Menu
Categories
Mengenal Android Market
April 8, 2011 tentang TeKnoLoGi

Android Market merupakan sebuah toko aplikasi/games online yang dikembangkan oleh Google untuk perangkat teknologi bersistem operasi Android.  Perangkat Teknologi disini bisa berupa ponsel, tablet pc ataupun music player. Sejauh perangkat tersebut dapat terhubung ke dunia maya, maka hampir dapat dipastikan, bisa terhubung dengan Android Market .

Android Market menyediakan aplikasi-games yang dikembangkan oleh pihak ketiga, yang dapat diunduh secara gratis maupun berbayar. Dari pengalaman pertama saya menguji ponsel Samsung Galaxy ACE S5830, baru satu aplikasi saja yang saya temukan merupakan aplikasi Trial sehingga untuk bisa menggunakannya dengan baik, mutlak harus membeli aplikasi tersebut.

Sistem Operasi Android yang bersifat terbuka (open source) memungkinkan pihak ketiga terlibat dalam mengembangkan aplikasi untuk perangkat Android. Berdasarkan informasi yang tercatat pada Wikipedia, Pertama kali Android Market dibuka pada tanggal 22 Oktober 2008. Pertumbuhan jumlah aplikasi yang terdapat dalam Android Market bisa dikatakan sangat cepat. Untuk saat ini saja diperkirakan telah ada lebih dari 140.000 aplikasi padahal pada November 2009, jumlah aplikasi di Android Market hanya sekitar 2.300 aplikasi.

Dari puluhan ribu aplikasi tersebut, lebih dari setengahnya tidak berbayar. Meski banyak aplikasi yang di-gratis-kan, tidak berarti Android Market tidak mendatangkan keuntungan loh bagi para pengembang aplikasi tersebut. Keuntungan datang dari pengiklan yang dapat menyisipkan iklannya dalam aplikasi. Bila pengguna aplikasi mengklik iklan tersebut, pengembang bisa mendapat keuntungan sekitar 0,01 – 0,05 USD. Hal ini mirip dengan perilaku para Blogger yang memasang Adsense di halaman BloG-nya. Untuk aplikasi berbayar, Google menerapkan kebijakan pembagian keuntungan sebesar 70% untuk pengembang dan 30% untuk Google Market.

Android Market kabarnya hanya dapat diakses dari perangkat Android versi 2.1 ke atas. Namun ada juga beberapa vendor ternama yang masih betah menggunakan versi dibawahnya menyematkan  Android Market pada perangkatnya meski tidak semua dapat digunakan atau diinstalasi. Terkait mampu tidaknya digunakan/diinstalasi, saya memiliki pengalaman unik saat menemukan aplikasi Flash Player 10.2 yang ternyata tidak dapat disuntikkan kedalam perangkat Samsung Galaxy ACE S5830 yang saya miliki. Usut punya usut, ternyata perangkat yang notabene sudah berbasis Android 2.2 Froyo ini tidak mendukung aplikasi tersebut. Ealah…

Format aplikasi yang digunakan oleh ponsel Android adalah Android Package Files (APK). Aplikasi yang diunduh dari Android Market tidak secara otomatis terinstal manakala telah selesai diunduh. Diperlukan layanan file manager untuk menginstal aplikasi-aplikasi tersebut. Pada Android versi 2.1 kebawah, aplikasi akan terinstal di memori internal perangkat. Namun, pada Android versi 2.2, aplikasi dapat diinstal di memori eksternal, sehingga memori internal perangkat dapat lebih leluasa.

Sayangnya hingga saat ini saya belum menemukan cara agar pengguna memiliki kuasa penuh untuk mengatur dimana aplikasi itu diletakkan seperti halnya sistem operasi Symbian dan Windows Mobile. Lagi-lagi Android-lah yang kemudian mengatur, bahwa Aplikasi yang berkaitan dengan perangkat akan diinstalasi di memori internal sedangkan Games dan Aplikasi lainnya secara otomatis ditanamkan pada memori eksternal.

Langkah Instalasi aplikasi Android ini tergolong sederhana dan mudah.  Pertama, pengguna dapat Mencari aplikasi yang diinginkan berdasarkan klasifikasi, atau mengetikkan penggalan nama atau kata kunci pada fasilitas search yang disediakan. Kedua. apabila pengguna mengklik/memilih sebuah aplikasi, akan muncul deskripsi tentang aplikasi/games tersebut, rating yang diberikan oleh para penggunanya sekaligus dan review atau komentar. Lalu, bila pengguna mengklik/menekan tombol install, maka aplikasi akan segera diunduh dan proses unduhan akan berlangsung sebagai background process, sehingga pengguna dapat kembali berselancar di Android Market. Aplikasi yang telah diunduh dari Android Market akan tampil dalam menu downloads. Jikapun Pengguna merasa aplikasi ini tidak berguna, aplikasi yang telah diunduh tadi dapat dihapus dari Menu Task Manager.

