Catatan Unik Instragram @PanDeBaik

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Posting kali ini merupakan gambar-gambar unik bahkan impian yang unik dari seorang PanDe Baik, dan sempat dituangkan dalam akun Instagram ber-ID sama, dalam beberapa waktu.

Pertama, ide Tablet iPad. Yang notabene merupakan awal kelahiran TabletPC berdesain fenomenal, tanpa banyak tombol, rounded dan tentu saja layar lebar. Namun tahukah kalian jika desain iPad rupanya meniru dari goresan yang ada pada judul sebuah komik jadul Lucky Luke ? setidaknya demikian keyakinan yang dapat saya berikan pada kalian. Percaya atau tidak. Coba colek om Steve Jobs di surga *uhuk

Instagram PanDeBaik 2

Kedua, impian Mobil Murah. Awalnya kupikir mobil romantis entah egois ini bakalan berharga 50an juta lantaran minimnya resorces yang digunakan, namun kenyataan yang diberikan lumayan membuat kaget. Kira-kira membengkak jadi empat kali lipatnya, sodara sodara… itupun brand yang mampir kalo ndak salah miliknya Benz yah ? duuuhhh… beneran mimpi berarti nih…

Instagram PanDeBaik 4

Terakhir, papan peringatan yang diambil gambarnya saat masuk terminal kedatangan Bandara Soekarno Hatta disela kegiatan LPSE beberapa waktu lalu. Terpampang jelas tulisannya tertera ‘Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba’. Tapi eh… apa benar begitu adanya ? hanya pak Hakim yang tahu…

Instagram PanDeBaik 5

Instagram memang kerap menjadi halaman pelampiasan rasa jahil, enegh bahkan sayang dan cinta saya pada kedua putri kecil kami, dan gambar diatas hanyalah tiga diantaranya. Bagi kalian yang punya akun Instagram, jangan lupa follow akun saya. *uhuk

BBM for Android dan BBM for iOS

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Dengan hadirnya BBM secara permanen di iOS dan #Android, sepertinya sudah gag ada alasan lagi untuk mengatakan ‘maaf gag pake BB’ saat ditanya PIN BB/BBM oleh kawan maupun kolega kini.

PIN BBM PanDe Baik 1

Hal ini secara tidak langsung, memaksa para penggunanya (Android dan iOS/iPhone) utk mengaktivasi aplikasi BBM, Mengingat aplikasi BBM tersedia secara free, demikian halnya dgn biaya penggunaan yg sudah include dalam paket data bulanan, jadi ya gag rugi apa-apa.

Dengan hadirnya aplikasi BBM di pasar #Android, rasanya bakalan berimbas ke penjualan handset BB yang memang dikabarkan terus menurun. Mahalnya harga yg harus ditebus utk sebuah handset BB tak sebanding dengan kemampuan yang didapat menjadi masalah utama terutama pasar lokal. Kebiasaan cabut batere menjadi salah satu hal wajib yang dilakukan pada perangkat BB meski kini sdh makin jarang seiring hadirnya BB 10.

Maka, kehadiran aplikasi BBM di perangkat #Android yang notabene lebih bisa dijangkau secara harga, merupakan angin segar, demikan dgn iOS. Meski tidak semua pengguna kedua OS tersebut bakalan menyambut baik dan menggunakannya, Terutama pengguna yg malas bereksplorasi. Dengan demikian trend terkini bisa jadi bakalan bergeser. Membeli handset #Android dibawah sejuta, biar bisa BBMan plus multimedia :p

Aplikasi BBM for #Android dan iOS tampaknya berlaku untuk pasar aplikasi di semua negara, silahkan ambil yang dikembangkan oleh BlackBerry Limited. Meski dijanjikan bahwa semua pengguna bisa langsung mengaktivasi BBM, namun kenyataan lapangan ternyata tidak demikian.

Dari beberapa percobaan yg dilakukan sejak kemarin sore, gag semua alamat email mampu diaktifkan sebsagai modal awal aktivasi BBM. Hanya bagi alamat email yg sudah terdaftar di halaman blackberry dot com saja yg berhasil melewati proses awal aktivasi, meski utk BB ID Tidak harus menggunakan alamat email yg sama. Jadi, segeralah daftarkan alamat email kalian ke blackberry dot com terlebih dulu. (Note : rupanya di halaman tersebut opsi untuk mendaftarkan alamat email sudah tidak tersedia lagi, jadi satu-satunya jalan ya daftar lewat aplikasi). Sehingga utk pengguna yang belum mendaftarkan alamat emailnya di blackberry, bakalan dihadapkan pada waiting list utk menerima undangan.

