Menu
Categories
Mengakhiri Kisah Harry Potter Hari Ini
July 29, 2011 tentang InSPiRasi

Belum lengkap rasanya jika mengaku sebagai penikmat serial Harry Potter hanya mengikuti kisahnya dalam bentuk novel bacaan saja, minimal musti tahu juga bagaimana penuangannya dalam bentuk visual film dan kalau bisa ya kisah tambahan baik cara pembuatan, siapa saja yang terlibat dan tentu saja rahasia-rahasia kecil yang selama ini tersimpan.

Luar Biasa. Barangkali itu yang bisa saya katakan pada mereka semua yang terlibat penuh sejak awal kisah dan juga khususnya bagi si pembuat cerita JK Rowling. Sangat jarang bisa kita temukan dedikasi para aktor dan aktrisnya yang begitu setia dan syukurnya tetap dalam keadaan sehat dan selamat (kecuali pemeran Albus Dumbledore), menjalani peran yang sama dalam kurun waktu yang panjang.

Harry Potter and Deathly Hallows merupakan kisah ketujuh yang memang sudah dinanti baik oleh semua diehard dan fans fanatiknya maupun penikmat musiman seperti saya ini. Karena bagaimanapun, dalam kisah Deathly Hallows akan terungkap rangkaian cerita keenam kisah yang dirilis sebelumnya. Dari Sorcerer Stone, Chamber of Secrets, Prisoners of Azkaban, Goblet of Fire, Oreder of the Phoenix dan Half Blood Prince.

Sayangnya, kisruh yang terjadi di dalam negeri enam bulan terakhir bisa dikatakan cukup memukul para Diehard dan Fans fanatiknya, dengan absennya film asing termasuk Harry Potter salah satunya di bioskop ternama seantero Indonesia. Meski bukan yang termasuk penghobi Bioskop seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, absennya kehadiran film yang paling dinanti ini kemudian menghasilkan solusi sederhana lain. Download saja melalui situs penyedia film ilegal, www.downloadfilem.com.

Deathly Hallows saking panjangnya cerita dan adanya kekhawatiran banyaknya adegan yang harus dimampatkan atau terpotong dari alur Novelnya, seperti enam kisah sebelumnya, oleh Warner Bros, dipecah menjadi dua bagian. Part 1 yang menceritakan alur pencarian tongkat Elder sebagai tongkat sihir paling mantap di dunia sihir sedang Part 2-nya lebih menitikberatkan pada penghancuran dan duel habis-habisan. Tapi ngomong-ngomong, pecahnya kisah Deathly Hallows menjadi dua bagian ini, bisa juga lantaran pertimbangan ekonomis yang tentu saja bakalan jauh lebih menarik hati. Hehehe…

Untuk bisa menikmati alur cerita dalam filmnya ini, saya pribadi memerlukan beberapa kali pengulangan adegan baik di bagian pertama maupun kedua (inilah keuntungan pertama menonton film ilegal/bajakan atau kalopun mau agak lama ya menanti video originalnya dirilis hehehe…) dan juga tentu saja mengulang membaca novelnya. Hasilnya sangat memuaskan. Meski ada beberapa adegan yang saya pikir masih tetap dipersingkat agar durasi film tidak terlalu panjang dan membosankan, seperti kilas balik Profesor Snape yang dilakoni Harry Potter. Tapi bagi DieHard dan Fans fanatiknya, siapa juga yang peduli ?

Namun, rupanya ada berita baik yang saya baca dalam seminggu terakhir ini di media cetak. Harry Potter and Deathly Hallows bagian kedua atau yang akan menjadi seri terakhir dari tujuh film sebelumnya (termasuk Harry Potter and Deathly Hallows bagian pertama) kabarnya bakalan ditayangkan sebelum bulan puasa atau tepat hari jumat, 29 Juli 2011. Jadi, bagi yang memang menantikan film ini jauh-jauh hari, tiket sudah dapat dipesan lebih awal.

Sayangnya, pasca menikmati kisah terakhir Harry Potter and Deathly Hallows ini, kira-kira ada lagi gag yah film atau karya lain yang bisa dinanti untuk sekian tahun lamanya ?

"4" Comments
  1. Lho Bli, bukannya penjualan tiket Harry Potter terakhir sudah dimulai sejak lusa tanggal 27 (pre order), dan filmnya mulai tayang di bioskop kita hari ini tanggal 29.

    [Reply]

    pande Reply:

    Betul… memang sejak dua hari lalu. tapi karena sekejul blog-nya agak malesan, ya jadi telat deh infonya. tapi hari ini-nya benar kan ? :p

    [Reply]

  2. saya sih ndak terlalu nge-fans bli, walaupun sebagian besar filmnya saya tonton tapi ceritanya tetap ndak nempel di memori otak, hehe. Mungkin karena ndak baca novelnya ya..

    [Reply]

    pande Reply:

    Nonton film beginian sepertinya memang harus didukung oleh baca novelnya juga. Minimal biar kesulitan memahaminya bisa diminimalisir. 🙂

    [Reply]

Leave a Reply
*