Pengembangan Teknologi Akses Komunikasi Data untuk LPSE (bagian 3)

Category : tentang TeKnoLoGi

PEMBAHASAN

Meski kini sudah tersedia fasilitas TTS (Trouble Ticketing System) yang dapat ditemukan pada masing-masing jendela pengguna akun LPSE, namun terkadang dalam beberapa kasus yang dialami oleh masing-masing LPSE apalagi diawal pembentukan atau terkait dengan gangguan Server, membutuhkan saran, jawaban atau tindakan yang sesegera mungkin ditangani oleh induk organisasi dalam hal ini, LKPP komunikasi verbal/suara masih kerap harus dilaksanakan dan pada kenyataanya kegiatan ini terbukti membutuhkan biaya yang tidak sedikit setiap bulannya.

Sesungguhnya ada jalan lain yang dapat ditempuh untuk membantu mengatasi permasalahan biaya diatas yaitu dengan memanfaatkan kemajuan teknologi akses komunikasi data. Setidaknya ada dua teknologi yang dapat digunakan secara optimal untuk itu. Pertama, Teknologi komunikasi suara yang memanfaatkan data atau melalui Internet Protocol (VoIP) sebagai alternatif komunikasi verbal /lisan baik yang dilakukan untuk kalangan secara intern dan ekstern. Teknologi kedua bernama Twitter, salah satu Jejaring Sosial yang kini sedang menjadi trend dan kerap digunakan sebagai sarana untuk berbagi informasi yang dapat digunakan sebagai alternatif komunikasi melalui tulisan.

1. Pemanfaatan VoIP untuk LPSE

Voice over Internet Protocol yang lebih popular dengan sebutan VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone menurut Wikipedia adalah sebuah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara tersebut diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket data dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

Bentuk paling sederhana dalam sebuah sistem VoIP adalah dua buah komputer yang terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet, memiliki kartu suara yang dihubungkan dengan speaker dan microphone. Ditambah dukungan perangkat lunak khusus, kedua pemakai komputer akan bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Bentuk komunikasi tersebut bisa berupa pertukaran file, suara, maupun gambar. Jika kedua lokasi terhubung dengan jarak yang cukup jauh (antar kota, bahkan antar negara) maka bisa dilihat keuntungan dari segi biaya. Kedua pihak hanya perlu membayar biaya pulsa internet saja, yang nilainya akan lebih murah daripada biaya pulsa telepon sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) atau internasional (SLI).

Keuntungan lain dalam menggunakan VoIP, selain biaya yang dihabiskan lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh, VoIP dapat memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara sehingga tidak diperlukan tambahan biaya bulanan untuk penambahan komunikasi suara. Disamping itu memungkinkan pula banyak variasi penggunaan dari peralatan atau perangkat yang ada, misalkan dari PC disambung ke telepon biasa, atau dengan perangkat telepon sellular.

Satu-satunya Kelemahan dalam menggunakan VoIP untuk saat ini adalah kualitas suara dlam percakapan akan sangat bergantung pada kualitas koneksi yang digunakan/didapat. Jika koneksi internet yang digunakan adalah koneksi internet pita-lebar/broadband, maka kualitas suara akan jernih tanpa jeda, bahkan lebih jernih dari sambungan telepon biasa dan tidak terputus-putus.

Post a comment

CommentLuv badge