Menu
Categories
Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah terkait Asuransi
August 26, 2016 tentang Opini

Sebelum saya bercerita lebih jauh tentang ilmu baru yang saya dapatkan selaku Nasabah Asuransi dalam hal ini Prudential, rasanya saya buka terlebih dahulu Kesalahan Terbesar Pola Pikir Nasabah terkait pembelian Asuransi, utamanya saat mereka di PDKT oleh agen yang biasanya datang dari kawan dekat, saudara atau unsur lainnya yang memiliki kedekatan. Mantan misalnya.

Pertama, bahwa saya tak peduli apa dan bagaimana aturan yang ditetapkan pada Polis Asuransi, yang penting atas dasar kepercayaan pada agency, saya tinggal membayar bulanan dan mengajukan klaim saat dibutuhkan. Tentu agenlah orang pertama yang akan saya hubungi dan mintakan tolong mengurusnya ketika hal itu terjadi.
Kalau meminjam istilah di daerah kami, nampi beres gen.

Kesalahan Kedua, bahwa ketika terjadi klaim kesehatan, seluruh biaya akan ditanggung oleh asuransi. Berapapun besarnya. Apapun jenis keluhan sakit yang diderita.

Kesalahan Ketiga, bahwa ketika saya memutuskan untuk menanamkan investasi dalam Asuransi Kesehatan yang saya beli, besaran uang yang saya terima pada saat jatuh tempo adalah sebesar uang yang dibayarkan, dikali 12 bulan, dikalikan lagi 10 tahun kontrak pembayaran, plus bunga tahunan atau bonus kelebihan dari Asuransi.

Keempat, bahwa Investasi sebagaimana dimaksud diatas dapat ditarik seluruhnya, sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Kesalahan Terakhir, bahwa Asuransi hanya akan saya bayarkan sebagaimana kontrak perjanjian selama 10 tahun saja. Sisanya tidak lagi.

Begitu Kura Kura. Menyitir kalimatnya mas Pakar Mantan.

Hmmm… Apa lagi ya ?
Ada yang bisa menambahkan ?

Leave a Reply
*