PilGub Bali, seberapa menarik di mata kami ?

Category : tentang Opini

Media Sosial, utamanya FaceBook, group Suara Badung, yang saya ikuti sejak menjabat sebagai kepala seksi di skpd teknis Kabupaten Badung jadi riuh rendah dengan adanya PilGub Bali sebagai bagian dari Pilkada Serentak 27 Juni 2018 nanti.
Group Suara Badung ini kentara sekali jadi makin panas dengan naiknya tensi politik jelang hari pencoklitan rabu mendatang.
Beberapa Black Campaign mulai disodorkan oleh mereka yang sedari awal sudah terang-terangan mendukung salah satu paslon hingga mereka yang sedari awal ngotot mengaku Netral, kini sudah mulai beralih dan mengakui pilihan politiknya. Sah sah saja…

Sebaliknya di akun Twitter tampaknya masih belum seramai FB lantaran tidak banyak orang atau netizen dari pulau Bali ini yang aktif bersuara utamanya terkait PilGub Bali. Timeline saya sendiri masih disibukkan dengan pertarungan Cebong dan Kampret, para pendukung Calon Presiden terdahulu dan besok, yang hingga hari belum bisa Move On dari topik utama. Bisa dikatakan, topik PilGub Bali tak begitu menarik untuk dibahas di akun Twitter. Tenggelam oleh aksi #recehkantwitter atau #twitwor yang memang begitu menghibur dan mengundang tawa.

Generasi Milenial ataupun Anak Muda seperti kami saat ini sebenarnya dianggap sebagai satu potensi yang lumayan menggoda untuk bisa menambah pundi-pundi suara dan juga dukungan.
Swing Voter, begitu istilah yang mereka berikan.
Jadi tidak heran bila pola kampanye dua paslon PilGub Bali saat ini, ada juga yang berusaha untuk meraup pangsa remaja lewat konser musik yang diadakan secara berkala dari satu kota ke kabupaten lainnya. Tidak jarang, banyaknya massa yang hadir dalam pertunjukan konser musik tersebut, diklaim sebagai bentuk dukungan masyarakat pada paslon penyelenggara.

Demikian halnya dengan isu Bali Tolak Reklamasi yang diperjuangkan oleh For Bali selama lima tahun ini, dimana last minute beredar Surat Permohonan Reklamasi dari salah satu paslon saat yang bersangkutan masih menjabat di posisi yang berbeda, atau Surat Rekomendasi dari pendukung paslon lainnya yang juga tak kalah ributnya, mengundang pro dan kontra, pula tentu saja Black Campaign antar keduanya.

Belum lagi soal sangkaan Korupsi atau tuntutan hukum yang mampu menciderai kedua paslon saat sudah dilantik menjadi Gubernur Bali nantinya.
dan ada banyak hal lain yang menambah riuh masa kampanye di akun media sosial belakangan ini.

Maka itu menarik juga ketika menyimak hasil polling online yang dibesut admin akun Twitter @BaleBengong yang hanya menyajikan hasil sebanyak 306 Votes dari 101K follower yang menyatakan ‘tidak peduli’ akan pilihan PilGub Bali yang diambil nanti saat hari pencoklitan tiba. Miris ?
Demikianlah.

Kedua Paslon PilGub Bali merupakan Generasi Tua yang tampaknya belum mampu menghapus dahaga generasi Jaman Now akan sosok cerdas pemimpin daerah seperti pak Ahok atau pak Jokowi. Sehingga apa yang dipaparkan sebagai program kerja mereka nantinya saat terpilih hingga 5 tahun kedepan, belum mampu mengubah rasa pesimis masyarakat Bali umumnya menjadi lebih optimis. Kerja Nyata yang benar-benar bisa dirasakan.

Keduanya masih tak bisa lepas dari bayang-bayang masa lalu, bayang-bayang dosa yang pernah dilakukan saat menjabat di posisi sebelumnya, bahkan bisa dikatakan, keduanya tidak memiliki banyak rekam jejak akan pembangunan fisik saat jabatan dipercayakan kepada mereka.
Bisa jadi itu menjadi sebab bahwa masih banyak Generasi Muda Jaman Now yang bingung menentukan pilihan bahkan jadi Tak Peduli pada perhelatan PilGub Bali tahun ini.

