GA606 9.25 PM

Category : tentang PLeSiran

Mata ternyata masih jua belum bisa terpejam. Padahal penerbangan sudah hampir dua jam lamanya. Sempat mampir tadi ke toilet belakang sambil ber-Selfie *uhuk *tampak wajah wajah lelah yang tertidur dengan posisi yang gag menentu.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9.25 malam. Sementara perjalanan perkiraan akan tiba satu jam kedepan. Kecepatan pesawat terpantau sekitar 800 km/jam, rasanya.

Tapi memang, jam jam segini mata biasanya belum mengantuk. Kalo dirumah sih, jam segini biasanya masih diganggu Intan putri kedua kami, yang minta diputerin ‘ba ba’, sambil ngedot susu dan kelonan wajib dengan Bapaknya.

Ohya, ‘ba ba’ adalah sebutan dari Intan untuk perangkat tabletpc Samsung Galaxy Tab 7+, ‘ponsel’ saya terdahulu yang kini sudah dihibahkan pada kedua putri saya tadi, dimana istilah ‘ba ba’ diingat setelah ia menyukai video Banana yang dinyanyikan oleh empat Minions mungil, salah satu trailer dari film animasi Despicable Me 2. Ah, bagaimana kabar anak itu yah…

Waktu mulai beranjak ke pukul 9.33 pm, beberapa remaja Korea yang ada di sekeliling sudah mulai beraktifitas dengan gadget mereka. Remaja putri disebelah bahkan tampak asyik menghitung bekal yang ia miliki, dan si teman yang duduk di pojokan samping jendela susah mulai memasang earphone di perangkat iPhone yang ia bawa.

Sempat juga ngobrol dua tiga kalimat dengan mereka, meski kata yang keluar dari mulut saya masih terdengar kurang jelas bagi mereka, lantaran khawatir mengganggu tidur yang lain.

Dalam kondisi ini, ada banyak yang saya pikirkan sejak tadi.

Bagaimana ya kalo seumpama saya ditugaskan ke luar negeri dengan waktu tempuh 12 jam penerbangan tanpa henti seperti pengalaman kawan saya om Anton Muhajir, sebagaimana yang saya baca sepintas tadi di akun FaceBook ? Atau mungkin perjalanan kedua ponakan saya dari Ottawa Kanada pulang ke Bali ? Pasti jenuh dan capek… wong saya dua jam ini saja sudah kebingungan.

Bagaimana juga kabar si Intan, putri kecil lucu yang nakal itu tanpa kehadiran saya selama tiga hari kedepan ? Apa ia akan menyadari absennya saya di rumah dan menangis sebagaimana saya tinggalkan mandi biasanya ?

Bagaimana pula nasib saya nanti di Manado, kerjaan kantor dan semua pe er yang menanti di meja kerja ? Duh… pasti numpuk deh semua pas balik kantor.

Tapi ya sudahlah.

Anggap saja ini sebagai liburan.

Liburan setelah lama gag pernah ambil Cuti pribadi, Liburan setelah dua tahun terakhir didera penderitaan yang panjang, atau Liburan di sela kesibukan yang padat sebelum pertengahan November nanti bakalan berhadapan dengan BPKP terkait pemeriksaan kegiatan PPIP ?

Ya, susah sih sebenarnya. Tapi mau bagaimana lagi… Anggaplah ini sebagai pengalaman baru dalam menggapai cita cita. Jiaaahhh…

So, selamat malam kawan semua, selamat beristirahat. Pikiran kayaknya sudah mulai kendor, kebiasaan buruk tiap kali menulis di layar ponsel. Bye…

From GA653 to GA606

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

Penerbangan GA606 tujuan Manado sepertinya baru bisa take off sekitar pukul 7.30 pm waktu Jakarta. Molor sejam dari jadwal yang tertera pada tiket. Waktu yang lama sebenarnya. Alasannya sih karena ramainya lalu lintas udara di Bandara Soekarno Hatta hingga pilot memutuskan untuk menunda keberangkatan.

