganya jauh lebih mahal. Dan belum tentu dapat tempat duduk pula.

    Namun hal itu sudah tak ada lagi sekarang. Semua penumpang dipastikan dapat tempat duduk, baik kelas eksekutif maupun kelas ekonomi dengan harga tiket termurah sekalipun. Calo pun sudah tak ada lagi, karena beli tiket harus dibeli sesuai tanda pengenal yang berlaku.

    Dan yang paling menyenangkan adalah, penumpang bisa beli tiket kereta PT KAI Indonesia secara online. Baik lewat website resmi PT KAI Indonesia, minimarket yang bekerjasama, atau lewat Traveloka. Selain bisa memilih tempat duduk sesuai dengan keinginan, sekarang penumpang kereta juga bisa melakukan pengembalian tiket jika terjadi hal tak direncanakan.

    Lahirnya Kelas Ekonomi Rasa Eksekutif


    sumber: wikipedia.org

    Revolusi baru dari PT KAI Indonesia soal kelas kereta salah satunya adalah di kelas ekonomi eksekutif. Bukan kelas bisnis, melainkan kereta ekonomi dengan fasilitas eksekutif. Memiliki gerbong dan kursi yang nyaman, tiket kelas ini sedikit lebih mahal daripada ekonomi namun lebih murah daripada eksekutif.

    Dengan kenyamanan yang diberikan, salah satunya adalah tempat duduk empuk yang didesain untuk satu orang, kereta ini jadi favorit penumpang yang ingin merasakan kelas eksekutif dengan harga yang lebih terjangkau.

    Lahirnya Kereta First Class Yang Nyaman dan Mewah


    sumber: rakyatjabarnews.com

    Tahun 2018 ini, PT KAI Indonesia melakukan revolusi terbaru dengan menghadirkan kereta first class. Seperti namanya, kenyamanan yang diberikan di kereta ini lebih baik daripada kelas eksekutif. Kursi penumpang didesain untuk satu penumpang dan bisa diatur untuk dijadikan tempat tidur. Pada masing-masing kursi, juga disediakan lemari khusus untuk menyimpan barang dan juga fasilitas lainnya yang membuat perjalanan lebih nyaman.

    Meski harganya jauh lebih mahal daripada kelas lainnya. Namun kereta first class langsung diminati penumpang karena kenyamanan yang diberikan.

    Penataan Sungai di Kabupaten Badung, Kenapa Tidak ?

    Category : tentang iLMu tamBahan, tentang PeKerJaan

    Sungai, kalau tidak salah kewenangannya ada di Balai Wilayah Sungai Provinsi Bali, bukan di instansi teknis Kabupaten/Kota. Sehingga untuk bisa melakukan penataan atau perbaikan atau apapun itu bentuknya pada jalur di sepanjang sisi sungai, tentu harus mendapatkan ijin terlebih dulu agar nantinya proses penanganan tak terganjal di tengah jalan seperti kasus Tukad Mati terdahulu.

    Berkesempatan menyusuri perkerasan di salah satu sisi sungai yang melintasi Taman Kota Lumintang Denpasar, di sela olah raga sore yang dilakoni enam bulan terakhir ini, sempat mengingatkan saya pada PAD Pemkab Badung yang begitu tampak eksotis di mata sejumlah kabupaten/kota lainnya, bahkan yang dari luar pula Bali sekalipun. Kenapa tidak dimanfaatkan sebagian kecilnya untuk penataan kawasan sungai yang ada dalam lingkup Kabupaten Badung ?
    Bisa jadi karena pemimpin kami, mengingat saya merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang berjalan di Kabupaten Badung, belum menganggap penataan sungai merupakan sebuah prioritas utama dalam pembangunan. Masih terfokus pada pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyatakatnya. Atau bisa jadi karena persoalan kewenangan tadi.
    Namun demikian, Kota Denpasar bisa melakukannya. Kenapa Kabupaten Badung tidak ?

    Jika saja pemikiran ini muncul dan diungkap saat PilGub lalu, saya yakin bakalan banyak dihujat, mengingat penataan sungai seperti ini menjadi hal menarik untuk disimak. Tapi kini, ketika Calon Gubernur Terpilih sudah ada, tinggal dilantik dan menjalankan tugas, tidak ada salahnya jika kita semua bergandengan tangan, menyatukan pemikiran yang nantinya bisa diserap oleh pemimpin baru, untuk kemajuan Bali dan seisinya.

    Balik kepada topik semula, tentang Penataan Sungai.
    Jika saja kelak Pemkab Badung bisa mewujudkan hal serupa di lingkup wilayah Kabupaten Badung, mungkin bisa dimulai dari lingkup desa wisata terlebih dahulu. Atau spot-spot terdekat objek wisata Badung. Tentu akan semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Menikmati suasana sejuk dimana air mengalir begitu tenang dan jernih, atau ber-selfie-ria meski tidak dianjurkan utamanya pada sisi sungai dengan kedalaman yang potensinya membahayakan.
    Di samping itu, semua bisa banyak belajar dari pembangunan penataan sungai yang sudah ada. Melihat apa saja kekurangannya untuk bisa dilengkapi dan menjadi standar minimal baru dalam membangun fasilitas yang sama di sejumlah wilayah sungai lainnya.
    Seperti misalkan jembatan penyeberangan yang menghubungkan kedua sisi perkerasan, atau spot pengaman pada jarak tertentu, mengantisipasi luapan air saat musim hujan, seperti yang kerap terjadi pada spot rekreasi Tukad Badung di tengah kota Denpasar. Atau model perkerasan dan bangunan pelengkap lainnya yang sekiranya bisa aman ketika resiko tenggelamnya area terjadi sewaktu-waktu.

    Persoalan Biaya, saya amat yakin bukan menjadi satu masalah besar bagi Pemkab Badung. Mengingat komitmen pemimpin kami begitu antusias pada pemikiran-pemikiran yang mampu mengembangkan potensi di semua lini wilayah yang ada.
    Sebut saja soal penataan kawasan yang kini sedang diupayakan pada ruas jalan Popies Kuta, dimana Dinas PUPR mencoba membuat sebuah pilot project membangun utilitas terpadu dimana semua kabel PLN, Telkom, FO atau limbah dan saluran air minum, berada dibawah tanah, tentu dilengkapi bunker setinggi orang dewasa untuk pengelolaan dan monitoringnya. Sementara untuk penataan Sungai semacam ide diatas, tentu membutuhkan biaya yang tak sebesar itu. Bukan tidak mungkin bakalan memunculkan ungkapan SSCGT sebagaimana yang sering dilontarkan pemimpin kami dalam setiap kesempatan.

    Saya juga yakin Pemkab Badung bisa menjadi pionir atau pembuka jalan akan sebuah agenda penataan sungai yang lebih baik dan aman bagi masyarakat Badung. Kita doakan sama-sama ya.

    Badung Hebat, Masyarakatnya Sejahtera.

    Perjalanan Tiga Kepentingan ; Berhenti Malas, Mulailah Bekerja Keras

    2

    Category : tentang iLMu tamBahan, tentang PeKerJaan

    Matahari belum menampakkan diri saat kaki melangkah santai memasuki Gate 1B Bandara Ngurai Rai Selasa pagi tadi. Sebuah perjalanan yang sudah direncanakan sejak lama untuk membawa tiga misi kepentingan bagi Pemerintah Kabupaten Badung.

    Pertama persoalan Rumah Susun. Dimana berdasar hasil PraKonreg yang dihadiri perwakilan SNVT Provinsi Bali di Semarang Februari lalu, infonya Badung mendapat alokasi pembangunan Rumah Susun 3 lantai bagi MBR atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah pada tahun 2019 nanti. Ini menjadi pertanyaan besar, mengingat dari Kabupaten sendiri tidak ada usulan yang disampaikan ke tingkat provinsi ataupun pusat. Kami menyambangi Dirjen Rumah Susun di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk meyakinkan perihal ini serta memastikan persoalan serta solusi yang nantinya dapat diambil agar kelak usulan diatas dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

    Berlanjut ke gedung Heritage di areal Kementrian yang sama, kami menyasar Pusat Kebijakan dan Penerapan Teknologi untuk berdiskusi perihal pengujian mortar pada kegiatan konstruksi baik sebelum ataupun sesudah dibangun.
    Pejabat yang mendampingi menyarankan kami untuk meluncur ke Bandung apabila menginginkan penjelasan atau paparan yang lebih teknis dari tim ahlinya. Maka itu besok pagi, kami berencana menindaklanjutinya bila tiga kepentingan hari ini bisa diselesaikan.

