meng-UnFriend Kawan Lama FaceBook

2

Category : tentang DiRi SenDiri

meng-UnFriend Kawan Lama FaceBook

Beberapa hari lalu saya sempat mempertanyakan tekad sebuah organisasi keagamaan atas ancamannya yang entah memang bermaksud serius atau hanya menakut-nakuti terkait pembubaran mereka jika perhelatan Miss World tetap dilaksanakan di Indonesia, di halaman sosial media FaceBook. Siapa sangka jika status tersebut mendapatkan banyak tanggapan baik dari kawan sepemikiran, ataupun kawan lama yang memilih berseberangan.

Sebenarnya tidak ada maksud serius di pertanyaan tersebut, hanya ungkapan aneh saja jika sampai sebuah organisasi keagamaan yang notabene berada di Bangsa yang berBhinneka ini mengeluarkan ancaman atau sejenisnya hanya gara-gara perbedaan. Sehingga dalam tanggapan selanjutnya, tak banyak yang saya ladeni baik positif ataupun negatif. dilepas begitu saja… dan sayapun tidak peduli lagi.

Tapi rupanya status itu menimbulkan rasa tidak nyaman dari beberapa kawan lama, kawan masa SMA yang berada di bawah organisasi tersebut, dan serentak memilih untuk meng-Unfriend hubungan, sambil mengungkapkannya dalam sebuah status terpisah. Kaget ? Sedikit, tapi gag masalah…

Benar memang, bahwa status FaceBook merupakan Harimau-mu, jadi bagi yang khawatir soal hubungan pertemanan, sebaiknya tidak mengungkap banyak hal pribadi, pandangan maupun pemikiran disitu. Karena banyak orang di luar sana yang kebanyakan tidak paham akan maksud, apakah bercanda atau serius, sehingga hal-hal kecil pun kadang bisa jadi besar. Padahal kalo mau ditelusuri, baik di status ataupun link sebelumnya, rata-rata maksud yang diutarakan ya becanda semua, entah berkaitan dengan isu terkini, teknologi, hingga hal-hal ringan dan unik.

Dan Jujur, akun faceBook secara pribadi sih cuma sebagai tempat pelampiasan unek unek dimana kalo punya pemikiran sejalan ya lanjut, tapi kalopun berseberangan ya silahkan. Gag harus seragam kan ? bahkan belakangan halaman ini sudah makin jarang ditengok lantaran kesibukan… yang bisa jadi kelak keberadaannya pun cenderung terlupakan seperti halnya Friendster dan semacamnya.

Tapi sudahlah, semua sudah terlanjur.

Saya lihat sih lumayan banyak yang meng-Unfriend dan kabur dari pertemanan pasca Update Status itu. namun tetap seperti yang sudah-sudah, dibawa santai saja. Toh media jejaring sosial di Indonesia, memang difungsikan untuk itu. Menjauhkan yang Dekat dan Mendekatkan yang Jauh. Hehehe…

Have Fun Kawan…

Pak Ahok, yang diCerca, yang diPuja

1

Category : tentang Opini

Sudah sangat jarang kita menyaksikan sosok seorang pemimpin yang mampu menyatakan kepatuhannya pada 4 (empat) pilar kebangsaan saat ini… Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Setidaknya demikian yang saya tuliskan di akun jejaring sosial Facebook beberapa waktu lalu. Tepatnya pasca menonton rekaman pembukaan festival Beleganjur yang diadakan di Cibubur oleh Pak ‘Ahok’ Basuki Tjahya Purnama, Wakil Gubernur DKI terpilih.

Hebat… Luar Biasa… bathin saya…

Di saat para pejabat terlihat begitu patuh dan manut sesuai perintah atasannya, atau bahkan bungkam saat ormas dengan seenaknya menginjak-injak bangsa ini, Beliau berani untuk mengungkapkan isi hatinya (yang disampaikan tanpa teks, dengan lancar pula), dan membuktikan, bahwa orang atau pejabat seperti inilah yang kita butuhkan saat ini.

Pejabat harus paham Konstitusi.

Tidak seenaknya main pindah jabatan hanya karena persoalan beda agama, apapun alasannya.