Ini opini saya sih…
CMIIW

PilGub Bali sudah dekat, Kamu pilih siapa ?

Category : tentang Opini

Entah karena saya yang kuper, atau malah sudah aware duluan dengan mengUnfollow beberapa kawan di akun sosmed, gaung PilGub Provinsi Bali rasanya kurang greget. Timbul tenggelam dengan isu-isu yang tak jauh dari perhelatan pilkada lainnya.
Korupsi, penyelewengan, prestasi yang dicapai hingga khususnya di Bali, dukungan atas perjuangan aksi Tolak Reklamasi. Sayangnya tak satupun yang mampu memunculkan dukungan sedahsyat Jokowi-Ahok pada PilGub DKI Jakarta lima tahun lalu.

Yeah, kemungkinan besar itu juga penyebab utamanya. Gegara seorang Ahok yang cina kafir itu jua menyebabkan standar baku seorang calon kepala daerah sudah terpatri sejak awal. Nyaris tidak ada yang memiliki kemampuan segarang dan setajam pimikiran Beliau, terlepas dari tuduhan Penista Agama yang dialamatkan setahun terakhir.
dan di Bali khususnya, semua calon juga calon yang tak jadi maju ke kancah kontestasi, hanya bisa mencatut dan mengekor nama Beliau. Tidak ada hal baru yang bisa dilakukan sejauh ini.
Baik untuk Calon yang sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai Kepala Daerah Kota Denpasar untuk lingkup wilayah yang Beliau pimpin selama ini, maupun calon yang dulunya terpilih menjadi Anggota DPR RI pusat.
Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya sendiri, termasuk urusan hukum dan lainnya.

Hari pencoblosan sudah tinggal menghitung hari saja. Calon yang bertarung pun sudah melewati debat yang (sorry to say) kurang menarik untuk dinikmati.
Saya sendiri sebagai seorang ASN dilarang memberikan dukungan secara nyata pada salah satu calon termasuk urusan Like maupun foto bersama lalu diUpload ke Sosial Media. Jadi jangan tanyakan pilihan saya disini ya.

Nah, kamu sendiri, yang bukan ASN, mau pilih siapa ?

Nostalgia Oprek PC Jadul

Category : tentang TeKnoLoGi

Menyimak kembali satu persatu halaman majalah digital Chip edisi jadul, dari tahun 2002 hingga 2008, mengenang kembali nostalgia masa lalu dimana saat itu masuk suka oprek pc baik milik sendiri, kantor dimana bekerja, hingga punya teman. Mengisi sejumlah waktu luang yang ada sejak remaja hingga beranjak menikah.

Modal utama selain belasan keping cd hasil burning berisikan aplikasi, sistem dan permainan, wajib pula memiliki pengetahuan dan ilmu yang didapat dan diingat lewat majalah dan media cetak terkini. Meski jasa oprek tak selalu didapat berupa uang dalam amplop, tapi nikmat saat melihat wajah puas pemiliknya, memang beda terasa.
Benar-benar masa kurang kerjaan.

Dari banyak hal yang saya lakoni selama masa-masa Old itu, hingga hari ini masih ada beberapa kode atau serial number, hasil patch atau crack untuk aplikasi tertentu yang nyantol di kepala.
Misalkan saja winzip versi berapa, kodenya bisa menggunakan F6320000. atau kode untuk sistem operasi Windows 98 yang kerap diInstall ulang K4HVD-Q9TJ9-6CRX9-C9G68- aduh… ini mah Wajib hafal luar kepala.

Yang mengasyikkan dari aktifitas oprek jaman itu adalah banyaknya aplikasi unik yang bisa mengubah tampilan atau fungsi pc-mu jadi jauh lebih menarik dari biasanya. Salah satu yang saya suka adalah Windows Blinds. Semacam Tema pada sistem operasi Windows dimana tampilan bisa diCustom laiknya sistem operasi lain laiknya Launcher Android jaman Now. Bagi yang awam biasanya langsung bingung saat tampilan dipermak beda dengan wajah standar apa adanya.

Salah satu rilis sistem operasi Windows yang saya sukai adalah Windows 98 Me atau Millenium. Punya tampilan yang lebih segar dan bisa diOprek dengan bebas, pun punya banyak fitur baru. Apalagi soal spek dan kebutuhan perangkat, tidak berat-berat amat seperti Windows XP. Toh masih ada WB yang siap mengubah tampilannya ke versi XP.

Sekali waktu, jika bertemu dengan kawan yang suka pamer dengan pc baru mereka yang sudah mengadopsi Pentium IV, saya biasanya juga ikut pamer kemampuan tampilan dan aplikasi meski pc yang digunakan sudah tergolong jadul, alias masih menggunakan Pentium II MMX. Prinsipnya tetep gak mau kalah, apapun alasannya.

Ada juga hal yang sangat saya sukai saat beraktifitas dengan pc jaman jadul ini, yaitu merekam media kaset koleksi Iwan Fals dan musik hardcore lainnya kedalam format MP3 yang saat itu belum sefamiliar jaman Now. Jadi sudah mulai meninggalkan media tape kaset dan beralih ke Winamp. Cuma kualitas hasil suaranya belum semantap dan jernih gitu.

Sementara games yang paling disukai jaman itu ya tipe fps. First Person Shooter, macam Doom, Duke Nukem atau Quake, yang belakangan booming lewat Counter Strike dan semacamnya.

Kalo kalian, punya pengalaman apa dengan pc jadul ?

Menikmati Libur Panjang sebagai Libur Panjang

Category : tentang PLeSiran

Akhirnya… usai juga Libur Panjang kali ini…
13 hari kalau tidak salah, dapat off dari rutinitas kerja era Pak Jokowi. Dan meski tidak full sepanjang itu, rada bosan juga sebetulnya, saat tidak banyak aktifitas yang bisa dilakukan untuk melewati bejibunnya waktu luang yang ada.

Libur panjang tanpa agenda Liburan ke Luar Kota

Yeah… Libur panjang kali ini bisa jadi merupakan libur tanpa keseruan main ke luar kota. Libur tanpa menginap di hotel, Libur tanpa selfie bareng anak-anak.
Yang ada hanyalah libur dengan aktifitas yang tak bisa diduga sebelumnya. Baik terkait kematian kakak sepupu di minggu pertama liburan, juga sakitnya anak-anak di minggu kedua.

Tapi memang sudah dimaklumi. Karena komitmen kami, sebelum tujuan utama jangka pendek bisa dipenuhi, kami tak lagi mengambil opsi liburan kemana-mana. Cukup lingkup terdekat alias rumah mertua. Ha…

Jadi ya gitu deh.
Gak ada foto-foto asyik yang bisa dipamerin di akun Instagram dan FaceBook laiknya sejumlah kawan lainnya.

Kalian sendiri, libur panjang pada kemana ?

Hemat Pengeluaran dengan Majalah Digital

Category : tentang TeKnoLoGi

Rasanya sudah lama ndak mampir-mampir ke lapak langganan di jalan Sumatera Gajah Mada, sekedar melihat perkembangan teknologi terkait hobi ataupun politik di Indonesia saat ini.
Ya, sebagai bagian dari generasi milenia, yang namanya politik wajib tahu lah biarpun sedikit. Diimbangi juga dengan update dan upgrade pengetahuan akan hal-hal yang lagi nge-Trend belakangan ini.

Namun sayangnya, tidak semua informasi yang dibeli bisa diserap dengan baik oleh otak. Mungkin lantaran tidak sehobi atau tidak menguasai, maka yang diminati pun biasanya hanya segelintir halaman seakan membuang uang untuk hal yang tidak penting. Tertarik membeli majalah edisi cetak pun biasanya hanya karena liputan utama atau khususnya saja. Sisanya ? Ya begitulah.

Bersyukur era Jaman Now, semua hal bisa jauh lebih dipermudah. Soal Informasi, bisa didapatkan dengan cepat lewat portal berita media ternama, hingga akun sosial media. Sementara bagi yang belum bisa Move On dari majalah dan edisi cetaknya, kini bisa melirik banyak alternatif media digital yang siap memberikan informasi serupa dengan pengalaman baru. Membeli atau mengunduhnya secara gratis pun kini sudah jadi kewajiban sehari-hari. Secara rutin demi update berita dan kemajuan lainnya.
Tentu saja ini jauh menghemat anggaran belanja.

