Memenuhi Janji yang Tak Harus Ditepati

Alarm pada ponsel nyaring berdering memenuhi ruangan. Tangan ini sigap mematikan karena sadar pagi ini masih dalam suasana Nyepi. Tentu saja akan terdengar sampai ke jalan raya jika ini dibiarkan.

Hari Minggu Pagi.

Gak terasa, Nyepi sehari sudah terlewati semalam. Tanpa beban, Tanpa cela. Setidaknya hingga saat tulisan ini diPublikasi.
Namun bukan Tanpa Cerita. Karena Cerita kali ini, bisa dikatakan mampu Memenuhi Janji yang secara sepihak dilontarkan sebagai resolusi mengisi waktu luang sepanjang hari. Tanpa makian atau keluhan di dunia maya.
Meski tak sepadan antara kuantitas dengan kualitas per tulisannya. Jadi mohon abaikan apa yang tersampaikan didalamnya. Toh itu tidak termasuk dalam Janji tadi.

Aktifitas akan lanjut sebagaimana biasa. Tugas mebanten pekideh, memandikan anak-anak, atau berolah raga pagi, kelihatannya bakalan jadi agenda hari ini. Yang bertambah agaknya perayaan Ulang Tahun si sulung Mirah yang tak ingin dilakukan meriah, hanya sebatas keluarga kecil, dan juga harapan bisa donor darah lagi.

Selamat Pagi kawan Semua.
Ayo berkemas dan menyiapkan diri untuk berlari lagi.

pande

hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang sangat biasa, mencoba hadir lewat tulisannya sebagai seorang blogger yang baik

2 thoughts on “Memenuhi Janji yang Tak Harus Ditepati

  • March 21, 2018 at 2:05 pm
    Permalink

    semangat pagi, Pandebaik. tetap terus menghiasi ruang maya dengan catatn catatn mencerahkan. aku akan selalu membacanya sebagai bagian dari inspirasi hidup

  • April 23, 2018 at 8:31 am
    Permalink

    Waduh… hanya mengisi waktu luang saja ini

Comments are closed.