Archive for the Category »tentang DiRi SenDiri «

BeBan itu bernama TheSis

Memasuki bulan keempat pasca ujian Proposal yang saya ajukan tempo hari, tampaknya belum jua ada tanda-tanda Thesis ini bakalan terselesaikan. Padahal target saya untuk dapat merampungkan tugas terakhir sebagai kewajiban selaku mahasiswa Pasca Sarjana di Teknik Sipil Universitas Udayana, kalo bisa ya akhir tahun ini.

Saya masih ingat dahulu, sebelum semesteran ganjil berakhir, saya begitu optimis bisa melalui perjuangan ini dengan baik. Mengingat pada masa lalu di perkuliahan S1, semangat itu begitu tinggi untuk bisa menyelesaikan Skripsi. Yah, mungkin saja lantaran situasi yang jauh berbeda (dulu itu masih teruna jomblo dan gak punya banyak “tantangan”), kini saya baru menyadari bahwa yang namanya menyelesaikan Thesis itu gak gampang.

Tantangan yang paling berat harus saya hadapi adalah keberadaan si kecil putri kami, Mirah Gayatridewi. Kelucuan dan gelak tawanya yang menggoda membuat saya malahan ingin lebih berlama-lama berada disampingnya. Memantau perkembangannya yang menakjubkan dan menjawab sapaan khas-nya pada saya…. “Bapaaaaaaaakkkk…” Fasih dan panjaaaang…

Paling klise tentu saja berkaitan dengan pekerjaan utama saya. Walaupun kata orang PNS itu kebanyakan waktu buat keluyuran, nyari short time atw yang paling gres malah gemar facebook-an, jujur saja, kadang saya sampe kelabakan dengan rutinitas saya sebagai seorang PNS. Dipercayai sebagai salah seorang anggota Tim Monitoring yang memiliki tugas memeriksa kemajuan pekerjaan pada tahun anggaran 2009 plus 2008 lalu. Tugas tersebut dibarengi dengan pemeriksaan lapangan secara rutin setiap 2 minggu sekali.

Masalahnya masing-masing Tim harus mengawasi 2 kecamatan (saya kebagian area Kecamatan Kuta Utara –Kerobokan, Canggu, Petitenget- dan Kecamatan Kuta Selatan –Jimbaran, Pecatu, Tanjung Benoa). Dimana untuk masing-masing kecamatan terdapat 5-6 kegiatan yang harus diperiksa. Dari segi administrasi, kemajuan fisik hingga mutu dan kualitasnya.

Itu semua belum termasuk tugas-tugas lain seperti perencanaan pada area yang telah ditentukan.

So, bisa dikatakan sepulang kerja, waktu dirumah itu jadi sangat berharga untuk diluangkan bersama anak dan Istri. Praktis waktu untuk bisa menyelesaikan Thesis itu gak banyak. Apalagi saya merupakan tipe mahasiswa yang gak bisa nyambi bikin Thesis sambil melakukan aktivitas lain. Musti konsentrasi penuh dan bergantung pada mood. Halah….

Mengapa saya begitu terbebani oleh yang namanya Thesis ?

sim

Karena Thesis merupakan solusi terakhir yang harus saya selesaikan untuk bisa menyelesaikan perkuliahan Pasca Sarjana ini.

Karena topik Thesis yang saya ambil, sama sekali baru sehingga sangat sulit mencari acuan (baca:contekan isi dan teori serta pola pikir).

Karena untuk bisa menyelesaikan Thesis ini membutuhkan bantuan dari para pakar bahasa pemrograman (dibantu oleh TIM Bali Orange –tempat Hosting BLoG saya ini) dan untuk itu memerlukan biaya tambahan sebagai penghargaan jasa dan ilmu yang mereka miliki.

Karena (seperti yang sering saya ceritakan sebelumnya) untuk perkuliahan ini saya musti merelakan SK PNS digadaikan ke Bank setempat, kompensasi pinjaman biaya kuliah. Jangan sampai bayar SPP lagi deh….

Arrgghhh… berharap bangeds bisa menyelesaikannya dengan baik…..

Popularity: 1% [?]

Menghutang lalu lagi menghutang…

“…dibolak-balik… dinalar-nalar… tanpa logika… oya

…diraba-raba… diterka-terka… tidak terduga… oya

Misteri… ijazah tidak ada gunanya…

Ketekunan tidak ada artinya…

Menghutang lalu lagi menghutang….

