Mengenal Samsung Galaxy Tab 7 Plus (Bagian 2)

Category : tentang TeKnoLoGi

Meskipun dikategorikan sebagai perangkat TabletPC, Samsung Galaxy Tab 7 plus memiliki kemampuan yang setara dengan pendahulunya Tab 7. Bisa difungsikan sebagai perangkat Telepon yang mampu melakukan panggilan Voice Call dan juga Pesan sms layaknya ponsel biasa.

Aplikasi Polaris yang dikembangkan untuk tujuan Office Application. Dalam versi ini, sudah mendukung dua Format file yang berbeda dari Office Application untuk docx (Word), xlsx (Excel), pptx (PowerPoint) dalam format 2003 dan 2007.

Aplikasi photo Editor yang secara Default telah disematkan dalam perangkat Samsung Galaxy Tab 7 Plus yang berfungsi layaknya Photo processing, serta mampu melakukan Selected baik yang di-Merger ataupun Substract.

Mengenal Samsung Galaxy Tab 7 Plus (Bagian 1)

Category : tentang TeKnoLoGi

Perwajahan perangkat Samsung Galaxy Tab 7 Plus yang telah mengadopsi sistem operasi Android versi 3.0.1 HoneyComb. Sebuah kemajuan pula perubahan besar bagi perangkat Tab 7 pendahulunya.

About Device dan juga Software Update. Mampu melakukan pembaharuan secara online langsung dari Perangkat tanpa memanfaatkan Kies ataupun PC/NoteBook lagi.

Seperti halnya perangkat TabletPC Samsung Galaxy Tab 10.1, perubahan terjadi pada kustomisasi ukuran Widget yang dapat diubah sesuai keinginan dan kebutuhan.

Samsung Galaxy Tab 7 Plus, ramping stylish dan bertenaga

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Belum habis masa jaya penjualan TabletPC berbasis sistem operasi Android 2.2 Froyo (kemudian di upgrade ke 2.3 GingerBread) Samsung Gakaxy Tab 7 yang dirilis jelang akhir tahun 2010 lalu, di penghujung tahun 2011 kembali merilis ulang versi yang sama dengan embel-embel Plus. Alih-alih menambahkan sekedar fitur terkini seperti yang pernah dilakukan vendor ponsel lain, Samsung malah tidak tanggung-tanggung dalam usahanya memperbaharui perangkat untuk meneruskan masa jaya penjualan TabletPCnya tersebut.

Dengan bentukan perangkat yang kini tampil lebih ramping, bertaut sekitar 4 mm dibandingkan Samsung Galaxy Tab 7 versi awal, Tab 7 Plus tampak jauh lebih nyaman digenggam meski dengan satu tangan. Tipisnya bodi perangkat membuat Tab 7 Plus lebih mudah dibawa dalam sebuah tas pinggang atau kantong celana sekalipun. Selain itu, Tab 7 Plus tampak jauh lebih Stylish dengan menghilangkan empat tombol haptic sentuh yang dahulunya tampil di sisi bawah saat perangkat disajikan dalam bentuk Portrait. Tampilan ini kurang lebih sama dengan perangkat TabletPC rilis Samsung lainnya dalam versi 8.9 dan 10.1 inch.

Mengusung sistem operasi Android 3.2 HoneyComb yang memang diperuntukkan bagi perangkat TabletPC, Tab 7 plus tampak makin yakin dengan performa barunya yang sudah disematkan pula dengan peningkatan spesifikasi Prosesor Dual Core 1,2 GHz dan besaran Memory RAM (Read Access Memory) 1 GB.

Dengan adanya peningkatan ini tentu saja secara kemampuan Tab 7 plus menjanjikan akselerasi yang lebih baik ketimbang versi awal. Setidaknya baru akan terasa ketika perangkat digunakan untuk menjalankan aplikasi secara Multitasking atau bersamaan, pula permainan dengan tingkatan grafis High Definitions.

