Menu
Categories
BlackBerry, dari Pebisnis hingga menjadi Trendsetter
May 14, 2012 tentang TeKnoLoGi

Sewindu lalu nama BlackBerry barangkali belum sefamiliar hari ini. Satu-satunya iklan yang dapat ditemui dipinggiran jalan Kota Denpasar kalau tidak salah Promo paket Enterprise Indosat dengan penawaran gratis sebuah handset BlackBerry jaman jadul type 7230/7290 dan 8700/8707. Ditengah gencarnya serbuan ponsel Nokia, keberadaan BlackBerry saat itu bisa dikatakan hanya menyasar pangsa pasar terbatas yaitu pebisnis. Tapi siapa sangka jika nama BlackBerry kini malah menjadi besar dan menenggelamkan sang raja dengan kesuksesan yang berlipatganda.
Menyebut nama perangkat ponsel telekomunikasi BlackBerry, bisa dikatakan identik dengan tiga hal. BBM, PIN dan Push Email.

Yang dimaksudkan dengan BBM atau BlackBerry Messenger adalah sebuah fitur instant messenger yang hanya dapat digunakan di kalangan pengguna handset BlackBerry untuk kebutuhan Chatting, bertukar informasi melalui Group serta bertukar file foto, audio dan video tanpa perlu khawatir diketahui orang lain.

Sedang PIN adalah sebuah identitas delapan digit yang menyertai setiap perangkat BlackBerry, yang meski dapat dikloning namun tidak dapat diubah layaknya nomor cantik pada ponsel. PIN inilah yang kemudian menjadi satu syarat penting bagi pengguna handset BlackBerry untuk memanfaatkan fitur-fitur penting didalamnya seperti BBM tadi.

Push Email sendiri merupakan sebuah layanan jualan utama perangkat BlackBerry yang mampu menerima email secara realtime dan tidak memberatkan perangkat lantaran adanya fitur kompresinya.

Jika dahulu secara bentukan perangkat BlackBerry identik dengan bentukan candybar lebar cenderung kaku dengan layar dan keypad atau thumbboard qwerty, kini perwajahannya sudah jauh lebih Dinamis dan trendy plus akses layar sentuh dan model clamshell atau cangkang kerang. Perubahan ini dilakukan tentu dalam rangka untuk menarik perhatian pengguna atau konsumen yang tidak lagi terpaku pada segmen bisnis.

Perangkat pertama yang begitu fenomenal keberadaannya adalah BlackBerry Bold 9000 dimana kebutuhan bisnis sudah mulai disandingkan dengan kebutuhan multimedia berupa audio, foto dan tentu saja video. Kesuksesan rilis versi Bold kemudian diikuti pula dengan pembaharuan konsep versi Curve yang sebelumnya menjadi pionir perkenalan nama BlackBerry di kancah dunia.

Dalam usaha untuk mengenal jenis perangkat BlackBerry sejak awal, ada tiga istilah yang barangkali perlu diketahui pengguna sebelum memutuskan untuk membelinya. Refurbished, BM atau Black Market dan Original. Masing-masing jenis perangkat yang siap beli ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Refurbished merupakan perangkat BlackBerry yang dikondisikan atau diperbaharui kembali, dengan cara mengganti spare part yang ditenggarai bermasalah dengan yang baru atau mengkanibal perangkat sejenis yang masih bisa digunakan. Perangkat ini biasanya merupakan perangkat yang memiliki model lama atau bisa jadi rilis baru yang kemudian dijual murah. Sayangnya jangka waktu pemberlakuan garansi biasanya hanya dalam hitungan minggu atau bulan.

Black Market merupakan perangkat BlackBerry rilisan terkini yang dijual mendahului dari rilis versi resminya dengan harga yang biasanya tergantung pada kemampuan yang dimiliki dan permintaan dari para konsumen yang menginginkannya. Untuk perangkat jenis ini biasanya hanya dapat ditemui di toko-toko besar dan garansi yang diberlakukan hanyalah Garansi Toko setempat atau dari pihak penjual, bukan dari distributor perangkat.

Original merupakan perangkat BlackBerry yang dirilis secara resmi dan diumumkan baik di media cetak dan layar kaca ataupun lewat promo bundling dengan operator dan potongan harga. Kelebihan jenis ini adalah diberlakukannya garansi resmi seandainya terjadi kesulitan atau gangguan pemakaian, namun biasanya baru bisa didapat setelah menanti sekian lama.

Untuk dapat menggunakannya secara optimal, pengguna diwajibkan berlangganan data plan yang dinamakan paket BIS atau paket BES. BIS (BlackBerry Internet Service) merupakan paket data plan yang diperuntukkan untuk pengguna personal yang memiliki aktifitas terbatas dengan biaya yang tentu saja lebih murah. Sedangkan BES (BlackBerry Enterprise Service) merupakan paket data plan yang diperuntukkan untuk pengguna korporat dengan kemampuan dan aktifitas unlimited.

Meski pada awalnya perangkat BlackBerry ini lebih difokuskan untuk segmen pebisnis namun seiring dengan pergeseran fungsi yang telah menjadi sebuah Trendsetter, kini malah banyak digunakan oleh segmen ibu rumah tangga, remaja bahkan anak sekolahan. Sehingga bisa dikatakan beberapa fitur yang lebih sering dipergunakan oleh pengguna sekaligus pemilik perangkat BlackBerry hanyalah BBM atau BlackBerry Messenger dan akun jejaring sosial seperti FaceBook ataupun Twitter. Selebihnya seperti aktifitas Browsing ataupun push Email hanya dilakukan oleh mereka yang paham dengan kemampuan sebuah perangkat BlackBerry. Sehingga tidak salah jika ada yang mengatakan bahwa tanpa fitur BBM, perangkat BlackBerry hanyalah sebuah telepon biasa saja.

"2" Comments
  1. Tambahan sedikit bli, sebenarnya menurut saya kekuatan BlackBerry itu ada pada push emailnya, bukan BBM. Sepengalaman saya memakai BB, justru BBM-nya ndak bisa diandalkan karena pesan bisa saja gagal terkirim karena BB yang dikirimkan sedang off.

    Masih lebih bagus Whatsapp, pesan akan tetap masuk ketika perangkat yang dikirimkan sudah “on”.
    imadewira┬┤s last blog post ..Apa Itu LPSE

    [Reply]

    pande Reply:

    Sayangnya gag semua pengguna BB paham dengan ‘kekuatan’ itu… terutama yang ikut”an membeli hanya gara”terpengaruh shitnetron *uhuk

    [Reply]

Leave a Reply
*