Tahu tahu menipu….”

Wuaduh ! Jangan sampe begitu deh…. jadinya. He… akibat terlalu menikmati masa lalu, kembali pada seorang idola negeri ini, IWAN FALS, saya akhirnya menemukan satu lirik lagu dari karya kolaborasi sang jagoan bareng kelompok musik Kantata Takwa yang judulnya “BaLada Pengangguran”.

Sebetulnya lagu itu bercerita tentang permasalahan negeri ini, yang dari jaman Orde Baru tampaknya masih berlaku hingga hari ini. Dengar punya dengar, eh ternyata termasuk masalah saya juga secara pribadi. He… terutama soal… “Menghutang lalu lagi menghutang…. “, tapi jangan sampe ‘menipu deh. bikin malu nantinya.

Ngomong-ngomong soal menghutang, sebenarnya aksi ini sudah saya lakoni sejak dua tahun terakhir. Masih ingat tulisan saya soal ‘Bokek’ kmaren ? Yah, kurang lebih memang ada sangkut pautnya kok. Minimal, alasan ke’bokek’an saya itulah yang menjadi alasan utama, mengapa saya nekat akhirnya ya memutuskan untuk…. “Menghutang lalu lagi menghutang…. “

Ah, saya ini benar-benar potret tipikal bangsa ini ternyata….

Per minggu kmaren, saya didampingi Istri mengajukan perpanjangan jumlah hutang, atau lebih dikenal dengan istilah ‘kompensasi’. Ini saya lakukan, lantaran hitung-hitungan saya saat melakukan aksi menghutang pertama kali dua tahun lalu nyatanya meleset.

Uang 20 juta yang sedianya saya gunakan hanya untuk membayar studi Pasca (S2) Sarjana di Universitas Udayana, musti dibagi dengan kebutuhan malaikat kecil saya. Bukan apa-apa agar sekedar tahu saja, bahwa alasan utama saya memutuskan untuk sekolah lagi adalah ‘mumpung belum dikaruniai anak oleh-Nya’.

Eh, ternyata Istri positif hamil saat saya dinyatakan lulus ujian masuk Pasca Sarjana. eladalah…. Saya malah dapet berkah dobel….

Makanya, uang yang saya pinjam plus pemasukan tiap bulan dan tambahan rejeki, bisa dikatakan pas ngepas untuk bisa menyelesaikan studi saya kelak. Malahan sempat khawatir, jangan-jangan malahan kurang nantinya. Yah, agar dimaklumi lantaran yang namanya ‘orang Bali’, kesehariannya selalu dipenuhi dengan pengeluaran ‘tak terduga’. Terbanyak di-alokasikan ke arah Braya (kehidupan Sosial Keagamaan, istilah seorang teman). Apalagi ortu bukanlah pekerja produktif lagi, jadi bisa dikatakan ya ‘ikat pinggang yang sudah ketat ya musti diperketat lagi…’. Kebayang kan, kalo perut saya yang gendut ini diikat dengan ketat ? He….

Makanya, setelah menghitung-hitung sisa uang di tabungan ditambah uang hasil penjualan kedua PDA yang saya miliki, sebetulnya masih cukup untuk membayar uang SPP saya semester depan, yang berharap banget studi ini bisa saya selesaikan dengan segera. Udah gak kuwaaatt….

Tapi begitu ingat dengan istilah ‘kehidupan Sosial Keagamaan’ itu tadi, mau nyari alokasi dana dimana lagi ? Hehehe….. Kasihan kalo harus membebani Istri apalagi Ortu. Waaahhh… kemana saja Tanggung Jawab saya sebagai Kepala KeLuarga sekaligus Suami dan Bapak yang baik ???

Yah, semoga saja apa yang saya jalani dan putuskan seminggu ini, minimal gak membuat semuanya jadi berantakan. Walaupun dalam jangka 5 tahun kedepan, saya masih harus merelakan potong gaji tiap bulannya untuk mencicil perpanjangan tersebut.

By the way, kalo dikaitkan dengan persoalan Bangsa ini, saya kira ini belum seberapa. Ya, saya masih bisa makan, masih punya tempat tinggal dan menikah. Hal terbaik yang pernah saya lakukan. Ya… Semoga saja semua masih bisa berjalan dengan baik. Doakan saja.

