Come to Lombok

Category : tentang Opini, tentang PLeSiran

Tidak ada yang menduga bahwa siang ini kami berkesempatan menikmati keindahan alam Lombok setelah semalam berjibaku dengan proses verifikasi bantuan rumah di Dusun Kebaloan Bawah, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Rasa capek dan penat seharian pun sirna di sela tawa canda kami sepanjang perjalanan.

Lombok itu indah Kawan. Mirip sekali dengan kampung halaman di Bali. Hanya disini jauh lebih kering laiknya sisi selatan pulau tanah kelahiran kami. Berubah drastis pasca gempa melanda tempo hari.

Lalu lintas jalan terasa sekali perubahannya. Terutama pada kawasan wisata yang dahulunya selalui ramai dikunjungi wisatawan, mancanegara ataupun domestik. Meski demikian, saat kami mencoba menikmati nikmat yang ada pada beberapa objek wisata dan spot-spot instagramable, mulai terasa hawa rekontruksi pembangunannya, yang berharap banyak Lombok bisa bangkit kembali.

Aktifitas pembersihan diri yang disarankan banyak kawan baru, dimulai dari Suranadi lewat kolam air yang sejuk dan dingin, berganti hawa pada Taman Wisata Narmada, atau situs lempar koin Pura Lingsar, dapat menjadi destinasi pertama kalian jika beruntung menginjakkan kaki di Lombok. Sementara beberapa spot yang ramah instagram, bisa mampir ke pesisir pantai senggigi untuk melihat sunset dan tentu saja festival pesona yang sedang diupayakan guna menarik minat para wisatawan lagi kembali ke Lombok.

Come to Lombok.

Kalian pasti suka…

Mundur dari (group FB) Suara Badung ?

Category : tentang Opini

Leave Group

Tombol itu ditekan juga akhirnya…
Tengah malam menuju pergantian hari, disela istirahat pasca selesainya proses Verifikasi Bantuan Rumah di Kabupaten Lombok Utara, keputusan pun diambil.
Makin yakin untuk mundur dari group FaceBook Suara Badung.

Salah satu motivasi mulia yang tersirat di kepala saat berkeinginan untuk bergabung di Suara Badung setahun lalu, adalah untuk memberikan tanggapan atau reaksi cepat, akan hal-hal yang dikeluhkan oleh masyarakat Badung pada kinerja kami selaku pelayan di Kabupaten Badung. Tapi kenyataan memang tak semudah cocot mario bros.

Riuhnya caci maki dan bully terhadap orang-orang yang sesungguh tidak bersalah, baik sebagai aparat desa yang selama ini sudah berusaha mengayomi masyarakatnya, atau sebagai asn yang selalu berusaha sabar dalam menanggapi semua keluh kesah yang ada, harus dikalahkan oleh berbagai kepentingan yang kerap menutup mata dan nurani mereka yang sudah terlanjur membenci atau antipati sejak awal. Padahal jika ditelusuri, banyak fakta yang terkuak, bahwa apa yang sudah dibagi kepada 50 ribu peembaca Suara Badung sesungguhnya tidak akurat. Bahkan ada yang ketika diminta untuk menyampaikan data otentik terkait apa yang diomongkan, hingga pembicaraan dari jalur gajah mada ketelingsut ke arah gianyar, lalu negara, tak jua mau menunjukkan itikad baik menjelaskan duduk masalahnya.

Analoginya, Hantam duluan, urusan minta maaf boleh belakangan. Atau bahkan balik kanan dan menghilang.
Sementara yang diHantam sudah babak belur, dikeroyok banyak orang, namun ketika fakta berbicara, tak ada kata maaf yang dilontarkan. Karena sosial media FaceBook lebih suka menutup deretan komentar atau tanggapan serta penyelesaian sebelumnya, membuat orang tetap memberi pernyataan negatif seraya mendukung isi postingan sejak awal.
Entah karena tidak tahu, tidak mau tahu, atau tahu tapi pura-pura tidak tahu, semua bergulir begitu cepat. Menjadi viral, karena banyak dukungan serupa ikut-ikutan menyalahkan tanpa peduli hal yang sesungguhnya.

Capek juga…

Maka Mundur dari Group Suara Badung di akun sosial media FaceBook akan menjadi satu keputusan terBaik yang pernah diambil selama aktif kembali, dan memilih menikmati riuhnya FaceBook hanya bersama teman-teman yang benar-benar dikenal secara fisik.

So ?

Leave Group yuk…

Waspadai 3 Gejala Janin Tidak Berkembang dalam Kandungan

Category : tentang Buah Hati

Tumbuh kembang pada janin dapat dipantau dengan melakukan USG di dokter kandungan, hal ini memang bukan sebuah kewajiban, mengingat untuk beberapa kalangan dana mungkin menjadi kendala untuk bisa melakukan USG janin. Namun tetap saja sangat penting, selain berguna dalam melihat jenis kelamin dari buah hati, dengan melakukan USG juga sangat bermanfaat di dalam melihat pertumbuhan buah hati dalam kandungan apakah sudah optimal atau tidak, begitu juga dengan meminimalisir resiko bayi lahir cacat.

Hal tersebut tentunya patut untuk diwaspadai, mengingat dalam beberapa kondisi justru janin juga bisa mati di dalam kandungan, padahal usianya sudah cukup untuk lahir, berikut ini diantaranya ada beberapa ciri yang harus dikenali ketika janin tidak berkembang dengan baik di dalam rahim ibunya, diantaranya adalah:

1. Tidak ada gerakan.
Umumnya memasuki usia kehamilan trimester ketiga bayi sudah mulai menunjukkan adanya pergerakan, diantaranya adalah dengan menendang, namun dalam intensitas yang cukup ringan sehingga tidak terasa sakit, Anda patut untuk mewaspadai jika seandainya setelah memasuki usia kehamilan tersebut namun bayi tak bergerak sama sekali.

2. Munculnya flek hingga darah keluar dari kemaluan.
Gejala lainnya yang juga harus diwaspadai oleh ibu hamil ketika keluar darah dari kemaluan, padahal sudah memasuki usia kehamilan hingga 1 bulan pertama, bisa jadi terjadi keguguran.

3. Hilangnya rasa mual dan muntah atau yang dikenal juga sebagai morning sickness.
Ini merupakan salah satu gejala yang akan dialami oleh wanita hamil pada trimester pertama, namun seiring dengan memasuki usia kehamilan di trimester pertama gejala tersebut akan hilang, namun ketika belum memasuki usia kehamilan trimester kedua, namun gejala tersebut sama sekali tak dialami, bisa jadi berhubungan dengan kesehatan dari janin yang dikandung.

Guna menghindari hal yang tak diinginkan, maka kemudian dilakukan USG. Para wanita hail harus memperbanyak pengetahuan terkait dengan kondisi kehamilan mereka jika tidak ingin bermasalah. Mulai dari trimester pertama, seputar kehamilan trimester kedua sampai dengan trimester ketiga atau jelang persalinan.

Perjalanan Pertama menuju Lombok

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

Tepat jam 7 pagi, saya menginjakkan kaki di terminal keberangkatan domestik. Masih ada jeda dua jam hingga jadwal keberangkatan pesawat penerbangan Lion Air menuju Lombok. Saya memilih berjalan kaki sebentar di seputaran mencari segelas kopi cokelat dan cemilan Roti’O di dekat terminal kedatangan.
Lalu berjalan santai sambil melihat lihat pemandangan sekitar.

Ini perjalanan pertama saya ke Lombok.

Banyak persiapan yang dilakukan sejak seminggu lalu. Kaitan tugas, perintah dari Bupati Badung untuk melakukan verifikasi usulan bantuan rumah penanganan pasca gempa di Kabupaten Lombok Utara. Infonya Pak Bupati membantu sekitar 69 rumah sesuai proposal pengajuan yang disampaikan semeton Umat Hindu disana.

Ada 6 orang yang ikut dalam perjalananan ini. Saya selaku Kepala Seksi yang membidangi urusan Bantuan Rumah, didampingi 5 dari 11 staf yang dimiliki, sementara sisanya masih berjibaku menyelesaikan proses pencairan dana bantuan rumah untuk 565 kepala keluarga di Kabupaten Badung.