    Agenda terakhir, mampir di Bappenas daerah Menteng, gedung Madiun lantai 4, mencoba memastikan perihal alokasi dana DAK Bidang Perumahan, yang informasinya tahun 2019 nanti akan diberikan kembali, padahal tahun 2017 lalu kami sudah pernah mengembalikannya mengingat secara prioritas penanganan tidak memenuhi aturan Perpres nomor 123 tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik. Jangan sampai pengalaman yang sama terulang kembali mengingat akan ada imbasnya di skpd lainnya yang sampai saat ini masih membutuhkan pemanfaatan dana DAK dari pusat.

    Berhenti malas, mulailah bekerja keras

    Ini pengalaman kali pertama, menyelesaikan kepentingan di tiga tempat dalam waktu sehari diseberang lautan. Itupun sebenarnya waktu lebih banyak terbuang untuk akses transportasi menuju lokasi yang diharapkan.
    Akan tetapi, demi kepentingan masyarakat Badung ya memang harus ikhlas dijalankan.

    Ngobrolin 4 Pilar Kebangsaan bareng MPR RI

    1

    Category : tentang iLMu tamBahan, tentang Opini

    Tadinya sih sempat mikir kalo sesi ngumpul kali ini bakalan garing. Lantaran otak sudah tertuju duluan ke wajah pimpinan MPR RI yang emang rada-rada serius gitu orangnya. Jarang banged saya liat becandanya. Tapi ya bisa dimaklumi sih, kan namanya juga pejabat jaman old.

    Syukur opening act nya ada Mbak Mira Sahid, founder Komunitas Emak Blogger yang punya blog catchy banged di mata. Enak dipandang. Ndak kayak blog ini yang gersang kerontang.

    Topik yang diangkat sebenarnya soal 4 Pilar Kebangsaan. Yang memaparkan ya MPR RI. Dalam hal ini ada 4 narasumber, 2 Bapak eh Pria Ganteng dan 2 Ibu eh Mbak Mbak. Maaf.
    Pertama ada Mbak Siti Fauziah Kepala Biro Humas Setjen MPR RI yang bercerita soal apa saja makna 4 Pilar Kebangsaan gagasan Bapak Taufik Kiemas almarhum, Ketua MPR RI terdahulu.
    Lalu lanjut ada Mas Andrianto, babang tamvan yang menjabat sebagai Kepala Bagian Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) MPR RI memaparkan soal Sosial Media dan peran generasi Jaman Now serta penyebaran Hoax yang belakangan makin masif saja penampakannya.
    Ketiga ada ujung tombaknya narasumber, Mas Ma’ruf Cahyono selaku Sekjen MPR RI yang rupanya menjabat pula sekaligus sebagai Plt.Sekjen DPD RI, tampil casual dengan gaya bahasa yang sudah disesuaikan berdasar jenis undangan yang hadir, mengakui kesulitannya tersebut sebagai mantan orang Hukum yang selama ini berkutat dengan bahasa formal.
    Lalu terakhir ada Mbak Rharas Asthining Palupi, mantan Kepala Bagian Pemberitaan dan Humas MPR RI, yang kini bertugas di bagian audit dan pengawasan. Beliau ini banyak membantu dalam mencairkan suasana hati para netizen Bali yang entah kenapa lebih banyak diamnya termasuk di akun sosial media sekalipun.

    Di sela pemaparan, Mas Ma’ruf sempat berbagi puisi Manifesto 4 Pilar Kebangsaan ‘Masih Indonesiakah Kita’ yang isinya cukup membuat kami merenung.
    Sekaligus memperkenalkan tagar baru Dari MPR Untuk NKRI ‘Ini Baru Indonesia‘.

    Sesi tanya jawab secara pandangan saya pribadi, kurang seru. Bisa jadi yang hadir sebagai perwakilan netizen Bali hari ini belum mencakup semua segmen. Utamanya para aktivis sosial, atau bahkan Vlogger yang belakangan sudah makin diminati. Tapi bisa jadi juga lantaran suasananya yang agak-agak resmi gitu, beda banget kalo pas sesi ngumpul netizen Jaman Now pada realitanya.