Popularity: 1% [?]

3 Tahun sudah PanDe Baik nge-BLoG

Hmm…. Bener-bener gak disangka kalo saya selaku pemilik BLoG PanDe Baik, bisa melakukan aktifitas ini hingga tahun ke-3. Secara kontinyu menuliskan segala macam bentuk penumpahan uneg-uneg dari yang bersifat pribadi, soal lingkungan keseharian, tentang keluarga, idealisme pekerjaan, opini pada situasi kondisi bangsa, hingga ke hobi Teknologi ponsel.

Jadi gak ada salahnya saya mengucapkan ‘SeLamat ULang Tahun yang ke-3’ kepada Diri Sendiri…. untuk sebuah BLoG yang kini sudah memakai alamat domain nama sendiri yaitu PanDe Baik. Ah, Narsis banget deh !

Adapun perjalanan BLoG ini dimulai pada tanggal yang sama tiga tahun lalu, dalam sebuah Workshop Seminar IT yang diselenggarakan oleh KPDE Kotamadya Denpasar. Bapak Erwin Soetomo adalah orang yang mengajarkan apa itu BLoG dan bagaimana membuat BLoG. Saat itu satu-satunya yang terlintas dikepala adalah nama PanDe Baik, nama yang saya sandang sejak kuliah di Arsitektur dahulu, dan meminjam BLoGSpot sebagai rumah gratisan BLoG saya tersebut.

Kalo mau dilhat kebelakang, pasca Workshop tersebut, dalam bulan yang sama (total sisanya ya cuman 7 hari tapi efektif nge-BLoG Cuma 3 hari) saya melahirkan sekitar 10an tulisan yang hanya satu diantaranya memiliki tema atau topik tulisan serius. Sisanya Narsis semua. Huahahahaha… Yah, tentu saja bisa dimaklumi, karena tujuan daripada BLoG ini dibuat adalah sebagai wadah penumpahan uneg-uneg saya pribadi, atau istilah kerennya Diary.

Dalam perjalanannya seperti halnya roda kehidupan, cieeehh….. BLoG ini pun mengalami pasang surut kisah seputar BLoG. Dari mulai berani mencoba menuliskan idealisme terkait pekerjaan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil usia muda yang masih meledak-ledak, sempat melongo lantaran kesibukan pekerjaan akhir tahun, kemudian mendapatkan kesempatan untuk memiliki domain sendiri dengan Gratis dari Rakhahost milik Mas EGY setelah gabung di sebuah Komunitas BLoGGer BBC.

Waktu itu mengambil nama pandeividuality.net yang merupakan nama plesetan dari PanDe dan Indieviduality, sebuah album favorit saya dari sebuah grup alternatif PAS Band, kelak kemudian menjadi nama kolaborasi saya dan Istri (PanDe – ALit).

Tak lupa kasus saya dengan media cetak Radar BaLi yang hampir saja menyeret saya lebih jauh terkait tulisan saya di BLoG saat saya masih numpang gratis di BLogSpot (pandebaik.blogspot.com), cukup membuat saya memiliki minat untuk menghapuskan saja BLoG secara keseluruhan dan menghilang dari dunia maya.

Ada juga perpindahan Hosting yang saya lakukan atas dasar ‘sebuah masalah yang sangat tidak jelas dari penyedia Hosting terdahulu (Rakhahost)’, membuat saya berpindah kelain Hosting yaitu BaLi ORange dan mencoba kembali nge-BLoG dengan nama baru yaitu pandebaik.com

theme1

Walaupun kisah tersebut begitu panjang dan berat, hanya satu yang tak berubah selama saya menjalani aktifitas nge-BLoG, yaitu Tujuannya. Masih tetap pada jalur saya terdahulu, hanya sebagai wadah penumpahan uneg-uneg, ide, pengalaman dan lain sebagainya. Sedangkan gaya bahasa bisa dikatakan jauh lebih berkembang, dari yang awalnya kaku bangeds, hingga bercerita sebagaimana menempatkan diri sebagai pengelola BLoG –penyedia informasi seperti Koran- tanpa sekalipun menyebut kata ‘saya’. Akhirnya pasca kasus diatas tersebut, BLoG ini mulai menggunakan gaya bahasa ‘saya’ sebagai pemilik cerita.