Setidaknya demikian akar masalah yang terjadi antara dua pejabat tinggi negeri ini. yang satu seorang Wakil Gubernur yang dikenal begitu lugas saat bertugas, sedang lawan mainnya adalah seorang Menteri yang notabene seharusnya mampu mengayomi masyarakat lantaran merupakan pilihan dari orang nomor satu negeri ini. Sayangnya, statement yang ia keluarkan, tidak demikian adanya.

Saya yakin, dalam bersikap, berkata dan berpikir, Pak ‘Ahok’ Basuki Tjahya Purnama hanya memiliki dua modal utama. Pertama, Pintar atau Cakap dalam arti Positif.

Pintar dalam memahami sejauh mana tugas, tanggung jawab serta beban pekerjaan yang sedang dan akan diembannya kedepan, sehingga apapun yang dipersoalkan, dipertanyakan, ia mampu menjawabnya dengan baik dan benar (sesuai rel konstitusi). Sedang modal kedua adalah Iman yang bagus, setidaknya dalam bentuk agama yang Beliau anut. Jika tidak demikian, lantas dari mana datangnya keberanian itu ? Yang saya yakin satu-satunya kekhawatiran Beliau hanyalah persoalan tanggungjawabnya kepada Tuhan, dan itu tidak bisa dipaksakan.

Alhasil, kini panggung politik Indonesia seakan disuguhi tayangan Heroik akan usaha seorang pejabat daerah, dalam hal ini DKI Jakarta, dengan pejabat Pusat yang tidak hanya lucu, namun pula menyedihkan…

Benar kata Pak Ahok. Jika memang didasarkan atas adanya demo, mengapa Pak SBY tidak ikut dipindahkan ? Atau Pak Jokowi juga dipindahkan ? Kan ada banyak orang yang mendemonya hingga kini ?

jadi tidaklah salah jika kemudian saya berandai-andai…

Untuk Jangka Pendek, minimal saya harus mampu untuk memahami tugas, pekerjaan dan tanggung jawab yang diemban kini… namun untuk jangka panjang… saya harus bisa belajar banyak dari Pak Ahok. Setidaknya, meskipun itu hanya sebuah mimpi di siang bolonh, lantaran saya tak memiliki dua modal diatas, tapi masih bolehlah mumpung belum dilarang dan menyalahi konstitusi, bukan ? :p

Subway Surf, Unlimited Money and Keys, No Root

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah lelah bermain loncat kereta tanpa mampu membeli karakter dan hoverboard mahal untuk prestise diantara pergaulan para penggemarnya ? Jangan khawatir, gunakan saja cara curangnya. *uhuk

Untuk tips kali ini sebenarnya tergolong ilegal, namun ya sudahlah, toh Google adsense sudah terlanjur memblokir perolehan iklannya lantaran konten yang disajikan disini banyak yang mengandung unsur ilegal.

dan Sebagai langkah awal, yang dibutuhkan hanya file apk, Android Package yang sudah disuntik dengan cheat Unlimited Money dan Unlimited Keys. Cara mencarinya bisa hunting via4Shared atau pasar gelap aplikasi-games Android dengan embel-embel ‘mod Umlimited Money and Keys’. Misalkan saja lewat beberapa alternatif di halaman pencarian Google berikut ini.

Namun untuk bisa menggunakannya ya kalian mutlak menghapus atau me-replace games terdahulu, sehingga bagi yang tidak rela kerja kerasnya selama ini hilang begitu saja ya lebih baik gag usah. Tapi bagi yang menganggap bahwa semua ini hanya permainan, ayo dilanjutkan saja. Hehehe…

Jadi setelah usai mengunduhnya, kita bisa menginstalasi atau mengeksekusi file dengan atau tanpa menghapus games sebelumnya. Jika sudah, yuk jajal hasilnya.

Bonus cheat Unlimited Money sesungguhnya bisa dikatakan terlalu banyak, mengingat untuk meng-Unlock semua karakter dan hoverboard plus karakter khususnya, ditambah pembelian beberapa misi yang dianggap menyulitkan, tidak membutuhkan dana hingga digit awalnya terhabiskan. Paling-paling hingga digit ke tiga dan seterusnya.

