Menu
Categories
Transaksi Online dengan Lazada
January 21, 2015 tentang KHayaLan

Belanja kini tak lagi pake ribet. Jauh-jauh Datang ke toko atau supermarket lokalan, kebingungan nyariin barang yang diinginkan, lalu antre panjang bayar di kasir. Bisa juga ketika gag nemu barang yang dicari, proses diatas berulang lagi di lokasi sasaran berikutnya.
Tapi yah itu semua berlaku hanya untuk kebutuhan tertentu saja sih, utamanya bakalan berguna untuk barang yang kemungkinan agak sulit dicari stok ketersediaannya di lokalan kita. Kalo cuma buat beli rokok, buku gambar atau jajanan, toko depan rumah juga masih ada kok.

Yang dimaksud kalimat pertama tadi diatas, tentu saya arahkan ke Toko Online sebetulnya. Bakalan jauh lebih hemat energi, hemat biaya dan juga hemat waktu, kalo seumpamanya yang kita cari itu bisa ditemukan secara online, lalu tiba dengan selamat di pangkuan kita tanpa ribet antre pembayaran atau bawa bawa beban bolak balik. Ada resikonya ? Ada kalo kita ambilnya dari toko online abal-abal.

Dulu saya pernah menyarankan transaksi langsung lewat halaman jual beli Online macam Toko Bagus atau Berniaga, yang kini sudah merger dan menjelma menjadi OLX.
Nah, sekarang saya mau nyaranin satu lagi, toko online yang sekiranya saya, bisa dipercaya keakuratannya.

Lazada

Gag butuh banyak hal untuk bisa bertransaksi lewat Lazada. Pertama, bisa install aplikasinya di layar ponsel atau browsing langsung lewat pc atau laptop ke alamat mereka, lalu pilih dan.masukkan barang kedalam troli. Pembayaran bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu bayar di tempat ketika barang diantar, atau transfer antar bank melalui sms banking atau semacamnya.

Untuk model pembayaran pertama, jauh lebih aman ketimbang yang kedua, namun cukup sulit ditemukan. Ada sih, tapi gag banyak. Kalopun kalian nemu model ginian dan sudah klop dengan barang yang dicari, mending lanjut ke pembayaran tanpa menunggu barang yang lain untuk digabungkan. Mengingat begitu digabung dengan pembayaran transfer, maka seluruhnya akan disamakan. Jadi ceritanya pembeli baru akan membayar ketika barang sampai di pembeli dengan selamat. Saya pernah melakukannya saat Transaksi pertama dengan Lazada, pembelian jam tangan untuk istri kalo gag salah.

Pembayaran model kedua tentu saja Transfer. Hal biasa ketika kita sudah merambah persoalan jual beli dengan jarak jauh antar keduanya. Resikonya besar terutama saat bertransaksi dengan halaman pembelian online yang abal-abal. Namun dalam kasus Lazada, syukurnya untuk lima kali transaksi dengan nilai terbesar sekitar 1,8 juta, semua proses berjalan lancar.

Lazada_5

Yang unik di Lazada ini adalah, pembeli bisa membandingkan harga untuk pembelian barang sejenis di beberapa penjual lainnya, dengan harapan mendapat harga yang sedikit lebih murah.

Khusus untuk barang yang di diskon dengan nilai besar, ada baiknya dipantau terlebih dulu untuk melihat kemungkinan besar harga aslinya. Jangan jangan harga diskon itu memang sudah harga asli atau bisa jadi dapat murah karena memang lagi promo.

Ada baiknya sebelum terjun langsung, dicobain dulu dengan nilai transaksi yang gag banyak. 200ribuan misalkan. Cari barang yang sekiranya dibutuhkan namun sulit dicari di lokalan. Misalkan saja penghancur kertas yang saya coba carikan pada transaksi kedua, dengan nilai 300ribuan. Lumayan berguna untuk melenyapkan dokumen bertandatangan dan bernilai penting namun tidak terpakai lagi.

Transaksi ketiga yang saya lakukan jauh lebih iseng lagi yaitu pesan PowerBank yang nilainya menyusut jadi 200ribuan *meski harga aslinya gag jauh beda* plus kabel charger untuk tabletpc Galaxy Tab 7+ yang kebetulan bermasalah.

Melihat beberapa kawan jauh lebih simpel menggendong tas ransel yang dapat ditarik saat bepergian jauh, sayapun menyasar sebuah tas berkonsep sama dalam transaksi keempat dengan nilai 250ribuan sudah termasuk ongkos kirim. Soal kualitas sih saya liat memang pas dengan gambar yang disajikan. Jadi gag mengecewakan lah.

Sedang transaksi kelima, sebagaimana yang saya sampaikan diatas dengan nilai terbesar sejauh ini, membeli dua pcs microSD card 64 GB plus card readernya yang berbentuk flash disk, dan radio portable miliknya Sony. Bersyukur semua barang tiba dengan selamat dalam waktu kurang dari 14 hari perkiraan.

Kini, saya sedang menanti datangnya transaksi keenam, memesan Tongsis dan dompet kecil untuk barang barang mini yang bisa diselipkan di ikat pinggang. Nilai transaksinya balik lagi ke 300ribuan. Mumpung ada. Hehehe…

Leave a Reply
*