Jika pada handset BB, PIN melekat pada perangkat, maka pada BBM for Android dan iOS, PIN bakalan melekat pada email. Sehingga dari percobaan yg dilakukan tadi pagi, pengguna tidak dapat menginputkan alamat email yg sama, setelah berhasil diaktivasi. (Note : hal ini tidak sepenuhnya benar, karena dalam percobaan aktivasi PIN BBM ketiga, saya berhasil masuk dengan menggunakan alamat email yang sama dengan PIN BB ketiga).

Namun meski BBM sudah dapat digunakan di handset #Android dan iOS, tampaknya belum semua fitur dapat dimanfaatkan layaknya BBM for BB. Salah satu fitur yg ditiadakan adalah Voice Call via BBM. Jadi bagi yg ngebet dgn Free Voice ya tetep musti beli BB, bukan #Android atau iOS. Selain itu, kelihatannya aplikasi BBM for #Android ini masih berupa aplikasi yg tidak standby atau siaga,karena setiap kali berpindah ke BBM, Selalu menyajikan tulisan ‘opening BBM’ utk jeda waktu tertentu… Semoga kelak ada penyempurnaannya…

Berikut tampilan BBM for #Android 1.0 – http://instagram.com/p/fzca2ORkmW/

Untuk bisa menjalankan aplikasi BBM for Android, dibutuhkan spec minimum versi OS (Operating System) 4.0 atau Ice Cream Sandwich. Sedangkan versi iOS yaitu 6.0. jadi apapun perangkat yang kalian miliki, selama memenuhi spec minimum diatas ya dijamin mau. Tinggal opsi masuk Waiting List atau tidak saja.

Untuk sementara waktu, dukungan berkirim kontak vcf seperti halnya Whatsapp, rupanya gag didukung. – @azwarINTER he… Entah ya, blom dicobain… Tp rasanya utk fitur attachment baru dukung gambar dan note deh…

UjiCoba BBM for iOS. Perangkat iPhone 4 CDMA. http://instagram.com/p/fz3DrNxkuo/ (PIN BBM kedua).

PIN BBM PanDe Baik

Bagi kawan-kawan yg masih berusaha mengaktivasi aplikasi BBM dan masuk dalam Waiting List, jangan khawatir, Email balasan bakal segera sampai.PIN BBM kedua tadi adalah pembuktiannya, dimana alamat email tsb baru didaftarkan tadi pagi (kemarin pagi) dan sudah mendapat jawaban sejam lalu (kemarin sore).

Jadi, Tinggal menunggu jawaban utk email ketiga dan keempat *uhuk *yg belum terjawab adalah, apabila satu handset memiliki 2 nomor. Tentu gag bakalan banyak perbedaan dgn aplikasi chat lainnya jika sudah begini, cek whatsapp misalkan.

Berhasil mengaktifkan PIN BBM yang ketiga… Kali ini berada di handset #Android milik istri… Tinggal satu al.email lagi. (untuk yang satu ini gag ada tampilan gambarnya… ada di instagram milik Istri).

PIN BBM keempat @pandebaik – http://instagram.com/p/f0326kRkno/ – dan sepertinya ini bakalan jadi yang permanen, karena berada di handset TabletPC Android Samsung Galaxy Tab, yang dijamin online.

PIN BBM PanDe Baik 3

Khusus untuk pertanyaan penggunaan alamat email dari @weedeeblue alamat email berbeda hanya berlaku utk BlackBerry ID saja, gunakan email sembarangpun gag masalah, gag ada notif tertentu. sedangkan utk email aktivasi awal, ternyata bisa menggunakan alamat email yg sebelumnya sudah pernah dilakukan aktivasi :p

PIN BBM sudah nembus 4 buah… Nah pertanyaannya sekarang adalah… Mau dipake apa PIN BBM sebanyak ini ? *percobaan selesai, back to work

Masalah dan Masalah

Category : tentang Opini, tentang PeKerJaan

Pimpinan sempat memberi sedikit nasehat tempo hari… “bahwa bersyukurlah jika kita sedang dihadapkan akan satu masalah oleh-NYA, itu artinya Beliau sayang pada kita. Karena dengan adanya masalah tersebutlah, maka kita sedang diajarkan untuk bersikap, berani mengambil keputusan dan menghadapi resiko. Dan kelak ketika kita berhasil melewatinya, maka kedewasaan dan hati yang lapanglah yang akan menghampiri, sehingga kita patut berbangga untuk itu…”

Pimpinan saya benar. Dan itu makin saya rasakan ketika makin hari diterpa masalah.