Kabin diramaikan rombongan remaja Korea yang sedang liburan sekolah. Di sebelah sayapun duduk dua diantaranya yang tampak lelah dan tertidur dengan lelapnya, dengan posisi yang mesra *uhuk *sementara mata ini belum jua merasakan kantuk hingga sayapun memilih untuk menulis *ah mengetik di perangkat ponsel sembari menunggu kapal ini diterbangkan. Belum ada tanda-tandanya.

Gag banyak yang berubah dari Bandara Soekarno Hatta dari sejak awal saya melakoni penerbangan. Berbeda dengan Ngurah Rai yang per tadi siang rupanya penerbangan domestik dipindah ke area yang dahulunya difungsikan sebagai penerbangan internasional. Padahal waktu saya melawat ke Batam, posisi keberangkatan masih ada di sisi timur dekat gerbang masuk bandara. Dan untuk mencapai Gate 1C (yang kemudian dipindah ke Gate 2), penumpang diharuskan mengakses jarak yang lumayan jauh. Apalagi diselingi dengan salah baca tiket *duh *sempat nyasar ke Gate 6 (baca tiket GA606 Gate F6).

Melintasi area menuju ruang tunggu kami disajikan area penjualan yang menarik hati. Hebat benar tukang desain interiornya, bathin saya. Jadi merasa kecil hati jika ingat dengan pendidikan yang saya jalani selama 5 (lima) tahun di kampus dulu, yang kalau didaulat untuk membuat desain macam begini, dijamin jauh jadinya.

Oke deh… pesawat sudah bersiap untuk take off. Saya out dulu dari sini. Nanti lanjut lagi.

Berangkat (lagi)

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

Sambil menikmati segelas Cappucino di Gate 2 ruang tunggu bandara Ngurah Rai, setelah memeriksa kembali tiket keberangkatan kali ini, sayapun mulai menuangkan isi kepala seperti biasanya,  menunggu jadwal yang telah ditetapkan Garuda Indonesia, minggu siang 2 November 2014.

Untuk ketiga kalinya saya meninggalkan keluarga, demi menjalankan tugas dinas dengan tujuan Kota Manado Sulawesi Utara. Adapun agenda yang akan diikuti berkaitan dengan kegiatan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan atau yang lebih dikenal dengan PPIP.

Sendirian (lagi)

Sebetulnya melihat dari undangan yang disampaikan, tugas keluar daerah ini harusnya diemban 2 (dua) orang. Yaitu Kepala Satuan Kerja PIP Kabupaten Badung bersama Pejabat Pembuat Komitmen atau PPKnya. Sayang, ibu Kepala Bidang Permukiman dan Penyehatan Lingkungan yang ditunjuk sebagai Kasatker PIP Badung berdasarkan SK Kementrian PU per Oktober lalu, gag bisa ikut serta lantaran masih harus menyelesaikan Diklat PIM III serta menghadapi Pemeriksaan dari BPK terkait kegiatan Air Bersih. Maka, lantaran secara pertanggungjawaban Keuangan tidak memungkinkan untuk mengajak salah satu staf di ruangan, ya mau gag mau, suka gag suka… musti berangkat Sendirian (lagi).

Meski begitu, bersyukur bahwa di bandara saya bersua dengan kawan-kawan Kasatker dan PPK PIP Provinsi Bali yang rupanya berada di pesawat yang sama. Jadi minimal ya ada temannya.

Dengan tujuan keberangkatan ke Kota Manado Sulawesi Utara, kami menjalani dua kali penerbangan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA653 tujuan Jakarta bandara Cengkareng jadwal pukul 14.30 wita (transit) dan berlanjut dengan penerbangan GA606 tujuan Manado jadqal pukul 18.10 wib. Waktu luang yang panjang tentu saja. Tapi gag apa, jadi gag terburu-buru nantinya.

Suasana ruang tunggu sudah semakin ramai. Keberangkatanpun sudah dipanggil. Jadi ya sampai nanti… Doakan saya, tiba di tujuan dengan Selamat. Tentu dengan janji, ceritanya saya lanjutkan setiba di Jakarta.