Samsung Galaxy S8 dan S8+, Sudah saatnya Ganti Ponsel ?

Category : tentang TeKnoLoGi

Unbox Your Phone

Uniknya kalimat pembuka iklan video Samsung Galaxy S8 yang bisa ditemui pada halaman YouTube ini kurang lebih mengartikan ketiadaan bezel atau batas layar yang biasanya hadir dalam puluhan seri ponsel sebelumnya.
Meski bukan hal baru dalam kemajuan teknologi ponsel kekinian, namun bagi Samsung kelihatannya tidak perlu lagi menyematkan embel-embel nama ‘Edge’ pada seri Flagship yang baru diperkenalkan dalam hitungan hari.

Samsung Galaxy S8 dan S8+.
Merupakan dua ponsel terkini dari S series yang dilepas dengan layar tak terbatas berukuran 5.8″ dan 6.2″ Super AMOLED serta tombol home menyatu pada layar. Ya, berada pada area layar aktif, bukan terpisah laiknya ponsel lokal lainnya.

Hadir dengan belasan teknologi terkini yang sepertinya pernah disematkan dalam setiap ponsel flagship vendor lain, Samsung Galaxy 8 dan 8+ dibekali Dual Pixel Kamera pada punggung dan kamera depan, infonya dibekali fitur AutoFocus untuk mengenali wajah pengguna saat menginginkan foto Selfie. Menarik bukan ?

Dapur pacu tergolong wow. Prosesor Octa Core dengan RAM 4 GB dan Internal 64 GB. Meski belum secanggih seri C yang kalo ndak salah ada mengadopsi RAM hingga 6 GB, akan tetapi slot microSD yang dibenamkan rupanya terpisah dengan slot SimCard 2. Menjadi satu kelebihan apabila kalian menginginkan tambahan memory eksternal nantinya.

Ada banyak sensor yang disematkan pada bodi ponsel. Salah satu yang jadi jualan seri 8 dan 8+ ini adalah Irish Scanner atau sensor mata pengguna. Bagi saya pribadi sih ndak perlu-perlu amat, tapi bagi kalian yang memiliki data penting didalam ponsel tentu banyak manfaatnya.

Sayangnya, untuk kapasitas batere yang dibekali masuk dalam golongan menengah yaitu 3000 mAh dan 3500 mAh. Infonya sih, ponsel ini mampu bertahan selama 15 jam pada jaringan 4G yang bisa jadi dalam posisi standby ataukah pemakaian normal ? Entah ya…

Dengan harga jual yang diperkirakan berada pada kisaran 10jutaan, agaknya Samsung Galaxy S8 dan S8+ bakalan jadi pesaing tanggung iPhone 7+ yang dibesut oleh Apple, pasca kegagalan seri Note 7 yang kini kerap menjadi bahan peringatan tiap kali naik pesawat terbang. He…

Sudah saatnya ganti ponsel ?

Ketika Pengerupukan, Ogoh-Ogoh dan Perayaan Nyepi menjadi Hal yang Biasa

Category : tentang KeseHaRian, tentang Opini

Selamat Tahun Baru Caka 1939 untuk semeton tiang sareng sami, pengunjung halaman www.pandebaik.com dimanapun kalian berada.
Ini adalah kali kesekian perhelatan Hari Raya Nyepi yang kami lalui tanpa kesan… Ya, Tanpa Kesan.

Pengerupukan yang diramaikan oleh pawai Ogoh-ogoh sejak sore hingga dini hari, sehari sebelum Nyepi, kami lalui dengan melaksanakan Upacara sejak pagi hingga siang, dilanjutkan dengan keliling kota bersama keluarga, melihat-lihat hasil kreasi Ogoh-Ogoh di seantero Denpasar.
Usai itu, kami meninabobokan anak-anak dan sore lanjut dengan upacara, menonton pawai sebentar, lalu mengabaikan dan menikmati istirahat malam di tengah hiruk pikuk gambelan.
Sedangkan Hari Raya Nyepi, dilalui laiknya hari biasa, dengan mengurangi penggunaan lampu, nyala api, keluar rumah hingga hingar bingar suara di halaman.
Begitu berulang, dan memang tanpa kesan.

