Tentang BLoG www.PanDeBaik.com Tahun 2011

6

Category : tentang DiRi SenDiri

AnDROid, AnDROid dan AnDROid…

Tahun 2011 ini bisa dikatakan sebagai tahun Postingan AnDROid di BLoG pribadi www.PanDeBaik.com, sebuah BLoG yang setahun lalu masih getol menulis tentang Reuni SMAN 6 denpasar dan juga perjalanan Yowana Paramartha Warga PanDe.

Diawali dengan tulisan ‘AnDROid Setia Menggoda Nokia’ pada awal januari 2011 diikuti dengan puluhan lainnya pasca kepemilikan perangkat ponsel Samsung Galaxy ACE S5830 bulan Maret lalu. Makin mengalir ketika berkesempatan memegang langsung perangkat berbasis OS yang sama seperti TabletPC Samsung Galaxy Tab GT P1000, Axioo PicoPad, Google Nexus S, Acer Iconia A5000, Samsung Galaxy Tab 10.1, Samsung Galaxy Note dan terakhir HTC FLYer. Sedikitnya ada 75 tulisan terkait Inovasi Robot Hijau hadir di BLoG www.PanDeBaik.com yang kemudian mengakibatkan perubahan icon logo pada BLoG dibarengi pula beberapa Profile Picture pada akun jejaring sosial FaceBook, Twitter, FourSQuare dan lainnya.

Sejujurnya, Bersyukur sekali bisa mengenal OS Open Source hasil kembangan GooGLe ini, mengingat banyak pengalaman baru yang saya dapatkan dalam proses penulisannya, banyak teman baru dari seantero Indonesia berkat Whatsappnya dan banyak Gadget baru yang pada akhirnya bisa saya genggam dengan nyaman sekaligus me-Reviewnya.

Selain itu, kesibukan harian di unit LPSE atau Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik tak lepas merupakan salah satu faktor yang melenggangkan langkah tersebut diatas. Apalagi kalo bukan lantaran seabrek fasilitas yang berkaitan dengan dunia IT dapat dinikmati tanpa banyak keluhan yang notabene jadi sesuai dengan selera dan hobby utama. Maka jadilah akun Twitter @LPSEBadung yang mulai bulan Mei 2011 lalu, rajin memberikan informasi terkait Pengadaan serta Tips-Tips Handal bagi para pelaku yang terlibat didalamnya.

Salah satu Berkah yang kemudian patut saya syukuri pula dari LPSE dan Pemanfaatan Teknologi IT adalah tembusnya e-Paper kemarin yang membuahkan Undangan sebagai Pembicara di kegiatan Rakornas LPSE Nasional ke-7 yang diselenggarakan di Hotel Sanur Paradise beberapa waktu lalu. Kini, dalam status LPSE terjadi pula sebuah perubahan besar dimana kemudian bisa dikatakan akan amat sangat berpengaruh pada update tidaknya isi konten BLoG. Perubahan posisi dari yang dahulunya berlaku sebagai Admin Agency naik menjadi Sekretaris LPSE. Satu bentuk Tanggung Jawab yang besar saya kira.

Masih menyambung kegiatan Sosial Keagamaan Yowana Paramartha Warga PanDe, di tahun 2011 ini bisa dikatakan sangat minim kegiatan yang bisa diinformasikan lewat jalur BLoG. Satu-satunya tulisan yang barangkali kemudian dibuatkan secara berseri adalah terkait salinan buku Pracasti Pande yang kemudian per Desember 2011 disebarluaskan dalam bentuk digital lewat dunia maya. Harapannya kelak sih bisa dilanjutkan lagi dengan menyalin ulang beberapa Pustaka yang ada kaitannya dengan Babad PanDe sehingga bisa edar lebih luas lagi.

Selebihnya gag banyak cerita yang bisa diungkap pada Tahun 2011 ini. Paling banter ya tentang MiRah, putri kami yang kini sudah bersekolah di PlayGroup Paud/TK Lokasari, atau satu tulisan khusus yang didedikasikan untuk bayi kami yang meninggal dalam kandungan dan membuat hari-hari kami terasa begitu sepi, pula beberapa isu dan juga cerita seputar kita serta kejutan-kejutan kecil yang menghampiri sudah pula dicatat dengan baik.

Semoga saja, untuk Tahun 2012 nanti, BLoG www.PanDeBaik.com bisa jauh lebih baik lagi. Minimal masih tetap menulis, dapat berkarya lebih banyak atau bisa berbagi informasi yang lebih menggigit. Selamat Tahun Baru dan Tetap Berlaku Jujur.

Posting BLoG di kala Hujan Bulan Desember

Category : tentang DiRi SenDiri

Langit mendung namun hawa masih terasa panas. Entah apa yang terjadi dengan langitku di Kota Denpasar kali ini. Air hujan yang kuharap turun dengan derasnya tak jua muncul hingga bosan mendera. Mungkin ini salah satu efek samping dari sorotan sinar laser yang Kulihat disalah satu ruas jalan Gunung Agung tempo hari, masih di lokasi yang sama tempat berlangsungnya pameran atau lebih tepatnya disebut sebagai pasar malam itu.

Kipas angin yang kupasang dipojokan kamar atas almari baju masih setia berputar memberikan desiran angin yang tak seberapa, namun sudah cukup lumayan temani malamku tuk beristirahat. Hingga kini, Kami belum jua mampu untuk membelikan rumah ini Air Conditioner seperti halnya beberapa teman sekantor.

