Tips Memilih Ponsel

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Mengganti ponsel bukanlah satu tindak kejahatan, namun jangan sampai menyesal jika sudah terlanjur mengganti ponsel tapi sayangnya tidak sesuai dengan harapan. Untuk itu, sebelum Rekan memutuskan mengganti perangkat komunikasi ponsel yang kini digunakan, barangkali bisa diintip dahulu tips-tips berikut.

1. Ketersediaan Budget
Seperti banyak hal, Budget merupakan pertimbangan pertama yang secara langsung memilah ketersediaan ponsel pada peringkat tertentu. Pilihan terbanyak barangkali ada pada tingkat menengah (kisaran 3,5 juta) kebawah. Dalam kisaran ini ada banyak vendor dan seri yang siap dibawa pulang dengan berbagai kemampuan.

2. Sistem Operasi
Pertimbangan kedua adalah apakah Rekan memerlukan sebuah ponsel pintar yang sekiranya dapat membantu banyak pekerjaan atau bersocial media ataukah hanya sekedar ponsel Java biasa yang memiliki kemampuan telepon dan sms saja. Untuk perangkat ponsel pintar tersedia berbagai perangkat dengan sistem operasi ternama seperti BlackBerry, iOs yang diusung oleh iPhone, Windows Phone, Symbian ^3 Anna dan Belle yang identik dengan Nokia atau Android. Masing-masing sistem operasi tentu punya kelebihan dan kelemahan yang berbeda satu sama lain.

3. Media Input
Setahun terakhir perangkat ponsel yang paling sering diluncurkan adalah yang memanfaatkan media input Touch Screen atau keypad type qwerty. Disamping itu ada pula yang menggunakan kombinasi keduanya dan keypad konvensional 3×4. Pertimbangan ini akan sangat mempengaruhi pola dan kecepatan aktifitas yang Rekan lakukan. Ada yang tidak terbiasa dengan keypad virtual pada layar sentuh dan ada pula yang kebingungan dengan keypad qwerty lantaran telah terbiasa dengan pola konvensional.

4. Fitur Andalan
Beberapa perangkat ponsel terkini sudah dibekali dengan fitur NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan pengguna untuk bertransaksi atau bertukar informasi dengan hanya mendekatkannya saja. Selain itu, istilah Tethering agaknya belakangan mulai menjadi sebuah Trend yang memungkinkan pengguna untuk berbagi koneksi wifi dengan sekitarnya. Pula memiliki kemampuan Chat Messenger yang membuat banyak kalangan dapat berkomunikasi satu sama lain secara intens.

5. Kemampuan Fitur Pendukung
Disamping fitur-fitur andalan yang sekiranya bakal dibutuhkan, tidak ada salahnya pula apabila fitur pendukung dapat dipertimbangkan dalam memilih sebuah ponsel. Misalkan kemampuan resolusi kamera yang menggunakan autofokus atau tidak, kemampuan musik player dan speaker yang nyaring atau pilihan tampilan layar yang mampu membuat mata nyaman memandang.

6. Social Media
Bicara perangkat ponsel yang rata-rata sudah dapat digunakan sebagai alternatif mobile internet rasanya tidak lengkap apabila belum mendukung kemampuan untuk bersocial media, dalam ponsel murah sekalipun. Katakanlah ketersediaan akses FaceBook atau Twitter, baik yang hanya mengandalkan shortcut menuju versi mobile atau bahkan mengembangkannya secara khusus dalam bentuk aplikasi.

7. Ketahanan Batere
Dalam beberapa pertimbangan terkadang daya tahan pemakaian ditempatkan pada akhir daftar atau malah cenderung diabaikan. Karena rata-rata perangkat ponsel pintar membutuhkan daya yang besar untuk dapat mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki. Akan sangat berbeda apabila pengguna tergolong jarang memanfaatkan dunia maya sebagai tempat aktifitasnya dan mengandalkan komunikasi voice atau text message (sms).

8. Layanan Purna Jual
Sebagai salah satu perangkat elektronik, ponsel sangat rentan akan kerusakan atau gangguan teknis baik yang dibawa sedari pabrikan atau karena salah penggunaan. Layanan Purna Jual menjadi pertimbangan terakhir yang kami sarankan mengingat sebagai konsumen, pengguna ponsel sangat berhak mendapatkan kepastian dari vendor untuk rasa nyaman dalam menggunakannya. Meski demikian, tidak semua vendor mampu menyediakan Layanan Purna Jualnya di seantero kota pelosok negeri. Itu sebabnya dalam beberapa kasus, apabila kerusakan tak mampu ditangani, perangkat biasanya akan dikirim ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan.

(www.pandebaik.com)

Pilih BlackBerry, iPhone, Symbian atau Android ?

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Awal Tahun Baru 2012 merupakan momen tepat bagi pengguna ponsel di tanah air terutama yang berkeinginan untuk mengganti ponsel lama ke tipe ponsel pintar yang notabene pada akhir tahun 2011 beberapa vendor ternama sudah memulai genderang perangnya masing-masing. BlackBerry v.7.0, iPhone lewat iOS v.5, Symbian ^3 Anna dan Belle serta Android. Sistem Operasi adalah satu syarat mutlak dalam memilih sebuah perangkat telekomunikasi pintar. Sebelum memutuskan untuk memilih, kami coba perkenalkan satu persatu sebagai bahan pertimbangan.