Subway Surf PanDeBaik Cheat Mod Money

Pun demikian dengan bonus cheat Unlimited Keys yang hanya digunakan untuk pembelian beberapa kostum tambahan di beberapa karakter khusus, plus persyaratan untuk pemenuhan misi multiplier score. Jadi ya jangan khawatir bakalan habis sebelum waktunya.

Jika beruntung, silahkan cari cara tambahan yang bisa didapat lewat free guide di pasar aplikasi Google Play, dimana salah satu yang saya usahakan bisa tercapai adalah pencarian semua karakter dan hoverboard bonus untuk masing-masing kota yang menjadi Update rutin permainan Subway Surfers.

Untuk cara yang satu ini, dibutuhkan ketelatenan dalam mengubah tanggal perangkat yang digunakan ke tanggal tertentu sesuai petunjuk, dimana kota masing-masing berlaku dalam permainan. Namun hati-hati, diusahakan selama melakukan aksi tersebut kalian gag mengakses aplikasi ataupun sistem lainnya baik secara online maupun offline. Terutama yang berkaitan dengan chat atau email.

Hanya saja, salah satu nilai minus yang dapat saya bagi disini adalah sulitnya untuk mendapatkan porsi Upgrade ke kota berikutnya, mengingat aplikasi bersifat ilegal. Kecuali harus diReplace dengan versi resmi yang secara otomatis menghapus kedua bonus cheat dan semua perolehan tadi. Mau ?

Plants vs Zombie (jadi) 2

Category : tentang TeKnoLoGi

Berbekal rasa penasaran usai menonton dua trailer official yang dirilis PopCap, pengembang barisan games ternama di berbagai platform, di situs berbagi video YouTube, rupanya sedikit mendatangkan rasa kecewa setelah tahu bahwa permainan yang satu ini, baru tersedia pada perangkat berbasis iOS saja, alias iPhone, iPad dan tentu saja iPod. Adakah diantara kalian sudah mencobanya ?

PLants vz Zombie 2 PanDeBaik 1

Plants vs Zombie 2 ‘it’s about Time’ hadir secara gratis di Apps Store, dan dapat diitemukan dengan mudah dalam kategori terpopuler. Ini bertolak belakang dengan versi pertamanya yang dijual dengan harga $ 0,99. Saya sendiri mengunduhnya lewat perangkat iPhone 4 CDMA disela acara Pengarahan hari jumat lalu di lantai 3 kantor Bupati Badung, dimana koneksi wifi yang ada tergolong maknyus.

Sayangnya, dalam percobaan awal hingga hari Minggu siang, grafis selama permainan dijalankan, terasa sangat tersendat hingga membuat saya sempat menarik kesimpulan, ‘iPhone 4 gag mampu mendukung permainan yang satu ini, seperti halnya Minions ataupun Subway Surf’. Namun bersyukur, penilaian saya salah.

Usai melakukan restart ponsel dan mencoba untuk menjalankannya kembali, games Plants vs Zombie 2 ternyata bisa berjalan dengan lancar, bahkan cukup gegas ketimbang prekuel sebelumnya. Hal ini sempat saya rasakan pula pada permainan Subway Surf jika disandingkan dengan perangkat Android. Maka inilah gambarannya.

Di level permulaan, pada setting halaman rumah milik si Dave, tidak terasa banyak perubahan yang terjadi dibandingkan games pendahulu, baik pola ketersediaan tanaman, kemampuan dan juga lawan. Mirip dengan level 1-1 hingga 1-4. Jadi disini sempat pula merasa kecewa ‘sebenarnya, apa saja yang baru nih ?’

PLants vz Zombie 2 PanDeBaik 3

Kekecewaan baru mulai pudar saat level masuk di setting layar Mesir, dimana baik penokohan dan lawan main, memberi varian yang cukup apik lengkap dengan pernak pernik kuburan para raja ini. Pun demikian dengaan pola permainan yang mirip dengan seri-seri Arcade lain, lengkap dengan peta, tiga bintang untuk setiap permainan serta bonus tiap level. Hal ini lumayan memicu rasa penasaran saya untuk bisa menyelesaikannya sesuai harapan, yang tentu memerlukan percobaan berulang agar bisa sukses melewati semua tantangan.

PLants vz Zombie 2 PanDeBaik 2

Meskipun games Plants vs Zombie ditawarkan secara gratis di Apple Apps Store, namun ini hanya berlaku untuk level permainan dasar atau setting lokasi Mesir, tidak termasuk dua setting lainnya, Pirates Seas dan Wild West. Untuk bisa menjajal dua setting tersebut, pengguna diwajibkan untuk membelinya secara bertahap. Yang artinya… sayapun belum sempat menjajalnya hingga tuntas. Jadi, tunggu di tulisan berikutnya :p

Haruskah Menanti BBM for Android ?

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Agak tergelitik juga sebetulnya saat kemarin malam menjumpai satu status teman yang mengancam saya jika kelak kedapatan ikut-ikutan menggunakan BBM atau BlackBerry Messenger lantaran selama ini sudah dikenal anti BB dan Pro Android. Hehehe… meski hanya bercanda, tapi apa iya kelak bakalan membanggakan, menggantungkan hidup dan keseharian pada sebuah aplikasi Chat milik BlackBerry hingga segitunya ? Bahkan di kalangan sebagian besar pengguna BB, aplikasi BBM merupakan Dewa yang setiap saat, setiap hari harus dikunjungi…

Hebohnya pemberitaan selama enam bulan terakhir baik di media maupun dunia maya menjadikan hampir setiap kawan yang saya temui seakan tak sabar dengan jadwal realisasi ide tersebut. Ada yang memang menantikannya sejak lama, malas beli BB karena lelet, tapi tetap mengidamkan dan berharap BBM bisa install di smartphone mereka… atau cuma kesampean beli BB paling murah dan kini berharap dengan nominal sama bisa dapet Android keren plus BBM…

Saya pribadi jujur aja nih, gag terlalu menantikannya mengingat aplikasi chat, apapun itu namanya, bukanlah satu prioritas utama yang saya gunakan sehari-hari, melainkan… sms dan telpon… masih jadul yah ? Hehehe… mengingat hanya dua fitur inilah yang mutlak dimiliki dan mampu dilakukan oleh perangkat telekomunikasi sejadul dan semurah apapun harganya… beda dengan Whatsapp, Line, atau bahkan BBM yang memang membutuhkan OS tertentu untuk bisa digunakan.

Tapi kalo boleh saya sedikit bernostalgia, kehadiran aplikasi BBM forAndroid atau bagian dari promosi BBM for Everyone ini sepertinya bakalan bernasib sama dengan dua aplikasi chat yang ada dihalaman HomeScreen perangkat Galaxy Tab saya selama ini, hanya ada namun jarang tergunakan… awalnya sih memang iya, dimasukkan ke grup a, b, c, d, e… rame orang bicara dan saling sahut, namun lama-lama sepi sendiri dan lebih memilih untuk out dari group. Apa sebab ?

Karena memang dasar perilaku yang saya miliki sangat jarang menyukai yang namanya Chatting, ngobrol ngalor ngidul dengan kawan, saudara atau siapapun. Entah itu lewat Whatsapp, Line atau app chat yang lain. Kalo bisa sih mending lewat sms, secukupnya, singkat, padat dan jelas. Dan memang lebih menyukai fitur semacam browser, eBook atau sejenisnya.

Nah trus, kira-kira apa pantas jika aplikasi BBM for Android patut dinanti kehadirannya pada Sabtu hari ini pukul 19.00 wita nanti ? Ya terserah dan kembali pada kebiasaan kalian.

Jika memang sejak dulu merupakan penghobi app Chat, dari Whatsapp, Line, KakaoTalk, hingga Live Profile yang kalo gag salah juga menggunakan PIN untuk bisa saling terhubung, tentu aplikasi BBM for Android atau bahkan iOS jelas patut ditunggu dan dijajal. Namun sebaliknya, jika memiliki perilaku mirip saya diatas, barangkali ya slow aja lah… datang oke, ditundapun memang gag masalah.

Namun, entah bagaimana kenyataan yang ada nantinya, jika boleh dibandingkan antara aplikasi chat semacam Whatsapp atau Line dengan BlackBerry Messenger atau BBM, saya pribadi lebih menyukai gaya aplikasi semacam Whatsapp yang memang tidak lagi membutuhkan server tambahan untuk mengolah, mengirim dan menerima informasi dari dua atau lebih pengguna yang berinteraksi didalamnya. Bisa jadi dengan demikian proses chat jadi gag bergantung lagi pada downnya server pusat akibat traffic yang padat dan semacamnya. Meski dari segi keamanan data, gag bisa se-secure BBM yang memang dikenal sulit untuk mendapatkan databasenya secara langsung.

Tapi ya sudahlah… apakah kita memang layak menantikan kehadiran aplikasi chat BBM for Android atau iOS ? semua tentu kembali pada diri sendiri. Bagi yang gag sabar ingin memiliki PIN dan berkencan dengan kawan-kawan lama pemilik perangkat BlackBerry, monggo ditunggu… kabarnya hari ini atau entar malam pukul 7… pas malam minggu jadwal apel pacar… *kalo bisa jangan sampe ngelupain pacar dan ngeduluin donlot. Hehehe… sedang yang santai, yuk mending jalan-jalan saja pagi ini. :p

Tips sebelum Migrasi ke Android

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah sekian lama lingkungan saya dijajah BlackBerry, kini mereka mulai beralih satu persatu ke perangkat #Android dengan berbagai alasan.

Alasan pertama, terkait soal ketersediaan varian games yg jauh lebih banyak dan juga editing foto yang mumpuni, bandingkan dgn BB. Jika yg menjadi alasan adalah games, masuk di akal sebenarnya, mengingat mereka baru keranjingan dgn yg namanya Angry Birds atw Subway Surf. Namun jika yg dimaksud dengan Editing Foto, rupanya lebih banyak diarahkan ke effect foto profil agar terlihat lebih oke saat diUpload ke FB.

Alasan kedua tentu soal perbandingan harga dan kemampuan tadi. Dengan budget yg lebih terjangkau, #Android mampu melakukan banyak hal. Gag hanya chat BBM, tanpa mampu menambah aplikasi ataupun games. Khawatir lemot infonya.

Alasan ketiga adalah persoalan layar yang kini rata-rata berukuran makin lebar, lebih memanjakan mata ketimbang layar BB yg masih sempit. Kecuali seri BB 10 yang kini sudah mulai mengadopsi layar lebar.

Sedang alasan terakhir, kabarnya karena #Android kini sedang Trend… sedang BB dengan segala keterbatasannya dianggap jadi mainan Bapak” *uhuk

Namun sayangnya, edisi Migrasi rame”kali ini gag dibarengi dgn penggalian spesifikasi sebelum memutuskan pembelian. Jadinya agak nyesel deh

Nyeselnya sederhana saja, gara”gag bisa mainin games Subway Surf di perangkat #Android 5 inchi yang baru mereka beli, padahal Harapan awalnya, selain bisa ngeceng dengan layar lebar, minimal keinginan bisa jalan dengan baik… mau tahu kenapa ?

Tergiur Harga Murah. Padahal Hukum pasar itu sudah jelas, ada harga ada kualitas. Jangan harap dengan harga sejuta, bisa dapetin Galaxy SIV. Yang Entah kebetulan atau memang ikut-ikutan, sebagian besar milih ponsel #Android Cross A20 yg notabene cuma dukung besaran RAM 256 MB. Padahal secara box luar perangkat Cross A20, tertera RAM 1 GB… penipuan kah ? :p
Secara harga sih memang murah, 800ribu saja, layar lebar pula. Sayangnya ya RAM minim, jadi utk mainin Subway Surf terpaksa dikubur dalam”. Sedang yang beruntung memutuskan utk mengambil perangkat #Android layar 7″dan RAM 1 GB seharga 2 kali lipatnya, semua aplikasi dan games Bisa jalan sempurna sesuai harapan… info bocoran ada Asus MemoPad dan Samsung Galaxy Tab 2 7.0 Wifi P3110.