Bahkan tidak terbatas pada edisi lokal saja. Media internasional pun bisa didapat dengan harga yang lebih murah bahkan gratis, pula dengan proses yang mudah. Tinggal potong pulsa atau gunakan opsi credit card.

Kelebihan lainnya adalah, informasi yang dibutuhkan bisa disimpan baik secara keseluruhan dalam bentuk file didalam akun email yang tercatat, maupun rekaman layar atau screenshot sehingga bilamana dibutuhkan, informasi tersebut bisa dengan mudah dicari dan dibaca. Tidak harus membuka tumpukan arsip yang menghabiskan banyak tempat.
Termasuk bisa dibagikan ke orang lain dengan cepat.

Menatap Mentari Pagi Desa Canggu Idulfitri 1 Syawal 1439 Hijriah

2

Category : tentang Opini

Hari masih gelap ketika kaki kaki ini mulai menapak jalan aspal dari rumah mertua menuju selatan, pantai Batu Bolong Desa Canggu. Satu dua wisman tampak berlari kecil melawan arus dimana aku melintas. Suasana hari raya begitu kentara.

Masuk kilometer kedua, satu dua kendaraan roda empat mulai tampak. Aku pun mengambil haluan kanan, melawan arus kendaraan agar tetap bisa melangkah cepat di atas aspal, dan tak terjerembab di kotornya selokan.
Disini keberadaan trotoar belum menjadi prioritas laiknya kota.

Empat kilometer jauhnya dari rumah. Jarak yang kupantau melalui aplikasi Google Maps saat menyeruput kopi pahit dini hari tadi. Lumayan juga untuk rute pergi pulang. Menjadi pengalaman pertama bulan ini, pasca kecelakaan tempo hari.

Mentari pagi masih malu-malu menampakkan diri. 1 Syawal 1439 Hijriah, Tahun 2018 dimana kemacetan mudik tak lagi viral di sejumlah media. Mensyukuri jalan tol yang dibangun Presiden Kita dan tetap berharap ia akan tetap memimpin negeri ini periode depan.

Selamat Hari Raya Idulfitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

3000 Postingan, Lalu Apa ?

4

Category : tentang Opini

Sudah 12 tahun…
dan Sudah lewat rupanya ?

Saya malah lupa, kalau 26 Mei lalu adalah tanggal dimana saya mulai menulisi halaman Blog ini, 12 tahun yang lalu tapinya. Sudah seharusnya dirayakan… tapi lupakan saja.

dan Setelah dibuka-buka kembali halaman Blog yang sangat amatiran ini, rupanya lagi Sudah ada 3000 postingan yang dilahirkan dan sekitar 5% diantaranya ditarik dari peredaran. Tepatnya diBredel oleh siempunya. Gegara tidak layak baca dan tidak layak publikasi. Jadi bisa dikatakan, yang bisa dibaca sekitaran 2850an postingan saja.

Lalu Apa ?

Lalu harapannya ya jelas, bisa lebih serius lagi ngeBlognya. Lebih semangat dan tentu saja lebih berkualitas dari segi tulisannya. Karena bakalan mubazir kalo halaman blog ini hanya menyimpan soal keluh kesah saya dan cerita tak jelas, seiring makin banyaknya usia halaman Blog.

Apa Bisa ?

Ya Doakan saja.
Semoga bisa selalu sehat pikiran dan jasmani, sehingga bisa menulisi Blog hingga akhir masa nanti. dan Semoga juga, bisa mendatangkan nilai rupiah yang lebih baik lagi kedepannya.

Pentingnya Menjaga Kesehatan untuk Keluarga

Category : tentang Opini

Usianya masih tergolong muda saya rasa. Belum menginjak 50 tahun. Namun ia sudah pergi mendahului kami pasca pecahnya pembuluh darah di kepala siang harinya. Hanya terhitung jam, kabar duka kami terima.

Ia hanyalah satu dari sekian banyak saudara yang saya miliki. Satu dari sekian saudara pula yang mengalami sakit serius di usia muda. Demikian halnya saya.