Entah kenapa, makin kesini semua menjadi Hal yang Biasa.

Bisa jadi karena Hari Raya Nyepi disadari betul sudah dilalui setiap tahunnya dengan ritual dan rutinitas yang nyaris sama. Kami tak pernah menghindari Nyepi dengan liburan panjang ke luar pulau, Kami juga tetap berupaya patuh pada larangan dan edaran pemerintah sejak awal mengenal Nyepi.
Jadi memang Nyepi merupakan Hal yang sangat sangat Biasa.

Ini rupanya menular juga pada anak-anak.

Kami tak lagi betah menonton lewatnya puluhan Ogih-Ogoh di depan rumah, yang memang menjadi jalur strategis bagi mereka yang mengarak hasil karya hingga pulang balik ke tempat asal masing-masing. Hanya sebentar saja. Dan ketika sudah dianggap cukup, kami kembali pulang dan beristirahat.

Tapi dulu memang pernah mengalami masa-masa dimana usaha mengarak Ogoh-Ogoh sengaja melewati jalur yang tak disepakati Desa sebelumnya, hingga nyampe rumah sudah melewati tengah malam, pergantian hari.
Capek menjalankan kewajiban dan lelah selama di perjalanan, berkali-kali dilalui.
Demikian halnya dengan berburu Ogoh-Ogoh setiap hari. Mempublikasi semuanya melalui Sosial media. Namun kini sudah tidak lagi.

Apa ini karena yang namanya pendewasaan diri juga pikiran sudah mulai masuk dan menggantikan masa muda yang menggebu-gebu ?
Atau yang namanya proses perayaan Nyepi memang tak lagi segempita dahulu ?

Atau Kalian juga mengalami hal yang sama ?

Tips Ringan Menikmati Nyepi Sehari di Bali

Category : tentang Opini

Tradisi Hari Raya Nyepi sebagai Tahun Baru Caka Umat Hindu di Bali, sebentar lagi bakalan kita jelang bersama. Bagi kalian yang lahir, tinggal dan besar di Bali, saya yakin rasa Toleransi yang ada dalam diri sudah tidak ada masalah lagi. Meski agama dan kepercayaan yang dianut berbeda sekalipun.

Akan tetapi bagi kalian yang baru saja datang dan menetap di Bali, bisa jadi perayaan Nyepi yang meskipun hanya sehari, berpotensi besar menghadirkan bencana dalam hidup. Apalagi teknologi kekinian yang mengedepankan jaringan internet berkecepatan tinggi dan gegap gempita sosial media, bagaikan pisau bermata dua. Kalo sampai salah langkah, siap siap saja masuk koran esok paginya.

Tapi sebenarnya melewatkan waktu sehari tanpa menyalakan api atau lampu, tanpa bepergian, tanpa bersenang-senang dan tanpa bekerja sebenarnya gampang kok. Ini menurut saya pribadi loh ya. dan bagaimana menyikapinya, berikut Tips Ringan dari saya agar kalian bisa menikmati Nyepi Sehari di Bali. Disimak ya…

Pertama, anggap Nyepi Sehari sebagai hari libur yang kalian dambakan selama hidup atau rutinitas bekerja dimana nda ada agenda keluar rumah, hanya bercengkrama dengan keluarga di rumah. Saya yakin, siapapun punya impian kek gini.
Kalo kalian masih berstatus Jomblo ataupun Belum Menikah, tentu akan jauh lebih mudah. Hanya tinggal memikirkan diri sendiri saja. Sedang bagi yang sudah punya anak-anak ya, bagaimana memikirkan kelanjutan kisah melewati 24 sampai 36 jam berikutnya.

Kedua, soal Pasokan atau Persediaan Makanan.
Saya yakin hidup kalian gak akan macam terkucil semingguan lamanya hanya karena mencoba menikmati Nyepi sehari di Bali. Jadi belanja seperlunya aja. Nda usah sampe antre dan menuh menuhin Supermarket meski didera hujan diskon sekalipun.
Paling Urgent biasanya yang menyangkut kebutuhan Bayi. Entah Susu atau Makanan pokoknya. Selebihnya, semangkuk Indomie masih bisa menyelamatkan hidup kalian kok, kalo pas kefefet banget. Hehehe…

Ketiga, soal Hiburan. Bisa manfaatkan gadget ponsel sebagai perangkat terkecil yang rata-rata kita miliki dengan menyuntikkan sejumlah permainan,buku ataupun video dan filem terbaru. Sediakan 5 saja. Cukup untuk melewatkan waktu luang yang ada di sela bercengkrama dengan keluarga. Apalagi infonya yang namanya siaran televisi ikut non aktif juga selama perayaan Nyepi berlangsung.

Keempat, manfaatkan usb led. Lampu instant yang kini banyak dijual di pasaran. Tinggal colok ke power bank, persoalan lampu dan penerangan sudah bisa terpetjahkan. Jangan lupa untuk menutupi terangnya dengan gulungan kertas dan taruh dekat posisi kalian berada.
Meski hal diatas dilarang secara aturannya, tapi kalo memang perlu-perlu banget, ya diakali lah agar jangan sampai mengganggu orang lain.

Lalu apabila Empat Tips diatas belum jua mampu memuaskan rasa mangkel kalian akan perayaan Nyepi yang cuma sehari di Bali, berikut ada juga Tips Tambahan agar kelak nda menyesal lahir dan bathin, sudah terlanjur memilih untuk menetap di Bali padahal tahun ini, berpeluang untuk mendapatkan liburan panjang laiknya Pulang Kampung saat Lebaran.

Pertama, Tahan Hawa Napsu. Baik untuk melanggar aturan sesuai Edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Bali ataupun ketentuan adat setempat. Nyepi hanya Sehari. Toleransi kalian, saya yakin nda akan habis meski dikorbankan sepanjang hari itu saja.
Malah kalo bisa menahan Napsu Lapar, bisa mendapatkan makna lebih dari sekedar menahan Hawa Napsu lainnya loh. Ya mirip-mirip agenda Puasa Umat Muslim lah…

Kedua, Off Internet.
Tujuan Utamanya adalah mencegah kalian memaki atau mempostingkan isyu SARA di akun Sosial Media masing-masing, yang biasanya akan memicu reaksi masyarakat Bali secepat kereta api Jepang. Yakinkan ini sebelum melakukannya ya.
Disamping tujuan lainnya adalah meng-upload foto Selfie di jalanan sebagaimana Edaran khusus tahun ini. Cukup lakukan seminggu atau enam bulan sesudahnya. Saya yakin efeknya nda gitu gitu amat.

Ketiga, gunakan strategi untuk mengamankan diri.
Kalo ndak berkenan dengan larangan tidak boleh menyalakan api, cari tau tempat atau cara dimana kalian bisa sembunyi sembunyi menyalakan lampu kecil seandainya dibutuhkan tanpa ketahuan. He…
Di rumah saya, secara kebetulan memiliki satu ruangan yang diapit ruangan lain dari segala penjuru. Jadi apapun aktifitas yang dilakukan didalamnya, ndak akan diketahui lingkungan sekelilingnya. Jadi nilai tambah saat Nyepi lantaran anak-anak bisa saya kumpulkan di ruangan itu dan dininabobokkan dengan segala upaya. Meski sebetulnya ruangan agak pengap apalagi kalo di malam hari.

Tips terakhir, ya bijak-bijaklah dalam bersikap dan berkata.
Nyepi hanya sehari. Nda semingguan apalagi hitungan bulanan.
Nda ada salahnya kok kalian ikut makna yang ada dibalik perayaan Nyepi, kembali ke titik Nol, memulai hidup dari awal lagi…
Istirahatkan sejenak Pikiran, Perkataan dan Perbuatan.
Hanya sehari, tidak lebih…

Rekomendasi Ponsel Android Batere Besar, Buat Apa ?

Category : tentang TeKnoLoGi

Lama nda nulis nulis soal rekomendasi Ponsel Android, kali ini saya pengen bikin tulisan terkait besarnya kapasitas batere yang disematkan para vendor demi lamanya daya tahan yang mampu dilakoni guna kepuasan dan kenyamanan penggunaan.