Dapat dibayangkan sebenarnya, jika posisi saya hingga saat ini masih berada di LPSE, meski sebagai Sekretaris, namun yang namanya tantangan dan permasalahan, saya yakin gag bakalan bisa sebesar yang saya pikul hari ini. Jadi wajarlah jika saya kemudian begitu menikmati posisi baru ini, meski terkadang kewalahan juga menghadapinya.

Masalah yang saya hadapi ada beragam. Dari yang ringan, sampe super berat. Dari yang mudah hingga yang rumit menjelipit. Dari yang berlalu begitu saja hingga yang kepikiran berhari hari. Dan pada akhirnya semua berakhir sama. Naiknya kadar Gula Darah. Jika sudah begini, Keluarga adalah pelampiasan saya berikutnya.

Namun masalah tidak akan timbul jika kita tidak mencarinya. Biasanya sih begitu. Meski ada juga masalah suka muncul saat kita sedang berada dalam fase jeda atau beristirahat dari kemampuan untuk melalui masalah sebelumnya, tanpa ampun dilanjutkan lagi hingga babak belur. Untuk kasus macam ini biasanya datang dari Anggota Dewan kita yang terhormat. kabarnya sih mereka duduk lantaran memperjuangkan nasib rakyat banyak sehingga perlu diwakilkan, namun kenyataannya ya tetep ujung-ujung ya nyari suara, biar pilcaleg tahun depan bisa terpilih lagi. Jadi buang jauh-jauh deh harapanmu pada yang namanya Wakil Rakyat ketika mereka sudah duduk di kursi itu. Hehehe…

Dan kadar masalah yang didatangkan itu kadang gag tanggung-tanggung. “Pokoknya HARUS BISA… terserah kamu mau cari cara bagaimana… karena kalau tidak…” *nah ancaman inilah yang biasanya harus saya telan mentah-mentah hingga kadang kepengen banget menonjok muka sang Anggota Dewan yang katanya terhormat itu sambil berkata UICG Muh… *sorry sengaja disingkat :p *bagi yang tau jangan dibocorin, dan bagi yang gag tau mending jangan tanya 🙂

dan Terkadang, masalah itu perlu juga sekali-kali dibawa EGP. Setidaknya ini menurut suhu saya yang ada di ULP sana. Mengingat banyak hal yang harus kita pikirkan diluar pekerjaan. Keluarga, braya adat, teman, kesejahteraan, kesehatan, dan lain lain begitulah. Sehingga ketika kita masuk ke jam luar kerja, maka hal satu ini memang patut diterapkan dengan benar.

Masalah oh Masalah…

Menyiasati Axis demi onLine

Category : tentang TeKnoLoGi

‘update Twitter @pandebaik
> Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS semingguan ini Full Kampret di Dps Bali… E mulu, gag bisa ngapa”in… gara”diambil alih XL kali ya ?
> Musti nunggu 5 Menit buat ngedapetin Sinyal HSDPA @dunia_AXIS @ask_AXIS *itupun nongolnya cuma 5 detik, balik ke E lagi… Kampret…
> so, gara”Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS yg naik turun niru XL 2 taon lalu, semingguan ini jadi jarang iNet-an kalo di luar kantor…
> Kalo seumpama maki”kualitas Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS di socmed dan Blog, kira”bakalan dituntut pake UU ITE gag yah ? *laginulis
> Dulu,suka liat jml karakter yg tersisa utk ngeTweet biar gag lebih.. Sekarang,was”liat Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS biar H dulu br sending..