Kerap kali kami abai pada kesehatan. Lebih suka bergelimang kesukaan baik akan makanan, minuman atau aktifitas yang tidak sehat. Dan rata-rata kami memang jarang berolahraga.
Semua baru menyadari betapa terlambatnya datang penyesalan. Utamanya bagi kami begitu mengetahui ada teman baru didalam tubuh, yang siap menggerogoti daya tahan tubuh, pula umur yang begitu didewakan banyak orang. Ada banyak potensi teman lainnya yang siap menemani jika tak jua mengubah pola hidup.

Olah raga kini menjadi penting.
Setiap hari. Begitu luang, pagi dan sore hari, langsung dilakoni. Gak peduli suasana hati, karena begitu keringat mulai menetes, semua jadi bersemangat kembali. Cuma memang sudah terlambat untuk memulainya.

Kesehatan itu urusan gampang sebenarnya. Selama pemasukan kalori kedalam tubuh bisa diimbangi dengan pengeluaran kalori yang setara, sekiranya masih aman situasinya. Namun alangkah bagusnya bisa sedikit lebih meneteskan keringat agar kesehatan bisa lebih terjaga. Maka itu perbanyak gerak badan, kurangi asupan makan enaknya.
Sederhananya ya jaga pola makan saja sudah cukup.

Toh ketika kesehatan bisa dijaga, semua itu demi masa depan diri sendiri, keluarga, utamanya anak anak dan istri bagi mereka yang sudah berumah tangga. Ndak kasian sama anak anak yang masih perlu kasib sayang orang tua, malah ditinggal pergi secara permanen ? Atau Ndak kasian sama Istri yang begitu kerasnya diperjuangkan saat masa pacaran dulu, kok ya ditinggal jauh ?

Kalian yang masih muda, ada baiknya mulai rajin menjaga kesehatan mumpung masih bisa. Mumpung belum terlambat. dan Mumpung ada yang mau mengingatkan.
Jangan sampai semua terlambat baru menyesal.
Ingatlah bahka kalian masih punya seseorang yang bakalan merindukan kehadiran sosok yang disayanginya, dari bangun tidur hingga tidur lagi.

Amor ring Acintya Wi Ade Jinggo

Category : tentang Opini

Kabar duka masuk ke WAG baru saja. Wi Ade Jinggo sudah meninggal dunia. Kepergian yang begitu singkat, karena baru tadi siang sang anak mengabarkan bahwa bapaknya mengalami pecah pembuluh darah pada otak, dan saat itu sudah berada di UGD RS Sanglah.

Kami semua memanggilnya Ade Jinggo, entah kenapa ia dipanggil begitu. Masih saudara sepupu dari pihak Ibu.
Umurnya saya kira tidak terpaut jauh dari kami.
ia meninggalkan 7 anak, dan yang paling bungsu kalau tidak salah masih seumuran dengan bungsu kami.

Sosok yang penuh tawa dan cerita. Suka mencandai anak-anak, termasuk putri-putri kami. Setiap kali bertemu ia selalu menyapa dengan ramah.
Jarang sekali saya melihatnya marah.

Terakhir bertemu kalau tidak salah di rumah sakit dekat rumah, dimana ia dirawat. Penyakitnya kambuh akibat kecapekan dalam beraktifitas. Saat itu ia ditunggui sang anak yang katanya sudah capek mengingatkan bapak lantaran membandel. Yah, namanya juga orang tua, pasti akan terus bekerja keras demi anak-anaknya. Masih sempat bercanda soal konsumsi Tuak yang belakangan saya lakoni.

Dari status akun FaceBooknya saya lihat baru minggu lalu ia dan anak-anaknya memberikan surprise ulang tahun pada sang istri tercinta.
Dan Umur seseorang, bisa bertahan sampai kapan, memang tidak ada yang tahu.

Amor ring Acintya Wi Ade…

*dari ruang tunggu RS Bhakti Rahayu, saat ini jenasah masih berada di RS Sanglah, dan keluarga sudah berkumpul untuk memandikannya.

You’re Not a Millenial

2

Category : tentang InSPiRasi

Kebetulan atau tidak, saat aksi begadang sampai pagi kemarin malam, saya sempat membuka-buka arsip majalah Chip edisi lama, tahun 2002 dan menemukan banyak aktifitas masa lalu yang masih tersimpan di ingatan. Ini serupa benar dengan video ‘You’re not a Millenial’ yang diShare akun Vix akhir Mei kemarin, di akun sosial FaceBook. dan saya menemukan kesamaan yang menggelitik. Berikut diantaranya.

