Politik Santun ‘Penegak Hukum’ dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah KPK, Menteri dan para Penegak Hukum yang kerap dipertanyakan kredibilitas serta kesungguhannya dalam memberantas Korupsi.

*

*

*

* > KPK

*

*

* > Menteri

*

*

Politik Santun ‘Partai’ dan ‘Korupsi’ dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah Partai Politik yang begitu lekat dengan Budaya Korupsi.

*

*

*

*

*

*

* > Korupsi

*

*

*

Politik Santun ‘Kasus Besar’ dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah Gayus dan Nazaruddin, dua tokoh fenomenal kasus korupsi serta beberapa Kasus Besar yang agaknya bakalan begitu mudah dilupakan dan dimaafkan.

*

*

*

*

* > Gayus dan Nazaruddin

*

*

*

*

*

Politik Santun ‘DPR’ dalam Kartun Mice Misrad

1

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah anggota Dewan kita yang Terhormat DPR.

*

*

*

*

*

*

*

*

Politik Santun ‘Presiden’ dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

Berikut beberapa gambar goresan kartun karya Muhammad Mice Misrad dalam buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ tentang kisah pak Presiden BeYe.

*

*

*

*

*

*

*

*

Politik Santun dalam Kartun Mice Misrad

Category : tentang InSPiRasi

MIRIS

Barangkali satu kata diatas sudah cukup kuat untuk menggambarkan perasaan saya saat membuka lebar demi lembar halaman buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ yang digoreskan oleh Muhammad Mice Misrad, sebuah kumpulan kisah karut marutnya Indonesia secara menggelitik namun tetap unik dan menarik. Halah…

Demi memberi apresiasi kepada Mice Misrad dari duo Benny & Mice yang tampaknya cukup produktif dalam merilis buku kumpulan kartun, kelihatannya Satu Minggu ini blog www.pandebaik.com bakalan berisikan beberapa gambar hasil comotan buku ‘Politik Santun dalam Kartun’ yang saya anggap pantas mewakili dan patut untuk dikenang serta dipertanyakan kembali.

Cover Depan (atas) dan Belakang (bawah)

Dan seperti halnya tulisan ataupun berita media, goresan kartun karya Mice Misrad pun merupakan satu catatan sejarah yang patut dibanggakan keberadaannya, minimal mampu mengingatkan kita sebagai masyarakat Indonesia akan segala topik hangat partai politik dan pemerintahannya yang menurut saya pribadi sangat mengecewakan. Bagi yang rajin mengikuti perkembangan lewat media cetak ataupun televisi, saya yakin gag akan membutuhkan waktu lama untuk memahami maksud hati yang tertuang dalam goresan tersebut.

Penasaran ? tunggu mulai besok yah

Samsung Galaxy Pocket, Android Murah Fitur Menengah

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Pasca meraup penjualan terbesar dari perangkat ponsel berbasis Android, tampaknya Samsung seakan ingin menancapkan kukunya semakin dalam dikalangan entry level, pengguna Android tingkat Pemula dengan meluncurkan Galaxy series GT-S5300 aka Pocket.
Mengandalkan perwajahan dan dimensi perangkat yang tidak jauh berbeda dengan sidekicknya Samsung Galaxy Y, Pocket rupanya tampil dengan dimensi layar yang sedikit lebih kecil, sekitar 2,8 inchi 240×320 pixel dengan tingkat kedalaman 262 K Warna. Hal yang patut disayangkan sebenarnya, namun mengingat ini merupakan kebiasaan Samsung di level Pemula barangkali hanya perlu dimaklumi saja.

Hal lain yang masih mengadopsi fitur setara diantaranya besaran kamera yang hanya sekitaran 2 Mega Pixel tanpa flash, perekaman video kualitas QVGA, jangkauan jaringan yang sudah mendukung 3,5 G HSDPA dan koneksi wireless plus Bluetooth 3.0. Demikian halnya dengan kemampuan untuk mengubah fungsi ponsel menjadi perangkat wifi Hotspot tetap bisa dinikmati dengan baik.

Mengusung besaran prosesor yang setara 800 MHz Arm v6 dengan 289 MB Memory RAM rasanya sudah cukup bagi Droiders Pemula yang ingin menggunakan perangkatnya untuk melakukan pekerjaan secara Multitasking. Seandainyapun masih kurang gegas, tindakan Rooted masih bisa dilakukan dengan satu langkah mudah meski tidak disarankan oleh Samsung atas dasar menghanguskan garansi ponsel.