BlackBerry. Sebagai perangkat yang masih menjadi incaran bagi sebagian besar pengguna ponsel di tanah air, Research In Motion (RIM) kini datang dengan membawa rilis versi OS terbaru 7.0. Mereka menawarkan fitur NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan penggunanya untuk bertukar data atau melakukan transaksi antar ponsel dengan hanya mendekatkannya saja. Selain itu ada peningkatan performa browser yang lebih baik ketimbang pendahulunya. Juga tampilan depan (HomeScreen) dan Menu yang jauh lebih dinamis dan berwana. Peningkatan lain dilakukan pula pada besaran Prosesor yang digunakan ditambah memory dan juga RAM, sehingga harapannya tentu saja BlackBerry tidak lagi menjadi perangkat ponsel pintar yang lemot dalam beraktifitas. Beberapa ponsel rilis BlackBerry yang dapat dijadikan sebagai pilihan yaitu BlackBerry Bold 9900, 9850 Monaco dan Bold 9790.

iPhone. Berbarengan dengan momen kepergian Steve Jobs sang Founding Father’s, Apple meluncurkan perangkat terkini mereka yang diberi nama iPhone 4S. Meski masih menggunakan desain lama, iPhone terkini mengusung Teknologi voice recognition bernama SIRI, dimana pengguna dihadapkan pada perangkat yang mampu melakukan perintah hanya dengan menggunakan suara, menjawab hingga memberikan alternatif saran untuk setiap pertanyaan yang diajukan. Terkait pengiriman email, informasi tempat kuliner, arus lalu lintas hingga yang remeh-remeh untuk sekedar mengujinya. Selain itu ada juga iMessage, Messenger antar pengguna iPhone, yang diluncurkan untuk bersaing dengan BlackBerry Messenger. Sedang bagi pengguna yang ingin menjajal teknologi Cloud (storage di dunia maya), box.net menyediakan 50GB online storage bagi semua pengguna iPhone secara Cuma-Cuma.

Symbian. Pada Tahun 2011 Symbian tampaknya pula harus mengakui kekalahan OS yang mereka banggakan selama lima tahun terakhir. Beberapa versi OS yang dikembangkan dibawah bendera Symbian tak lagi dilanjutkan, termasuk MeeGo yang dahulu sempat digadang-gadangi sebagai pengganti. Kini dengan meliris versi ^3, Anna dan Belle, Symbian yang hanya melakukan kerjasama dengan Nokia tampak pede dengan merilis beberapa ponsel berlayar sentuh dengan tawaran harga yang terjangkau. Selain aksesibilitas Menu yang lebih gegas, pengguna diberikan keleluasaan untuk melakukan kustomisasi tampilan depan HomeScreen sesuai keinginan. Selain itu ada juga penambahan jumlah halaman depan yang dapat dimanfaatkan sesuai kategori. Beberapa ponsel yang dapat dijadikan pilihan adalah Nokia X7, Nokia E6, Nokia 500 dan Nokia 700.

Android. Invasi si robot hijau hasil kembangan Google tampaknya makin tak terbendung. Setelah merangsek pasar ponsel saat merilis versi 2.3 GingerBread, kini Android sedang bersiap menggantikannya dengan rilis 4.0 ber-code name Ice Cream Sandwich. Sedang versi 3.0 HoneyComb masih tetap diperuntukkan bagi perangkat Tablet. Berbeda dengan OS lainnya yang identik dengan satu nama Vendor, Android tampil ke publik diusung oleh beragam vendor ternama seperti Samsung, LG, HTC, Sony Ericsson atau Motorola hingga vendor lokal Nexian, IMO, Huawei atau ZTE. Lantaran diusung beragam vendor, Android pun kemudian ditawarkan dengan beragam harga dan tentu beragam kemampuan. Semua itu untuk memberikan banyak pilihan bagi para calon pengguna dari yang sekedar hanya ingin mencoba dan belajar menggunakannya hingga tingkat Expert yang membutuhkan spesifikasi tinggi untuk berakfitas. Salah satu kebanggaan perangkat Android adalah kemampuannya untuk melakukan Tethering atau berbagi koneksi wifi dengan perangkat lainnya. Namun dengan mengusung input layar sentuh dan kemampuan yang mutlak mensyaratkan online untuk mengoptimalkan fungsi perangkat, salah satu kekurangan yang kerap dikeluhkan oleh pengguna Android adalah borosnya daya batere yang dibutuhkan untuk aktifitas harian.

Selain sistem operasi yang telah disebutkan diatas, ada juga alternatif lain OS Windows Phone 8 yang masih dalam tahap pengembangan. Mengingat versi terdahulu 6.5 dan 7.5 yang kabarnya dengan terpaksa dihentikan lantaran kurang mampu bersaing dengan yang lain.

Untuk memilih satu dari empat sistem operasi OS diatas, selain kebutuhan ada juga ketersediaan Budget sebaiknya dipertimbangkan. Apabila boleh kami sarankan, silahkan coba pilihan kelas menengah agar kelak tak menyesal dengan besaran dana yang dikeluarkan atau terbatasnya kemampuan yang dapat dilakukan.

(PanDe Baik)
Artikel ini sempat pula tayang di Media Koran Tokoh edisi Minggu pertama Januari Tahun 2012