    Owh ya.
    Di akhir agenda, Mbak Mira Sahid ndak lupa buat mengingatkan lagi semua Netizen Bali yang hadir, agar bisa membantu MPR RI memproduksi tulisan atau postingan di blog masing-masing, tentang 4 Pilar Kebangsaan atau implementasinya dalam kehidupan sosial masing-masing, dengan gaya bahasa khas atau sesuai minat dan tema blog yang ditekuni.
    Demi memperbanyak konten positif di dunia maya, serta meminimalisir penyebaran Hoax.
    Ditunggu ya ManTeman.

    Ngobrol Bareng MPR RI, 55 Netizen Bali Siap Gemakan 4 Pilar Kebangsaan

    2

    Category : tentang iLMu tamBahan

    Bertempat di Bintang Bali Kuta, Sekjen MPR RI Bapak Ma’ruf Cahyono tampak berupaya keras mengalihbahasakan tugas serta kewenangan mereka dalam pola birokrasi pemerintah agar lebih mudah dipahami oleh 55 Netizen Bali yang berasal dari berbagai profesi dunia maya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah potensi kebosanan yang biasanya timbul dalam benak generasi Jaman Now saat sudah bicara dan berhadapan dengan pemerintah.
    Hal ini diakui oleh Mbak Mira Sahid, founding Komunitas Emak Blogger yang selama ini lekat sebagai moderator selama berjalannya agenda Ngobrol Bareng MPR RI sejak tahun 2015 di sejumlah Kota besar Indonesia.

    Untuk lingkup Provinsi Bali, menurut Kepala Bagian Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) MPR RI Mas Andrianto, ini adalah kali pertama diadakannya sesi pertemuan MPR RI dengan para warga net, netizen dunia maya mengambil konsep tatap muka kekinian. Bali dipilih lantaran telah menjadi pusat interaksi informasi utama di Indonesia dengan dunia luar mancanegara, yang rentan akan pengaruh dan penyebaran hoax. Selain itu, Bali dikenal pula memiliki tingkat toleransi yang tinggi, selaras dengan nilai kebhinekaan, salah satu makna dari 4 Pilar Kebangsaan yang digagas mantan Ketua MPR Taufik Kiemas.

    Perubahan penyebutan istilah 4 Pilar Kebangsaan yang kini lebih condong disebut sebagai 4 Pilar MPR RI, ditegaskan oleh Mbak Rharas Asthining Palupi, mantan Kepala Bagian Pemberitaan dan Humas MPR RI, yang kini bertugas dalam bidang pengawasan. Meliputi Pancasila, UUD 1945 (setelah amandemen), NKRI #hargamati dan Bhineka Tunggal Ika.
    Keempat makna diatas menjadi sangat penting untuk dapat dilaksanakan dalam kehidupan bernegara bagi seluruh masyarakat Indonesia utamanya generasi Jaman Now yang bisa dikatakan sangat minim asupan pengetahuan akan budi pekerti dan bela negara.

    Sayangnya, eksistensi MPR RI sebagai salah satu lembaga negara dalam penyebaran konten tugas, kewenangan, program serta kebijakan pemerintah lewat pemanfaatan sosial media bisa dikatakan sudah sangat terlambat di era digital masa kini, nyaris ketinggalan kereta. Ini diungkap oleh Mas Casmudi mewakili suara komunitas Blogger Bali. Upaya ini kalah jauh dari riuhnya informasi yang tersebar di dunia maya justru didominasi oleh DPR RI, meskipun berasal dari oknum-oknum dari partai tertentu.
    Tidak heran apabila ketika beberapa perwakilan netizen Bali ditanyakan jumlah atau siapa saja nama pimpinan MPR RI, nyaris tidak ada yang mampu menjawab dengan benar. Kurangnya pengetahuan netizen bisa jadi disebabkan pula oleh minimnya literasi yang mampu dipahami atau bahkan diminati, dalam tampilan visual yang menarik atau bahkan penggunaan kalimat sederhana.

