Susahnya Mengelola Team

2

Category : tentang Opini, tentang PeKerJaan

Serius…
Ini beneran.
Memang susah untuk bisa mengelola Team dengan baik. Apalagi jika sampai menginginkan agar mereka bisa sepaham.
Sulit…
Serius…

Apalagi kalo yang diajak bekerjasama ini adalah orang dewasa semua. dimana pola pikir dan kepentingan yang dimilikinya, berbeda beda satu sama lainnya. Sangat rumit untuk bisa menyatukan pikiran dari banyak kepala.

Beda latar belakang…
Beda hobi…
dan Beda kondisi…

Tapi sudah sepatutnyalah disyukuri.
Karena beda isi otak ini memberikan banyak dinamika dalam keseharian kerja yang saya jalani. Ada banyak cerita yang bisa dibagi disini. Ada banyak tawa yang dilepaskan sejauh ini. Juga ada banyak keluh kesah yang ditumpahkan.

Mengelola Team itu Susah…
Sama susahnya dengan mengelola Keluarga.

Tapi kalo bukan sekarang kita belajar menghadapinya, trus mau kapan lagi ?

Wartawan Kampret, Peras Pejabat demi Kantong Pribadi

Category : tentang Opini, tentang PeKerJaan

Kampret !!!
Ini kali ketiga sudah saya mendapatkan surat model beginian. Yang terakhir asalnya dari wartawan atau tepatnya PimRed sebuah media yang mengakunya sih bicara soal Hukum dan Keadilan, menyampaikan perihal kerusakan fisik pada paket kegiatan yang kami tangani di tahun sebelumnya, menyinggung soal Kontrak Kerja dan hukum pengadaan, lalu mempertanyakan kemanakah dana pemeliharaan paket yang sebesar 5 % dialihkan ? Dikorupsi PPK ?

Kampret benar sebetulnya.
Karena dengan melihat kerusakan yang ada tanpa dikonfirmasi pada pihak setempat apa penyebabnya, si wartawan langsung mengambil gambar dan mengklaim bahwa kerusakan merupakan tanggung jawab kami yang teledor atas pengawasan pada kualitas material terpasang atau metode kerja rekanan yang asal-asalan. Hanya atas asumsi dan pengamatannya saja. Padahal alasan yang tepat sesungguhnya bisa dikonfirmasi pada masyarakat terdekat, apalagi jika paket pekerjaan yang kami tangani ada di depan rumah mereka.

Saat kami sampaikan bahwa Laporan mereka tidak memenuhi unsur penulisan secara sudut mata Jurnalisme, 5W plus 1 H yang dahulu pernah diajarkan senior kami di extra kurikuler magang majalah sekolah, si Pimred memilih diam. Bisa jadi menyadari bahwa berita yang ingin ia ungkap pada publik dan tentu saja aparat pemeriksa kelak hanya merupakan cerita asumsi tanpa mampu menjelaskan kondisi lapangan yang sebenarnya. Bisa juga mencoba mencari celah lain dengan pertanyaan-pernyataan yang menyudutkan, hasil dengar-dengar di luar tanpa dibarengi oleh logika teknis yang sebenarnya kami yakin, masyarakat awampun paham.

Ini Wartawan Kampret, bathin saya dalam hati. Beraninya melakukan percobaan pemerasan pada para pejabat pemerintah, yang bisa jadi salah duanya juga memiliki pola pikir penanganan proyek yang kampret, apalagi menggunakan uang negara. Tidak semua tentu saja.
Padahal sejatinya hanyalah sebuah Gertak Sambal seperti yang pernah disampaikan pada kawan saya yang berstatus jurnalis tulen.
Jika kebetulan dipercaya dan target kena diperdaya, ya pundi pundi ‘kerjasama’ dijamin mengalir ke kantong pribadi, atas harapan agar kesalahan yang dilakukan tidak terekspose lebih lanjut ke publik, atau lebih parahnya lagi, ke penyidik.

