Menikmati Kesendirian Tanpa Kata

Category : tentang Opini

Hutang janji belum jua terbayar, sementara asa sudah mulai berkurang.
Begitulah kira-kira kalimat romantis pembukaan postingan kali ini, menebus bolongnya rutinitas menulis yang sudah dilakoni selama 12 tahun lebih.

Nyaris tanpa kata, hari demi hari dilewati seakan tidak ada makna yang bisa dicatatkan sebagai bekal ingatan kelak. Terhapus begitu saja gegara asyik menikmati gegap gempitanya sosial media. Yeah, persoalan klasik rupanya.

Sampai pada akhirnya mengambil keputusan serupa tiga tahun lalu, mengurangi aktifitas namun kali ini tanpa menonaktifkan akun facebook lagi. Kasian, mengingat di portal karya MarkZ, banyak kawan lama yang berkumpul. Yeah, cukup dengan mundur kembali dari beberapa group yang sebelumnya sudah pernah ditinggalkan.

Termasuk bebersih dua ratusan lebih kontak chat yang dilakukan selama sebulan terakhir. Baik dalam kepentingan pekerjaan maupun indehoy persoalan hobi. Pun sepuluhan group whatsapp ditinggalkan demi aktifitas rutin yang lebih menyenangkan kedepannya.

Mengurangi bacot, memperbanyak tulisan.
Janji hari ini dalam nikmatnya kesendirian. Tetap berupaya konsisten meski harus kembang kempis dalam melangkah. Setidaknya demi menjaga pikiran bisa tetap waras ditengah riuhnya hoax dan fitnah jelang pilpres 2019 mendatang.

Kamu sendiri sudah ngeBlog hari ini ?

PNS Badung Tewas Kecelakaan Kejar Absensi Wajah, Mengkhawatirkan ?

Category : tentang Opini

Hanya bisa terdiam saat membaca kolom berita NusaBali halaman pertama edisi Sabtu 6 Oktober 2018 lalu yang menurunkan kejadian Pasutri PNS Kecelakaan Maut, Suami Tewas, Istri Terluka ; Diduga Kejar Waktu untuk Absensi Wajah yang diberlakukan Pemkab Badung.

Sekedar informasi awal bahwa aturan terkait Absensi Wajah bagi para PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, kalau tidak salah ingat mulai diberlakukan pada tanggal 1 Oktober 2018 lalu, menutupi kekurangakuratan Absensi Sidik Jari yang telah diterapkan sebelumnya.
Hal ini dilakukan lantaran ada informasi menyimpang yang menyampaikan bahwa meskipun absensi sidik jari sudah dilaksanakan, namun kecurangan tetap saja terjadi.
Tapi apa benar dengan diberlakukannya Absensi Wajah kali ini bisa memecahkan masalah diatas ?

Secara masalah kecurangan saat diberlakukannya ansensi sidik jari, yang bisa main titip pake jari yang lain, mungkin iya. Tapi jika dilihat dari masalah kinerja perorangan, menurut saya pribadi sih belum mampu. Kenapa bisa begitu ?

Kasus penyimpangan absensi ini sebenarnya muncul bagi orang per orang yang secara pencatatan mesin tergolong rajin bahkan tepat waktu. Tapi apakah itu semua bisa menjamin kinerja seseorang juga meningkat atau bagus seharian itu ? Belum tentu.
Bisa saja usai ybs melakukan absen pada pagi hari, lalu pulang balik atau mengerjakan aktifitas lain diluar pekerjaan dan kembali melakukan absensi di sore hari, bisa saja kan ya ?
Itu sebabnya ada beberapa kasus lain dimana pegawai yang secara kinerjanya bagus bagi dinas dimana yang bersangkutan bernaung, namun harus mengakui kekalahan dalam persoalan prosentase kehadiran berdasarkan absensi. Dengan mereka yang jarang banged ambil kerjaan, tapi soal absensi ? Full. Maka itu jangan heran.

Sementara secara saya pribadi sih, gak terlalu ambil pusing soal absensi ini. Mau diberlakukan absensi apapun bentuknya, toh prosentase kehadiran yang tercatat ya segitu-gitu aja perasaan. Gak full 100% gegara pagi pernah telat absen lewat dari pukul 7.30 atau sesekali pulang mendahului akibat gawe adat. Ya sudah dimaklumi sejak awal. Maka itu gak ada istilah kejar absen saat pagi berangkat ngantor ataupun sore.
Toh secara pekerjaan, saya merasa apa yang dilakukan bisa selesai dengan baik. Kalaupun ada yang kurang, ya pasti segera diperbaiki. Gak sampe bengong-bengong atau malah main kemana ambil kerjaan sampingan saat Jam Kerja.
Yang penting diingat ya konsekuensinya. Pemotongan penghasilan sesuai prosentase kehadiran. Tapi kalo memang sudah rejeki, ada aja datangnya entah dari mana. Sudah ada yang DiAtas juga ikut mengatur kok.

Balik ke topik awal, ya ini masukan saja buat pegawai yang lain. Bahwa ada benarnya juga nasehat pak polisi selama ini. Lebih baik terlambat lima menit ketimbang… ya gitu deh.

#HPjadul HTC Universal Satu Perangkat Banyak Nama

Category : tentang TeKnoLoGi

Saat dirilis ke pasar Global, ponsel satu ini punya banyak nama. Lantaran dirilis oleh banyak vendor. Namun seri ini memiliki codename tersendiri laiknya perangkat pocketpc lainnya yang dirilis pada masa itu. HTC Universal.
Setidaknya ada nama O2 Executive, Dopod 900, iMate Jasjar, T-Mobile MDA IV atau Qtek 9000. Semuanya memiliki perwajahan juga spesifikasi yang sama.

Tahun 2005 bisa jadi untuk memiliki satu unit seri ini ya CuMi. Cuma Mimpi. Mengingat harganya yang kalo ndak salah ingat sekitaran 10 juta rupiah. Ini 13 tahun lalu loh yah… pas itu saya masih setia menggunakan perangkat serupa, T-Mobile MDA II yang merupakan malih rupa dari seri O2 XDA IIi.
Berharga sedemikian Muahal, lantaran secara penampilan memang amat sangat menggoda bagi kalangan pengguna Gadget. Elegan serupa perangkat NoteBook, dengan layar yang bisa diputar dan dilipat kearah sebaliknya.

Mengapa bisa memiliki codename HTC Universal ?
Ya karena perangkat PDAphone berbasis Windows Mobile atau dahulunya dikenal dengan istilah PocketPC, disokong penuh oleh pabrikan HTC asal Taiwan ini. Sementara banyaknya varian nama yang muncul ke permukaan rata-rata merupakan operator ternama yang dibundling dengan device tersebut.
Bagi yang suka menggunakan ponsel layar sentuh dengan tipe Resitif semacam ini, yakin banged pasti familiar dengan penggunaan stylus batangan yang selalu terselip di sisi kanan belakang bodi ponsel.
Sementara itu, tempat ngumpul kami, yang suka oprek-mengoprek perangkat model begini, tentu saja Forum XDA Developer yang kini lebih banyak mengulas berbagai perangkat Android.

Balik ke Topik, saya beruntung bisa mendapatkan 3 varian diantaranya. Sesuai urutan nama diatas. Dalam kondisi menyala namun dua diantaranya tanpa batere. Maka jadilah 1 batere yang ada digunakan secara bergiliran di ke-3 perangkat diatas.
Semua didapat melalui portal jasa jual beli, OLX.

#HPjadul #HTC #Universal #Dopod 900 #O2Exec #WindowsMobile #PDA