Kenapa ini menjadi penting ?
Karena di jaman serba online, persoalan daya tahan tentu menjadi masalah. Mengingat rata-rata hanya bisa bertahan hingga setengah hari dengan kondisi penggunaan wajar. Jika saja aktifitas ini tidak dibackup dengan ketersediaan Power Bank yang belakangan makin ngeTrend, siap siap saja bakalan kehilangan banyak kesempatan seperti yang saya alami setahun lalu.

Yakin Banget, ini bakalan penting ?
Ya iyalah kalo persoalan ponsel merupakan salah satu sarana untuk mencapai sukses, maka kalian wajib mengikuti rekomendasi saya kali ini.

Ponsel Android dengan batere standar masa kini, kalo nda salah rata-rata dibesut pada kapasitas 3000an mAh. Bahkan ada juga yang sudah ditingkatkan menjadi kisaran 3500 atau 4000an mAh. Akan tetapi, jika ponsel dipergunakan dalam kondisi online penuh seharian, saya jamin ponsel nda akan bisa bertahan hingga waktunya pulang kerja, meskipun daya penuh 100% tercapai di pagi hari. Perlu beberapa trik tambahan agar ponsel bisa sukses melampaui 8 jam kerja dalam sehari, aktifitas standar pekerja kantoran. Misalkan mencuri kesempatan colok kabel data di usb laptop, atau menonaktifkan semua fitur pemakan batere sebagaimana saran dan tips banyak orang.
Tapi ya nda asik kalo begitu caranya…

dan inilah kandidat yang bisa saya sarankan pada kalian.

Samsung Galaxy A9 Pro.
Ponsel pertama yang jadi Rekomendasi ini, merupakan ponsel Android terkini yang saya pegang. Bukan bermaksud promosi atau apa, tapi ya pyas banget menggunakan seri A terlebar dari segi layar dan terbesar dari segi kapasitas baterenya.
5000 mAh.
Kuat berapa lama memangnya ? Seharian.
Ya Seharian…
Berbagi Pengalaman, pagi setengah jam di kamar mandi, prosentase hanya berkurang 1-2% kalo digunakan untuk memantau akun Twitter atau Instagram plus beberapa email. Berkurang hingga 4-5% kalo saya gunakan memutar beberapa video musik sembari membilas diri. Hal yang bakalan habis dua kali lipat bahkan lebih saat menjalani rutinitas dengan ponsel lama.
Adapun fungsi yang diaktifkan pada ponsel yang hanya bisa didapat di gerai EraFone ini adalah Wifi atau Paket Data, Location untuk dukungan Maps dan GPS saat survey, Brightness kecerahan saat berada dibawah sinar matahari, Bluetooth agar tetap tersambung dengan Gear S3 Frontier. Belum cukup ?
Khusus saat berada di kendaraan, biasanya akan tersambung dengan Bluetooth Audio Receiver untuk menikmati musik selama berada di perjalanan.
Hasilnya malam saat saya gunakan sebelum tidur, prosentase batere masih tersisa sekitar 30an persen. Tinggal dicolok dengan kabel charge ‘fast charging’, saat tengah malam terbangun untuk membuatkan susu si bungsu, biasanya sudah full. Tinggal cabut dan tinggal tidur.

Asus Zenfone Max.
Ponsel satu ini setahu saya sih sudah nda ada rilis barunya. Kalopun nemu bisa jadi stok lama yang belum terjual.
Kapasitas baterenya setara A9 Pro. Cuma karena dirilis satu dua tahun lalu, spek yang disematkan kalo nda salah masih tergolong standar saat itu. RAM 2 GB.
Kabarnya seri ini sudah tergantikan lewat seri 3s Max yang hadir dengan standar RAM 3 GB masa kini. Tapi ada ditemukan di pasaran lokal nda ya ?