Rencananya kami akan stay selama 4 hari 3 malam, untuk berkoordinasi ke BNPB dan Satker Perumahan di Provinsi NTB, lalu bergerak ke Kabupaten Lombok Utara untuk verifikasi 69 kepala keluarga, dan balik pulang pada hari Sabtu mendatang. Dengan formasi 6 orang, rencananya dipecah menjadi 3 tim kerja, yang nantinya akan melakukan verifikasi usulan selama 2 hari di Senaru.

Dengan menggunakan seragam semi resmi, macam Pak Presiden Jokowi lengkap dengan sepatu kets, kami berharap bisa menyelesaikan tugas dinas ini dengan baik. Demi membantu semeton Umat Hindu di Dusun Kebaloan Bawah, juga mensukseskan pemberian bantuan rumah dari Bupati Badung.

Bedah Rumah atau Rehab Rumah ?

Category : tentang PeKerJaan

Om Swastyastu Semeton sami ring group FaceBook Suara Badung, sekiranya Tiang pantau sejauh ini rupanya masih ada kesalahpahaman pengertian akan program Bantuan Rumah di era kepemimpinan Bupati Badung Terpilih Bp.Nyoman Giri Prasta, antara Bedah Rumah dengan Rehab Rumah sehingga memunculkan polemik berkepanjangan ketika keluhan ini disampaikan.
Yang patut dicermati adalah kedua Program Bantuan Rumah diatas, sangat jelas berbeda baik Jumlah Bantuan yang diberikan, Kriteria Kerusakan, maupun Pelaksana Kegiatan yang dalam hal ini dibatasi hanya pada Proses Verifikasi atau penentuan layak tidaknya Bantuan diberikan. Meski yang disasar sama-sama Masyarakat Miskin atau Kurang Mampu di Kabupaten Badung.

Bedah Rumah atau Rehab Rumah ?
Beda istilah Beda Pemahaman

Untuk Bantuan Rehab Rumah atau yang selama ini dikenal dengan istilah PKRS atau Peningkatan Kualitas Rumah Sehat, dilaksanakan oleh Dinas Sosial dengan besaran dana bantuan 30 Juta Rupiah. Sasarannya adalah Masyarakat di Kabupaten Badung yang sudah memiliki Rumah, namun dalam kondisi rusak yang tidak terlampau parah. Mungkin terkait bahasa kriteria tersebut, Dinas Sosial-lah yang lebih berwenang menjawabnya. Sehingga harapannya mampu diperbaiki dengan dana sebesar 30 juta rupiah tadi. Disamping itu, demi menuntaskan status kemiskinan dari Masyarakat di Kabupaten Badung, disiapkan pula dana bantuan UEP atau Usaha Ekonomi Produktif sebesar 15 Juta Rupiah, kalau tidak salah untuk membantu perekonomian keluarga dalam bentuk Usaha. Program PKRS maupun UEP ini sudah berjalan sejak lama, bahkan sebelum era kepemimpinan Bupati Badung Terpilih Jaman Now, Bp.Nyoman Giri Prasta.

Sementara itu, Program Bantuan Bedah Rumah adalah sebuah program baru yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman yang baru dibentuk pada akhir tahun 2016 lalu. Resmi bekerja pada awal tahun 2017. Sehingga bisa dikatakan untuk pemberian Dana program kerja Bantuan Bedah Rumah baru berjalan 1 kali saja di tahun 2017 lalu. Sedangkan yang diserahkan bagi 150 KK di Tahun 2018 Anggaran Induk masih berproses di BPKAD.
Memiliki Kriteria yang diperuntukkan bagi Masyarakat di Kabupaten Badung yang Belum memiliki Rumah (status masih menumpang), namun memiliki lahan siap bangun, atau mereka yang memiliki Rumah dengan kondisi Rusak Berat. Pilihannya dirobohkan, lalu dibangun baru. Nilai bantuannya sebesar 55 Juta Rupiah dengan luasan minimal 36 M2 terdiri atas 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan 1 dapur. Kriteria lebih lanjut bisa dibaca di halaman Blog tiang. www.pandebaik.com