    Tidak bisa dipungkiri bahwa pemanfaatan sosial media yang dahulu lebih banyak diminati oleh generasi jaman now kini juga sudah mulai merambah generasi jaman old, merupakan satu-satunya cara yang ampuh untuk berbagi informasi positif demi menyaring penyebaran hoax lebih jauh.
    Bahkan menurut penuturan Mbak Siti Fauziah Kepala Biro Humas Setjen MPR RI, pengaruh sosial media sudah sampai kepada cara pandang seseorang pada pilihan politik bernegara atau tata perilaku pergaulan dengan sesama. Sehingga satu hal yang diharapkan pasca agenda pertemuan ngobrol bareng MPR ini adalah keterlibatan Netizen Bali dalam menggemakan 4 Pilar Kebangsaan atau yang kini disebut sebagai 4 Pilar MPR RI, beserta manifesto dalam upaya membangkitkan jati diri bangsa melalui bidang atau cara yang telah ditekuni selama ini, bisa dengan menggunakan bahasa dan ajakan yang disesuaikan dengan perilaku kehidupan sehari-hari ataupun menggali dan menggelorakan kembali adat budaya Indonesia atau lokal setempat yang kini sudah mulai dilupakan.

    Sebagai penutup, Mbak Mira Sahid selaku moderator of the day hari ini, sempat mengingatkan sejumlah quote yang membangun rasa kebanggaan akan kebangsaan, sebagai implementasi dari 5 Sila dalam Pancasila.
    ‘Berhenti saling menyakiti, mulailah saling menghargai’
    ‘Stop marah-marah, mulailah bersikap ramah’
    ‘Berhenti memaksakan, mulailah berkorban’
    ‘Berhenti silang pendapat, mulailah mencari mufakat’ dan
    ‘Berhenti malas, mulailah bekerja keras’

    Jadilah Agen Pegadaian dan Mandiri Finansial Sejak Dini

    1

    Category : tentang iLMu tamBahan

    #BISNISJamanNOW

    Sabtu, 28 April 2018, PT. Pegadaian (Persero) bersama dengan IWITA (Indonesia Women IT Awareness) mengadakan Seminar Sosialisasi Fintech #BisnisJamanNow Agen Pegadaian yang diadakan di Kota Denpasar, Provinsi Bali.

    Kota Denpasar merupakan ibu kota dari Provinsi Bali yang merupakan satu pusat kota dengan cukup padat penduduk. Dari segi perekonomian, Kota Denpasar mampu menciptakan kekuatan ekonomi melalui sisi ekonomi kreatif.
    Ekonomi kreatif di era digital sekarang ini bisa dikatakan nyaris tanpa batas untuk maju dan berkembang, bahkan bisa bersaing langsung ke tatanan luas baik lokal maupun dunia usaha global. Maka itu, Kota Denpasar menjadi kota ke-4 dalam sosialisasi agen pegadaian dalam menumbuhkan, menguatkan dan mengembangkan ekonomi masyarakat Denpasar.

    Memasuki ke-117 tahun berdirinya PT Pegadaian (Persero), BUMN ini terus berkembang seiring perkembangan zaman. Dalam sarana teknologi informasi, PEGADAIAN meluncurkan Aplikasi Sahabat Pegadaian dan Agen Pegadaian. Kedua aplikasi ini dapat mempermudah masyarakat yang ingin melakukan transaksi keuangan karena tidak perlu repot dan mengantri di kantor PT PEGADAIAN (Persero).

    Hal tersebut seiring dengan Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang disinergikan pada teknologi. Dengan menggunakan sarana teknologi informasi, transaksi keuangan di Pegadaian bisa dilakukan dengan mudah dan cepat selaras dengan tujuannya untuk mempercepat layanan dan memperluas jaringan gadai.

    PT PEGADAIAN PERSERO sebagai lembaga terpercaya dan amanah telah mengembangkan layanannya juga dalam layanan transaksi keuangan melalui AGEN PEGADAIAN. Agen ini dapat terlibat dalam penjualan, promosi, pemasaran atau program pembayaran untuk produk Pegadaian. Bukan hanya itu, Pegadaian pun memiliki aplikasi Android bernama Sahabat Pegadaian.

    Layanan Agen Pegadaian ini di antaranya transaksi gadai, tabungan emas, kredit kendaraan bermotor, Pembayaran PLN, Pembayaran Cicilan Kendaraan, Isi Ulang Pulsa, dan masih banyak lagi transaksi lain yang bisa dilayani oleh para Agen Pegadaian.