Kalau dulu pada tahun pertama tulisan saya gak teratur atau terjadwal –bisa dua tiga tulisan dalam satu hari, bisa juga semingguan gak ada tulisan baru sama sekali-, menginjak tahun kedua saya mulai seperti orang kerasukan atau ketagihan, Setiap hari ada saja tulisan baru….udah kayak Koran aja ceritanya. Ngalor Ngidul gak karuan, dan tetap saja Narsis. He… Kondisi ini didukung oleh siatuasi kondisi saya yang saat itu masih blom direpotkan oleh kehadiran si buah hati apalagi perkuliahan.

Menginjak tahun ketiga, apalagi pasca perpindahan Hosting ke BaLi ORange, saya mulai mengatur atau menjadwalkan turunnya satu tulisan atau posting setiap dua atau tiga hari sekali. Ini sebagai konsekuensi keseharian saya yang mulai disibukkan oleh pekerjaan Kantor, kehadiran si kecil, pekerjaan rumah tangga (menyetrika, meyirami halaman dan mendampingi serta mengajak main si kecil) plus perkuliahan tingkat lanjut atau Pasca Sarjana (S2).

Untuk kedepannya, saya memang berusaha untuk tetap nge-BLoG dan dapat selalu terpantau setiap dua tiga harinya, ditengah hobi baru ber-Facebook.

Hanya saja demi sebuah hasil jerih payah selama 3 tahun ini, yang ternyata sudah melahirkan sekitar 1.235 tulisan, untuk kali iniiiii saja…. hingga akhir bulan, saya memutuskan untuk Rehat sebentar dari aktifitas ngeBLoG. Istilah BaLinya itu….. nyeJer. Huahahaha….

Jadi Mohon Maaf bagi rekan yang sudah berkenan mampir kemari, jangan menggerutu ‘kok gak ada tulisan baru, padahal bilangnya Cuma jeda dua tiga hari….’…. Mohon dimaklumi…

Sampai jumpa tanggal satu bulan depan, bukan untuk gajian loh ya…..

Semoga saja pelan-pelan saya bisa memberikan satu tulisan yang sedikitnya bisa bermanfaat bagi rekan-rekan disini. Tapi yah gak menutup kemungkinan kalo nantinya ada juga tulisan saya yang tetep Narsis. He…

Salam dari PuSat KoTa DenPasar bersama PanDe Baik.

Popularity: 5% [?]

kembalinya si PreMan KamPung ke milis BBC

Diantara empat buah milis yang saya ikuti, salah satunya adalah komunitas para blogger yang ada hubungannya dengan BaLi, entah lahir, tinggal, bekerja hingga pernah bersekolah di Bali. Yup BaLi BLoGGer CoMMunity.

Berhubung di milis yang saya ikuti pernah ada satu thread yang tidak mengenakkan hati, saya sempat memutuskan untuk kabur dari milis, istilah saya ‘lari dari tanggung jawab’. He… berhubung saat itu saya adalah pemicu timbulnya thread tersebut hingga menjadi besar dan berapi. Jadi pikir saya ya sebelum meledak, kabur aja deh… Bener-bener gak bertanggung jawab kan ? He…

Nah, setelah lumayan lama kabur saya sempat digadang-gadangi oleh beberapa rekan anggota milis untuk ikutan gabung kembali, untuk meramaikan milis. Heran juga saya waktu itu. Wong saya yang bikin ribut kok malah diminta balik lagi ? at last saya nyoba gabung kembali tapi menyamar menjadi orang laen ceritanya. Baik nama, alamat, email hingga alamat BLoG yang dipake juga aspal. AsLi PaLsu. He…

Setelah dikonfirm bisa gabung, barulah saya tahu kondisi milis pasca kaburnya saya. Gak menutup kemungkinan bisa juga itu terjadi akibat thread atau kejadian lain. Jadi sepi, gak kayak tempo hari. Yang seharian bisa masuk 100an email saling berbalas pantun atau sekedar say hello. Sayapun akhirnya bisa memantau kembali kondisi milis sebagai orang luar, agak miris juga sih ngliat kondisi yang ndadak melompong. Padahal kalo ndak salah pas Pesta BLoGGer kmaren, BBC merupakan komunitas yang dianggap paling menjanjikan keberadaannya.