Berkat adanya perubahan penggunaan sistem operasi yang diperuntukkan bagi Tab 7 Plus, seperti yang telah dikatakan sebelumnya, Samsung kemudian menghilangkan keberadaan empat tombol sentuh yang dahulu hanya bisa tampil sempurna dalam tampilan Portrait, dan tidak mengikuti perubahan layar ketika ditampilkan dalam posisi landscape seperti halnya perangkat HTC Flyer. Tiga Tombol sentuh utama yang menyajikan fungsi Home, Back dan juga Multitasking kini sudah mampu menyesuaikan sesuai perubahan layar yang dilakukan oleh pengguna. Posisi ketiga tombol ini dapat diakses di sisi kiri bawah layar. Ini tentu akan memberikan banyak kemudahan penggunaan dalam beraktifitas.

Sayangnya, perubahan yang dilakukan ini tentu berdampak besar pada perubahan perilaku pengguna yang barangkali sudah terbiasa dengan tampilan dan aksesibilitas sistem operasi Android 2.3 GingerBread dalam Tab 7 sebelumnya. Bisa dikatakan sedikit lebih rumit bagi pengguna awam.

Disamping itu, terdapat beberapa peningkatan kecil lainnya yang dilakukan pada Tab 7 Plus seperti penggunaan kamera depan dengan resolusi 2 MP, kapasitas maksimum kartu memory eksternal yang bisa didukung mencapai 64 GB dan perubahan ukuran widget yang mampu ditampilkan dihalaman depan (homescreen).

Meski demikian, untuk fungsi Voice dan Text Messaging kelihatannya masih tetap dipertahankan seperti halnya versi Tab 7 terdahulu untuk mendukung mobilitas pengguna secara lebih lengkap.

Dengan perbedaan kisaran harga pasaran yang mencapai nilai satu juta rupiah, untuk sekian banyak perubahan atau peningkatan performa yang tentu membuat Tab 7 Plus jauh lebih bertenaga, rasanya cukup layak untuk dijadikan pilihan apabila budget yang tersedia bisa mencukupi.

(PanDe Baik)
Artikel ini sempat pula tayang di Media Koran Tokoh edisi Minggu Ketiga Januari Tahun 2012

Tips Memilih TabletPC

4

Category : tentang TeKnoLoGi

TabletPC atau yang dahulu dikenal dengan istilah Sabak merupakan sebuah perangkat yang dalam dua tahun terakhir menjadi Booming dikalangan pengguna Gadget tanah air lantaran kemampuannya yang nyaris menyamai NoteBook sebagai perangkat kerja dan bentukannya yang ringan dan cenderung lebih mobile sehingga memungkinkan untuk dibawa kemana saja dan dalam siatuasi apapun. TabletPC menjadi sebuah Trend setelah Apple meluncurkan perangkat iPad mereka yang pertama dan fenomenal sehingga menginspirasi vendor besar lainnya untuk menjadi kompetitor bahkan plagiatornya. Kini publik dihadapkan pada banyak pilihan TabletPC yang siap dibawa pulang baik diharapkan dapat membantu sebagian dari aktifitas yang dilakukan atau hanya untuk memuaskan rasa penasaran saja. Sebelum memutuskan pilihan, simak dahulu Tips memilih TabletPC dari kami.

1. Budget
Beberapa TabletPC memang ada yang ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau. Namun sekedar informasi bahwa murahnya harga yang ditawarkan biasanya akan berbanding lurus dengan fitur dan kemampuan yang dibenamkan didalamnya. Untuk pertimbangan pertama ini, kami menyarankan untuk menyediakan dana kisaran 3 s/d 4 jutaan untuk mendapatkan TabletPC yang kelak mampu mengakomodasi semua kebutuhan yang diharapkan.

2. Dimensi Layar
Ada beberapa pilihan dimensi layar yang dapat dipertimbangkan kembali dalam memilih sebuah perangkat Tablet PC. Dari yang terbesar 10 inchi, 8,9”, 7” hingga 5”. Semua kembali kebutuhan dan kemungkinan Rekan untuk membawa dan menggunakannya dalam segala situasi. Semakin besar dimensi layar, semakin nyaman mata kita saat menggunakannya namun semakin tak nyaman apabila Rekan merupakan tipikal orang tak ingin dianggap pamer.