Lenovo Vibe P1.
Serupa dengan Asus dan A9 Pro diatas, vendor satu ini seakan tak mau ketinggalan pula ikut serta. Spek tergolong menengah keatas yaitu RAM 3 GB dan CPU Octa Core 64 bit.
Kekurangannya cuma satu waktu itu. Nda bisa digunakan untuk maen Pokemon Go. Hehehe… tapi sekarang sudah bisa kan ya ?

Polytron Zap 6 Power.

Berbeda dengan tiga ponsel rekomendasi diatas, untuk satu ini dibenamkan batere dengan kapasitas yang lebih besar yaitu 5800 mAh, dan dijual dengan harga yang terjangkau.
Na ini…
Cuma sayangnya, spek masih bertahan pada segmen yang lama, RAM 2 GB serta prosesor Quad Core.
Tapi ya dimaklumi kok. Kan harganya oke punya ?

Evercross Elevate Y2 Power.
Ponsel lokal yang jadi rekomendasi terakhir, menembus kapasitas 6000an mAh yang serupa dengan Polytron diatas, dapat jadi pilihan pada rentang harga terjangkau. Menarik bukan ?

Nah itu dia ponsel rekomendasi dari saya saat ditanyakan pilihan apa saja kalo yang dibutuhkan itu punya syarat utama persoalan daya tahan ?
Sudah tahu jawabannya kan ?

Yuk Mengenal Pilihan Mesin Cuci bagi Rumah Tangga

1

Category : tentang KeseHaRian

Teknologi diciptakan untuk memudahkan segala aktifitas manusia dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Demikian halnya dengan mencuci pakaian. Rutinitas satu ini dulunya kerap ditemui di pinggiran sungai kota besar, dilakukan sejumlah wanita dengan jumlah cucian menumpuk. Seiring waktu luang yang semakin minim, dan partisipasi gender dalam upaya menjadi tulang punggung keluarga, belakangan mulai tergantikan dengan keberadaan mesin cuci dalam rumah tangga.
Selain praktis, kebersihan hasil cuci pun bisa dikatakan setara, meski tidak sedikit yang mengeluhkan rusaknya pakaian saat diproses dalam mesin cuci.

Secara budget, mesin cuci masa kini ada yang dijual dengan harga ekonomis dengan spesifikasi Dua Tabung, dan yang lebih mahal dengan satu tabung saja. Masing-masing tentu ada kelebihan dan kekurangannya.

Untuk Mesin Cuci yang Dua Tabung, merupakan pilihan yang paling banyak ditemui di rumah tangga kelas menengah ke bawah. Selain harga yang lebih ekonomis tadi, kebutuhan daya listriknya pun tergolong kecil. Akan tetapi tata cara penggunaannya bisa dikatakan lebih panjang, dengan memutar knop atau mengikuti alur proses tertentu, dan memutuhkan konsumsi air yang lebih banyak.
Dua Tabung yang ada dalam perangkat Mesin Cuci pun, fungsinya dibedakan. Satu Tabung khusus digunakan untuk mencuci dan membilas, Tabung lainnya mengeringkan. Berhubung Tabungnya Terpisah, maka pengguna wajib memindahkannya secara manual hasil cucian ke Tabung sebelahnya untuk dapat melakukan pengeringan. Kelebihan lainnya, jenis deterjen yang digunakan masih mudah ditemukan di toko kelontong pinggiran jalan.

Sedang Mesin Cuci Satu Tabung, sifatnya lebih praktis, namun harga jual mesin cuci semacam ini sedikit lebih mahal dari yang Dua Tabung. Disamping itu, konsumsi listrik pun lebih besar dan jenis deterjen memang didesain khusus untuk penggunaan Mesin Cuci jenis ini.
Kepraktisan penggunaan tercermin dari fungsi tabung yang sekaligus dari pencucian, bilas dan kemampuan pengeringan yang lebih baik, pula tata cara dengan menekan satu tombol saja. Konsumsi airpun bisa ditekan lebih hemat.

Namun apabila dilihat dari segi ukuran, kini ada juga pilihan jenis Mesin Cuci Portable atau Mesin Cuci Mini yang memiliki kapasitas daya tampung setengah dari Mesin Cuci diatas tadi. Tentu Harga jual Mesin Cuci Mini jauh lebih ekonomis, hemat tempat (lebih cocok digunakan pada apartemen atau rumah yang sempit), serta konsumsi daya listrik dan air yang lebih sedikit pula. Cuma ya itu, daya tampungnya tergolong terbatas.

Nah kini pilihan lebih lanjut ya ada di tangan kalian. Mau pilih model yang mana untuk memudahkan rutinitas harian demi meluangkan waktu lebih banyak untuk keluarga ?

Samsung Gear S3 Frontier, Lebih Jauh

Category : tentang TeKnoLoGi

Dalam paket penjualannya, selain dibekali strap band yang berbeda antara seri Frontier dengan Classic, Samsung Gear S3 hadir bersama kabel charger dan docking tambahan, yang memudahkan pengguna melakukan proses charging hanya dengan meletakkannya tanpa harus repot colok mencolok. Nyaris tidak ada benda penting lainnya, di luar kartu garansi juga petunjuk penggunaan.

“…Kesan pertama begitu menggoda,
Selanjutnya terserah Anda…”

Bezel logam yang menghiasi seluruh permukaan wajah Gear S3 ini hadir dengan tampilan yang lebih sporty laiknya jam konvensional sejenis, berfungsi untuk memindah-mindahkan tampilan menu ataupun halaman aktif si pengguna.
Kesannya jadi jauh lebih mantap ketimbang seri Gear sebelumnya.

Menu disajikan dalam bentuk rounded, melingkar di wajah ponsel, dengan urutan yang dapat diatur sedemikian rupa melalui aplikasi Samsung Gear yang ditanamkan pada ponsel. Sedangkan isi dari masing masing Menu disajikan dalam bentuk urutan vertikal satu persatu. Tidak ada pilihan drop down laiknya sub menu pada ponsel, hanya fungsi aktif tidak aktif saja.

Untuk dapat mengambil gambar pada layar 1,3 inchinya, kalian bisa melakukannya dengan menekan tombol Menu yang ada di sisi kanan bawah perangkat, sambil menyapukan jari lainnya dari sisi kiri layar ke arah kanan. It’s Done.
Gambar tersimpan pada Menu Gallery yang dapat dipindah kopikan ke layar ponsel dengan menekan opsi pilihan tiga titik yang ada di sisi kanan layar.

Selain berfungsi laiknya jam tangan konvensional lengkap dengan beragam pilihan wajah yang dapat diunduh pada Pasar Aplikasi milik Samsung, Gear S3 ini dapat digunakan untuk memantau denyut jantung atau nadi rata-rata dalam setiap jamnya, jumlah langkah kaki yang dicapai per harinya, atau akses lantai melalui tangga. Apabila dianggap belum cukup, pilihan dapat ditambahkan dengan opsi jogging, cycling atau lainnya, sesuai dengan rutinitas yang dilakoni. Semua aktifitas fisik harian diatas dapat dipantau secara lengkap dan dilaporkan dalam bentuk summary setiap minggunya lewat aplikasi S-Health yang dikembangkan oleh Samsung.

Disamping itu, kedua varian Samsung Gear S3 bisa digunakan untuk berkomunikasi laiknya ponsel biasa. Sebagaimana yang disampaikan pada tulisan sebelumnya, semua terwujud lantaran dibekalinya speaker out dan microphone pada sisi permukaan perangkat, termasuk pencarian kontak dan penerimaan atau pengiriman sms.
Menyambung soal speaker, maka urusan musik pun bisa diakomodir dengan baik pula.

Untuk penyimpanan file multimedia, Samsung Gear S3 dibekali internal storage sebesar 4 GB yang hanya bisa dimanfaatkan sekitar 2,5 GB saja, serta prosesor dua inti 1,0 GHz dan RAM 768 MB. Cukup lumayan untuk sebuah perangkat berukuran mini.
Sedangkan Apps bawaan masih bisa ditambah atau bahkan dikurangi sesuai kebutuhan masing-masing pengguna.
Saya sendiri menghapus aplikasi NewsFeed dan Browser bawaan lantaran paham bahwa kedua apps ini ndak bakalan pernah bisa optimal saya gunakan. Inginnya menghapus beberapa lainnya, cuma sayang ndak bisa di-uninstall sembarangan. Hehehe…

