Internal Storage 32 GB, Buat Apa ?

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Di awal kemunculan barisan ponsel Android terdahulu, minimnya ruang penyimpanan internal kerap menjadikannya masalah. Mengingat ada sejumlah besar aplikasi dan permainan yang menggoda iman untuk dicoba dan ditanamkan dalam badan ponsel.
Salah satu alternatif solusi yang paling sering ditawarkan jaman itu adalah pemindahan aplikasi ataupun permainan yang membutuhkan ruang besar dari internal ke kartu memori eksternal. Hal yang tidak mudah dilakukan begitu saja tentunya.
Karena minimal harus ada aksi Rooting ponsel, yang jika masih nekat dilakukan biasanya bakalan menghanguskan garansi resmi dari vendor tersebut.

Tapi itu sudah jauh terlewati.

Ponsel Android jaman sekarang, rata-rata sudah mengadopsi besaran internal storage atau ruang penyimpanan minimal 4-8 GB untuk yang terjangkau oleh kantong, bahkan ada juga yang sudah memberi lebih yaitu 16 GB untuk tipe-tipe kelas menengah.
Namun bagi saya pribadi, ukuran segitu ya tetap saja masih berasa kurang.

Pengalaman terakhir menggunakan ponsel Hisense PureShot+ menggantikan Samsung Galaxy Note 3, sangat terasa jelas perbedaannya. Dari 32 GB turun ke setengahnya.
Yang entah bagaimana porsi pengaturan defaultnya, hanya bisa diisi dengan data tambahan sekitaran 4 GB saja. Ukuran ini setelah beberapa aplikasi standar baku ponsel kerja sudah terinstall dan dijalankan.
Dalam posisi normal, ukuran ini bakalan sedikit berkurang untuk menyimpan cache dan temporary files lainnya, sehingga pengguna musti rajin-rajin membersihkan ponsel menggunakan utility Cleaner.
Hal yang jujur saja, sangat jarang saya lakukan saat menggunakan Note 3 sebelumnya.

Internal Storage akan dirasa kurang apabila aktifitasmu terhadap ponsel tergolong spesial.
Instalasi aplikasi ataupun permainan, bisa jadi akan mentok ketika sisa internal storage sudah mulai menipis. Ini kerap dirasakan pada ponsel Android harga terjangkau tadi. Karena rata-rata lokasi penyimpanan diposisikan pada Internal Storage. Meski memang ada aplikasi maupun permainan yang ditempatkan di eksternal.

Sehingga dalam perkembangannya, besaran Internal Storage minimal 32 GB untuk sebuah ponsel Android menjadi standar baku bagi saya tempo hari, apabila itu menjadi pilihan pembelian baru. Namun jika tergolong gifted ya nerimo nerimo aja. Hehehe…

Ukuran 32 GB Internal, khusus akan saya gunakan untuk penyimpanan aplikasi dan permainan semendesak apapun kebutuhannya. Karena data tambahan seperti foto, video, musik dan dokumen lainnya, akan secara berkala dipindahkan ke kartu memori eksternal yang memang dibeli khusus berukuran 64 GB demi mendapatkan kepuasan yang terbaik.
Minimal bisa digunakan untuk menyimpan sejumlah film berdurasi jam sebagai teman dalam sebuah perjalanan panjang atau dinikmati saat menunggu dalam kebosanan.

Lalu ponsel Android apa saja yang tergolong mampu memenuhi harapan saya akan ruang penyimpanan yang besar dan lega ? 32 GB ?
Yuk intip barisan ponsel Android tersebut di postingan berikutnya.

Comments (3)

Saya malah storage gak pernah beranjak karena semua data disimpan di cloud. 🙂

[Reply]

Saya yang paling banyak menghabiskan pasti untuk file2 foto.

[Reply]

saya pake ios, dulu 32 gb, sekarang 16gb dengan jumlah aplikasi yg sama masih lancar aja sih.. :p
gungws´s last blog post ..tas selempang biar gampang

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge