Menu
Categories
Tips Belanja Online lewat Tokopedia atau Lazada
April 18, 2016 tentang TeKnoLoGi

Setelah beberapa kali mencoba melakukan transaksi pembelian barang atau pernak pernik unik secara online di halaman Tokopedia atau Lazada, berikut beberapa Tips yang bisa saya sharing dengan kalian, seandainya saja masih bingung atau ragu untuk melakukannya. Disimak ya.

Satu. Transasksi Online sebetulnya membutuhkan Trust satu sama lainnya. Namun memang harus diakui, sangat sulit bisa mendapatkan rasa percaya pada para penjual di dunia maya, yang hanya mengandalkan testimoni (yang tentu bisa saja dibuat-buat) dan juga belakangan lebih banyak upaya penipuannya ketimbang yang berhasil. Jangankan kalian, mantan Meteri Menpora pun yang katanya ahli IT bisa kena kok.

Jika pikiran kalian seperti ini, lebih baik urungkan niat, atau coba dahulu dalam rentang harga yang sekiranya masuk diakal seandainya terdapat wanprestasi dari si penjual. Anggap uang hilang deh. Kisaran 50K atau 75K barangkali. Atau Jika memang masih ragu apakah barang yang kelak akan dibeli tidak akan dikirim atau tidak sesuai, di Tokopedia saya lihat ada opsi untuk melakukan Komplain atau barang memang belum diterima oleh si Pembeli. Jadi seandainya nanti kalian menemukan toko yang sama di kedua halaman tersebut, saya lebih rekomend coba yang satu itu tadi.

Tips PanDe Baik belanja Online

Dua, Survey harga terlebih dahulu. Caranya gampang. Cari barang yang diinginkan menggunakan kata kunci tertentu, lalu Urutkan dengan tampilan Harga termurah. Lanjutkan survey dengan melihat Diskusi, testi dan semacamnya sebagaimana poin satu diatas, apakah ada catatan khusus terkait pengiriman, barang dan lainnya. Kalopun kemudian menemukan barang serupa dengan harga dua tiga kali lipatnya, baiknya waspada. Bisa jadi salah satu me-mark up harga, bisa juga yang lain mencoba menawarkan hal yang tak ia miliki. Pintar-pintar bertanya deh.

Tiga. Pertimbangkan Penjual yang memiliki banyak varian lain. Membeli satu dua barang yang berharga murah, menurut saya terkadang tak sebanding dengan jumlah ongkos kirim yang ditambahkan dalam paket pembelian. Biasanya tambahan ini akan digandakan seiring kelebihan berat barang yang dipesan. Jika berat yang dipesan tergolong nanggung, cobalah untuk memilih varian barang lainnya dengan harga yang tak kalah menarik untuk memenuhi kuota berat yang dipersyaratkan dalam nilai tersebut. Misalkan, kurir JNE untuk paket pengiriman YES (Yakin Esok Sampai), memerlukan biaya sekitar 30 K hingga 35 K untuk paket dengan berat maks 1 Kg. Seandainya berat yang terpantau baru kisaran 0,2 Kg, rasanya eman kalo uang sebesar itu ndak dimanfaatkan maksimal. Mungkin bisa ditambahkan kuantitas pembelian, atau penambahan varian barang lain tadi.

Empat. Beli, Simpan dan Abaikan. Tunggu beberapa hari untuk meyakinkan pilihan kalian sebelum berlanjut ke pembayaran. Bisa jadi saat pembelian awal, hanya mata yang merasakan lapar, namun dikemudian hari pikiran bisa menolak atas dasar skala prioritas. Jangan terburu-buru, agar tak menyesal atau tak tergunakan.

Terakhir. Manfaatkan momen Diskon atau Bonus atau juga pengembalian dana. Memang sih secara logikanya ya ndak masuk akal, karena ada juga pemberian Diskon yang sudah sedemikian besar, jatuhnya masih sama bahkan sedikit lebih mahal dari harga pasar. Maka itu, dibutuhkan juga Survey pasar atau harga di halaman penjualan online lainnya sebagai perbandingan. Akan tetapi, memang ada beberapa penawaran yang bisa jadi karena lama tak laku, pemberian diskon ini akan diberikan dadakan. Jadi Tips ke-empat diatas bisa dilakukan, sembari menunggu adanya pemberian Diskon yang memang disadari menurunkan harga dari kesepakatan awal. Saya banyak menemukan untuk pembelian memory eksternal 64 GB atas tas-tas ransel untuk kebutuhan Travel.

Semua Tips diatas saya bagikan atas dasar pengalaman saja, dimana sejauh ini dalam beberapa kali transaksi, barang yang dkirimkan 75% memang sesuai harapan. Sisanya agak mengecewakan. Tapi lantaran masih berada dalam ambang yang murah meriah, ya dimaklumi saja. Test the water kalo kata pak Mantan Menteri tadi. Heheheā€¦

Leave a Reply
*