Rasanya rasa jengkel sudah naik sampe ke ubun-ubun kalo ngeliat koneksi Axis sebulan terakhir, tepatnya pasca di-akuisisi XL, operator yang dahulu pernah pula saya komplain dalam hal yang sama. Padahal yang namanya paket data bulanan Unlimited baru saja diaktifkan beberapa hari lalu. Eh, jangankan menikmati… hanya untuk jalan-jalan di socmed saja sudah gag mampu. *ealah

Tapi kalo gag inget-inget jasa Axis di masa lalu yang begitu saya puja dan banggakan, mungkin ni nomor sudah dicerai lebih cepat dari perkiraan. Selain itu ya males aja gonta ganti nomor lagi, berhubung banyak kawan (dan juga lawan) yang mengenal dan kerap berinteraksi tidak hanya lewat voice dan sms. Jadi ya dilakoni saja dulu.

Meski begitu, kemarin sempat pula kepikiran untuk menonaktifkan paket data yang biasanya digunakan setiap bulannya, dan menggantikan koneksi dengan kartu lain yang kelihatannya memberi layanan online jauh lebih baik. Namun masih ragu lantaran gag punya handset ataupun alat tambahan lain yang bisa digunakan sebagai portable hotspot.

Beruntung, perangkat Android HTC One V yang tempo hari sempat mau dilego dan dititipkan, masih ada dan utuh sehingga ponsel yang masih halus mulus inilah yang kemudian menjadi solusi praktis.

Dipadukan dengan nomor IM3 yang selama ini ngendon di perangkat laptop/tablet Acer, lengkaplah sudah misi pertama dengan tujuan mulia. Tetap onLine. Hehehe…

Dengan berbekal paket data sebesar 25ribu sebulan, IM3 siap memberikan layanan data sebesar 600 MB sebulan pada jam 9.00 pagi hingga 01.00 dini hari, dan 5,4 GB untuk rentang sebaliknya. Rasanya sih cukup, mengingat aktifitas pada saat jam kerja memang jarang bisa pegang gadget, meski sebelumnya di masa-masa ini dipenuhi dengan aktifitas donlot via Torrents.

Tapi sudahlah… rasanya trik untuk menyiasati koneksi lelet Axis yang dimaki-maki semingguan tetakhir ini sudah cukup lumayan untuk mengobati rasa kangen dengan dunia maya.

Mengulik Plants vs Zombie (jadi) 2

Category : tentang TeKnoLoGi

Yang dibutuhkan dalam setiap etape permainan didalamnya hanya satu. Kesabaran.

Setidaknya demikian yang bisa saya simpulkan setelah bermain selama sekian waktu untuk ngulik lebih jauh permainan ternama Plants vs Zombie yang kini sudah bisa dilakukan pada perangkat ponsel dan tabletpc berbasis Android.

Lakukan saja sesuai prosedur tanpa mengambil opsi cheat atau cara curang, minimal yang namanya perpindahan dunia atau area tetap bisa dilakukan dengan sempurna. baik yang berawal dari setting lokasi di Mesir, pindah ke Pirates lalu berikutnya versi Wild West. Yang perlu dikoleksi hanyalah bintang sejumlah yang dipersyaratkan, dan untuk mendapatkan lebih banyak bintang, dibutuhkan kunci untuk membuka gerbang khusus yang menyajikan bonus Plants atau kebutuhan lainnya, plus 3 venue lokasi dengan masing-masing satu bintang jika mampu melewatinya.

image

Untuk amunisi disetiap levelnya, cukup ambil bahan baku Matahari, si pelempar Labu, kentang dan peledak tanam. Ini berlaku untuk venue awal yang notabene memiliki tingkat kesulitan paling rendah. Sedangkan ketika masuk ke dunia berikutnya, dapat disertai dengan si pelempar jagung dan duri-duri.
Amunisi lain yang dapat diikutkan dalam beberapa venue atau lokasi khusus, ada si penghancur makam, atau bola es yang mampu menahan musuh hanya beberapa detik saja. sedang Sisanya, bisa dicoba untuk digunakan dalam sesi-sesi pengulangan.

Khusus untuk dunia Pirates, yang barangkali bisa diposisikan di garda depan untuk venue yang menyajikan wilayah tanpa jembatan, adalah kentang, duri-duri atau si peledak tanam. Ini untuk mengantisipasi para Zombie yang datang layaknya Tarzan atau makhluk-makhluk kecil yang dulunya merupakan kawan si raksasa pada games Plants vs Zombie versi awal.

Dan untuk menggempur bala-bala sesaat sebelum Final Wave didatangkan, bisa menggunakan fitur makanan yang ada di sisi bawah layar dengan gambar daun, yang diberikan pada si pelempar labu. Hasilnya maknyus, beberapa oknum Zombie yang bisa dihancurkan dengan satu pukulan atau tembakan, secara langsung mati tak berdaya. apalagi daya jangkaunya yanh mampu dilakukan ke semua lini pertahanan.

Untuk memenuhi kebutuhan akan Bintang demi melakukan perpindahan dunia, bisa dilakukan dengan mencicilnya satu persatu pada venue yang bertandakan bintang 3, tentu dengan beberapa catatan yang barangkali harus dipahami.

image

Misalkan saja… don’t spend any sun in 60 second… yang artinya kita tidak dianjurkan menanamkan sun atau matahari dengan jeda kurang dari 60 detik. Untuk mengakalinyz, lakukan saja pada masa-masa awal berlangsungnya permainan saat Zombie belum begitu banyak berdatangan. Mudah bukan ?
atau menanam banyak bunga untuk memenuhi syarat minimal penghasilan daya matahari, dan menguranginya secara perlahan saat syarat terlewati untuk menambah space amunisi. Pokoknya, silahkan berimprovisasi deh meski tanpa cheat.

Sebagai Bonus tambahan, ada juga Yeti event yang siap hadir di beberapa venue secara acak dan bisa dipantau dari Maps utama.

Sayangnya, satu-satunya kebingungan yang saya alami dalam memanfaatkan uang koin yang didapat selama permainan dimana pada games awal bisa digunakan untuk membeli tanaman khusus atau alat-alat berkebun, tak ditemukan fungsinya di permainan jilid 2 ini. Mengingat Store yang disediakan, kelihatannya hanya khusus untuk pembelian online tanpa memanfaatkan perolehan koin. Ada yang bisa membantu barangkali ?

Plants vs Zombie (jadi) 2 for Android

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Akhirnya… setelah menanti sekian lama, jadi juga ngulekin games keren yang seri awalnya begitu adiktif saya mainkan di semua platform, dari PC, iOS, Android hingga BlackBerry PlayBook. Plants vs Zombie…

Tapi sudah tau kan kalo games yang satu ini sudah jadi seri 2-nya ? Kurang lebih kalo untuk platform iOS, setidaknya sudah lama bisa dicicipi meski dengan sedikit kekurangan. Ntar deh diceritain… sedangkan yang ingin saya bicarakan saat ini adalah versi 2 yang bisa dimainkan di platform favorite, tentu saja… Android.

image

Sayangnya hingga kini, games Plants vs Zombie (jadi) 2 ini belum saya temukan di pasar Android Google Play, melainkan dari sebuah halaman situs penyedia aplikasi apk Bajakan, apkmania.co. Bagi kalian yang ingin hunting, silahkan meluncur ke halaman tersebut, yang menyediakan games Plants vs Zombie (jadi) 2, lengkap dengan Data-nya sekaligus. Kalo gag salah ukuran total yg harus diunduh atau donlot kisaran 180 MB, termasuk apk-nya. disitu tersedia pula versi Mod-nya, namun entah saya yang gag bisa menggunakan, gag ditemukan cara curang didalamnya yang bisa dimanfaatkan :p *maunya

Nah, dengan adanya games Plants vs Zombie (jadi) 2 di perangkat Android dan bisa dimainkan di versi TabletPC, tentu saja waktu bermain jadi lebih asyik berkat layar lebarnya. Ini sedikit lebih melegakan ketimbang melototin layar 3,5″ iPhone 4 CDMA yang saya punya untuk mempertahankan benteng dari serangan para Zombie.

dan rupanya, tidak itu saja kelebihannya. Adalagi loh sisi positif games Plants vs Zombie (jadi) 2 yang jalan di Android ketimbang iOS… yaitu saat perpindahan dunia dari Pirates ke Sea dan Wild West-nya. Dimana di perangkat Android bisa dilakukan dengan sempurna berbekal jumlah kunci yang dipersyaratkan dan pemain bisa meneruskan petualangannya saat itu juga, sedangkan di perangkat iOS… games musti mengunduh atau donlot data area yang dibutuhkan dulu. Itupun hingga hari ini, berkali-kali gagal dilakukan padahal koneksi data yang saya gunakan sudah berkategori super speed miliknya LPSE Badung. Maka dengan berat hati ya petualangan meluluhlantakkan Zombie di perangkat iOSpun dengan terpaksa ditunda, entah sampai kapan. Hiks…

image

Lalu, bagaimana kelanjutan kisah permainan Plants vs Zombie yang saya janjikan tempo hari, pasca keberhasilan perpindahan dunia ke era Pirates dan Wild West ? Tunggu yang berikutnya yah…

