Menu
Categories
Memperkenalkan Warga Pande di dunia maya
July 6, 2011 tentang DiRi SenDiri

Seperti cerita Gigi dalam salah satu karyanya, semua yang kami alami setahun terakhir benar-benar berawal dari FaceBook. Namun pertemuan yang kami alami setahun lalu, membawa banyak cerita baru dalam setiap langkah yang kemudian kami ciptakan. Rasa persaudaraan itupun muncul ke permukaan. Membelah semua perbedaan yang ada di masing-masing kepala.

Saya masih ingat, Group Warga Pande Bali awal tahun 2010 lalu, malah sempat saya tinggalkan lantaran tak banyak informasi tentang keberadaan Warga Pande yang saya dapat. Putu Yadnya aka Pande Bali yang saat itu menjadi Admin (sekaligus pembuat halaman Group) pun jarang terlihat aktif berbagi informasi. Maka jadilah saya menurunkan satu tulisan yang bisa dikatakan ‘membakar perasaan setiap semeton Warga Pande yang membacanya di blog pribadi yang saya kelola.

Kadang Saya Malu Mengaku Nak Pande

Siapa sangka, tulisan inilah yang kemudian mempertemukan saya dengan Semeton Pande lainnya termasuk dengan admin Group Warga Pande Bali, Meski kami baru benar-benar bersua secara langsung saat pertemuan kedua di satu tempat makan seputaran jalan Drupadi.

Dari sinilah saya kemudian mengenal orang-orang yang selalu berusaha memberikan yang terbaik di bidang yang ia pahami dan kuasai. Putu Yadnya aka Pande Bali, Yande Putrawan yang kini didapuk sebagai Ketua Yowana Warga Pande Kota Denpasar, Dego Pande Suryantara pula sebagai Ketua Yowana Warga Pande Kabupaten Tabanan, bli Ande Tamanbali yang keberadaannya kini sudah mulai menyepi dari dunia maya dan Putu Adi Susanta seorang Radiografer Rumah Sakit Sanglah yang telah saya kenal sebelumnya di komunitas Bali Blogger Community.

Berangkat dari minimnya informasi yang bisa didapatkan baik secara tercetak dalam sebuah buku maupun dunia maya tentang keberadaan Warga Pande, kami pada akhirnya mulai mengumpulkan semeton lain satu persatu dan menggalang kekuatan untuk mengadakan satu dua kegiatan sosial yang sekiranya bisa memberikan arti positif pada kami semua. Maka jadilah kegiatan Dharmawecana itu digulirkan setahun lalu.

Tak hanya itu, kamipun berusaha untuk ikut serta dalam setiap kegiatan Ngayah yang dilakukan di Pura Penataran Pande Tamblingan dan syukur, masih bisa kami lanjutkan hingga kini. Termasuk kegiatan Penanaman Pohon dilingkungan Pura.

Pelan-pelan semua kegiatan itu kami dokumentasikan dan simpan dalam berbagai media yang telah ada. Baik blog pribadi maupun Group dan akun jejaring sosial FaceBook.  Sayangnya, informasi yang telah disimpan ini masih bersifat terbatas untuk dapat diakses oleh Warga Pande secara umum di dunia maya. Untuk itu, kami pun berkeinginan untuk membuat satu media komunikasi serta dokumentasi satu sama lain, sebagai ajang diskusi dan berbagi informasi di dunia maya tanpa harus dipaksa memiliki akun salah satu jejaring sosial. Maka diluncurkanlah alamat wargapande.org.

Dengan mengandalkan WordPress sebagai mesin utamanya, maka bisa dikatakan secara tampilan jadi tak jauh beda dengan blog pribadi yang saya kelola  www.pandebaik.com,  hanya saja wargapande.org jadi sedikit lebih garang lantaran halamannya yang didominasi warna Hitam dan Merah.