Bagi Masyarakat Awam di Kabupaten Badung, kedua program bantuan Rumah ini seringkali dianggap sama. Maksudnya mengeluhkan Rehab tapi menyebutkan Bedah Rumah, begitu pula sebaliknya. Sehingga ketika Semeton menyampaikan keluhan di sosial media seperti group FaceBook Suara Badung ini, seringkali membuat kami, pelaksana program di tingkat Kabupaten jadi bertanya-tanya, apakah separah itu kesalahan atau misinformasi yang ada di lapangan ?
Setelah di cross check dengan si pelapor secara pribadi atau kontak telepon, pun dengan aparat Desa dibawah, barulah semua benderang dan jelas.

Sayangnya keluhan semacam ini cenderung Viral dengan sangat cepat. Bahkan komentar atau tanggapan yang disampaikan oleh Semeton lainnya kerap di luar konteks. Ada yang mengatakan pelaksana di tingkat Kabupaten yang tidak pernah turun ke bawah dan cenderung bekerja di balik meja, Ada yang mengatakan Aparat desa ataupun Kelihan Dinas pilih kasih, Ada juga yang mengait-kaitkan dengan istilah yang sering dilontarkan Bapak Bupati Badung, Giri Prasta sebagai sebuah sindiran.
Jika pun boleh saya mengutip istilah beken di sosial media, Netijen Selalu Benar.
Padahal, jika saja keluhan itu disampaikan atau dikonfirmasi terlebih dulu ke tingkat paling bawah, Kelihan Dinas atau Aparat Desa tiang yakin informasinya sudah terjawab. Namun terkadang dengan adanya beda pilihan politik, apa yang diharapkan kerap pula tidak sesuai harapan. Jika sudah begini, ayo datang langsung kepada kami di tingkat Kabupaten. Jangan mengeluh di sosial media.

Bagi Semeton Suara Badung secara pribadi, mungkin akan membela diri bahwa ini adalah Hak Semeton sebagai Masyarakat Badung. Berhak bersuara demi kepentingan bersama. Namun dibalik keluhan Semeton, ada pihak-pihak yang kerap mengambil kesempatan untuk menindaklanjuti keluhan ini ke ranah yang lebih luas. Hukum.
Jika saja informasinya benar dan akurat, bagi kami tentu saja akan menjadi masukan yang sangat berarti untuk evaluasi kinerja kedepannya. Namun jika informasinya tidak benar, bahkan saat berkali-kali dimintakan Data yang akurat, tidak juga dijawab atau ditanggapi, bukan hanya soal waktu yang terbuang, tapi juga tenaga dan biaya. Tiang yakin ini tidak pernah terpikirkan dalam benak semeton. Bagaimana pengaruhnya sebuah fitnah atau obrolan warung kopi yang diteruskan ke sosial media ?

Semoga informasi diatas bisa bermanfaat.

Badung Hebat. Masyarakatnya pun Sehat.

Inilah Kandungan Koyo yang Sangat Ampuh Mengurangi Sakit dan Nyeri Pada Otot

Category : tentang iLMu tamBahan

Sebagian besar sakit yang diderita oleh seseorang biasanya ditimbulkan dari kebiasaan dari diri sendiri yang tidak sehat. Seperti misalkan, situasi jaman now dimana kemajuan teknologi yang sudah canggih dan hampir setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat komputer atau pun gadget, tidak heran jika sebagian besar orang menghabiskan waktu yang cukup lama di depan perangkat tersebut. Bila saat melakukan aktifitas tersebut memiliki posisi duduk juga posisi kepala yang tidak baik, maka hal ini dapat menimbulkan bagian leher dan juga bahu terasa nyeri dan sakit. Hal ini memang tidak mematikan, namun jika tidak segera ditangani, maka akan sangat mengganggu pekerjaan dan juga segala aktivitas rutin sehari-hari.

Ada begitu banyak cara yang dapat dilakukan jika Anda merasakan nyeri pada bahu, salah satunya adalah menempelkan koyo pada bagian yang terasa nyeri tersebut. Jenis serta merk koyo sekarang ini memang sudah lebih beragam, namun Anda harus memilih jenis koyo yang terbaik yang bisa meredakan sakit tersebut dengan lebih cepat dan memberikan panas dengan kadar yang tepat seperti Hansaplast.

Koyo dipercaya dapat menghilangkan rasa nyeri dengan lebih cepat jika dibandingkan dengan meminum obat karena mengandung beberapa hal ini:

  • Biofreeze dan icyHot, kedua kandungan ini mampu memberikan nuansa panas-dingin yang menggunakan alkohol sehingga terasa lebih mentol.
  • Bengay dan Aspercreme, mengandung salisilat yang mampu mengurangi radang pada sendi.
  • Capzasin dan Zostrix, diambil dari cabai yang ampuh meredakan rasa sakit pada syaraf.
  • Metal salisilat, berfungsi untuk meredakan rasa nyeri pada syaraf.
  • Beberapa kandungan tersebut yang membuat fungsi koyo untuk bahu menjadi lebih ampuh dan banyak dipergunakan oleh masyarakat Indonesia yang merasakan sakit tersebut dibanding dengan meminum obat. Pastinya, koyo tersebut pun sangat mudah untuk didapatkan, serta harga yang dibanderol juga sangatlah terjangkau sehingga dapat dipergunakan oleh siapa saja di Indonesia. Pastinya penggunaan koyo juga tidak akan membahayakan kesehatan Anda mau pun memberikan efek samping yang menyulitkan diri sendiri, jadi tidak perlu takut dalam penggunaannya.

    #HPjadul China Multi Media Murah Meriah

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Sebelum demam Android dan iPhone menyerang pasar Indonesia, ponsel China pernah booming dengan penawaran fitur dukungan tayangan sejumlah TV Lokal. Hal ini sempat menggoyahkan iman sebagian besar pengguna yang mulai bosan dengan harga ponsel yang selangit namun tidak mampu memanfaatkan fitur-fitur yang ada secara maksimal.

    Ciri khas ponsel jadul China jaman old adalah layar yang cukup besar dengan kemampuan sentuh untuk ukuran layar ponsel saat itu, dan fitur televisi lengkap dengan antenna panjang yang disematkan pada badan ponsel atau dibekalinya tombol khusus untuk akses cepat ke fitur sebagai pemanis.
    Yang lebih unik lagi, sekaligus pembeda antara ponsel China dengan Branded jaman itu adalah susunan keypadnya yang berpola 4×3. Dimana posisi tombol angka ‘0’ tidak berada di sisi bawah tombol angka ‘8’ laiknya standar ponsel lainnya, namun berada di sebelah kanan tombol angka ‘6’.

    Ada banyak vendor yang mencoba masuk pangsa pasar ponsel jadul China dengan fitur jualan tayangan televisi ini. Termasuk fitur Multi Media lainnya seperti Radio yang tidak lagi harus mengandalkan headset, video, musik mp3 atau perekaman suara. Semua bisa didapat dengan harga yang Murah Meriah, mudah dijangkau oleh kantong pengguna pemula sekalipun.

    Sayangnya untuk kualitas dan ketahanan ponsel memang tidak bisa disandingkan dengan yang versi Branded macam Nokia yang saat itu telah menjadi raja di puncak penjualan. Yang mengakibatkan tergerusnya banyak nama akibat tidak mampu bertahan pasca serbuan iPhone dan Android yang merangsek pasar tanpa ampun.

    #HPjadul #china #tivi #televisi #lokal

    #HPjadul Venera V1 QWERTY Lokal Rasa Blackberry

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Dalam setiap masa keemasan suatu produk yang booming di tanah air, selalu saja ada versi KW atau tiruan, dirilis oleh sejumlah pengusaha lokal tentu dengan harga yang jauh lebih murah dan terjangkau meski harus mengabaikan soal kemampuan dan fungsionalitas yang bisa dilakukan.
    Termasuk era ponsel BlackBerry.