Untuk mendukung kebutuhan kantoran dan bisnis, telah disediakan aplikasi Document Viewer, kemampuan berkirim dan menerima email baik yang bersifat gratisan atau korporat, Agenda dan Calendar untuk pencatatan jadwal, pula voice recorder dan Memo untuk merekam kegiatan dalam bentuk audio dan data.

Satu-satunya fitur yang kemudian cukup menarik perhatian kami adalah ketersediaan Internal Storage sebesar 3 GB (1 GB User Memory), untuk menampung sejumlah instalasi aplikasi dan permainan tanpa khawatir kepenuhan lagi. Ini jelas jauh lebih baik dari perangkat Samsung sebelumnya, Galaxy Y dan Mini sekalipun. Ketersediaan ini masih pula didukung dengan adanya slot memorycard hingga 32 GB yang berada dibalik battery.

Dan ngomong-ngomong soal daya battery, dengan besaran kapasitas yang hanya 1.200 mAh kami rasa masih kurang untuk menunjang proses aktifitas pengguna selama seharian, meskipun bisa jadi dalam waktu dekat bakalan tersedia pula Battery non iriginal untuk menambah daya hingga dua kali lipatnya.

Dengan harga jual yang hanya sekitaran 1,150 juta, perangkat yang masih mengandalkan OS Android versi 2.3 GingerBread, Samsung Galaxy GT-S5300 aka Pocket tampaknya bisa jadi satu pilihan yang menarik bagi pengguna Android Pemula.

HTC Sensation XE with Beats Audio

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Spesifikasi terbaik dan berkelas. Itulah HTC.

Bagi yang baru mengenal atau mendengar brand HTC barangkali yang langsung terlintas di benak mereka adalah sebuah vendor lokal atau China dengan kualitas perangkat yang menengah ke bawah. Kami tidak menyalahkan karena mengingat di barisan nama tersebut ada pula yang sedikit menyamai atau mirip dengan Brand asal Taiwan ini.

Kolaborasi brand HTC dengan OS atau Sistem Operasi Android besutan Google ini sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Bahkan bagi yang paham dengan perkembangan dan sejarah si robot hijau, kami yakin bakalan langsung mengenali penampilan ataupun kemampuan perangkat yang dibekali dalam setiap perangkat mereka. Katakan saja Google G1, perangkat ponsel pertama yang mengadopsi OS Android merupakan perangkat milik HTC dengan codename HTC Dream. Belum lagi seri HTC Hero dan Google Nexus One, perangkat yang dilahirkan untuk bersaing dengan iPhone dijamannya.

Di penghujung tahun 2011 lalu, HTC mencoba tampil kembali lewat perangkat mutakhirnya yang diberi nama HTC Sensation XE. Seri ini merupakan salah satu dari empat varian HTC Sensation, perangkat berbasis OS Android 2.3 GingerBread yang didedikasikan sebagai Musik seriesnya HTC. Tidak heran apabila nama belakang yang menyertai seri XE ini dikenal dengan ‘with Beats Audio. Sekedar informasi, Beats Audio ini digawangi oleh Beats Electronics, produsen produk audio yang didirikan oleh penyanyi hip hop dr.Dre di Santa Monica California. Dan HTC Corporation memiliki saham terbesar diantaranya.

Datang dengan layar sentuh selebar 4,3 inchi Super LCD kapatitif 540 x 960 pixels, sebuah ukuran yang biasanya digunakan oleh perangkat Android kelas atas belakangan ini, menjadikan Sensation XE kelak akan bersaing dengan sejawatnya yang masih bisa dihitung dengan jari. Memanfaatkan tampilan User Interface khas milik HTC, XE merupakan perangkat pertama yang mengadopsi UI Sense versi 3.0.

Sensation XE dirilis dalam dua warna, putih layaknya seri HTC Sensation Ice dan yang kebetulan sampai di meja redaksi kami berwarna hitam. Terdapat sedikitnya lima kelir merah yang menghiasi bodi ponsel demi menguatkan kesan Beats Audio sebagai paket jualannya, yaitu pada speaker depan, kamera utama, logo Beats Audio dan tombol haptic yang berada di bawah layar. Ditambah dengan headset berwarna sama disertai pula dalam paket penjualannya. Ini mengingatkan kami pada beberapa ponsel music series yang pernah dikeluarkan oleh Nokia ataupun Motorola beberapa tahun yang lalu. Untuk kualitas audio yang sempat kami uji, jangan ditanya deh. Manstab pokoknya, apalagi kalo Rekan melakukannya dengan tancapan headset bawaan, dentuman Bass-nya jelas sangat terasa.

Urusan fotografi, HTC Sensation XE dibekali kamera dengan besaran resolusi 8 Mega Pixels autofocus plus dual Led Flash dibagian punggung, yang mampu melakukan perekaman video full HD 1080p 30 fps. Rasanya dengan spesifikasi ini sudah sangat memuaskan bagi para calon penggunanya kelak. Belum lagi ditambah dengan kamera depan resolusi VGA untuk memenuhi kebutuhan akan Video Call.

Seperti biasa, HTC menyematkan beberapa kemampuan khusus dalam menu dan fitur-fiturnya seperti Flashlight yang dapat mengubah perangkat menjadi senter berdaya terang maksimal berkat dual Led di bagian punggung, Friend Stream untuk memantau empat akun jejaring sosial ternama, Mirror yang memanfaatkan kamera depan untuk berkaca, Peep untuk mengakses akun Twitter, Plurk, Reader, Soundhound dan tentu saja Wifi Hotspot atau Tethering.

Demikian halnya dalam menu Personalize, kemampuan untuk mengubah Display atau tampilan meliputi Scene, Skin, Wallpaper dan LockScreen, serta Sound Set seperti halnya yang dilakukan pada sistem operasi Microsoft Windows pada PC. Jika itu masih belum jua dianggap cukup, silahkan tengok pada menu pengaturan Sound, terdapat tiga teknologi baru milik HTC yang dapat dicoba seperti Quiet Ring on Pickup, Pocket Mode yang mampu membesarkan suara notifikasi dan ringtone saat ponsel berada didalam tas atau dompet, dan Flip for Speaker untuk mengubah mode Speaker saat menerima panggilan secara otomatis. Selain itu, ada juga fitur Fast Boot yang mampu mempercepat proses booting saat ponsel dinyalakan. Beruntung perangkat HTC Sensation XE ini sudah pula mendukung Flash Player, sehingga memungkinkan perangkat untuk melakukan video streaming ataupun membuka halaman web yang mensyaratkan dukungan tersebut.

Untuk akhir tahun 2011 lalu, besaran spesifikasi yang menyertai perangkat HTC Sensation XE with Beats Audio ini tergolong yang tercepat dikelasnya. Menggunakan otak dua inti sebesar 1,5 GHz dan 768 MB Memory RAM serta 4 GB internal Storage rasanya sudah sangat memadai apabila dibandingkan Rekan sejawatnya asal Korea yang masih menggunakan prosesor dua inti 1,2 GHz (Samsung Galaxy Nexus) dan 1,4 GHz (Samsung Galaxy Note). Kami katakan demikian lantaran di akhir triwulan pertama ini tampaknya HTC sudah menyiapkan amunisi baru dengan prosesor empat inti atau Quad Core 1,5 GHz lewat HTC One Series.

Sayangnya, ketika disandingkan pada hasil Benchmarking dengan menggunakan AnTuTu dan Quadrant antara Sensation XE dengan perangkat Samsung Galaxy Tab 7+ yang notabene memiliki spesifikasi lebih kecil, XE malah tidak menunjukkan taringnya sama sekali. Dalam dua kali percobaan AnTuTu Benchmark, XE hanya menunjukkan score 4119 dan menurun ke 3202 dua puluh lima menit kemudian. Bandingkan dengan Samsung GalTab yang mampu menunjukkan Score hingga 5717. Sedang dengan menggunakan Quadrant, XE masih berada dibawah Samsung Galaxy Nexus dengan score 1661, dan perangkat Samsung GalTab menunjukkan score 2625. Entah apakah besaran Memory RAM dan juga Internal Storage berpengaruh besar dalam proses Benchmarking ini.

Terkait Sinkronisasi dengan perangkat PC/NoteBook, HTC Sensation XE hanya membutuhkan sebuah kabel data microUsb yang sudah terdapat dalam paket penjualan. Aplikasinya sendiri dapat diunduh melalui halaman web resmi HTC. Ketika dihubungkan, pengguna diberi lima macam opsi mencakup diantaranya Syncronize, Charge Only dan berlaku sebagai Disk Drive. Dalam pengujian ternyata kami tidak mengalami kendala dalam pengenalan perangkat, ini sedikit berbeda dengan perangkat Samsung yang mutlak membutuhkan instalasi Kies terlebih dahulu agar perangkat PC/NoteBook dapat mengenalinya dengan baik.