    Bukan hanya untuk individu, layanan ini dapat menjadi solusi untuk mendukung kelangsungan bisnis para pelaku internet, industri rumahan dan UMKM. Ketika dalam kebutuhan dana cepat, misalnya untuk tambahan modal, Aplikasi Sahabat Pegadaian dan Agen Pegadaian pun hadir untuk menjadi alternatif dalam mendapatkan pendanaan yang tepat dan cepat, tanpa persyaratan yang rumit. Menggunakan aset menganggur yang tidak memberikan keuntungan, pelaku internet, industri rumahan dan UMKM dapat mengubahnya menjadi aset yang jauh lebih berharga.

    Dengan semangat literasi digital dan ekonomi berbagi, IWITA (Indonesia Women IT Awareness) sebagai organisasi perempuan tanggap teknologi mendukung PT PEGADAIAN (Persero) dalam kemitraan dengan para pelaku internet, para pelaku industri rumahan dan UMKM untuk tumbuh bersama.

    Indonesia Women IT Awareness (IWITA) merupakan organisasi perempuan yang tanggap teknologi memiliki visi mencerdaskan masyarakat, terutama perempuan melalui TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), maka kerja sama ini diharapkan dapat menjadi sarana literasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Pada tahun 2017, IWITA telah memiliki 8 sekretariat di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Timur, Maluku, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Irian Jaya dan Kalimantan Barat. Ditambah 9 afiliasi yang berlokasi di Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Bali. Maka, Roadshow Pegadaian-IWITA hadir dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat di era digital.

    Sebagai organisasi yang memiliki visi mencerdaskan perempuan Indonesia melalui TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), IWITA mendorong pemanfaatn IT untuk kehidupan yang lebih baik, yaitu 1) Peran orangtua terhadap pengawasan dan pembatasan penggunaan gadget bagi anak, 2) Pemanfaatna IT untuk membantu perekonomian keluarga, 3) Peran ibu pada penumbuhan karakter anak di tengah-tengah ancaman media sosial pada anak (bijak bermedia sosial).

    Maka, kerjasama ini diharapkan dapat menjadi sarana literasi digital dan penguatan jejaring yang ada di masyarakat dengan saling bertukar praktek-praktek terbaik, pengalaman dan aspirasi-aspirasi lainnya yang konstruktif untuk kemajuan perempuan.

    Mubarika Dharmayanti selaku Ketua IWITA menuturkan, “Pegadaian di era transformasi digital menginisiasi sebuah bisnis yang ditujukan kepada generasi muda Indonesia, gen-X; dimana platform aplikasi menjadi wadah bertransaski dan memperoleh penghasilan. BISNISJAMANNOW ini disosialisasikan bersama IWITA yang merupakan Indonesia Women IT Awareness, organisasi yang telah berdiri sejak tahun 2010 dengan 5 kantor secretariat daerah, 11 parthner afiliasi dari Sabang hingga Merauke dengan ratusann ribu anggota yang memiliki spirit entrepreneurship. Dimulai dari Bekasi, BISNISJAMANNOW ini akan secara konsisten dijalankan oleh PEgadaian bersmaa IWITA hingga 16 kota besar lainnya. Nama besar Pegadaian yang telah berdiri sejak 1901 (117 tahun) telah mnejadi jaminan branding yang sangat powerful dan diperhitungkan dalam dunia Fintech Indonesia.

    Dengan tema, #BISNISJamanNOW Jadilah Agen Pegadaian dan Mandiri Finansial Sejak Dini, kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama perempuan di era globalisasi dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi informasi dan aplikasi Agen Pegadaian dalam meningkatkan pendapatan dan mandiri finansial sejak dini.

    Untuk informasi:

    Yulia Rahmawati
    Head of Program IWITA
    081315100245
    Email: [email protected]

    Hindari Investasi Bodong dengan Cara Berikut

    Category : tentang iLMu tamBahan

    Walau sudah banyak orang yang tertipu dengan investasi bodong, namun tetap saja ada yang tertarik untuk menanamkan uangnya di sana. Tentu saja keberadaan investasi bodong ini menjadi ancaman untuk para investor lainnya.

    Jadi, bagi Anda calon investor, pahami dahulu jenis dan lembaga apa yang akan digunakan untuk investasi. Hal ini akan mencegah dari risiko penipuan yang mungkin saja terjadi. Selain itu, Anda juga bisa mencari investasi online terpercaya yang lebih praktis dan aman.
    Bagaimana cara mencari investasi terpercaya?

