Menu
Categories
Mengurangi Nyinyir soal PilPres di akun Media Sosial
August 13, 2018 tentang Opini

Entah sudah kali keberapa saya mendapat teguran soal share materi di akun media sosial FaceBook saat perhelatan PilPres dilaksanakan periode lalu. Baik oleh sesama rekan ASN maupun kawan-kawan baik disekitar, yang masih masih mau mengingatkan.
Kala itu PakDe Jokowi lagi bertarung untuk pertama kalinya dengan Om Prabowo. Saya sampai kehilangan beberapa kawan bahkan memblokir mereka saking kesalnya lantaran berbeda pandangan politik.

Demikian pula halnya saat PilGub Bali tempo hari. Beberapa kawan yang berada dalam satu lingkup domisili pun mengingatkan saya soal pilihan yang nantinya akan dijatuhkan. Akibat berbeda pandangan, kerap kali postingan yang tadinya ditujukan untuk sebuah topik yang sederhana, bisa dikaitkan kemana-mana dan melebar luar ke persoalan yang sama.
Lama-lama membosankan sebenarnya.

Itu sebabnya pada perhelatan kedua, tarung PakDe Jokowi dengan kubu Kardus, saya memutuskan untuk mengurangi nyinyir soal PilPres di dua akun Sosial Media. FaceBook dan Instagram. Kelihatan akan jauh lebih baik jika saya memilih untuk share materi yang tidak penting bagi kawan-kawan. Dari soal #HPjadul, aktifitas jalan cepat untuk mengejar langkah #Samsung #Challenge atau aktifitas pribadi dan keluarga.
Cukup di akun Twitter saja.

Hahaha…

"1" Comment
  1. saya sangat sependapat Mas. kebanyakan nyinyir di media sosial atau meladeni orang yang nyinyir malah membuat selera makan berkurang. info info pandebaik sangat bermanfaat untuk dibaca. salam, tukang baju

    [Reply]

Leave a Reply
**** *