Menu
Categories
meManajemen Stress yang masih memBingungkan
August 27, 2013 tentang DiRi SenDiri

Sejak awal masuk di dunia Permukiman, jujur saja saya sudah menyadari bahwa satu saat rasa bosan akan kesibukan dan rutinitas bakalan datang lebih cepat, mengingat banyaknya paket kegiatan yang harus ditangani sendirian. Memang sih tidak sendirian sekali, namun yang namanya beban tanggung jawab dapat dipastikan memang ada.

Lantaran sejak dulu yang namanya manajemen stress hampir tak pernah saya lakukan, maka bisa ditebak jika kini semua serasa mimpi buruk. Bingung dan hanya bisa terdiam, namun pikiran tak bisa lepas, meski dalam kondisi liburan sekalipun. Apa boleh buat, mungkin memang sudah saatnya untuk dipersiapkan.

Pertama tentu olahraga. Minimal jalan kaki secara cepat di sore hari, namun sayangnya yang namanya waktu sangat sulit didapat mengingat keseringan pulang sore jelang malam, sehingga alternatif yang sering terpikirkan adalah Gym. Karena informasinya, arena Gym masih buka hingga malam hari, dan disitu terdapat beberapa alat yang barangkali masih bisa dicoba.

Menulis. Menulis ? Ya… Menulis. Hingga saat ini menulis memang masih menjadi satu satunya cara paling ampuh untuk menghilangkan stress. Namun seperti yang sudah sering disampaikan, sejak kelahiran Intan putri kedua kami, waktu untuk menulis kerap sulit digapai, apalagi kini dengan bertambahnya kesibukan sebagai PPK. Hasilnya ya gitu, jangankan untuk menerima freelance job dari luaran, untuk melakukan UpDate halaman blog pun sudah mulai terasa tersendatnya.

Gadget. Oprek ? duh… rasanya sudah makin jarang. Mengingat lingkungan kini dikelilingi barisan BlackBerry yang kemudian berimbas pada kembalinya pemanfaatan teknologi jadul untuk berkomunikasi ke beberapa rekan dan staf. SMS. Yah, antara gag kesampean niatnya buat ambil BlackBerry (baca: bukan masalah dana, tapi niat :p), atau memang teknologi Android ataui iOS milik Apple bahkan aplikasi yang didukung BlackBerry pun rasanya masih langka digunakan disini. Dimaklumi saja.

Merokok ? Main cewek ? Ampun dah… jangan sampe. Meski memang Nikotin bisa mengurangi raa stress atau entah hanya sugesti, namun kasihan┬á anak-anak kalo sampe dekat dengan Bapaknya yang Perokok… atau Main Cewek. *uhuk

Lalu apa ? Fotografi ? Hiking ? atau… Kabur ?

Yah, mungkin ini satu-satunya hal yang masih usaha saya lakukan setiap minggunya. Padahal Kabur merupakan satu yang saya rencanakan sejak awal kepindahan, namun apa daya, kesibukan memang terlalu padat ketimbang harapan. Maka jadilah sembunyi-sembunyi masih saya lakukan dengan menggunakan alasan tertentu. Jangan dibocorkan yah…

"2" Comments
  1. Cuma share bli, bagi saya olahraga adalah salah satu yang paling mujarab untuk pelepas stress khususnya emosi. Tapi kalau saya harus olahraga yang permainan. Saya sendiri sudah sejak hampir 2 tahun rutin main bulutangkis, dan rasanya benar-benar menghilangkan stress disana, kadang kita teriak, keluar tenaga dan lainnya. Biasanya setelah main capeknya bukan main, tapi stress pikiran jadi fresh.

    Oya, sejak 2 bulan lalu saya beli sepeda, tiap minggu minimal sekali gowes, ini ternyata asik juga buat menghilangkan stress, hehe.
    imadewira┬┤s last blog post ..Super Marquez

    [Reply]

    pande Reply:

    hati-hati buah zak*arnya wir, banyak banyak minum, biar gag ngefek :p

    [Reply]

Leave a Reply
*