Selain minimnya besaran RAM, yg disesalkan dari perangkat Cross A20 adalah minimnya Internal Storage, yg secara resmi tertera sebesar 4 GB. Namun dari total 4 GB, rupanya di split menjadi 3 bagian, yg satu sebesar 90an MB, satu 512 MB, lainnya ya sisanya. Gag jelas peruntukannya. Kelihatannya, storage yang paling besar untuk file multimedia, foto, video dan musik serta data, yg 512 MB untuk aplikasi, sedang 90an ? Entah

Bisa jadi, 90an MB ini diperuntukkan sebagai space utk menerima file kiriman via Bluetooth, jadi ya agak terbatas kemampuannya. Hal serupa juga bisa dilihat pada perangkat #Android miliknya HTC, yaitu One V yg sempat saya keluhkan hal serupa tempo hari.

Selain itu, meski tidak memiliki pengaruh bagi mereka, namun pemilihan OS setidaknya bisa pula menjadi satu pertimbangan sebelum memilih. Setidaknya di era kini, OS yg paling lumrah digunakan adalah versi 4.0 Ice Cream Sandwich atau 4.1 Jelly Bean, bukan lagi 2.3 GingerBread.

*jeda – @p_langgeng kalo tablet under 1 jt, cm dapet yg RAM 512 MB, naikin dikit dapet Asus MemoPad 1,4 juta, sdh memuaskan, RAM 1 GB. Tapi kalo tetep ngotot deket 1 jt, lirik Acer Iconia B1 1,1jt kalo gag salah, atau Axioo Picopad 7 sejutaan. Urusan games paling asyik RAM 1 GB, bisa puas. Sedang Donlot, hunting yg dukung 3G (simcard), bisa jg andelin wifi. Info, 3 alternatif td wifi only. Yg dukung simcard buat iNet bisa lirik SmartFren Andromax 7, cdma harga dan spek sama dgn Asus

Lanjut soal Migrasi dari BB ke #Android, rupanya rata”malah nyesel sudah berMigrasi, namun disisi lain malah emoh balik lagi :p Cuma iseng tanya sih tadinya, kalo dulu beli BB-nya, berapaan ? Rata”jawabannya paling murah ambil Gemini pas kisaran 2,5jt. Nah, kalo beli BB dengan segala keterbatasannya berani beli hingga 2,5juta, ngapain juga ambil #Android yg 800ratusribuan ? Gag kebalik ? :p

#Android murah sejutaan memang sangat dan sangat menggiurkan, bayangkan saja dgn harga murah bisa dapetin ratusan games gratis. Cuma hati”, yg perlu diingat ya persoalan spek RAM tadi, kalo dapet yg minimal 512 MB atau 1 GB ya oke, aman utk main games HD. Ketimbang nyesel belakangan… jangankan menginstalasi ratusan games, utk mainin satu games Subway Surf aja sudah gag mampu… #CrossA20

Ngalor Ngidul Android Murah

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Invasi puluhan Brand Lokal/China ke #Android harus patut disyukuri sekaligus disesali.

Disyukuri lantaran mampu hadir di kisaran harga murah, yg efeknya tentu brand global makin berani menurunkan harga jual demi bersaing di tingkat bawah (Acer iconia B1, Asus Memopad, Galaxy P3110), Sedang patut disesalkan, karena berpotensi mengecewakan para peminatnya yg sudah kadung menanamkan harapan tinggi di rentang harga murah. Hal yang sama dulu sempat terjadi saat Invasi ponsel lokal/china ke ponsel layar sentuh ala iPhone, atau keypad qwerty ala BB.

Kalo jaman dulu berani beli BB seharga 2,5 juta dengan segala keterbatasan, minimal kini berani ngambil #Android direntang minimal sama. Untuk pilihannya bisa lirik Sony XPeria P, Samsung Galaxy SIII Mini, atau HTC One SC.. yg rata”punya spek tingkat menengah, gag bakal nyesel. Ohya, bagi kalian yg pegang Sony XPeria P, siapkan laptop buat install Sony PC Companion, syarat mutlak Upgrade ke OS #Android 4.1 JellyBean

Pertanyaan iseng saja untuk kawan”Droid, kira”apa pengalaman yg dirasakan pas memilih menggunakan #Android murah sejutaan ? Minimal, apa yg diinstalasi, aktifitasnya ngapain aja, trus harapannya apa ? *memilih #Android murah

Sedang pertanyaan yg sama kedua, ditujukan bagi yang beruntung punya Budget dan memilih ponsel #Android menengah ke atas… ada masukan ?