    Ada banyak sekali tips tentang mencari investasi yang aman dan bukan bodong. Nah, di sini kami akan memberikan tips menghindari investasi bodong sejak awal. Simak caranya berikut ini.

    Perhatikan alamat perusahaan dan kepengurusannya
    Saat menemukan suatu perusahaan investasi, maka hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah keaslian alamat usaha dan kepengurusannya. Pada investasi bodong, biasanya hanya mempunyai kantor kecil dan terlihat jauh dari kata professional. Karyawannya pun hanya sedikit. Jika Anda melihat kejanggalan ini, waspadalah. Pilih perusahaan yang berdiri di lokasi yang strategis dan layak dengan jumlah karyawan yang profesional.

    Perhatikan kegiatan usahanya
    Kegiatan usaha adalah satu hal terpenting, karena memiliki dampak langsung pada imbal hasil yang didapatkan dari investasi. Jika itu adalah perusahaan investasi bodong, kegiatan usahanya tidak jelas dan tidak terorganisir. Mengapa? Karena perusahaan tersebut hanya fokus di pengumpulan dana dari nasabah.

    Perhatikan struktur organisasinya
    Pada perusahaan, tentu harus memiliki struktur organisasi yang jelas. Namun tidak pada investasi bodong. Karena biasanya investasi bodong dibentuk dengan asal-asalan tanpa memenuhi standar organisasi perusahaan yang seharusnya. Jadi perhatikan kembali struktur organisasi perusahaan tempat Anda akan berinvestasi. Tinggalkan jika Anda melihat ada kejanggalan di dalam strukturnya.

    Waspada dengan tawaran imbal hasil yang tidak wajar
    Biasanya investasi bodong menawarkan imbal hasil yang sangat besar. Misalnya keuntungan bisa mencapai 5% sebulan. Tentu jumlah ini sangat besar dan menarik, kan? Namun pada kenyataannya, jumlah ini tidak masuk akal dan terlalu berlebihan. Sebaiknya pahami kembali berbagai instrument investasi dan risikonya agar terhindar dari godaan imbalan hasil yang tidak masuk akal.

    Selamat dan Sukses Uji Coba Pertama Bus Sekolah Denpasar

    Category : tentang iLMu tamBahan

    Tadinya saya tidak berharap banyak bahwa program Bus Sekolah yang digagas Pemerintah Kota Denpasar pasca sosialisasi yang dilakukan pada murid-murid SD I Saraswati sekitaran awal bulan Mei lalu, bakalan bisa berjalan tahun 2017 ini. Lantaran Rambu titik kumpul yang dipasang salah satunya pada jalan belakang SD I baru dilakukan pada pertengahan tahun, dan hingga awal November kemarin belum jua ada kabarnya. Dengan waktu yang tersisa cukup pendek hingga akhir tahun, rasanya ya paling minim 2019 mendatang baru bisa dirasakan.

    Tapi eh, ternyata Senin pagi kemarin merupakan Uji Coba Pertama Bus Sekolah Denpasar, yang mengoperasikan 6 kendaraan bus jenis Elf, dengan 2 trayek keberangkatan, pagi dan siang.
    Ini bisa diketahui pasca mendapatkan info sosialisasi lanjutan bagi orang tua siswa, hari Rabu minggu lalu yang dihadiri oleh Ibunya anak-anak, lantaran Bapaknya ikutan Lomba Megending Kabupaten Badung. Ups…

    Seperti biasa, sebagai orang tua dari generasi milenial, tentu saja saya ndak mau ketinggalan informasi di dunia maya.
    Maka didapatilah selebaran digital yang diunggah pada akun Instagram @bussekolah_dps berupa akun sosial media FaceBook serupa dan tentu saja akses aplikasi ponsel smartphone si BuSeD. Aplikasi Bus Sekolah Denpasar. Kayaknya sih gitu kepanjangannya.
    Setelah di-oprek bolak balik, lumayan banyak juga informasi sepihak yang bisa dibaca melalui aplikasi dimaksud. Minimal rupa bus sekolahnya yang memberikan bermacam fasilitas, nama serta nomor kontak pramudi serta pramujasa yang dihandel langsung oleh Dinas Perhubungan Kota Denpasar, pula siapa saja siswa yang mendapat kesempatan dalam Uji Coba Pertama Bus Sekolah Denpasar ini.
    Salah satunya tentu saja Mirah, putri pertama kami.

