Diklat PIM IV dan www.pandebaik.com

Category : tentang DiRi SenDiri

Sesekali usai semua publikasi cerita maupun foto, rasanya ya pengen juga untuk ber-Selfie atau Narsis istilah jaman dulu, selama masa pembelajaran Diklat PIM IV. Sekedar numpang tenar tentu saja. *uhuk

rps20140929_211502

Gambar pertama ini diambil saat pemaparan materi Seminar pertama di Badan Diklat gedung Jempiring, sehari sebelum masa Breakthrough 2 dimulai. Penampilannya sedikit lebih kurus dari biasanya, mengingat Gula Darah sedang tinggi-tingginya berbanding lurus dengan tingkat stress yang dirasakan.

rps20140929_210906

Gambar kedua datang dari Palembang, dimana www.pandebaik.com meminta kesediaan pak [email protected] untuk berpose bareng, mumpung masih bisa. Siapa tahu kelak Beliaunya naik jadi Kadis Kesehatan atau Kepala RSUD Badung, minimal sudah pernah lah berfoto selfie bersama Beliaunya. He…

rps20140929_210846

Sedang yang ketiga, ini ceritanya lagi pengen foto ngGanteng bareng pak Gung Surya, peserta paling kalem selama Diklat PIM IV yang ada disebelah kiri, sedang kanan itu adalah peserta paling tegap lantaran hobby Beliaunya itu, nge-Gym setiap sore. Terbukti dari pose fotonya pun terlihat mengunci badan begitu. *uhuk *maaf ya pak Gus Sudiyadnya, jangan gampar saya kali ini… *lokasi foto kalo gag salah di sebuah restoran pinggir sungai di Palembang, saat makan malam dilakukan.

rps20140929_210826

Gambar Narsis keempat datang dari Museum Sriwijaya Palembang, berpose bareng pak Wayan Adi Sudiatmika, senior saya di Bappeda Litbang sekaligus kawan seangkatan sejak masa prajabatan dulu, dan pak Gus Caniscahyana, penghobi motor, mobil sekaligus teknologi dan gadget. Beruntung bisa mengenal Beliau, kali aja nanti bisa jadi Kepala BPPT, minimal kan sudah pernah mejeng bareng. 🙂

rps20140929_211312

dan terakhir ini beneran foto Narsis yang gambarnya dititipkan ke kawan lainnya. Jadi bukan Selfie yang diambil pake Tongsis atau sejenisnya itu yah. Gambar kiri itu pas lagi nungguin jam berangkat kunjungan Benchmarking di Hotel Palembang, kanan atas pas Ujian Seminar pertama di Badan Diklat dan kanan bawah kalo gag salah pas pemaparan hasil Benchmarking di Hotel Palembang, rabu siangnya.

Nah kurang lebih demikian profile saya selaku salah satu peserta Diklat PIM IV selama masa pembelajaran, yang bertugas melaporkan perkembangan dan cerita di blog ini, sekaligus pemilik halaman narsis yang sudah dikelola sejak Mei 2006 lalu. Jikapun ada yang kurang berkenan, mohon dimaafkan dan dimaklumi karena sebagai orang yang jarang tampil di halaman ini, sesekali ya pengen juga numpang tenar. *ehem… gag apa-apa kan ?

dan inilah 5 profile berPrestasi Diklat PIM IV Kabupaten Badung

Category : tentang KHayaLan, tentang KuLiah

Dibandingkan dengan 5 profile Menteri berPrestasi Istimewa Kabinet terakhir hasil pilkada langsung, saya yakin profile berikut jelas gag ada apa apanya. Akan tetapi jika hanya untuk dokumentasi blog, ya bolehlah kalo saya ingin bercerita sedikit tentang mereka. Kali aja kelak kalian bersua orangnya langsung, jadi bisa sok-sok akrab gitu deh. ‘Eh ini Bapak yang saya liat di blog www.pandebaik.com kan yah ? *hehehe… sambil promosi kan gag ada salahnya ya

Lensa 1a

Profile pertama adalah pak dokter Arya, lengkapnya kalo gag salah dr. I Putu Arya Widiyana Pasek, kelahiran Oktober pertengahan tahun 72, menjadi Kepala UPT Puskesmas Mengwi III tepatnya disebelah timur kawasan Puspem Badung, merupakan sosok cerdas yang pernah dimiliki Dinas Kesehatan *menurut atasannya* dan penuh semangat saat diajak berdiskusi. Baik dari tema Seks dan perselingkuhan (ini ahlinya pasti), atau soal budaya Bali dan politik. Terutama jika berkaitan dengan Fencitraan hingga 16 Parpol dalam Kabinet Jokowi. Huahahaha… Beliau ini menjadi yang terdepan pada Diklat PIM IV kali ini, pasca proses evaluasi Widyaiswara beserta Tim Panitia, namun atas dasar kemanusiaan, untuk foto Beliau, tidak saya hadirkan yang mengkhusus tapi saat diambil gambar bersama barisan Srikandi Diklat PIM IV, sesaat setelah Penutupan. Pasti tahu dong ya mana pak dokternya… dan anggap saja foto diatas adalah Bonus dari saya selaku pemilik blog, setelah sekian lama wajah ilustrasi dihalaman ini tanpa sentuhan wanita. *uhuk

