7 Tips Memilih Kamera Digital bagi Pemula

12

Category : tentang TeKnoLoGi

Belakangan hobby Fotografi terdengar begitu banyak menyajikan pengalaman yang mengasyikkan. Dunia ini menjadi semarak lantaran munculnya beberapa komunitas baru yang secara berkala mengadakan sesi ‘hunting obyek foto baik seputaran Kota di keramaian orang, menjelajahi nuansa alam natural atau bahkan menyewa secara khusus seorang model dan mengambil gambarnya dari sudut pandang yang tak biasa. Kegiatan ini jadi tambah diminati dengan munculnya majalah-mjalah khusus yang mengulas soal Teknik Fotografi secara profesional atau pemula. Plus hadirnya teknologi digital, memanjakan para penghobby mendapatkan sentuhan tertentu pada foto yang mereka hasilkan. Yang mutlak dibutuhkan hanya satu tentu, Kamera. Sisanya, lebih pada pengetahuan dan pengalaman.

Jika Rekan berminat untuk ikut serta mencobanya, yuk intip dulu beberapa Tips dari kami tentang bagaimana memilih kamera digital bagi Pemula.

Pertama, tentu saja Budget. Sebagaimana Tips pemilihan perangkat elektronik yang lain, Budget yang tersedia akan sangat menentukan, perangkat kamera digital seperti apa yang kelak akan didapat. Dengan kisaran hingga 1,5 Juta rupiah, Rekan bisa mendapatkan banyak pilihan kamera pocket yang simpel dan serta mudah dibawa kemana saja. Saran kami, jika memiliki sedikit budget lebih kisaran 1,5 hingga 2,5 juta rupiah, Rekan bakalan disajikan pilihan yang lebih beragam yaitu kamera Prosumer. Jenis kamera ini memiliki bentuk yang kompak, tidak jauh berbeda dengan kamera pocket namun memiliki jenis lensa yang mendekati kamera profesional. Sedang untuk kisaran harga 2,5 hingga 3,5 juta rupiah, Rekan bisa mengambil pilihan Semi DSLR, perangkat kamera serupa profesional namun memiliki lensa yang tak dapat diganti. Dan untuk kisaran harga diatas 3,5 juta rupiah, tentu saja Rekan bisa mendapatkan yang sekelas Pro.

Kedua, pertimbangkan soal sumber daya yang digunakan. beberapa perangkat kamera terkini lebih banyak memiliki bentukan yang tipis dan langsing. Hal ini dapat diwujudkan berkat teknologi kamera Lithium yang mutlak di-Charge terlebih dahulu agar dapat dipergunakan secara maksimal. Sayangnya, pilihan ini tidak akan mampu digunakan saat memanfaatkan kamera untuk keperluan yang panjang dalam waktu satu hari penuh, seperti perkawinan atau upacara adat lainnya. Setidaknya minimal Rekan harus menyediakan batere Lithium cadangan (yang harganya lumayan mahal) untuk menggantikan batere utama saat dibutuhkan. Berbeda apabila Rekan mempertimbangkan penggunaan batere AA yang lebih mudah didapatkan di toko ataupun warung terdekat, yang sayangnya biasanya berimbas pada bentukan yang sedikit lebih tebal. Namun untuk perangkat kamera tipe Prosumer ataupun Profesional, keberadaan batere jenis ini biasanya dapat disamarkan dengan baik pada bentukan fisiknya.

Ketiga, untuk bisa mengambil gambar saat objek berada di kejauhan dengan hasil yang baik, dibutuhkan kemampuan Zooming. Namun jangan salah pilih, karena fitur Zoom yang kami pertimbangkan disini adalah Optical Zoomnya saja. Jadi, silahkan abaikan apabila sebuah perangkat hanya mengiklankan kemampuan Digital Zoom tanpa memiliki Optical Zoom. Kemampuan Zoom disini dilambangkan dengan (x) atau kali. Rata-rata kamera pocket memiliki kemampuan di kisaran 3x Optical Zoom, sedang Prosumer sudah ada yang mampu hingga 15 hingga 20x Optical Zoom.

Keempat, jendela intip atau yang dikenal dengan istilah ViewFinder. Fungsi ini akan berguna saat Rekan lebih mengutamakan kekuatan daya tahan dari sebuah perangkat kamera yang mampu mengirit batere jauh lebih baik ketimbang memanfaatkan layar lcd yang biasanya hadir disetiap perangkat kamera digital.

Kelima, ketahui lebih jauh kemampuan yang dijual pada perangkat digital yang kelak akan Rekan pilih. Apakah itu mendukung Panorama Shoot, self timer, Smile atau Face Detection bahkan mode Sport yang dapat digunakan untuk menangkap gambar bergerak.

Keenam, pertimbangkan adanya Pengaturan Manual yang nantinya dapat Rekan manfaatkan untuk mencoba-coba mengambil sudut pandang atau angle yang tak biasa, ataupun sedikit bermain dengan fitur-fitur dan kemampuan perangkat seperti yang disebutkan pada pertimbangan kelima diatas.

Terakhir, seperti biasa tentu saja Brand yang kelak bakalan berpengaruh pada layanan purna jual dari perangkat yang Rekan pilih.

Tujuh Tips diatas tentu tidak akan bersifat mengikat apabila Rekan sudah memiliki minat dan hasrat yang menggebu untuk segera memulai dengan perangkat kamera yang Terbaik.


Comments (12)

Salam…maaf agak menyimpang dari topik, saya pendatang baru mau tanya…sebenarnya lebih baik kualitas gambar kamera DSLR atau kamera digital biasa dengan tingkat pixel yang sama? Trims
Electro Lifes´s last blog post ..Memilih Kamera Berdasarkan Karakter Anda

[Reply]

pande Reply:

Tentu yang milik DSLR… karena jenis lensa yang digunakan biasanya berbeda meski pixel yang sama

[Reply]

tolong advice-nya bang ..

kalo budget 2-3 juta-an , kamera DSLR apa yg menurut anda paling bagus bwt dibeli ??
kalo bisa dikasih Brand & typenya yah ..
soalnya kemaren amper beli tapi ga jadi ..takut salah ..

trims sebelumnya ..

[Reply]

pande Reply:

Wah… Kalo budget segitu rasanya gag bakalan dapet yang tipe DSLR… Paling banter yang Semi atau Compact…

[Reply]

andrew sumanti Reply:

kalo gitu musti nabung lagi ..hehehe

makasih jawabannya Admin ..sukses yah ..

[Reply]

pande Reply:

Sippp

Min, Admin, mohon pencerahan dong, ane rencana mau beli fuji film prosumer finepix hs20exr, ane masih newbie masalah fotografi,

[Reply]

gan
kira2 kamera pro yg harga ny paling murah apa tu gan?

[Reply]

min, rencananya q mau beli kamera nih, pngen yg dslr kira2 budget 3,5 jt dapet kamera apa ya ?

[Reply]

pande Reply:

Kalo harga baru, sulit dapet yang dslr, tapi kalo second, cek di berniaga :p

[Reply]

Admin q rencana mau beli canon sx1is hrgx 1jt mnrut admin itu udh murah g?trima ksih sblumx

[Reply]

pande Reply:

itu serius 1 jutaan ?

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge