www.pandebaik.com sejauh ini

12

Category : tentang DiRi SenDiri

wah… gag terasa ya sudah masuk akhir bulan April. Bulan yang penuh cerita baik yang terjadi dinegeri ini maupun di halaman blog www.pandebaik.com. Dari teror bom buku, kisruh PSSI, Briptu Norman yang fenomenal itu, hingga prnikahan pangeran William-Kate yang dikenal sebagai Royal Wedding. Meski porsinya gag senasional atau bahkan internasional seperti itu, blog www.pandebaik.com pun mengalami banyak cerita, setidaknya itu yang dirasakan penulis, pengelola sekaligus pemilik blog. Hehehe…

Android, Android dan Android. Tidak bisa saya pungkiri bahwa sebagian besar isi blog selama dua bulan terakhir ini lebih banyak mengulas soal Android, sistem operasi terkini yang dikembangkan oleh raksasa Google, setelah pembelian ponsel pintar Samsung Galaxy ACE S5830 pertengahan Maret lalu. Dari Review ponsel, User Interface, Multimedia, aplikasi Kantoran, Games, cara ngeblog hingga menjadikannya sebagai Portabel Hotspot pun dijabani.

Tulisan terkait Android ini bahkan mengalahkan antusiasme akan perburuan BadGe FourSQuare yang hampir saja melewatkan kedelapanbelas BadGe SXSW yang digelar beberapa waktu lalu. Pun demikian halnya dengan beberapa rencana tulisan terkait Yowana Pande serta beberapa budaya yang hingga kinipun masih tertunda.

Ada sedikit beban yang kemudian saya rasakan jelang akhir ini, mengingat tingkat kunjungan yang tercatat dalam status blog, bisa dikatakan meningkat dua kali biasanya, baru terasa ketika pasca tulisan Penghinaan Nyepi awal Maret lalu. Dari yang biasanya hanya 300an Page Views menjadi kisaran 600an Page Views per harinya. Meningkatnya jumlah kunjungan ini sempat membuat saya bertanya-tanya, jangan-jangan keasyikan saya pada tulisan Android diatas malah membuat pengunjung BLoG ini bosan dan lambat tapi pasti berangsur meninggalkan halaman blog ini. Sebuah kekhawatiran bagi pemilik sekaligus pengelola blog yang menargetkan jumlah kunjungan tertentu setiap bulannya.

Ketika saya menyadari bahwa misi utama saya bukanlah untuk mengejar pengunjung tapi hanya ingin berbagi dan sekedar memanfaatkan waktu luang secara positif, semua kekhawatiran saya tadi pelan-pelan sirna dengan sendirinya. Namun demikian, untuk bulan Mei besok ada beberapa tulisan yang sudah lama saya buat, namun selalu saya undur jadwal publikasinya, rencananya bakalan dilepas. Disamping itu ada juga beberapa tulisan terkait Android (aduh lagi-lagi) yang belum sempat saya selesaikan dan masuk daftar tunggu. Yah, semoga saja semuanya bisa disempurnakan dalam waktu dekat.

Pada bulan April ini, www.pandebaik.com akhirnya menambah kapasitas Hosting yang tadinya dipesan hanya sekitar 500 MB dan sudah dihabiskan sekitar 432 MB untuk lima tahun aktifitas nge-BLoG, menjadi 1 GB sehingga tak lagi merasa khawatir setiap kali usai menulis. Pun demikian dengan BandWidth yang pula dinaikkan menjadi 25 MB GB. Jadi sudah sepatutnyalah saya mengucapkan banyak Terima Kasih untuk Bali Orange, atas kemurahan hatinya untuk semua fasilitas yang saya dapatkan selama menjadi salah satu kliennya.

Segitu dulu deh, untuk akhir Bulan April ini. Semoga rekan-rekan yang telah berkenan mengunjungi halaman BLoG ini, tak sungkan-sungkan untuk memberikan kritik atau saran baik terkait tulisan-tulisan saya (beberapa ada yang minta di-Reviewkan OS Bada-nya Samsung) maupun terkait penampilan baru www.pandebaik.com ini. Maksud hati menyajikan halaman dengan dasar putih dan tulisan hitam, apa daya jadinya malah begini. Minimnya pengetahuan saya terkait CSS menjadi penyebab utama semua ini. Tapi sudahlah, yuk kita lanjut lagi.