Kerja Kerja dan Kerja

Category : tentang PeKerJaan

Rasanya semangat yang sering saya lihat di halaman pertama media cetak Jawa Pos ini mulai merasuk dan menggila seiring beberapa keputusan penting dan dadakan yang turun sekitar dua minggu terakhir ini.

Tidak kurang dari 62 paket fisik lingkup Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Badung, ditambah 6 paket Pengawasan di masing-masing Kecamatan, dan 1 paket Updating Database Jalan Lingkungan, rasanya sudah cukup banyak bagi saya untuk dilakoni selama 8 bulan tersisa di tahun 2013. Namun sayang, begitu dana APBD Perubahan Kabupaten Badung diturunkan, terdapat 6 paket DED Perencanaan Jalan Lingkungan lagi yang harus diemban dan diselesaikan dalam kurun waktu yang sama.

Meski dalam total jumlah yang sedemikian banyak, setelah empat bulan lamanya berkutat, jujur saja kini saya sudah bisa menikmatinya dan bukan sebagai beban lagi. Berhubung secara teori, semua pekerjaan tersebut memiliki tipikal yang sama, hanya saja fakta sosialnya yang berbeda.

Namun begitu masuk di bulan September, semua rasa itu kembali pudar dan membingungkan. Musibah yang datang dan menghampiri salah satu pimpinan kami, membuat semua seakan berbalik arah seperti awal mula saya tiba di Permukiman.

Masalahnya, pasca diagnosa dokter yang menyampaikan bahwa pimpinan membutuhkan waktu istirahat total fisik dan pikiran, setelah stroke ringan yang mendera, praktis yang ada dalam pikiran kami saat itu adalah bagaimana caranya menghandle sekian banyak pekerjaan yang selama ini dibebankan kepada Beliau, mengingat waktu dan kebutuhan birokrasi yang sudah menunggu, maka keputusanpun diambil. Saya harus bisa menggantikan posisi Beliau untuk mengisi kekosongan sementara baik sebagai PPK maupun Ketua Pokja. Bisa ditebak, dari 75 paket yang sudah diemban sebelumnya, kini bertambah lagi tugas yang harus saya pahami dan selesaikan dalam waktu singkat. Bisa dibayangkan ?

Setidaknya baru 2 paket kegiatan yang bisa tergambar dalam benak dan ingatan diantara sejumlah kegiatan yang Beliau tangani. Yang sialnya, ternyata selama ini Beliau bergerak sendiri tanpa melakukan kaderisasi di jajaran staf yang ada. Maka sayapun mulai kebingungan harus mulai dari mana melangkahnya.

Bersyukur, Tuhan  selalu memberikan jalan walau saya memang harus dipaksa untuk belajar dan menyelesaikannya. Meski dalam perjalanan, tantangan yang akan dilalui sudah terasa detaknya sejak kini. Pemeriksaan BPKP, dimana ini adalah kali pertama saya mengalaminya, atau kedatangan beberapa wartawan yang ingin memperdalam ilmu kanuragan mereka dalam beberapa kegiatan. Berharap bisa melalui semuanya dengan baik.

Dari sekian pekerjaan yang diambil oleh pimpinan, ada beberapa yang masih tersisa dan menggantung statusnya. DSDP misalkan, hingga kini belum ada kejelasan siapa yang akan memegang kuasa sebagai Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK, mengingat porsi saya yang sudah terlalu over dan jujur, agak kelabakan juga dalam pengaturan waktunya. Belum lagi soal Sanimas, Air Bersih, P2KP… duuuhhh…

Semua jadi makin terasa lengkap ketika kondisi kesehatan saya belakangan makin menurun, sehingga yang namanya flu berat dan batuk dengan mudahnya menyinggahi.Ditambah kadar gula darah yang makin tinggi dari hari ke hari… jadi, seperti menunggu waktu saja *uhuk