3. Sistem Operasi
Setidaknya ada empat jenis sistem operasi yang kini disematkan dalam sebuah TabletPC sebagai alternatif pilihan. Terbanyak dari Android yang diusung oleh beragam vendor, diikuti iOS lewat dua perangkat iPad, BlackBerry lewat perangkat PlayBook dan Windows dari beberapa pabrikan yang biasanya dibundling dengan Android.

4. Jaringan
Dalam penjualan TabletPC dengan jenis yang sama, biasanya dilepas dalam dua versi. Yang hanya mendukung jaringan Wifi saja dan yang dikombinasi dengan jaringan 3G selular. Kelebihan perangkat yang dijual dengan dukungan Wifi saja tanpa selular adalah dilepas dengan harga yang jauh lebih murah. Namun untuk bisa memanfaatkannya secara optimal, mutlak membutuhkan hotspot terdekat atau diakali dengan membeli perangkat router tambahan yang dapat dibawa kemana saja.

5. Fitur yang ditawarkan
Kebutuhan fitur pada sebuah perangkat TabletPC biasanya sedikit berbeda dibanding kebutuhan fitur pada sebuah perangkat ponsel. Kemampuannya untuk melakukan Multitasking atau banyak aktifitas dalam suatu waktu adalah hal mutlak. Pun demikian dengan Office Application yang diharapkan tidak hanya sekedar sebagai viewer saja. Beberapa Fitur lain yang ditawarkan oleh masing-masing perangkat adalah Tethering, yang memungkinkan pengguna membagi koneksi internet lewat jaringan Wifi dengan lingkungan sekitarnya, Voice dan Sms untuk alternatif komunikasi layaknya ponsel dan Market yang siap menyediakan ratusan bahkan ribuan aplikasi atau games bagi pengguna yang membutuhkannya.

6. Daya Tahan Batere
Secara rata-rata, perangkat TabletPC biasanya dibekali dengan daya tahan batere yang cukup untuk digunakan satu dua hari dalam pemakaian normal. Namun ada juga beberapa vendor yang membekali perangkat dengan keterbatasan daya batere seperti halnya Acer atau vendor lokal. Besarnya daya tahan batere tentu akan berpengaruh besar pada pola pemakaian pengguna yang barangkali diharuskan untuk membawa charger kemana-mana.

7. Layanan Purna Jual
Seperti halnya perangkat elektronik lainnya, Layanan Purna Jual mutlak dibutuhkan pengguna apabila perangkat yang dimilikinya mengalami gangguan akibat ketidak/sengajaan penggunaan. Tidak seperti layanan purna jual perangkat ponsel, untuk tabletpc bisa jadi lebih sedikit lagi yang mampu menyediakannya di setiap kota pelosok negeri.

8. Forum dan Komunitas
Untuk bisa menggunakan sebuah perangkat TabletPC bisa dikatakan sedikit lebih rumit ketimbang ponsel. Pengaruh besar perbedaan sistem operasi yang dipergunakan dalam setiap perangkat tabletpc dibanding ponsel membuat aksesibilitas menu dan pola kerja pengguna dalam beraktifitas tak lagi bisa disamakan. Bahkan dalam satu jenis sistem operasi yang berasal dari vendor yang berbeda, penggunaannya tidak bisa disamakan. Kebutuhan akan keberadaan Forum dan Komunitas, akan jauh lebih banyak membantu pengguna baik dari sekedar penggunaan secara umum, pemanfaatan aplikasi hingga kustomisasi lebih lanjut.

(www.pandebaik.com)

Mengenal Perangkat TabletPC

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Akhir November 2011 lalu, sebuah media cetak lokal beberapa kali menurunkan berita perihal pengadaan iPad bagi para pejabat yang dikhawatirkan sebagai cara yang tidak efektif untuk meningkatkan kinerja para pejabat seperti klaim yang dijadikan sebagai alasan pengadaan. Sebenarnya istilah yang lebih tepat bagi pengadaan iPad adalah pengadaan perangkat TabletPC yang notabene dalam dunia pengadaan sebenarnya tidak dibenarkan untuk menyebutkan sebuah merek atau brand seperti iPad. Lantas ada yang tahu apa itu perangkat TabletPC yang diharapkan mampu meningkatkan kinerja para pejabat tersebut ?