 


33 Tahun PanDe Baik

12

Category : tentang DiRi SenDiri

Merayakan Ulang Tahun dengan cara sederhana bersama Keluarga kecil …dan sebagai rasa Syukur atas Umur yang diberikan oleh-NYA, sabtu pagi @Unit Transfusi Darah RS Sanglah, mencoba memberikan sekantong darah untuk mereka yang membutuhkannya…

Donor Darah yang ke-32 di Tahun yang ke-33…

* > < *


Sebuah Cerita di Pagi Hari Nyepi 1933

6

Category : tentang DiRi SenDiri

Gerak MiRah perlahan menuruni tempat tidur membuatku terbangun di pagi yang sepi. Tak ada satupun suara riuh yang terdengar jauh dijalan sana. Tak seperti biasanya.

Satu persatu tetes air hujan mulai turun membasahi muka bumi, membuat harum bau tanah mulai tercium. Selamat Pagi kawan-kawan…

Halaman sekitar rumah sudah mulai teduh dan digenangi air, masih jua tak ada orang yang terlihat. Nyepi tahun ini memang tak seperti biasanya.

Kunyalakan layar televisi yang ada diatas lemari kecil sambil mengecilkan volume seminim mungkin, tak ada lagi siaran yang tampil. Berarti memang benar informasi yang kudapat kemarin.

Sebelum beringsut keluar kamar untuk menyeduhkan segelas kopi, kusempatkan dahulu menyalakan layar notebook dan membiarkannya berjalan. Sepotong kue cokelat sisa kemarin langsung kulahap lapar, membatalkan niat untuk melakukan puasa sepanjang hari Tahun Baru Caka ini.

Online. Rupanya Amati Internetan tak dapat kutepati janjinya. Satu persatu halaman yang rutin dikunjungi tampil sempurna dengan cepat. Koneksi yang digunakan di awal bulan ini rupanya sudah mulai normal kembali.

Notebook HP milik LPSE Badung yang sedianya kuinstalasi ulang hari ini, ternyata selesai lebih cepat dari perkiraan. Beberapa aplikasi yang kubutuhkanpun sudah berhasil disuntikkan pagi kemarin. Tulisan terkait ogoh-ogoh dan juga ucapan Selamat merayakan hari raya Nyepi 1933 pun sudah tampil di halaman blog. Bersih-bersih file pun sudah dilakukan malam harinya. Maka satu-satunya aktifitas yang bisa dilakukan pagi ini adalah mengunduh beberapa album musik akustik yang sempat tertunda tempo hari.

MiRah tampak asyik beraktifitas sendiri dengan khayalannya. Sepeda mininya bolak balik menyusuri ruang tamu, kamar tidur dan ruang keluarga. Kopi dalam gelas pun sudah mulai dingin. Menanti waktu…

Ketimbang bengong, satu persatu pakaian kering kusiapkan untuk disetrika. Televisi yang biasanya menemani di pagi hari masih tetap menyajikan keributan semut yang monoton. Rasanya hampa. Namun karena hari ini Nyepi, semuanya harus dijalani dengan penuh semangat.

NoteBook masih menyala dan mulai mengunduh satu persatu album musik akustik dari 4shared. Agar koneksinya tak mubazir, salah satu aplikasi pengunduh websitepun kujalankan. Tak ada salahnya mencoba mengambil 1.700an tulisan yang pernah lahir dan tampil di halaman blog www.pandebaik.com. Entah akan membutuhkan waktu berapa lama untuk menyelesaikannya.

Jalan raya masih tampak sepi dari jendela. Sebagian pakaian sudah selesai kusetrika, tinggal empat stel pakaian dinas saja yang tersisa. Perut yang lapar langsung dihantam dengan dua ketupat kuah balung ditambah ayam bakar tulang lunak. Nikmatnya.

Air mandi jadi begitu segar terasa, apalagi suasana sudah seperti di desa saja. Membuat betah untuk berlama-lama menikmatinya.

Bau dupa harum langsung memenuhi ruangan. Beberapa kuntum bunga kuhaturkan dihadapan-Nya. Menghantarkan hari yang sepi dan penuh Berkah ini. Semoga alam bisa kembali sejenak dalam keheningan.

Tetes air hujan masih turun membasahi bumi, kali ini disertai sedikit angin kencang dan berlalu dengan segera. Makin menyejukkan hati dan raga yang mulai berjalan pulang.