Menghapus Semua Kenangan Masa Lalu di Permukiman

1

Category : tentang Opini, tentang PeKerJaan

Empat bulan sudah saya meninggalkan kursi panas di Permukiman. Gak nyangka juga pada akhirnya bisa pindah.
Kini saya bertugas di Bidang Perumahan, memfokuskan diri pada penanganan Bantuan Rumah bagi masyarakat miskin di Kabupaten Badung.
Meski menurut atasan, sebenarnya sama saja kesibukannya, namun untuk saat ini, terasa betul penurunan tensi dan tekanan DPRD yang dulu pernah ada. Jadì jauh lebih menikmati pekerjaan, meski situasinya tidak pernah berubah.

Satu persatu kenangan masa lalu itu saya hapus dari ingatan.
Pesan sms dari sejumlah kawan, anggota DPRD hingga aparat Desa, saya baca kembali, dirunut dan diyakinkan sudah tak lagi berguna, lalu dihapus dari daftar. Demikian halnya pesan bbm dan whatsapp.
Kalaupun ada hal yang penting untuk disimpan seperti kontak personal ataupun usulan ruas jalan lingkungan, sejauh ini masih tetap dipertahankan untuk selanjutnya saya teruskan dulu pada yang berwenang baru kemudian dihapus permanen.
Catatan kecil dalam aplikasi Evernotes pun tak luput dari perhatian. 200an draft yang pernah dicatatkan, kini hanya tinggal sepersepuluhnya. Menyisakan hal-hal penting atau draft postingan blog yang dahulu sempat mandeg. Salah satunya ya tulisan ini.

Nyaris tidak ada kenangan masa lalu di Permukiman yang bakalan saya pertahankan dalam 1-2 bulan kedepan. Apalagi kalo sampai pemeriksaan BPK nantinya bisa selesai. Group bbm yang dulu pernah digagas sebagai media berbagi informasi kami pun, yakin akan saya tinggalkan segera. Mengingat kini, ponsel blackberry rata-rata sudah berganti menjadi Android. Hal lama yang pernah menjadi lucu saat diingat.

Persoalan penanganan jalan lingkungan, kini sudah dipegang pejabat baru yang fresh from the oven. Didukung oleh jajaran mantan staf yang berdinamika, saya yakin mereka bisa menjalaninya jauh lebih baik ketimbang saya terdahulu. Harapannya sederhana, kawan-kawan yang belum mampu saya bahagiakan lahir dan bathin, bisa mendapatkannya kini bersama pimpinan yang baru.
Sedangkan saya, kelihatannya memang tak banyak mimpi yang ingin diraih, karena istirahat bagi beban pikiran dan fisik, jauh lebih penting dari segalanya.

Dari dua ratusan kontak yang saya miliki terdahulu, kini sudah berkembang menjadi tujuh ratusan. Sisi positif selama berada di Permukiman. Jadi makin banyak kawan yang dimiliki.

Atau harus dihapuskan juga ?

Comments (1)

Berjumpa kembali Bli..tetap semangat di tempat yg. baru..sukses selau

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge