Menu
Categories
Jakarta Pagi ini
April 29, 2016 tentang Opini

Empat hari tiga malam, rasanya sudah cukup lama saya disini, namun nyaris tak kemana mana lantaran males aja keluar hotel. Jauh lebih nyaman berada di kamar 560 dan beristirahat panjang. Satu hal yang tak kan bisa saya dapatkan dalam beberapa bulan ke depan.

Jakarta jauh lebih baik saya lihat. Bersih dan sudah mulai tertata. Semoga pola hidup dan perilaku masyarakatnya bisa mengikuti. Rasanya perjuangan pak Ahok sudah mulai terlihat. Namun tetap saja ada sisi negatif yang selalu dapat diungkap oleh mereka yang berseberangan jalan. Masyarakat yang manja, kurangnya inisiatif untuk bergotong royong, hanya mengandalkan jasa tenaga Tim PPSU, jadi bahan diskusi hangat kami kemarin. Pun soal relokasi di Kalijodo yang infonya kini memunculkan kafe remang remang di sekitar Rusun. Beneran gak ya ?

Sementara itu, di beberapa ruas jalan yang kami lintasi kemarin, tepatnya di Jakarta Selatan, masih banyak titik titik kumuh terlihat dan belum tersentuh penataan dari tangan Pak Gub. Entah apakah karena kewenangan yang tak boleh menjangkau sampai kesitu, ataukah masih menunggu giliran ? Entah ya…
Begitu juga di Jakarta Utara, ungkap pemandu meja kami saat sesi diskusi kemarin sembari menunjukkan beberapa rekaman lensa kekumuhan. Wilayah dimana mantan walikota pak Rustam memimpin ini, saya lihat sama saja kondisinya dengan JakSel tadi. Semoga bisa lebih baik lagi kedepannya.

Saat diskusi menyinggung ke topik RPTRA, program pak Ahok yang diselipkan pak Cucun pemandu meja 7, bahwa pak Gub sedang berupaya membuat ruang sosial bersama masyarakat di setiap kelurahan dengan memanfaatkan lahan negara yang ada, seperti tempat bermain, ruang baca dan interaksi lainnya, langsung mengingatkan saya pada aksi #5kmAhok yang rutin dipublikasi kawan Twitter saya, mas @hariadhi. Bangga banget bisa memamerkan beberapa rekaman foto pada kawan semeja bundar besar terkait realita kemajuan yang dibuat pak Ahok ini.
Satu hal yang tidak pernah mereka amati di akun sosial FaceBook yang getol dilihat pada layar ponsel selama berjalannya sesi diskusi.

Jakarta Pagi ini

Bakalan kangen dengan Jakarta.
Berharap Jakarta bakalan berlanjut dengan era pak Ahok sekali lagi, dan besar pula harapan terselesaikannya konsep transportasi umum macam busway, MRT dan lainnya agar tingkat kemacetan di Ibukota dapat lebih ditekan untuk kenyamanan bersama.
Jika ini berhasil, tentu akan menjadi pilot project, percontohan bagi kota sak-Indonesia lainnya, utamanya di Denpasar Bali, kota kelahiran yang kini tak pelak dilanda macet parah pula. Cuma ya, model pimpinannya juga harus diganti setipe dengan visi misi pak Gub Ahok, Basuki Tjahaya Purnama.

Tumben saya bisa bilang Kangen.
Padahal di kunjungan sebelumnya dan tentu saja catatan harian sebelumnya, males banget kalo sudah ngomongin Jakarta. He…

Leave a Reply
*