Menu
Categories
Cerita di Akhir Tahun
December 31, 2017 tentang DiRi SenDiri

Jalanan Kota Denpasar tampak lebih lengang dari biasanya. Bisa jadi karena orang-orang pada milih buat ngumpul bareng di satu tempat, melewatkan waktu bersama sanak keluarga atau kawan sejawat, bahkan bisa jadi berada di venue tertentu macam DenFest dan semacamnya.
Kami memilih jalan-jalan sebagaimana biasa yang dilakukan tiap akhir tahun menjelang.

Gek Ara, Bungsu kami yang ketiga dua bulan kedepan akan berusia Tiga Tahun. Sementara badannya masih tergolong mungil untuk anak seusianya. Tapi nakalnya minta ampun. Udah gitu, ngoceh tiap hari adaaa aja ceritanya. dan diantara tiga saudara cewek, Ara termasuk yang paling galak dan paling cuek. Cowok banget pokoknya.

Sementara Gek Intan, cewek tengah sepertinya tahun ini terlihat makin cengeng. Tapi wajar sih ya, mengingat perhatian belum sepenuhnya tumpah padanya, sudah harus terbagi oleh kehadiran Gek Ara. Sudah begitu, keberadaannya yang di antara kakak dan adik kerap menjadikannya sasaran kedua saudaranya. Kasihan juga kadang-kadang.

Lalu Gek Mirah yang kini makin tampak bongsor, secara bodi mengambil porsi Bapak. Berusia 9 tahun dan kelas 4 SD. Pintar meski bukan juara kelas. Tapi jika dibandingkan dengan sang Bapak di kelas yang sama, Mirah jauh lebih baik.

Tahun ini bisa dikatakan adalah titik balik dari semua mimpi ataupun harapan yang tadinya diinginkan. Kesibukan yang diharapkan perlahan sirna, dipastikan Oktober kemarin sudah permanen kembali seperti sedia kala. Sementara Rejeki tampaknya balik ke semula, yang konsekuensinya musti imbas dengan pengeluaran yang tak terduga. XMax pun direngkuh untuk melupakannya.
Harapannya sih tahun depan bisa jauh lebih baik. Doakan yah…

Lalu Kesehatan, makin menurun. Stress, pola makan yang tidak terkontrol menjadi penyebab semuanya. Sukses saya menurunkan berat hingga kepala delapan, dan cukup membuat perubahan yang drastis utamanya bagi mereka yang jarang bertemu muka dengan saya.
Tapi ya dipasrahkan saja deh…

Resolusi Tahun Depan ?
Bisa lebih baik lagi baik dari segi kesehatan, kesibukan yang berkurang atau malah memperbanyak familytime ?
Semoga bisa ya…

Leave a Reply
*