Samsung Gear S3 Frontier

Category : tentang TeKnoLoGi

Hingga di akhir tahun 2016 kemarin, saya masih suka mantengin halamannya TokoPedia, untuk sekedar mencari tahu model terkini jam tangan KaWe dengan lingkar permukaan 5 inchi.
Sejauh pengalaman yang ada sih ada nemu beberapa, dengan harga yang murah. Cuma ya memang setara dengan kualitasnya.
Untuk ukuran pegawai negeri macam saya, memang harus pintar-pintar berstrategi sebetulnya. Kalo mau tampil gaya, biar nda memberatkan kantong atau pengeluaran, ya cari barang tiruan yang secara penampilan gak kalah menarik. Dipakainya paling seumuran bulan, gak nyampe setahun dah ganti model lagi.

Tapi semenjak Samsung Gear S3 Frontier diperkenalkan ke pasar lokal, aktifitas diatas nyaris tak lagi dilakoni.
Mengingat secara visual luar, penampilan smartwatch yang satu ini bisa dikatakan setara dengan keinginan atau harapan saya sejak awal. Apalagi strap band yang digunakan, bisa digonta ganti dengan mudahnya. Apakah berwarna yang catchy menarik mata, soft atau elegant berbalut logam. Semua bisa disematkan hanya dalam hitungan detik.

Disamping itu, Samsung Gear S3 Frontier tampaknya bisa berfungsi laiknya sebuah jam konvensional yang mampu beroperasi tanpa kehadiran ponsel pendamping, meski harus menghilangkan fungsi voice call-nya.
Ngomong-ngomong soal Voice Call, berkat adanya Speaker dan lubang microphone pada perangkat, SmartWatch satu ini jadi bisa digunakan sebagai alternatif untuk berkomunikasi utamanya pada situasi yang tidak memungkinkan mengangkat telepon. Saat berkendara misalnya.
Meski demikian, lantaran speaker yang otomatis aktif saat menerima panggilan, topik pembicaraan yang berlangsung tak lagi menjadi Private, karena bisa didengar oleh orang lain disekitar kita. Jadi, selektiflah dalam menerima panggilan. Hehehe…

Salah satu kekurangan Gear S3 yang dibesut oleh Samsung ini adalah tidak serta mertanya layar menjadi aktif saat pergelangan tangan diputar. Ini terjadi beberapa kali saat awal percobaan.
Jadi agak mengesalkan apabila kalian menggunakan tampilan wajah jam yang tidak mendukung fungsi dim atau sleep pada layar.
Namun hal ini memang tak lantas dianggap mengganggu apabila menggunakan pilihan wajah bawaan Samsung atau beberapa pilihan lain yang mendukung fungsi diatas, sehingga pada saat pergelangan tak diputar pun, tampilan jam masih bisa terlihat laiknya konvensional. Maka berterima kasihlah pada fitur ‘Always On’ yang disematkan pada opsi Pengaturan.

Sayangnya, dengan mengaktifkan fitur ‘Always On’ pada perangkat Gear S3 ini ditenggarai menyebabkan umur daya tahan batere jadi sedikit tergerus ketimbang klaim awal yang infonya bisa mencapai 4 hari dalam sekali charge penuh.
Saya sendiri merasakan betul pengurangan ini.
Dalam kondisi terhubung dengan perangkat ponsel, dan fitur ‘Always On’ aktif terus menerus, daya tahan batere hanya mampu dimanfaatkan hingga hari kedua saja. Tapi meski demikian, untuk ukuran Gadget, dengan daya sebesar bisa bertahan sekian lama sudah cukup lumayan kok. Toh jika pun dibutuhkan, proses charge bisa dilakukan di malam hari saat kita beristirahat. Uniknya, demi mempermudah proses charging, Samsung membekali docking tambahan yang disambungkan dengan kabel charger, sehingga Gear S3 tinggal diletakkan begitu saja pada docking untuk proses charging.

Gear S3 Frontier merupakan salah satu dari 2 varian yang hadir dengan OS Tizen 2.3, sistem operasi besutan Samsung, dengan wajah sporty dan bezel bergerigi. Berbahan dasar logam terbaik yang biasanya digunakan untuk jam tangan konvensional, lebih pantas digunakan bagi mereka yang memiliki aktifitas outdoor. Sedangkan varian Classic hadir dengan warna dan perwajahan kalem, halus mulus, pantas bagi kalian yang memiliki aktifitas indoor.
Apabila seri Frontier dalam paket penjualan dibekali strap model rubber berwarna hitam, seri Classic datang dengan leather kulit gelap.
Ukurannya sedikit lebih lebar ketimbang pendahulunya, dan di salah satu sisi ujung terdapat kait untuk memudahkan pengguna melepas strap dari ujung perangkat.

Diatas sempat diungkap soal gonta ganti strap. Yup. Benar.
Dipasaran, katakanlah TokoPedia, saya menemukan beberapa gerai yang menjual strap band Gear S3 Frontier dengan harga terjangkau. Soal kualitas ya tentu saja KaWe.
Namun untuk kebutuhan jangka pendek, ini bisa dijadikan alternatif bergaya bareng smartwatch satu ini. Dari warna merah, kuning, hijau army, biru muda, putih bahkan kakhi pun ada pilihannya. Bahkan jika menginginkan yang berbahan logam pun, ayo.

Sementara jika berkaitan dengan perwajahan jam yang mampu ditampilkan pada layar berukuran 1,3 inch, pengguna bisa mengunduhnya melalui aplikasi Samsung Gear di Google Apps Store, dari versi gratisan hingga berbayar. Dari analog hingga digital. Dari tampilan polos hingga chrono dan lainnya.
Kalau itu belum jua bisa memuaskan kalian, bisa unduh aplikasi Gear Watch Designer dari Samsung untuk mendesain sendiri wajah jam yang diinginkan.
Aplikasi ini tidak berbeda jauh dengan sejumlah aplikasi desain lainnya yang menyajikan opsi layer dan timeline. Jadi bagi yang sudah gape di aplikasi semacam ini, pasti bukan persoalan sulit lah ya.

Samsung Gear S3 Frontier. Kalian nda berminat ?

Berkenalan dengan Samsung Gear S3 Frontier

Category : tentang TeKnoLoGi

Awalnya menjadi perdebatan panjang, dalam hati tapinya, he…
pasca Istri menawarkan opsi pembelian gadget satu ini mengingat secara harga masih setara dengan perangkat konvensional yang dijual di outlet seputaran Kota Denpasar.
Mempertimbangkan apakah yang satu ini sudah layak beli dan begitu dibutuhkan, pula memilih antara yang berpenampilan classic sebagaimana model yang saya sukai selama ini, atau sporty ?

Samsung Gear S3 Frontier, akhirnya menjadi pilihan yang diambil pasca mengetahui perbedaan lebih lanjut dengan versi satunya. Diklaim punya wajah lebih garang, dengan dimensi yang sedikit lebih besar. Tentu berakibat pada berat yang harus. Dibebankan pada pergelangan tangan.

Di awal kemunculannya, Samsung Gear sudah menarik hati saya selaku salah satu konsumen yang loyal sejauh ini. Namun karena secara bentuk masih belum sesuai dengan keinginan, Gear seri pertama keknya diabaikan jauh-jauh dari pikiran.
Demikian halnya dengan seri kedua. Hadir dengan bentuk bulat dan dimensi yang kecil, lebih menyiratkan jam tangan bagi kaum hawa yang dijamin dan sudah pasti lucu saat disematkan pada pergelangan tangan saya yang diatas normal umumnya.
Baru pada rilis ketiga, ada rasa aneh saat memandang penampakannya. Maka seijin Istri, seri Sporty yang hadir dengan warna gelap dan bezel bergigi inipun berpindah tangan dari gerai Cellular World di Teuku Umar sana.

Mau tahu bagaimana kesan saya dalam menggunakan Samsung Gear S3 Frontier sejauh ini ?
Ikuti tulisan selanjutnya.