Generasi Xennial, generasi terakhir yang lahir sebelum era Internet diperkenalkan.
Mereka yang lahir pada akhir tahun 70an dan awal 80an…

Adalah mereka yang masih sempat berkenalan dengan Dial Up Connection pada sistem operasi Windows 95 dan 98 era pertama, dimana lokalan begitu mendewakan akses termudah, Telkomnet Instant. Lengkap dengan model Clip pada aplikasi Microsoft Word jaman Old. Saya jadi teringat sosok PakDe di rumah tua Ibu, yang banyak memberikan kesempatan berkenalan dengan situs CCS-nya Wiro, atau KafeGaul.

Atau mereka yang betah melakukan chat jarak jauh menggunakan aplikasi ICQ, dan bermain games Battle City juga Wolf 3D. Browsing menggunakan Altavista, dan tentu saja Yahoo. So Old. Jadi teringat kakak saya yang di Kanada sana, rajin update info aplikasi terbaru yang memudahkan komunikasi kami ke orang tua.

Juga mereka yang punya hobi merekam lagu melalui kaset tape, main titip ke penyiar Radio lokal, atau pedagang eceran lokal, macam Cik di persimpangan Suci Plaza, atau Istana Musik dan Kharisma pasar Kereneng. Mengingatkan saya pada teman-teman masa SMA yang menularkan Tips Hebat merekam kaset.

Keluyuran malam ke Warnet tanpa menikmati Kopi dan Wifi Gratis ? Ya, itu terjadi pada era yang sama. Bahkan saya rajin membekali diri dengan tambahan kartu memori dalam media pembaca kartu laiknya model flash disk jaman Now. Khusus untuk copy file format 3gp jaman Old. Ups…

Menggilai channel MTV Music Video, lengkap dengan Unplugged artis-artis ternama macam About a Girl-nya Nirvana. Tidak lupa menyewa berbagai keping vcd film dan musik menggunakan kartu berlangganan. Jangan sampai lupa mengembalikan atau dikenakan denda.

Jaman menelepon teman dengan telepon rumah atau koin telepon umum, juga merayu pacar secara langsung, bukan melalui chat whatsapp apalagi bbm.

dan Vix hanya ingin mengingatkan…

that you’re…

OLD.

? kampret…

Taman Bunga Terindah Di Dunia, Bisa Dijadikan Rekomendasi Tempat Wisata

Category : tentang PLeSiran

Taman bunga menjadi salah satu pilihan terbaik saat ingin menghabiskan liburan di tempat yang bisa menjernihkan pikiran, dan ada banyak jenis taman seperti ini yang bisa dikunjungi di berbagai wilayah. Jika pesan tiket di situs tiket pesawat termurah, Anda bisa menemukan berbagai tempat menarik yang menawarkan keindahan taman bunga layaknya di negeri dongeng, simak beberapa diantaranya :

Keukenhof Garden, Belanda

Taman bunga terindah di dunia yang belakangan ini mulai dikenal adalah Taman bunga tulip Keukenhof Gardens. Taman bunga ini merupakan taman bunga tulip terbesar dan tercantik di dunia yang berada di Belanda. Keukenhof Garden memiliki koleksi sekitar 7 juta bunga tulip yang terhampar di lahan seluas 32 hektar. Bunga tulip yang ada di taman ini memiliki berbagai macam warna sehingga menciptakan lukisan alam yang luar biasa indah.

Yang menjadi daya tarik lain dari taman ini selain bunga tulipnya adalah pada setiap akhir tahun diadakan parade bunga sepanjang 40 km. Tak heran jika pada saat itu tiba, taman ini selalu ramai dikunjungi baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dubai Miracle Garden

Cek tiket di situs tiket pesawat termurah untuk mengunjungi salah satu taman bunga terindah di dunia bernama Dubai Miracle Garden. Taman yang terletak di daerah West Quadrant, Arabian Ranches, Kota Dubai ini memiliki luas sekitar 18 hektar dengan koleksi mencapai 45 juta jenis tanaman dan bunga yang tertata rapi.

Berbagai bunga dan tanaman yang ada di taman ini didatangkan langsung dari berbagai negara di seluruh dunia. Walaupun terletak di negara yang terkenal dengan gurun pasir panasnya, taman ini tetap tumbuh dengan subur. Rahasianya adalah terletak pada sistem irigasi canggih, dengan mendaur ulang air limbah melalui irigasi tetes.

Keindahan taman bunga Dubai Miracle Garden ini tidak perlu diragukan lagi. Saking indahnya, taman ini sempat mendapatkan penghargaan dari Guinness of Record sebagai “taman bunga terindah di dunia”. Keunikan lain yang ada di taman ini adalah media yang digunakan untuk menanam berbagai tanamannya.

Jika biasanya bunga hanya ditanam di dalam pot, namun di taman ini mobil mewah, rumah, hotel, jembatan, danau bahkan sampai patung-patung raksasa semuanya ditumbuhi oleh bunga-bunga yang cantik.

Taman Bunga Hitachi, Jepang

Taman bunga terindah di dunia selanjutnya berada di Jepang, namanya Hitachi. Taman bunga ini merupakan hamparan jutaan bunga Nemophila di tanah seluas 190 hektar, tak heran jika dari kejauhan taman ini layaknya hamparan permadani biru yang sangat luas.

Kunjungi situs tiket pesawat termurah untuk berkunjung ke taman ini, sebuah taman yang membuat pengunjungnya seperti masuk ke dalam dunia dongeng dimana kita dikelilingi oleh bunga-bunga cantik yang berwarna biru seluruhnya. Tak hanya itu, warna biru dari bunga Nemophila juga bisa menyejukkan mata dan pikiran.

Saat berada di taman Hitachi, pengunjung bebas berfoto dan menyentuh bunga-bunga Nemophila tersebut. Akan tetapi, pengunjung dilarang keras untuk menginjak, memetik dan juga merusak taman yang menjadi kebanggan Jepang tersebut. Jika sedang berkunjung ke Jepang, taman Hitachi ini bisa menjadi pilihan destinasi wisata yang bagus.

Taman Bunga Toscana, Italia

Satu lagi taman bunga yang tak kalah cantik adalah Taman Bunga Toscana di Italia. Taman bunga ini merupakan hamparan kebun bunga matahari yang sangat luas dan terkenal dengan pemandangannya yang indah.

Di Taman Bunga Toscana ini terdapat ribuan pohon bunga matahari raksasa yang tingginya setara dengan tinggi orang dewasa. Perpaduan warna kuning bunga matahari dengan sejuknya udara di lokasi tersebut, membuat taman ini sering dijadikan pilihan berlibur bersama keluarga.

Saking populernya keindahan bunga matahari di taman ini, tak heran jika Toscana sering dijadikan sebagai lokasi syuting pembuatan film-film Hollywood. Jadi segera cari hotel murah di reservasi.com untuk menikmati keindahan taman bunga seperti di film Hollywood ini. Dan jika berkunjung ke taman ini jangan melewatkan untuk berfoto bersama bunga-bunga matahari raksasa tersebut.

Canola Flower Field, China

Negara yang mendapat julukan sebagai negeri tirai bamboo ini juga memiliki taman bunga yang indah. Taman bunga tersebut terletak di wilayah perbukitan Louping yang bernama Canola Flower Field. Canola Flower Field merupakan hamparan ladang yang berisi bunga berwarna kuning. Saking luasnya taman ini, hampir seluruh wilayah perbukitan Louping tertutupi oleh bunga-bunga canola berwarna kuning sehingga membentuk seperti hamparan emas di atas bukit.

Saat terbaik untuk melihat keindahan bunga canola ini adalah pada bulan Juni. Pada saat itu China sedang mengalami musim semi sehingga pengunjung bisa melihat bunga-bunga canola yang sedang bermekaran sempurna.

Untuk menikmati keindahan bunga di berbagai Negara di atas memang terbilang sulit ya, terlebih jika budget tidak mendukung untuk membeli tiket pesawat maupun cari hotel murah di reservasi.com. Namun tidak perlu khawatir, karena bukan hanya di lua negeri saja namun di wilayah Indonesia juga ada banyak taman bunga menarik untuk dikunjungi seperti taman bunga sakura di Cibodas, kota bunga Tomohon, taman bunga Selecta, taman bunga Cihideung, dan masih banyak lagi.