Pada kali pertama, kami berupaya untuk cukup kooperatif dengan mengklarifikasi secara pemeriksaan lapangan dan surat jawaban tanpa melakukan klarifikasi lebih lanjut, yang berakibat pada pemberitaan negatif tetap dipublikasi tanpa sedikitpun mempertimbangkan klarifikasi awal dan ditembuskan pada aparat pemeriksa. Demikian halnya kali kedua, meskipun kami mendapatkan intimidasi dari penyidik dalam jangka waktu yang cukup lama, namun tetap bersikukuh bahwa proses yang kami lakukan adalah benar, ada banyak waktu dan juga tenaga percuma dikeluarkan untuk satu proses formalitas yang mubazir. Karena pada akhirnya kasus dinyatakan clear dan berakhir.
Meski pada kasus kedua ini kami menemukan titik terang yang direkam dalam sebuah percakapan dua arah berdurasi 10.21 menit, dimana didalamnya tersampaikan dengan jelas bahwa kasus akan selesai sedari awal jika saja kami mau bekerja sama, menerbitkan iklan, mengucapkan Selamat Tahun Baru dengan penentuan tarif sejumlah uang tertentu. Kampret bukan ?

Sedangkan yang ketiga ini ndak sampai berumur seminggu, semua sudah jelas terbaca. Bahwa kami diminta bekerja sama untuk membesarkan media yang mereka miliki agar tetap bisa eksis di masyarakat. Coba, apa artinya menurut kalian ?
Apabila kami mau bekerja sama, maka berita *eh cerita tuduhan yang disampaikan kepada kami melalui media Surat resmi ditandatangan dan dicap basah dapat berputar 180 derajat baik kalimat dan maksud yang disampaikan nanti.
Ditambahkannya pula, bahwa Surat sebagaimana yang disampaikan kepada kami sesungguhnya belum mereka tembuskan dan sampaikan kepada pihak-pihak terlampir, sebagai bentuk meyakinkan target korban, bahwa masih ada celah yang bisa dinegosiasikan kedepannya.

Ini merupakan klarifikasi langsung yang bersangkutan pasca kami tantang untuk melakukan pemeriksaan lapangan secara bersama-sama, antara Wartawan yang mereka miliki, dengan Tim Teknis juga Rekanan Pelaksana dan Pengawas. Tentu harapan kami bisa melibatkan aparat desa dan masyarakat, Agar jelas apa dan dimana lokasi kerusakan dimaksud, serta penyebabnya.

Jaman KPK kayak gini kok masih berani main-main ?

Meski kami sadari bahwa jika kasus ini diungkap ke permukaan, image masyarakat akan cenderung negatif kepada kami, pihak pelaksana kegiatan lantaran image secara umum yang melekat selama ini. Namun apa yang kami yakini sederhana saja.

Dengan berupaya melaksanakan kegiatan dengan baik dan benar saja, masih ada kok celah kesalahan yang berpotensi dialamatkan oleh para ahlinya, mengingat posisi kami yang ada pada tahapan pembelajaran. Apalagi memang sejak awal berpikiran untuk melakukan hal yang salah ?

Makin Kampret aja kelihatannya…

Smartfren Hadirkan Starter Pack VoLTE & Paket Bundling Samsung Galaxy J1

Category : tentang TeKnoLoGi

Komitmen SmartFren dalam mendukung hadirnya jaringan 4G tampaknya kian menguat. Belakangan di aku Twitter, SmartFren terpantau menghadirkan kartu perdana VoLTE dan paket bundling Samsung Galaxy J1 seri 2016. Hal ini bertujuan memberikan berbagai pilihan dalam berkomunikasi bagi para netizen dan pengguna ponsel tanah air. Dua hal utama yang dihadirkan SmartFren yaitu :
– Hadirkan kartu perdana unlimited VoLTE Smartfren untuk Digunakan di Perangkat OMH
– Paket bundling Smartfren dan Samsung Galaxy J1(2016) dapat diperoleh dengan harga Rp 1.699.000,-

Berikut Press Relesae yang bisa diSahre untuk memperjelas :

Jakarta, 3 Mei 2016 – Demi memberikan lebih banyak pilihan akses komunikasi bagi masyarakat, PT Smartfren Telecom Tbk sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi dengan Jaringan 4G LTE terdepan dan terluas di Indonesia. Meluncurkan dua produk terbarunya yaitu kartu perdana VoLTE, serta paket bundling Samsung Galaxy J1 Seri 2016.