HTC Sensation XE yang kami uji kali ini masih menggunakan sistem operasi original rilis awal versi 2.3.4 GingerBread. Kabarnya untuk versi Upgrade ke versi 4.0.3 Ice Cream Sandwich dan HTC Sense 3.6 baru akan tersedia akhir April ini sekaligus nantinya bakalan disematkan langsung pada perangkat XE yang dirilis pada bulan yang sama.

Demi menunjang aktifitas dan daya tahan perangkat, HTC Sensation XE dibekali dengan Batere Li-ion sebesar 1730 mAh. Tergolong paling besar diantara semua varian Sensation. Meski dalam pengujian penggunaan daya tahannya ternyata jauh lebih baik ketimbang ponsel milik Samsung, namun bagi kami jelas masih kurang memadai mengingat besaran spesifikasi yang dibebankan pada perangkat tergolong rakus daya untuk bisa digunakan secara optimal.

Pengukuhan Pengurus Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang PeKerJaan

Waktu sudah menunjukkan pukul 17.15 wita saat kami mulai membagikan kopi beserta snack jajan bali kepada semua semeton warga Pande lan undangan, sementara calon Ketua Yayasan terpilih Bapak I Wayan Pande Sudirtha, SH belum jua tampak di jaba tengah Pura Dalem Majapahit Geriya Tatasan Kelod ini. Padahal sesuai surat edaran yang disampaikan, kegiatan Peresmian dan Pengukuhan Pengurus ‘Eka Dharma Semaya’ bentukan organisasi Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar seharusnya telah dimulai lima belas menit yang lalu. Bersyukur pada akhirnya Beliau hadir beberapa menit setelah acara didaulat oleh Chandra Lestari, yowana putri saking Munggu yang bertindak sebagai master ceremony kali ini.

Sesi pertama kegiatan Peresmian dan Pengukuhan Pengurus ini dibuka dengan laporan dari Sekretaris organisasi Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar yang mengisahkan tentang Sejarah tercetusnya ide hingga pembentukan Yayasan yang dilakoni oleh segenap Pengurus hingga tanggal 11 Desember 2011 lalu di rumah Bapak Wayan Sukana.

Sesi kedua sekaligus inti kegiatan, dilakukan persembahyangan bersama seluruh semeton Pemaksan pura Pande Dalem Majapahit, Penglingsir lan Pengurus Maha Semaya beserta perwakilan Yowana Paramartha, berlanjut upacara Mejaya-Jaya yang dikukuhkan oleh Sri Empu saking Geriya Tatasan Kelod.

Usai upacara Mejaya-jaya, sesi ketiga diisi dengan atur piuning saking Ketua Umum Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ I Wayan Pande Sudirtha, SH yang menyatakan bahwa belum direncanakannya program kegiatan Yayasan selama satu tahun kedepan secara resmi, namun beberapa ide untuk menerjemahkan lontar atau membuat salinan buku-buku yang berkaitan dengan Dharma Kepandean sudah dikumpulkan secara kolektif. Tentu untuk mewujudkan hal ini tetap dibutuhkan dukungan penuh dari seluruh penglingsir dan semeton Warga pande dimanapun berada.

Memasuki sesi keempat, Sambutan dari Ketua Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar, I Wayan Pudja, SH., Msi yang sempat berbagi cerita perihal ide awal, rencana dan cita-cita Beliau terkait pembentukan yayasan ini dalam konteks sosial keagamaan maupun manfaatnya kelak bagi semua semeton Warga Pande.

Sesi kelima dilanjutkan dengan Sambutan dari Ketua Maha Semaya Warga Pande Provinsi Bali, Kompyang Wisastera Pande yang mengharapkan terbentuknya Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ ini dapat memberikan kontribusi besar bagi Warga Pande umumnya atau minimal bagi organisasi induk yang kelak dapat mendukung program kegiatan adat keagamaan.

Usai pemberian tiga Sambutan dari masing-masing Ketua organisasi, sesi keenam didaulat untuk Jejeneng Mpu Keris Pande Wayan Sutedja Neka yang memaparkan perihal pemahaman umum Keris dan filosofinya, serta menganugerahkan sebilah Keris Naga beserta warangka-nya bagi Ketua Umum Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ sebagai lambang Kepemimpinan.

Pada akhirnya, pukul 20.00 wita kegiatan Peresmian dan Pengukuhan Pengurus Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ ditutup dengan ramah tamah dan diskusi antar semeton dan Yowana Warga Pande.