Milis yang sepi nampaknya diikuti pula dengan update BLoG yang sepi. Bahkan ada beberapa alamat BLoG rekan yang gak pernah disuntik dengan tulisan baru, sebulan lebih, ada yang mengeluhkan penurunan kunjungan hingga komentar, ada juga yang mengeluhkan mood untuk nge-BLoG gak berapi-api lagi kayak dulu. Salah satu yang menjadi kambing hitamnya adalah keberadaan Facebook. Sarana Sosial Networking (begitu istilahnya kata orang), yang nampaknya jauh lebih mengasyikkan dan menghanyutkan.

Rupanya penyamaran saya gak percuma. Pelan-pelan saya bisa mengetahui ada beberapa rekan yang dahulunya ngocol abieeess pada mulai kangen dengan hangatnya suasana milis. Ini bisa dimaklumi. Wong dulunya itu secara rutin para Jenderal yang melahirkan BBC sempat beberapa kali mengadakan KopDar -Kopi Darat > minum kopi di daratan- sebagai ajang mendekatkan diri satu sama lainnya. Saya sendiri paling pernah menghadirinya kurang lebih tiga kali saja. Itupun nongol bentar langsung kabur lagi. He… berhubung Gak tega juga saya memantau secara diam-diam, account penyamaran langsung saya hapus selamanya dari milis dan gabung lagi dengan identitas asli. Syukur masih diperbolehkan oleh sang Jenderal….

Kembali ke ide tadi, Ceritanya ketika salah satu anggota milis melontarkan ide untuk menghidupkan kembali suasana milis, salah satu Jenderal komunitas BBC pun menanggapinya dengan positif. Akhirnya terjadilah satu kopdar yang bisa saya anggap setara dengan kopdar-kopdar awal terbentuknya BBC yang diselenggarakan di Taman Ayung kalo ndak salah. Lagi-lagi saya bukan termasuk anggota yang hadir tentunya. He…

Dari beberapa ide yang dilontarkan, hanya satu dua yang bisa saya tangkap. Ide untuk menghangatkan kembali suasana milis dengan cara ‘berbagi ilmu sesuai keahlian, yang diharapkan bisa ditanggapi, dikomentari, hingga dikembangkan lagi. Untuk yang ini, bisa saya katakan hampir tidak ada satupun tulisan saya layak dilempar ke milis. Berhubung tema yang gak penting atau aktual, daya pikir yang dangkal tanpa terjun atau observasi dulu, sebatas pengalaman dan pengetahuan pribadi, bisa dikatakan lebih cenderung merupakan sebuah opini. Tentu saja kalo nekat saya share di milis, khawatir banget bisa memicu pertikaian timbul kembali. He…

Ide satunya lagi adalah mencoba memulai semua itu dari awal, dari diri sendiri atau katakanlah dari BLoG sendiri, berhubung milis ini adalah kumpulan para BLoGGer. Ceritanya membuat Thematic Posting yang kurang lebih maknanya, membuat tulisan/posting yang memiliki satu tema yang sama/topik tertentu yang dilontarkan di milis, namun ditulis berdasarkan daya imajinasi, pengalaman yang kemudian bisa dibagi, ditanggapi ataupun dicela. He… Untuk yang terakhir tadi itu sepertinya bakalan paling banyak saya dapatkan kelak.

Dari hasil jalan-jalan saya di beberapa BLoG teman (istilah kerennya BLoGWalKing), rupanya tema yang pertama adalah ‘tempat nongkrong favorit atau yang sering dikunjungi. Mengulas tentang lokasi, sajian yang ada, jadwal buka-tutupnya, kapasitas tempat, serta perkiraan umum yang bisa digambarkan apabila kelak dijadikan sebagai salah satu tujuan kopdar atau sekedar berbagi cerita.

Namun berhubung tulisan saya sebelumnya menyinggung soal PiLPres yang belakangan santer dan seakan menenggelamkan kasus yang menimpa Antasari, maka untuk Thematic Posting diatas baru bisa saya turunkan setelah menyelesaikan satu tulisan lagi yang ada kaitannya dengan tulisan sebelumnya, juga pemaparan ini tentu saja. Minimal rekan-rekan yang mampir ke BLoG saya bisa mengetahui cerita dibalik Thematic Posting yang besok atau lusa bakalan saya tampilkan disini.

So, Terima Kasih sudah mampir dan membaca cerita ‘kembalinya PanDe Baik ke milis BBC ini. Salam dari PuSat KoTa DenPasar. He…

Popularity: 3% [?]