    Proses penjemputan anak, terpantau berjalan lancar.
    Meskipun ada rasa kekhawatiran kami selaku orang tua melepas anak pertama kali belajar mandiri untuk proses berangkat ke sekolah, namun rasa percaya kami pada Pemerintah Kota Denpasar dan juga rekan-rekan Dishub yang hingga pagi tadi baru dikenal sebatas suara, cukup memupus semua keraguan yang ada. Apalagi ada belasan bahkan puluhan siswa lainnya yang terlibat dalam sesi Uji Coba ini.

    Sementara pada proses pemulangan siswa, awalnya sempat terpikirkan pada kawan-kawan Dishub yang saya yakini bakalan pulang malam, lantaran jam pulang sekolah anak-anak sekitaran pukul 17.30. Belum mengantar satu persatu anak pulang kerumahnya, belum balik kantor dan melaporkan progress.
    Namun sebaliknya, ketika memaksakan diri untuk menjemput sendiri anak ke sekolah, kelihatannya memberikan respon yang tidak baik pada upaya Uji Coba Pertama ini. Minimal, Tim Bus Sekolah Denpasar bisa memberikan masukan lanjutan untuk tahap kedepannya kepada Tim Operasional yang ada di balik meja, mengatur trayek dan rute pulang pergi.
    Secara kebetulan, Mirah putri kami memang memilih dipulangkan bersama bus sekolah ketimbang ikut Bapaknya. Jadi ya, ndak apa apa juga…

    Syukurnya, sembari menunggu jam pulang anak-anak sekolah sore tadi, saya banyak menimba ilmu tentang program Bus Sekolah Denpasar ini dari Ibu Dian, pramujasa dari bus 03, dan juga Bp.Indra plus Bp.Yogi Iswara secara langsung saat bus 04 merapat ke sekolah.
    Konsep operasionalnya, mirip Bus Sarbagita.
    Jadi ndak ada opsi bagi bus dan Tim untuk menunggu jeda waktu yang cukup lama ketika proses penjemputan siswa satu dengan lainnya saat jam pulang sekolah. Semua langsung diantar ke rumah masing-masing, barulah trayek dilanjutkan sesuai rute keberangkatan.
    Proses menunggu akan dilakukan saat bus dalam keadaan kosong menunggu jam kepulangan tiba, seperti yang terjadi di SD 1 Saraswati beberapa saat lalu.
    Demikian halnya dengan keberangkatan, masing-masing bus telah memiliki trayek jalur masing-masing berdasarkan rute akses rumah siswa yang diperkirakan satu jalur ke tujuan sekolah.

    Secara perhitungan per hari ini, dimana belum banyak siswa yang ikut serta dalam sesi Uji Coba Pertama, saya yakini cukup boros jika kelak disandingkan saat sudah banyak yang memanfaatkan Bus Sekolah. Karena ada banyak hal yang menentukan, baik upah kerja 2 pramudi dan 2 pramujasa per bus sekolah, yang sejauh ini dicover dari Gaji yang bersangkutan, bbm dan operasional kendaraan, fitur tambahan seperti wifi gratis, konsumsi meski hanya sebatas air mineral dan tentu saja operasional sistem aplikasi dan smart card nya.
    Hal yang sama juga akhirnya terpikirkan pada Bus Sarbagita. Yang saking sepinya peminat akan mode transportasi umum antar kota, malah memicu prasangka buruk pada pemerintah yang suka menghabiskan anggaran tak jelas, bahkan tanpa kajian kebutuhan sebelumnya.
    Padahal kalaupun peminatnya sama banyak dengan program Bus Sekolah Denpasar ini, saya yakin ada banyak rupiah yang bisa dihemat oleh masing-masing pribadi kita di kesehariannya.

    Jadi, Selamat dan Sukses untuk Pemerintah Kota Denpasar, dalam hal ini Dinas Perhubungan beserta Tim dan Crew 6 Bus Sekolah Denpasar. Semoga pelayanan yang diberikan bisa makin baik untuk anak-anak kita kelak…

    Lalu, kapan giliran Kabupaten Badung bisa mengikuti inovasi menarik Pemkot Denpasar ini ?