Cerita di Detik Pertama Tahun 2016

Category : tentang KeseHaRian

Oaaahhheeemmm… belum jua bisa tidur lantaran suara kembang api di luaran masih terdengar jelas padahal musik instrument dari speaker ponsel sengaja dikeraskan sejak pukul 10 tadi. Sementara mata rasanya makin perih dan udara sangat tak nyaman penuh bau mesiu.

Bersyukur baik si kecil Intan maupun Gek Mutiara gak terganggu boboknya. Khawatir aja mereka terkaget-kaget dengan semua histeria ini.

Tapi ya tak apa. Toh hanya Semalam ini saja. Semoga ndak sampai besok dan seterusnya lagi.

Dibandingkan tahun lalu rasanya tahun ini masih lebih mendingan. Meski langit kota Denpasar mirip suasana di negara perang, letusan bersahutan tiada henti. Apalagi sebentar lagi bakalan pergantian tahun. Suara letupan bazooka lebih jarang terdengar.

Eh, Selamat Merayakan Tahun Baru 2016 bersama keluarga ya. Semoga apa yang diharapkan kelak bisa Terwujud dengan Baik.

Tadi kami hanya sempatkan waktu main ke Denpasar Festival sedari pukul 5 sore. Ada pertunjukan Sendratari Raj Yamuna dengan tiga barong dan celuluknya. Juga Cipta Dharma dan lainnya. Mampir dan belanja di beberapa stand kuliner es cendol, jamur crispy, jaje bali dan krupuk celeng. Tak lupa jalan-jalan juga didalam lapangan alun-alun Kota. Selebihnya ya makan malam di Depot Sari Manis Renon trus pulang dan istirahat.

Tidak ada party, tidak ada perayaan, tidak ada bakar-bakar uang dengan membeli petasan atau kembang api mewah. Hanya menyampaikan pesan ke beberapa kawan melalui sms, whatsapp dan bbm. Kasihan uangnya, karena nyarinya lumayan susah. Mungkin nanti mau dibawa jalan bersama anak-anak saja dah.

Eh kalian sendiri ada agenda kemana pagi nanti ?

Post a comment

CommentLuv badge