Menu
Categories
Sepultura, obat galau era kekinian
November 16, 2015 tentang KeseHaRian

Lama gak menikmati musik Thrash Metal rasanya semua beban menclok di kepala hingga membuat suasana hati segalau-galaunya. Kurang lebih begitu yang dirasa Senin pagintadi saat berangkat ngantor sendirian didalam mobil, pasca begadang malam sebelumnya, mengestimasi usulan para anggota Dewan Kabupaten Badung. Tapi gak lama sih, karena begitu kendaraan masuk ke ruang henti di persimpangan Ubung, langsung saja ide untuk menyajikan video hasil unduhan minggu kemarin terwujud. dan inilah mereka.
Sepultura.

Sepultura PanDeBaik

Refuse/Resist… Arise… Altered State… hingga Choke, video official mereka satu persatu hadir dengan volume membahana. Sengaja membuka kaca pintu kendaraan agar musik sedashyat ini bisa dinikmati oleh banyak orang yang lalu lalang menyalip laju atau berhenti di lampu merah. Selain memang sedang ingin menikmati teriknya matahari pagi di sepanjang perjalanan menuju kantor.

Saya mengenal Sepultura tepatnya saat album Arise dirilis. Adalah Mangku, kawan masa SMA yang sering saya tumpangi berangkat sekolah selalu memutar kaset dengan audio yang membuat degub jantung meloncat keluar dada, bolak balik hingga saat pulang sekalipun. Alhasil, selera musik yang awalnya hanya berkonsentrasi di sosok Iwan Fals, harus berpindah paksa ke dentuman drum Igor Cavalera dan auman sang kakak Max Cavalera. Dua sosok yang pada era kekinian sudah gak lagi hadir menyandang nama Sepultura.

Max setahu saya diganti pada album Againt itu, sedang Igor entah kapan. Taunya ya kaget gitu, eh kok jauh lebih muda nih drummernya.
Pantes saja kalo kedua mantan personil ini hadir di live concert-nya NailBomb. Grup sempalannya Sepultura yang punya ke-khas-an musik laiknya album terakhir mereka Chaos AD dan best mix jaman itu.

Berhubung kenal dan mengikuti perjalanan mereka sejak album pertama hingga Against, maka praktis karya musisi kelahiran Brazil ini gak banyak yang saya tahu pasca album tersebut diedarkan.
Bahkan untuk album bernuansa warna kuning ini saja, gak semua lagu saya hafal.
Tapi sudahlah. Toh beberapa musik video dan juga live concert hasil unduhan ini lebih banyak membawakan reportoar album lama. Jadi nikmati saja.

Mari ber-headbang kawan…

Leave a Reply
*