Lensa 1b

Profile kedua sedikit agak menegangkan karena berdasarkan pengamatan saya selama masa Diklat, ini anak pernah lolos jadi TNI mengingat secara postur dan cara berdiskusinya mirip-mirip militer punya. Nama lengkap Beliau adalah… adalah… *bentar, saya lihat database dulu, takut salah sebut nanti malah digampar… ah ya… Made Surya Darma, S.Sos., MSi. Lelaki kelahiran Juli 1977 ini merupakan Kepala Sub Bagian Kependudukan, Pertanahan, Kerjasama dan Perbatasan dari Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Hmmm… pantesan aja pas diajak ngomong soal aturan, pertanahan dan hal-hal yang berkaitan, semuanya jelas by the rules. Ini saya yakin sarapan paginya kisaran Undang-undang dan Peraturan Pemerintah. Hafal banget pemahamannya. Saya mah cuma manggut manggut doang saat diajak ngobrol. Pura-pura ngerti, padahal masih jauuuuuhhh… hehehe… *dan fotonya sendiri diambil pas Beliau memimpin pasukan eh peserta Diklat baik pembukaan maupun penutupan sebagai Wakil Ketua Kelas. Selamat Pagi… PAGI !!! PAGI !!! PAGI !!! *eh

Lensa 1e

Masuk Profile keTiga, ada pak [email protected], kurang lebih begitu akun BBMnya berbicara. Berasal dari nama lengkap I Kadek Prastikanala, Pria kelahiran September tahun 1974 ini bertugas sebagai Kepala Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RSUD Kabupaten Badung dengan opini serupa dengan pak dokter tadi, merupakan tenaga handal yang pernah dimiliki Dinas Kesehatan, namun belum juga lama mengabdi eh sudah ditarik ke RSUD. Tapi bersyukur, ditariknya dengan status Promosi. Begitu kira-kira pendapat atasan Beliau saat saya wawancanda gag sengaja. *untung ingat. Sosok pak [email protected] ini adalah Penuh Semangat dan Humor. Bisa dilihat selama masa pembelajaran merupakan satu-satunya kawan yang selalu mengingatkan, mengajak dan mengatur jadwal terkait pengerjaan tugas, bimbingan hingga hal-hal kecil lainnya. Sisi Humor Beliau bisa dilihat dari gambar profile pictures akun BBM yang didominasi gambar yang bikin ngakak atau bahkan senyum-senyum penuh harap. Bahkan salah satu gambar yang kemudian saya masih simpan di ponsel adalah ‘ketika duduk bersama tidak menyelesaikan masalah, cobalah dengan tidur bersama…’ *eh *fotonya saya ambil ketika berada di lobby hotel di Palembang sana, sesaat setelah tiba dari bandara sambil menunggu check in kamar masing-masing. Beliau ini adalah satu-satunya peserta Diklat yang konsisten sejak awal hingga akhir masa pembelajaran, begitu ungkap pembimbing kami saat Seminar Terakhir. Kabarnya sih Beliau sudah dipersiapkan untuk mengikuti Diklat PIM III tahun depan oleh atasannya, tentunya ya harus menjabat dulu sebelum… *ha… awas, saya bisa kena smash nanti kalo ngomongin ini. He…

profile 45

Profile keempat adalah profile pak Ketua Angkatan V Diklat PIM IV, bapak I Putu Wicaksana, S.Psi., MH. Wiiihhh… Sarjana Psikologi rupanya. Pastesan kemarin saat diajak ngobrol mirip-mirip diajak wawancara gitu. #asal *Cowok kelahiran 1981 ini sudah menduduki jabatan sebagai Kepala Sub Bidang Diklat Teknis Fungsional di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Badung dalam usia muda. Setidaknya usianya lebih muda dari saya. Kurang lebih begitu. Beliau ini sosok yang mampu memberikan penjelasan dengan baik tentang apa dan bagaimana proses pembelajaran ini dilaksanakan. Juga sangat intens mengawal usulan maupun keluhan kami hingga sampai pada pimpinan. Sayangnya, Beliau ini sedikit kurang Percaya Diri akan prestasi dan pencapaiannya sejauh ini. Minusnya cuma satu, gag pake Smartphone. Jadi usaha untuk kontak selama ini ya kalo gag by phone ya sms doang. Mih…

Profile 5

Posisi kelima berPrestasi Istimewa, sebenarnya saya berharapnya ada pak Wayan Adi, rekan sekamar saya sejak masa PraJabatan dulu. Beliau ini kalo gag salah masih sepantaran dan seangkatan dengan saya namun dengan tingkat kecerdasan berlebih. Buktinya ya Beliau ini merupakan salah satu jebolan ITB Bandung (bukan plesetan Institut Tanjung Bungkak, dijamin). Yang sayangnya sih lantaran faktor absen untuk menjalankan Tugas Dinas ke Jakarta, pada akhirnya penghargaan tersebut harus dihanguskan dan berpindah ke… ke… yah, ke saya, gitu deh. Kurang lebih begitu info sepihak dari mbok Dewi Indra. Soal kebenarannya, mungkin nanti bisa dikonfirmasi langsung ke Beliaunya, jangan lewat DPR, di nomor 081805670… eh jangan… enak saja minta nomor disini. Jadi, ya karena berpindah ke saya, maka foto profilenya pun ya kanggoang tampak dari belakang, yang kalo dilihat lebih cermat bisa dikenali dari postur tubuhnya yang merusak skala lainnya. Sedang apa dan bagaimana sosoknya, saya yakin semua ada di halaman blog ini, bahkan jauh lebih lengkap dari keempat profile singkat diatas.

Akhir kata sih, ya Selamat untuk kelima profile diatas, semoga pencapaian dan penghargaan yang diterima saat Penutupan Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung ini dapat menjadi lecutan untuk bersama sama memajukan bangsa dan nega… *eh kejauhan om mimpinya. He…