Susunan Pengurus Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’

Category : tentang PeKerJaan

Berikut disampaikan Susunan Pengurus Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ yang dibentuk pada Rapat Pengurus Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar tanggal 11 Desember 2011 di rumah Bapak Wayan Sukana.

Pembina Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ :

1. I Wayan Pudja, SH., Msi
2. Ketut Suwandi, S.Sos
3. Ir. Made Sudiarsa, SE
4. Pande Ketut Arka
5. Jero Mangku Widja

Pengawas Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ :

1. Drs. Wayan Sukana, Msi
2. Nyoman Djiwa Pande, S.Sos
3. Putu Adi Setiawan
4. Drs. Wayan Sudjana
5. Drs. Gede Darmaja, Msi

Pengurus Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ :

Ketua Umum : I Wayan Pande Sudirtha, SH
Ketua : Drh. Komang Suarsana
Sekretaris Umum : Pande Nyoman Artawibawa, ST., MT
Sekretaris : Wayan Putrawan, SH
Bendahara Umum : I Wayan Budiana, Spd
Bendahara : I Ketut Suweta, ST

Untuk Sekretariat Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ akan bertempat sementara waktu di rumah Sekretaris Umum, Pande Nyoman Artawibawa, ST., MT aka PanDe Baik, Jalan Nangka No. 31 Denpasar 80231

Bagi Semeton yang membutuhkan Dokumen Susunan Pengurus Yayasan ‘Eka Dharma Semaya’ Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar ini, dapat diunduh langsung dari alamat berikut di 4Shared.

Dari Yogyakarta ke BLoG PanDe Baik

2

Category : tentang DiRi SenDiri

Tumben dalam perjalanan ke luar daerah untuk kepentingan pembelajaran teknis unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik atau yang lebih dikenal dengan LPSE, yang namanya tulisan blog sebagai catatan perjalanan malah terputus pada hari terakhir. Ini terjadi bukan tanpa sebab, tapi lantaran keasyikan yang dilakoni pada sesi terakhir yang memang menjadikan diri melupakan waktu, tugas hingga kewajiban.

Memulai pagi di Hotel Sheraton Yogyakarta dengan berjalan kaki mengelilingi lobby selama setengah jam lalu berlanjut setengah jam mengelilingi kolam renang area belakang dan diakhiri dengan menceburkan diri kedalamnya. Nekat lantaran tergoda dengan suasananya yang nyaman dan memang gag berencana untuk membawa celana renang. Maka jadilah sedikit waktu pagi yang biasanya digunakan untuk menulis lewat perangkat netbook ataupun tablet, menghilang begitu saja seiring jadwal diskusi tiba.

Sesi terakhir Rapat Koordinasi Teknis yang diselenggarakan oleh LKPP dalam rangka menyusun draft aplikasi SPSE versi 3.5 dan 4.0 berjalan sangat menarik, setidaknya ini pendapat saya pribadi. Meski saat sesi berlangsung, beberapa rekan LPSE malah sempat mengajak saya bertukar pikiran dari soal BLoG, tulisan hingga ke topik Android. Praktis waktu untuk menulis tak tersampaikan hingga sesi ditutup dengan foto bersama.

Kegiatan pun berlanjut dengan packing untuk bersiap check out dari hotel, menyempatkan makan siang di warung gaul seputaran kota Yogya dan tentu saja mencari sedikit oleh-oleh Bakpia Pathok dan tentu saja baju Batik. Jujur, waktu yang tersisa hingga sore menjelang rasanya memang tidak akan cukup untuk memenuhi hasrat menulis maka pikiran itupun tertunda hingga kami kembali pulang dan beristirahat.

Meski demikian, sangat bersyukur bahwa selama sesi yang dilaksanakan di RakorTek kami sempat mencatatkan beberapa pemikiran penting dalam akun Twitter unOfficial milik LPSE Badung yang kelak akan digunakan sebagai bahan laporan kami pada pimpinan dan jajaran kawan ULP serta intern LPSE. Maka sayapun memutuskan untuk membiarkan tulisan perjalanan hari terakhir yang seolah terlupakan, yang penting catatannya masih ada.

Jadi mohon maaf apabila beberapa hari terakhir pasca RakorTek Yogya, isi blog malah gag terarah dengan baik. Mungkin kapan sempat baru akan saya lanjutkan cerita dan pertanggungjawabannya lewat tulisan dan laporan yang tentu akan disampaikan pula disini.

Sementara waktu, biarlah isi bakalan lanjut dengan topik gadget seperti biasa. Mohon maklum yah… :p