TabletPC merupakan sebuah perangkat kerja digital atau sebuah computer dalam bentuk portable yang berukuran kompak layaknya sebuah buku dan dapat dipergunakan secara mobile, dibekali dengan teknologi layar sentuh sebagai media input utama, serta memanfaatkan pena atau stylus hingga sentuhan tangan untuk dapat mengoperasikannya. Teknologi TabletPC sebetulnya telah dikenal sudah cukup lama, bahkan pada tahun 1993 Apple serta Fujitsu sempat mengumumkan perangkat TabletPC mereka yang pertama. Ketika teknologi semakin berkembang, perangkat TabletPC mulai menggeliat saat dirilis dalam bentuk UMPC (Ultra Mobile Personal Computer) yang mengadopsi bentukan perangkat Notebook namun dengan tampilan layar memutar. Teknologi TabletPC baru mulai dianggap booming dihadapan publik ketika Apple merilis iPad seri pertama pada bulan April 2010.

Dibandingkan perangkat mobile seperti ponsel, TabletPC memiliki beberapa kelebihan tersendiri yang kemudian menjadikannya perangkat portable paling diburu sejak awal tahun 2011. Kemampuannya untuk melakukan sejumlah aktifitas kerja yang berkaitan dengan office application merupakan salah satu dari sekian banyak fungsi serta kemampuan perangkat yang berguna bagi pemiliknya. Dengan layar yang lebar, menjadikan sebuah perangkat TabletPC sangat nyaman dipandang mata saat beraktifitas, terutama bagi para lansia dan anak-anak.

Untuk dapat mengoptimalkan kemampuan sebuah perangkat TabletPC, pengguna diharapkan mengetahui minimal kemampuan apa saja yang dapat dilakukan oleh masing-masing perangkat serta memiliki dan menggunakan akses internet unlimited bulanan untuk mencegah pengurasan pulsa yang berlebihan.

Pada awal tahun 2012 ini, ada banyak varian TabletPC yang dapat dijadikan sebagai alternative pilihan untuk mendukung kinerja Rekan-rekan dalam beraktifitas. Paling tidak ada empat jenis system operasi yang siap membantu dalam hal office application, hiburan atau multimedia dan tersedia dalam beragam rentang harga serta kemampuan. iOS pada perangkat iPad, Android, BlackBerry pada perangkat PlayBook dan Windows Tablet Edition. Masing-masing system operasi yang disematkan dalam perangkat TabletPC, memiliki kelebihan serta kekurangan yang berbeda satu sama lain.

Dari segi ukuran, ada sedikitnya empat dimensi layar yang dapat dikategorikan sebagai perangkat TabletPC, yaitu 5”, 7”, 8,9” dan 10,1”. Untuk ukuran layar 5”, 7” dan 8,9” lebih dominan dikuasai oleh perangkat TabletPC yang mengadopsi system operasi Android, dan datang dari berbagai varian brand serta harga. Adapun besaran budget yang dapat disediakan untuk dapat membawa pulang sebuah perangkat TabletPC dengan kualitas menengah keatas adalah kisaran 3 s/d 8,5 Juta rupiah. Meski ada juga beberapa perangkat TabletPC brand local yang dijual dengan kisaran harga 800ribu s/d 2,5 Juta rupiah. Di rentang harga ini tentu saja ada beberapa fitur dan kemampuan tertentu yang dipangkas oleh Vendor.