Web ini kemudian diperkenalkan secara resmi kepada Publik saat Loka Sabha Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar yang dilaksanakan di Banjar Pande Desa Renon, 25 Juni 2011 lalu, bertepatan dengan Pelantikan Yowana Warga Pande Kota Denpasar Periode 2011-2016.

Harus kami akui bahwa segmen utama yang di sasar di dunia maya adalah Yowana atau Generasi Mudanya. Karena melalui Generasi inilah yang akan diharapkan dapat tetap eksis dan selalu aktif berbagi informasi tentang Dharma Kepandean kepada semeton Yowana atau generasi muda lainnya yang memang sudah tampak aktif berinteraksi di dunia maya, termasuk FaceBook salah satunya.

Masih jua merasa belum cukup dengan akun Group FaceBook Warga Pande Bali dan web wargapande.org, rupanya Putu Adi Susanta, tweeps teraktif yang pernah saya kenal sekaligus blogger kondang yang mengelola radiografer.net, sudah membuat akun Twitter @wargapande sedari pertengahan tahun lalu. Kalau tidak salah sejak kami, para Yowana Warga Pande, mulai ramai mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan positif.

Terpantau Tweet terakhir yang diluncurkan oleh Pak Putu Tarno (sapaan akrab kami pada Master Putu Adi lantaran yang bersangkutan jago sulap) sekitar bulan Agustus 2010. Tepatnya ketika Uwe Sutedja Neka, Jejeneng Keris yang mengelola Museum Neka Ubud, mulai menyajikan aksi yang memukau, mendirikan keris diatas gagangnya saat DharmaWecana berlangsung. Maka jadilah akun Twitter @wargapande ini menjadi yang ketiga kami perkenalkan dan coba kelola.

Memang akan ada banyak hambatan dan tantangan yang kami yakin bakalan ditemui sepanjang perjalanan nanti sembari mengelola tiga akun Warga Pande disela kesibukan kerja masing-masing. Namun harapannya cukup sederhana kok. Minimal apa yang sudah kami lakukan, bisa menginspirasi Semeton Warga Pande lainnya terutama yang datang dari usia Generasi Muda untuk ikut serta berbagi informasi terkait Dharma Kepandean, agar kelak Generasi kami berikutnya tidak akan merasakan ‘Malu untuk mengaku Nak Pande.

Link to :

"8" Comments
  1. mantap bli….. semoga kegiatan kita selalu direstui oleh Ida Ratu Bagus Pande

    [Reply]

  2. We wan to say “HAPPY GALUNGAN CELEBERATE” for my brothers/sisters in Bali and the others area in Indonesia. May be Bali is save now and forever.

    [Reply]

    pande Reply:

    Matur Suksema Bli… Semoga Kebaikan Selalu datang untuk kita semua. btw, komennya masuk akismet lagi loh… mungkin musti ganti UserName-nya. 🙂

    [Reply]

  3. Oh….gitu ya ? Kok bisa gitu

    [Reply]

    pande Reply:

    Mungkin Akismet mendeteksi Username yang menggunakan kata ‘iklan tertentu. Tapi Terima Kasih sudah mampir

    [Reply]

    Web Hosting Indonesia Reply:

    Terimakasih Blie Pande.

    [Reply]

  4. Saya sudah lihat website warga pande. It’s looks. Sangat kreatif sekali

    [Reply]

  5. Om Swastyastu bli,

    Tiang Putu Eka Putra saking warga Pande Br. Juga, Mas, Ubud.

    saya coba akes ke wargapande.org kenapa tidak bisa bli, kalau diperlukan saya siap bantu untuk maintenance websitenya termasuk penambahan fitur, design dll, karena kebetulan saya web developer juga.

    Saya ada rencana untuk membuat sebuah situs portal dimana saya ingin mengumpulkan semua informasi tentang Pande yang bisa saya dapat di Internet/Offline di dalam satu situs dan terorganisir, dan kalau bisa kita berkreasi di wargapande.org saya akan senang sekali, mohon saran nya bli.

    [Reply]

Leave a Reply
*