@gustulang kalo Sony yg paling deket secara harga bisa lirik Xperia P tadi, itu ponsel yg saya pilihkan buat Mertua :p Dual Core, RAM 1 GB, layar 4 inchi, OS 2.3 uprage ke 4.1 JB, storage 16 GB. Minusnya, gag dukung External mem dan batere 1300 mAh. secara material agak berat, serupa HTC One, metal tok isinya, jd agak licin kalo lg keringetan. Cuma lupa ada front cam gag ya ? utk Sony, itu yg paling terjangkau tapi spek oke… kalo masalah di power, lirik Tablet Samsung Tab 2 7.0 4000 mAh :p tapi kalo males nenteng tablet kemana”, mungkin bisa lirik Note II yg posisi di 3000 mAh, lumayan standby seharian :p *mahal tapi

@anggundwikarina kalo batere panas kan gara”online dan pemakaian terus”an, pertimbangkan aplikasi Battery Saver, biar onlinenya berkala

Kenapa tadi saya tanya begitu ? Karena sepengalaman dulu pas punya #Android menengah kebawah, dimana RAM dan storage terbatas Bawaannya selalu khawatir dan selalu kepikiran buat ngeRoot. Tujuannya ya apalagi kalo bukan mindahin aplikasi dan games ke sdcard. Selain itu juga rajin cek apps start up manager, dengan harapan gag banyak yg running saat ponsel standby dan ngabisin memory RAM. Jadi memang saat itu agak selektif buat instalasi Apps dan games… harapannya agar vendor bisa rilis yg mumpuni dgn harga murah :p

Sedang pas memutuskan ambil yg kelas menengah, malah gag pernah kepikiran buat ngeRoot dan semacamnya, berhubung gag banyak masalah. Utk games malah sengaja hunting yg ukuran besar, apk minimal 20an MB (games Baby Bus, Dr. Panda, dll), gag khawatir kehabisan RAM & storage.

Trus kalo ngambil Android papan atas, rasanya gimana hayooo…

Pimp My Android

Category : tentang TeKnoLoGi

Pimp My Android… perbaharui isi #Android mu, meski secara penampilan luar sudah kelewat jadul :p

Tadi siang pas ikutan workshop, nemu banyak PNS yg nenteng Note II… keren… tapi tetep gag ada yg ngalahin aksi nelpon pake Tablet :p

Gag usah malu kalo kalian kedapatan masih hobi bawa #Android jadul dihadapan banyak orang, karena blom tentu punya mereka lebih keren isinya. Kecuali kalo pas lagi sua anak”freak dan geeks yg hobby ngeflash, porting dan semacamnya… mending segera jauh”ketimbang bingung :p

Seorang kawan masih setia pake Samsung Galaxy S II, sementara kini sudah betebaran versi S III atau S IV… tetep gag mau ganti, buat apa ? Selama yg namanya kemampuan masih oke, masih bisa dukung kerjaan, dan multi talenta, rasanya gag ada alasan lagi buat ganti baru.

Pimp My Android… belajar memperbaharui sendiri #Android jadul, biar gag kalah gengsi dengan yang lain.

Pimp My Android PanDe Baik copy

Pertama, pelajari kemampuan. Minimal tau masalah prosesor, besaran ram, dukungan internal storage atw kemampuan mnjalankan aplikasi tertentu. Kedua, pilah dan pilih aplikasi yang paling sering digunakan hingga yang cuma diinstall, namun gag pernah digunakan :p Ketiga, Backup Backup dan Backup… baik daftar kontak, sms, log, calendar, memo dll… cara paling gampang, Sync ke al.email. Lanjut, cari tahu pembaharuan sistem jika ada, bisa secara online langsung via perangkat, atau cek web site resmi. Kalopun lagi males Upgrade sistem, bisa lirik Launcher… nanti dijelasin :p Kelima, buat memperbaharui penampilan luar, hunting softcase, list atau asesoris ponsel lainnya, dengan warna warni yang menarik mata. Lalu terakhir, lakukan Hard Reset atau wipe out semua data. caranya ya cari tau via Google atau cari di security options-nya.