Headline sebuah surat kabar belakangan tampak mengusikku. Sempat pula timbul emosi tatkala seorang teman di jejaring sosial FaceBook mencibir profesi yang sudah delapan tahun kugeluti dengan kalimat pedas. Satu akhir yang kemudian sangatlah jelas untuk diambil, ku Remove saja ia dari daftar pertemanan. Apalagi kalo bukan soal ‘PNS Muda dan Rekening Gendut’.

Jika saja mereka paham dengan apa yang aku jalani sejauh ini, barangkali takkan pernah ada cercaan macam begitu. Namun siapa yang percaya, jika image yang selama ini aku bangun masih kalah jauh dengan image PNS secara umum di mata masyarakat. Lalu kuterdiam dan kupasrahkan saja pada Tuhan.

Kesibukan akhir Desember memang berbeda dengan keseharianku sebelumnya. Beberapa pekerjaan tampak makin banyak lantaran tugas dan kewajiban yang harus kuemban belakangan ini. Migrasinya beberapa teman ke unit ULP membuat kami kelabakan mengurusi segala tetek bengeknya LPSE. Perubahan rutinitas ini kemudian menjadikan beberapa dari kami menjadi sensitif terhadap satu sama lain. Seakan lupa bahwa dulu kami pernah berteman. Perubahan semacam ini menurutku adalah hal yang biasa. Itu sebabnya aku tak memperdulikan lagi kemarahan itu.

Hawa makin gerah, kuputuskan untuk menanggalkan baju kaos yang kupakai sejak sore. Ia sudah basah bermandikan keringat yang tak dapat kuhentikan dengan mudah.

Ada rasa kangen menanti hari esok. Kangen pada masa lalu yang begitu hebat dan meninggalkan goresan bangga yang begitu dalam. Kangen pada keakraban yang rupanya hilang dengan mudahnya ditengah kesibukan. Satu rasa yang dahulu pernah pula aku dapatkan saat persiapan Tugas Akhir masa kuliah. Dan semua akan berjalan so and so lagi.

Aku hanya bisa diam memandangi wajah istriku yang telah terlelap lantaran capek yang mendera seharian ini. Lembur akhir tahun memang memakan banyak energi di saat begini. Air matanya masih turun satu-satu, mungkin ia masih menyesali kepergian bayi kami yang telah dilarung ke laut 21 Desember lalu. Menghancurkan semua harapan yang usaha kami bina tiga bulan terakhir.

MiRah putri kami tak kalah lelapnya memeluk guling kesayangannya. Sesekali ia mengingatkan kami tentang adiknya yang dititipkan pada laut. Hingga kini kami masih belum mampu menjelaskan mengapa adiknya tak jadi dimiliki.

Merekalah yang kemudian menjadi cahaya hingga aku bisa tegar hingga hari ini.

Mendung di Langit makin tebal saja. Berharap akan hujan lebat sebentar lagi.

Tentang Buku Pracasti Pande

2

Category : tentang DiRi SenDiri

Ide untuk menyalin kembali Buku Pracasti Pande yang disusun semeton bli bagus Gede Saptha Yasa sebetulnya datang saat melihat halaman web WargaPanDe.org yang mulai lama terbengkalai akibat minimnya informasi yang dapat disampaikan. Rencana awalnya, isi keseluruhan buku akan di-scan dan disalin ulang kemudian dipublikasi satu persatu  agar secara content isi web tersebut dapat secara berkala ter-Update.

Buku Pracasti Pande yang kemudian saya dapatkan dari tangan Jero Mangku Wija dari Peraupan ini rupanya merupakan babad atau cerita yang mengisahkan semeton Pande Bratan meski dalam beberapa bagian sempat pula mengisahkan cerita turunnya Bhisama Pande di Pura Indrakila.

Sayangnya sebenarnya ada sebelas bagian yang mampu saya pecah dan publikasikan satu persatu namun mengingat bagian terakhir isinya cukup panjang, maka dengan terpaksa saya pending terlebih dahulu untuk memberi kesempatan tulisan lain hadir lantaran secara waktu dan kepentingannya sudah cukup mendesak.

Namun seperti Janji yang sudah saya sampaikan beberapa waktu lalu bahwa ketika buku ini selesai disalin ulang, kelak akan dipublikasikan dalam format digital untuk memudahkan Semeton lain menyimpan dan membacanya dimanapun berada. Itu sebabnya salah satu tujuan awal salin ulang buku ini adalah untuk menyebarluaskan pustaka yang ada kaitannya dengan Dharma Kepandean, dengan harapan semeton kami yang berada diluar Bali dapat pula menikmati ilmu yang sama dengan yang kami miliki.

Untuk itu, bagi semeton yang ingin mendapatkan Buku Pracasti Pande seperti yang telah kami sajikan bagian per bagian, silahkan mengunduhnya dari alamat berikut. Besar harapan kami, agar buku tersebut dapat disebarluaskan tanpa maksud komersial, untuk menghormati jasa besar bli Gede Saptha Yasa yang sudah bersusah payah menyalinnya sejak awal.

Download Buku Pracasti Pande (Beratan)

Terima Kasih, dan Semoga Buku yang berkaitan dengan Pande berikutnya bisa dengan segera disebarluaskan pula. Ohya, Selamat me-Tumpek Landep yah bersama Keluarga Besar Pande dimanapun Semeton berada.

Denpasar, Desember 2011 – PanDe Baik