Bicara masalah harga, biasanya ada dua varian berbeda dukungan jaringan yang dirilis oleh masing-masing vendor atau brand pada seri yang mereka luncurkan. Yang mendukung hanya jaringan Wifi saja atau yang dikenal dengan istilah Wifi only dan yang mendukung jaringan seluler atau dikenal dengan istilah 3G+Wifi. Untuk perangkat TabletPC Wifi only biasanya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dengan selisih rata-rata sebesar satu juta rupiah, namun untuk dapat terhubung dengan dunia maya, perangkat ini harus mencari akses hotspot terdekat, meski ada juga vendor yang membekali perangkat mobile Router dalam paket penjualannya.

Sedikit Tips dari kami untuk Rekan yang berminat memiliki sebuah perangkat TabletPC, pertama pilihlah yang masuk dalam kategori kelas menengah dengan kisaran budget 3 Juta rupiah. Ini kami sarankan agar Rekan tidak kecewa dengan kinerja akses operasional yang dapat dilakukan perangkat ataupun keterbatasan kemampuan yang barangkali kerap dialami perangkat TabletPC buatan local. Tips kedua, pilihlah ukuran yang sekiranya dibutuhkan dan dapat dibawa serta dipergunakan dalam beberapa situasi tertentu. Tips ketiga, pahami spesifikasi perangkat TabletPC yang akan dipilih bahkan jika perlu diperbandingkan dengan perangkat dalam rentang harga yang sama, meliputi besaran internal storage, kecepatan akses prosesor serta besaran RAM memory yang digunakan.

(PanDe Baik)
Artikel ini sempat pula tayang di Media Koran Tokoh edisi Minggu Ketiga Januari Tahun 2012

Tips Memilih Ponsel

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Mengganti ponsel bukanlah satu tindak kejahatan, namun jangan sampai menyesal jika sudah terlanjur mengganti ponsel tapi sayangnya tidak sesuai dengan harapan. Untuk itu, sebelum Rekan memutuskan mengganti perangkat komunikasi ponsel yang kini digunakan, barangkali bisa diintip dahulu tips-tips berikut.

1. Ketersediaan Budget
Seperti banyak hal, Budget merupakan pertimbangan pertama yang secara langsung memilah ketersediaan ponsel pada peringkat tertentu. Pilihan terbanyak barangkali ada pada tingkat menengah (kisaran 3,5 juta) kebawah. Dalam kisaran ini ada banyak vendor dan seri yang siap dibawa pulang dengan berbagai kemampuan.

2. Sistem Operasi
Pertimbangan kedua adalah apakah Rekan memerlukan sebuah ponsel pintar yang sekiranya dapat membantu banyak pekerjaan atau bersocial media ataukah hanya sekedar ponsel Java biasa yang memiliki kemampuan telepon dan sms saja. Untuk perangkat ponsel pintar tersedia berbagai perangkat dengan sistem operasi ternama seperti BlackBerry, iOs yang diusung oleh iPhone, Windows Phone, Symbian ^3 Anna dan Belle yang identik dengan Nokia atau Android. Masing-masing sistem operasi tentu punya kelebihan dan kelemahan yang berbeda satu sama lain.

3. Media Input
Setahun terakhir perangkat ponsel yang paling sering diluncurkan adalah yang memanfaatkan media input Touch Screen atau keypad type qwerty. Disamping itu ada pula yang menggunakan kombinasi keduanya dan keypad konvensional 3×4. Pertimbangan ini akan sangat mempengaruhi pola dan kecepatan aktifitas yang Rekan lakukan. Ada yang tidak terbiasa dengan keypad virtual pada layar sentuh dan ada pula yang kebingungan dengan keypad qwerty lantaran telah terbiasa dengan pola konvensional.

4. Fitur Andalan
Beberapa perangkat ponsel terkini sudah dibekali dengan fitur NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan pengguna untuk bertransaksi atau bertukar informasi dengan hanya mendekatkannya saja. Selain itu, istilah Tethering agaknya belakangan mulai menjadi sebuah Trend yang memungkinkan pengguna untuk berbagi koneksi wifi dengan sekitarnya. Pula memiliki kemampuan Chat Messenger yang membuat banyak kalangan dapat berkomunikasi satu sama lain secara intens.

5. Kemampuan Fitur Pendukung
Disamping fitur-fitur andalan yang sekiranya bakal dibutuhkan, tidak ada salahnya pula apabila fitur pendukung dapat dipertimbangkan dalam memilih sebuah ponsel. Misalkan kemampuan resolusi kamera yang menggunakan autofokus atau tidak, kemampuan musik player dan speaker yang nyaring atau pilihan tampilan layar yang mampu membuat mata nyaman memandang.

6. Social Media
Bicara perangkat ponsel yang rata-rata sudah dapat digunakan sebagai alternatif mobile internet rasanya tidak lengkap apabila belum mendukung kemampuan untuk bersocial media, dalam ponsel murah sekalipun. Katakanlah ketersediaan akses FaceBook atau Twitter, baik yang hanya mengandalkan shortcut menuju versi mobile atau bahkan mengembangkannya secara khusus dalam bentuk aplikasi.

7. Ketahanan Batere
Dalam beberapa pertimbangan terkadang daya tahan pemakaian ditempatkan pada akhir daftar atau malah cenderung diabaikan. Karena rata-rata perangkat ponsel pintar membutuhkan daya yang besar untuk dapat mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki. Akan sangat berbeda apabila pengguna tergolong jarang memanfaatkan dunia maya sebagai tempat aktifitasnya dan mengandalkan komunikasi voice atau text message (sms).

8. Layanan Purna Jual
Sebagai salah satu perangkat elektronik, ponsel sangat rentan akan kerusakan atau gangguan teknis baik yang dibawa sedari pabrikan atau karena salah penggunaan. Layanan Purna Jual menjadi pertimbangan terakhir yang kami sarankan mengingat sebagai konsumen, pengguna ponsel sangat berhak mendapatkan kepastian dari vendor untuk rasa nyaman dalam menggunakannya. Meski demikian, tidak semua vendor mampu menyediakan Layanan Purna Jualnya di seantero kota pelosok negeri. Itu sebabnya dalam beberapa kasus, apabila kerusakan tak mampu ditangani, perangkat biasanya akan dikirim ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan.

(www.pandebaik.com)

Pilih BlackBerry, iPhone, Symbian atau Android ?

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Awal Tahun Baru 2012 merupakan momen tepat bagi pengguna ponsel di tanah air terutama yang berkeinginan untuk mengganti ponsel lama ke tipe ponsel pintar yang notabene pada akhir tahun 2011 beberapa vendor ternama sudah memulai genderang perangnya masing-masing. BlackBerry v.7.0, iPhone lewat iOS v.5, Symbian ^3 Anna dan Belle serta Android. Sistem Operasi adalah satu syarat mutlak dalam memilih sebuah perangkat telekomunikasi pintar. Sebelum memutuskan untuk memilih, kami coba perkenalkan satu persatu sebagai bahan pertimbangan.

BlackBerry. Sebagai perangkat yang masih menjadi incaran bagi sebagian besar pengguna ponsel di tanah air, Research In Motion (RIM) kini datang dengan membawa rilis versi OS terbaru 7.0. Mereka menawarkan fitur NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan penggunanya untuk bertukar data atau melakukan transaksi antar ponsel dengan hanya mendekatkannya saja. Selain itu ada peningkatan performa browser yang lebih baik ketimbang pendahulunya. Juga tampilan depan (HomeScreen) dan Menu yang jauh lebih dinamis dan berwana. Peningkatan lain dilakukan pula pada besaran Prosesor yang digunakan ditambah memory dan juga RAM, sehingga harapannya tentu saja BlackBerry tidak lagi menjadi perangkat ponsel pintar yang lemot dalam beraktifitas. Beberapa ponsel rilis BlackBerry yang dapat dijadikan sebagai pilihan yaitu BlackBerry Bold 9900, 9850 Monaco dan Bold 9790.