“Hadirnya kartu perdana VoLTE memungkinkan pelanggan dapat menikmati beragam benefit dari layanan jaringan 4G LTE Advanced terluas Smartfren. Untuk menikmati VoLTe misalnya tinggal unduh aplikasi Smart VoLTE di Google playstore, dan langsung rasakan dari cara baru berkomunikasi ini. Syaratnya handphone 4G favorit mereka mendukung Band 5 dan Band 40, serta memiliki pengaturan mode LTE-only, salah satu contoh adalah Samsung J1(2016) yang kami bundling.” jelas Sukaca Purwokardjono, Division Head Device Planning and Management, PT. Smartfren Telecom, Tbk.

Samsung J1 SmartFren PanDe Baik

Pelanggan dapat memperoleh kartu perdana VoLTE seharga Rp.5000,- dan dapat langsung menikmati layanan VoLTE Smartfren serta social messenger (WhatsApp, BBM dan Line) sepuasnya selama 5 hari. Kemudian dengan membeli tambahan paket sebesar Rp. 30.000,- pelanggan memiliki dua pilihan yaitu basic plan, dengan bonus kuota data sebesar 1GB, atau all in one plan dengan bonus kuota data 500MB, 50 SMS, dan 10 menit menelepon ke semua operator. Masing masing paket mempunyai masa berlaku hingga 30 hari.

Setiap kali melakukan pembelian ulang paket sebesar Rp. 30.000,- pelanggan akan mendapatkan total bonus sampai dengan 9GB. Dimana 250MB akan diperoleh pada pembelian pertama hingga keempat, dan 500MB di pembelian kelima hingga ke duapuluh. Paket ini juga memberikan pelanggan akses yang tanpa batas untuk menikmati layanan social messenger seperti BBM, Whatsapp, dan Line.

VoLTE adalah layanan komunikasi berbasis data yang mengandalkan teknologi dari Jaringan Smartfren 4G LTE melalui IMS (IP Multimedia Subsystem) yang memiliki jalur khusus (dedicated bearer), sehingga menjadikan kualitas video call stabil dan suara telepon berkualitas High

Definition, dengan background noise yang sangat kecil. Dengan demikian suara yang didengar oleh lawan bicara akan tetap jernih dan jelas meskipun pengguna melakukan panggilan baik suara maupun video di tempat ramai dan terbuka. Dengan demikian para pengguna dapat menikmati semua fasilitas dari layanan VoLTE seperti voice/ video call, SMS, USSI, dan conference call secara maksimal.

Aplikasi Smart VoLTe dapat dinikmati pengguna Samsung Galaxy J1(2016), melalui layar 4,5 Inchi super amoled yang sudah dilengkapi dengan teknologi vivid display, sehingga memberikan pengalaman menonton video yang berbeda. Untuk mendukung kualitas dari video call, Samsung membekali produknya dengan kamera belakang berkualitas 5MP LED Flash dan kamera depan 2MP.

Perangkat dual sim 4G LTE ini, hadir dengan system operasi Android Lollipop 5.1.1 dan dilengkapi dengan memori sebesar 1GB RAM dan 8GB ROM. Dengan baterai berkapasitas 2,050 mAh produk ini tentu dapat mendukung penggunanya untuk dapat menikmati konektivitas 4G LTE Advanced lebih lama.

“Kerja sama strategis antara Samsung dengan Smartfren ini, menjadi suatu langkah kami untuk mendukung komitmen bersama dalam mempercepat penetrasi serta pemanfaatan jaringan 4G LTE Advanced bagi masyarakat Indonesia” Ujar Denny Galant, Head of Product Marketing Samsung Mobile.

Paket bundling Smartfren dan Samsung Galaxy J1(2016) dapat diperoleh dengan harga Rp 1.699.000,- dengan Smartplan Galaxy pelanggan akan mendapatkan gratis langsung kuota data sebesar 1GB dan gratis 100 menit untuk panggilan suara dan video ke Smartfren, berlaku selama 7 hari dari aktifasi kartu Perdana.

Pelanggan akan mendapatkan bonus hingga 48GB untuk pembelian Smartplan Galaxy 100rb (Rp.100 Ribu) sebanyak 12 kali dalam 12 bulan dan mana yang akan tercapai duluan. Jika paket tersebut habis pelanggan cukup mengisi pulsa, dan aktifkan beragam paket yang ditawarkan oleh Smartfren melalui aplikasi MySmartfren yang sudah ter install di Samsung Galaxy J1(2016).

Belanja Buku, manfaatkan Waktu Luang untuk Membaca

Category : tentang TeKnoLoGi

Membaca eBook atau majalah digital di waktu luang sebetulnya sih dah biasa dilakukan sejak awal kenal gadget berbasis Android ini. Terhitung dari PlayBoy hingga PentHouse, komik jadul macam Smurf, Deni Manusia Ikan hingga Tintin, atau peraturan dan dokumen berbasis pdf, masih tersimpan rapi di dalam ponsel Galaxy Note 3 hingga kini.
Jadi bukan sesuatu yang baru sebenarnya.

Teringat pada tweet kolega dekat, akun @blogdokter yang menyampaikan perbedaan pemanfaatan waktu menunggu antara bule dengan domestik lokal, dimana Bule masih betah membaca buku sementara kita asyil dengan gadget, saya sempat me-Reply bahwa bisa saja saat berhadapan dengan layar gadget, kita juga membaca buku dalam format digital. He… siapa yang tahu ?

Namun secara nggak sengaja, terdampar lah ceritanya di halaman Google Books yang rupanya kini lagi menawarkan buku atau majalah digital murah dengan harga kisaran 10ribuan, yang membuat saya tertarik untul mencoba membeli salah satunya setelah selama ini hanya mencoba versi yang ditawarkan secara gratis.

Prosesnya Mudah dan Cepat tentu.

Ada satu dua buku yang saya coba beli dan nikmati saat waktu luang. Mengasyikkan ternyata.
Karena selain topik yang beragam, pembelian model begini tentu banyak menghemat waktu dan tenaga kita.
Menarik bukan ?

Belanja Film, sekedar ingin tahu aja sih ya…

Category : tentang TeKnoLoGi

Angan untuk mencoba sebenarnya sudah cukup lama. Tapi baru terealisasinya kini ya karena baru nemu opsi harga yang terjangkau dan menarik meski secara filem yang ditawarkan, sudah pernah ditonton berkali-kali.

ID4, Independence Day.
Dengan harga 8ribuan rupiah, film berkualitas HD ini ditawarkan sebagai headline Google Movies pada setiap perangkat Android dimanapun mereka berada. Murah bukan ?
Anggap saja lagi beli DvD bajakan.

PanDe Baik Movies Google

Proses pembelian, sama cepatnya dengan pembelian aplikasi. Gak ribet. Cuma potong pulsa untuk operator XL/Axis. Begitu selesai, kita sudah bisa menonton filem yang dibeli secara streaming tanpa jeda. Dengan subtitle yang bisa dipilih jenis bahasanya.

Jikapun malas menontonnya dalam sekali waktu, filem bisa diunduh dan kita dapat menontonnya lain kali, dalam kondisi offline jaringan internet. Dengan menggunakan koneksi 4G LTE nya SmartFren, filem dengan resolusi standar yang berukuran sekitar 690 MB dilahap dalam waktu tak sampai setengah jam. Sedang saat dicoba unduh dengan paket koneksi IndiHome, hingha lima menit menunggupun rasanya belum ada progress yang berarti.
Coba tanya kenapa ?

Upaya membeli sebuah filem dari pasar aplikasi milik Google untuk setiap perangkat Android dimanapun kalian berada sebenarnya hanyalah iseng belaka. Hanya ingin tau dan berharap ada pengalaman yang bisa dipetik dan dibagikan.
Ternyata gampang banget prosesnya.
Menarik bukan ?

Kalian mau coba ?