    BlackBerry mulai dikenal di pasar ponsel Indonesia, setidaknya saat seri Bold 9000 dirilis pada tahun 2008 silam. Saat itu, ada sejumlah fitur yang mulai banyak dilirik sebagai timbal balik harga jualnya yang cukup selangit. Dari bentukannya yang bulky gegara deretan keypad qwerty dengan tingkat kenyamanan extra leluasa, push email yang realtime dan gegas, BlackBerry Messenger yang mampu mengumpulkan sejumlah kawan dalam satu ruang chat, hingga TrackBall atau tombol gulir yang dikenal jauh lebih lincah dalam operasional ponsel ketimbang keypad 5 arah yang saat itu sudah terlanjur tenar lewat ponsel konvensional.

    Keunikan-keunikan inilah yang kemudian rata-rata ditiru dalam setiap desain ponsel lokal rilisan jaman itu. Baik bentukan bodi dan layar yang melebar, pula keypad qwerty yang seabrek. Bahkan ada juga yang ikut menyematkan tombol gulir bahkan meniru plek desain beberapa ponsel seri BlackBerry lainnya. Salah satunya ya #HPjadul Venera Voyager V1 ini.
    Fitur-fitur yang ditawarkan cukup lengkap untuk ukuran ponsel yang berbasis Java. Dari ketersediaan memory internal yang cukup lega, dukungan slot memory tambahan untuk penyimpanan musik dan video, juga browser opera mini untuk berselancar nyaman.

    Ada banyak vendor yang ikut serta menjajal pangsa pasar ponsel qwerty semacam ini. Seperti Nexian, Imo, Mito atau Cross.

    #HPjadul #lokal #china #blackberry #qwerty

    #HPjadul BlackBerry 9810 Torch 2, qwerty slide dengan layar sentuh

    Category : tentang TeKnoLoGi

    BlackBerry saat itu sedang berada di puncak kejayaannya. Gegara perkenalan seri Bold 9000 yang fenomenal dengan tombol gulir, Blackberry Messenger atau yang lebih dikenal dengan BBM, dan juga kemampuan Push Email secara real time, membuat banyak vendor lainnya berlomba merilis ponsel dengan bentukan serupa. Termasuk Nokia.

    Hampir 90% kawan di lingkungan saya berpindah haluan menggunakan BlackBerry. Berangkat dari kebosanan yang melanda saat bermesraan dengan ponsel Symbian Nokia series.
    Entah karena kebutuhan kerja, sekedar trend ikut-ikutan eksis di BBM, atau malah tak paham cara memakai yang benar. Ada.

    Demam BlackBerry makin menjadi saat vendor asal Canada itu mengembangkan sistem navigasi trackpad, menggantikan trackball atau tombol gulir yang sebelumnya menghiasi wajah ponsel dengan tingkat kenyamanan keypad qwerty yang luar biasa. Saya sendiri pada akhirnya ketularan menggunakan “BlackBerry” hanya demi mendapatkan kalimat ‘update status via FaceBook from BlackBerry’ yang saat itu menjadi satu gengsi tersendiri. Solusinya sederhana dan Gratis tanpa harus beli ponselnya. Ya, Simulator.

    Salah satu Simulator yang saya gunakan saat itu adalah seri 9800 atau yang dikenal dengan Torch. Baru rilis beberapa minggu dari seri fisiknya. Sebuah ponsel pintar dari BlackBerry yang masih menggunakan tombol qwerty digabung dengan layar sentuh dan konstruksi slide, menyebabkan harga jual seri ini tergolong mahal di masanya. Aksi ini lumayan mampu menipu beberapa kawan yang hingga setahun berikutnya masih ngotot minta Pin BB agar bisa mengundang saya masuk dalam group Alumni sekolah.

    #HPjadul BlackBerry seri 9810 atau Torch 2 dirilis setahun setelah seri pertama 9800 diluncurkan dan booming di pasaran. Pembaharuan spesifikasi muncul dengan sejumlah perbaikan yang sebelumnya dianggap mengganggu, utamanya pada akses layar sentuh yang memang merupakan teknologi baru bagi RIM.
    Mengandalkan internal memory 8 GB dan prosesor 1,2 GHz (dua kali lipat dari seri sebelumnya) dan RAM 768 MB, BlackBerry 9810 mendapat suntikan OS BlackBerry 7.0 yang saat itu menjadi standar baku sejumlah seri lainnya.