iPhone. Berbarengan dengan momen kepergian Steve Jobs sang Founding Father’s, Apple meluncurkan perangkat terkini mereka yang diberi nama iPhone 4S. Meski masih menggunakan desain lama, iPhone terkini mengusung Teknologi voice recognition bernama SIRI, dimana pengguna dihadapkan pada perangkat yang mampu melakukan perintah hanya dengan menggunakan suara, menjawab hingga memberikan alternatif saran untuk setiap pertanyaan yang diajukan. Terkait pengiriman email, informasi tempat kuliner, arus lalu lintas hingga yang remeh-remeh untuk sekedar mengujinya. Selain itu ada juga iMessage, Messenger antar pengguna iPhone, yang diluncurkan untuk bersaing dengan BlackBerry Messenger. Sedang bagi pengguna yang ingin menjajal teknologi Cloud (storage di dunia maya), box.net menyediakan 50GB online storage bagi semua pengguna iPhone secara Cuma-Cuma.

Symbian. Pada Tahun 2011 Symbian tampaknya pula harus mengakui kekalahan OS yang mereka banggakan selama lima tahun terakhir. Beberapa versi OS yang dikembangkan dibawah bendera Symbian tak lagi dilanjutkan, termasuk MeeGo yang dahulu sempat digadang-gadangi sebagai pengganti. Kini dengan meliris versi ^3, Anna dan Belle, Symbian yang hanya melakukan kerjasama dengan Nokia tampak pede dengan merilis beberapa ponsel berlayar sentuh dengan tawaran harga yang terjangkau. Selain aksesibilitas Menu yang lebih gegas, pengguna diberikan keleluasaan untuk melakukan kustomisasi tampilan depan HomeScreen sesuai keinginan. Selain itu ada juga penambahan jumlah halaman depan yang dapat dimanfaatkan sesuai kategori. Beberapa ponsel yang dapat dijadikan pilihan adalah Nokia X7, Nokia E6, Nokia 500 dan Nokia 700.

Android. Invasi si robot hijau hasil kembangan Google tampaknya makin tak terbendung. Setelah merangsek pasar ponsel saat merilis versi 2.3 GingerBread, kini Android sedang bersiap menggantikannya dengan rilis 4.0 ber-code name Ice Cream Sandwich. Sedang versi 3.0 HoneyComb masih tetap diperuntukkan bagi perangkat Tablet. Berbeda dengan OS lainnya yang identik dengan satu nama Vendor, Android tampil ke publik diusung oleh beragam vendor ternama seperti Samsung, LG, HTC, Sony Ericsson atau Motorola hingga vendor lokal Nexian, IMO, Huawei atau ZTE. Lantaran diusung beragam vendor, Android pun kemudian ditawarkan dengan beragam harga dan tentu beragam kemampuan. Semua itu untuk memberikan banyak pilihan bagi para calon pengguna dari yang sekedar hanya ingin mencoba dan belajar menggunakannya hingga tingkat Expert yang membutuhkan spesifikasi tinggi untuk berakfitas. Salah satu kebanggaan perangkat Android adalah kemampuannya untuk melakukan Tethering atau berbagi koneksi wifi dengan perangkat lainnya. Namun dengan mengusung input layar sentuh dan kemampuan yang mutlak mensyaratkan online untuk mengoptimalkan fungsi perangkat, salah satu kekurangan yang kerap dikeluhkan oleh pengguna Android adalah borosnya daya batere yang dibutuhkan untuk aktifitas harian.

Selain sistem operasi yang telah disebutkan diatas, ada juga alternatif lain OS Windows Phone 8 yang masih dalam tahap pengembangan. Mengingat versi terdahulu 6.5 dan 7.5 yang kabarnya dengan terpaksa dihentikan lantaran kurang mampu bersaing dengan yang lain.

Untuk memilih satu dari empat sistem operasi OS diatas, selain kebutuhan ada juga ketersediaan Budget sebaiknya dipertimbangkan. Apabila boleh kami sarankan, silahkan coba pilihan kelas menengah agar kelak tak menyesal dengan besaran dana yang dikeluarkan atau terbatasnya kemampuan yang dapat dilakukan.

(PanDe Baik)
Artikel ini sempat pula tayang di Media Koran Tokoh edisi Minggu pertama Januari Tahun 2012