Lakukan pembaharuan sistem jika perlu, tapi kalo gag gitu, bisa lirik aplikasi Launcher… hunting di Google Apps store. Kalo ponsel minim RAM 512 MB kebawah, bisa cari dengan kata kunci tsb, biasanya ada beberapa alternatif pilihan spt Zeam, Doremi etc. Prioritaskan Launcher yg punya banyak themes gratisan, ada Go Launcher, Apex, ADW etc… *saya pake Apex :))

Langkah berikutnya, install aplikasi berkategori Utility yang punya kemampuan memilah StartUp Manager, Cleaner, atau boost powerUp. Jangan lupa aplikasi penghemat daya yang biasanya punya kebiasaan menonaktifkan paket data internet dan checking update berkala.

Jika sudah siap, instalasi ulang aplikasi yang dibutuhkan, dahulukan yg penggunaan paling sering, abaikan yg hanya jadi hiasan. Kalopun memang dibutuhkan namun jarang-jarang, backup aplikasi tsb dalam format apk dan simpan di sdcard. Caranya bisa menggunakan App2SD. Jika semua sudah diinstalasi, lakukan pemeliharaan sistem dengan Utility tadi, terutama di bagian StartUp Manager. Potong jalur semua aplikasi dan games yang memasukkan opsi start saat perangkat dinyalakan, sisakan yang terpenting

Buat satu widget khusus untuk Cleaner atau Boost PowerUp di Homescreen. Tujuannya, agar gag buka aplikasi lagi, tinggal tekan, beres deh. Untuk fungsi tertentu, cari tau via Forum, aplikasi yg multi talenta, atau punya keunikan tersendiri. Sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk sekedar Update Status via social media, bisa gunakan twitter dan FB client yang dukung twitlonger atau multi column utk akun fave

Untuk penampilan Homescreen, manfaatkan Widget, Themes ataupun Lockscreen, tapi ingat, semua membutuhkan memory lebih. Untuk Widget, di Google Apps store banyak tersedia, dari yg bisa nunjukin prosentase batere, picture frame, text hingga Digital clock.

Saat semua siap, kembalikan daftar kontak, sms, memo dll… kalopun bosan dengan tampilan kontak, cek utility serupa yang hemat RAM. Hampir semua item bisa diubah kok secara tampilan, cuma musti inget dengan kemampuan ponsel aja… termasuk Incoming Calls yg Full Screen

Terakhir, bisa pasang tuh asesoris luar. Fungsinya buat nutupin tampilan asli yg out of date, nutupin baret, hingga bikin beda gag biasa :p Untuk asesoris tertentu memang agak mahal buat nebusnya spt Otterbox *semoga bener istilahnya, tapi bs hunting via berniaga atw tokobagus. Jangan lupa ambil pula beberapa asesoris pendukung spt USB on the go, biar bisa pamer copy Flash Disk dihadapan orang banyak 😉

Info tambahan, manfaatin aplikasi Utility yg all in one… salah satu yg saya gunakan itu DX ToolBox, isinya ada juga Launcher yg irit RAM. Ohya, pernah liat tampilan Note II ? Yg ada Sidebar-nya ? Di Google Apps Store juga ada loh. Atau teknologi Fast Burst Camera-nya HTC, yg bisa mengambil sekian banyak gambar dalam sekali tekan tombol shutter

Dimana ada kemauan, disitu ada jalan’ kata orang tua dulu… explore Google Apps Store, manfaatkan secara bijak utk aksi Pimp Your #Android.

Satu konsep yg ditawarkan dalam aksi Pimp Your #Android tadi, sebenarnya adalah Meminimalkan pemanfaatan source hardware (prosesor, ram, storage dan daya) untuk hal-hal yg sebenarnya tidak diperlukan. Dan… Mengoptimalkannya kembali untuk hal-hal yg mengkonsumsi sedikit resource namun memiliki keunikan sehingga mengundang ketertarikan orang lain

Jangan lupa juga untuk memasang screenguard bening yang mampu memperlihatkan aktifitas kalian pada orang sekitar… *uhuk