    Setelah menunggu selama 7 tahun, ponsel BlackBerry yang memiliki desain unik ini baru bisa terbeli dengan harga yang amat sangat terjangkau. 299 ribu di Tokopedia. Satu harga yang mengagetkan mengingat ponsel dalam kondisi Baru namun stok lama, dengan fisik mulus semulus paha dedek dedek gemes dengan hot pants. He em…

    #HPjadul #Blackberry #9810 #Torch #RIM #touchscreen #slide #qwerty

    Feelin Nervous

    Category : tentang DiRi SenDiri

    Seperti biasanya. Beberapa hari terakhir saya kembali merasa nervous. Gugup dan bingung. Berhubung dalam waktu dekat bakalan menjalani tugas perjalanan dinas ke luar kota. Menuju daerah yang sebelumnya belum pernah sekalipun menjejakkan kaki disana. Dalam rangka pemberian bantuan Bedah Rumah dari Bupati Badung untuk para korban gempa di Lombok Utara.

    Ada banyak hal yang sejauh ini sudah diupayakan persiapannya. Dibantu banyak pihak. Baik dari teman masa sekolah yang kini menjadi pengurus komunitas adat di lokasi gempa, pula menyiapkan akomodasi lapangan, staf yang memahami situasi saat ini di tujuan, juga memberikan beberapa kontak personil pejabat yang berwenang, pun atasan untuk petunjuk serta jalan lebih lanjut nantinya.

    Yang menjadi beban selain bagaimana teknis kami bertugas disana nantinya adalah, bahwa saya akan menjadi leader dari 5 kawan lainnya. Termasuk urusan koordinasi dengan pejabat setempat, atau mengatur pola kerja dan operasional disana. Mengingat sejauh ini cukup sulit untuk bisa memuaskan banyak orang dalam satu perjalanan panjang.

    Agendanya kami akan melawat selama 4 hari kedepan. Untuk koordinasi dengan pemerintah setempat, melakukan cek lapangan bagi 69 nama korban gempa hingga selesai dan balik pulang untuk membuat laporan dan kelengkapan lainnya. Satu tugas yang cukup berat mengingat ini kali pertama saya menghadapai situasi seperti ini.

    Berharap apa yang nantinya kami lalui di lokasi, bisa memberikan pengalaman baru bagi saya dan tim kerja, disela rutinitas kami yang cukup padat saat ini.

    #HPjadul Nokia 7610, Fashion Pertama dengan Kamera 1 MP

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Saya masih ingat betul pada sebuah halaman iklan majalah atau ponsel yang menampilkan aksen Fashion dari salah satu Nokia series Akhir tahun 2004 silam. Ditambah gimmick resolusi kamera belakang yang sudah menggapai Mega Pixel.
    Satu ukuran yang tergolong WoW pada Jaman Old.

    Mengadopsi bentukan candy bar dengan finishing empat sudut mirip penampang daun serta penempatan keypad numerik yang aneh tentu saja memberikan satu kesan menarik di mata konsumen meski ini bukan kali pertama Nokia melakukannya.
    Kelak perwajahan serupa bentukan daun ini akan melahirkan seri unik belah ketupat, dengan hiasan keypad di kedua sisi layarnya.

    Dilahirkan dengan mengadopsi sistem operasi Symbian 60 2nd edition, membuat Nokia 7610 ini mampu mengubah penampilan menu dan akses penggunaan menjadi lebih elegan dengan pemanfaatan theme ketimbang Nokia seri sebelumnya.

    Memiliki internal memory yang sedikit lebih leluasa, makin digjaya berkat adanya slot memory eksternal yang mampu didukung hingga 64 MB.
    Ini MB ya, bukan GB.
    Hehehe…

    #hpjadul #nokia #fashion #candybar #1MP