Beberapa aplikasi yang hingga saat ini masih saya gunakan diantaranya AntiVirus, Ping, PaderSync (Trial), Opera Mini, Real Calculator, Compass, FxCamera, Barcode Scanner, Yahoo Messenger, Androidify, WordPress, Go Launcher Ex, Compass-Koi-Fish-Ballon Live Wallpaper, hingga jejaring sosial Waze, TweetDeck, FaceBook dan FourSquare. Sedangkan untuk Games ada Angry Birds, Brain Genius, Math Workout, Jewel, Unblock Me Free, Tangram, Word Search dan Sudoku.

Ohya, Android Market kini bisa juga diakses melalui PC/laptop loh. Yang dibutuhkan hanyalah alamat Email yang sama-sama digunakan pada perangkat Android. Jika berhasil, maka akan terlihat aplikasi/games yang digunakan pada perangkat Android pada menu akun Profile. Tak hanya itu, hingga nama perangkat yang digunakan pun terlihat dengan jelas. Itu sebabnya ketika saya iseng mencoba melakukan instalasi aplikasi Flash Player 10.2, apa yang terjadi sudah bisa ditebak kan ?

"34" Comments
  1. Wow Android benar-benar killing Symbian, setidaknya untuk pasar selain Nokia.

    Untuk applilkasi untuk mail ama office bagaiman Bli? apa sudah ada applikasi nya untuk mobile office?

    Semakin dalam aja reviewnya neh..hehe keren keren..

    Suksma anyway

    [Reply]

    pande Reply:

    Mobile Office yah ? rencananya tulisan tsb saya turunkan Senin depan. 🙂 tapi yang jelas, secara default (tanpa perlu akses Android Market), semua file kantoran sudah didukung kok. Gag cuma jadi Viewer tapi bisa juga di-Edit. Tunggu saja… 🙂

    [Reply]

    pande Reply:

    Untuk Office App, silahkan mampir ke http://www.pandebaik.com/2011/04/11/mengerjakan-tugas-kantoran-dengan-android-siapa-takut/

    [Reply]

  2. Wah jadi tambah gag ngerti aku bli, maklum punyaku cuma bisa di pakai SMS doang 😳

    Salam hangat serat jabat erat selalu dari Tabanan,/b>
    Sugeng´s last blog post ..Pengalaman Bongkar Memory RAM

    [Reply]

    pande Reply:

    Biarpun bisanya SmS doang, yang penting bisa melahirkan blogger mantap dan juga pundi-pundinya. ;p

    [Reply]

  3. bli pande yang baik.. samsung galaxy ace kan make capasitive touchscreen..kalo dilapisi plastik anti gores ada pengaruh ga pada kelancaran sapuan jari kita(ga tersendat2)…trimakasi atas semua infonya..

    [Reply]

    pande Reply:

    Nah, untuk yang satu ini saya blom tau pastinya. Soale perangkat saya malah gag dipakein plastik anti gores. Soale pernah dicoba digores pake kunci (dengan sengaja) tu layar gag kenapa”. Jadi buat apa takut kegores ? hehehe…
    Yang saya gunakan cuma Softcasenya saja, soale saya suka ceroboh, jatuhin ponsel. 🙂

    [Reply]

    ayudya Reply:

    galaxy ace punya saya dilapisi plastik pelindung yg harganya 15ribuan, tetep gag ada masalah sama respon layarnya, lancar-lancar saja tuh… 🙂

    [Reply]

  4. eh klo game² di ponsel android itu tuh game dimainkan secara online ato game ofline too ?

    [Reply]

    pande Reply:

    rata”Offline lah. tapi ada juga beberapa yang minta online seperti Moron Test misalnya.

    [Reply]

  5. Pingback: PanDe Baik » Segarkan Tampilan Android Segera

  6. Pingback: PanDe Baik » Cut The Rope, potong talinya dan mainkan

  7. akhirnya jd juga aku beli galaxy ace, tapi pikiran masih terus dibayang-bayangi sama xperia mini pro. :O
    mau nanya nih… caranya beli aplikasi/game dr android market tu gimana ya? Gimana cara membayarnya? mohon bantuannya…

    [Reply]

    pande Reply:

    Untuk membeli app/games dari Market sepertinya membutuhkan kartu kredit/paypal. Namun jika app tsb masih bisa didapatkan secara ilegal, kenapa tidak ? hehehe…
    ambil dari 4Shared, apktop, apkcute atau blapkmarket.com itu saja ya… 🙂

    [Reply]

    ayudya Reply:

    hehe lagi-lagi yg ilegal… 😛
    antivirus yg om pande pakai yg apa yah? aku skrg pakai yg netqin antivirus.
    trus mnurut om pande aplikasi audio dan atu video player apa yg the best buat galaxy ace?
    oya, aku juga udah pakai dolphin tapi ko’ tetep ada beberapa video di youtube yg tdk bisa dibuka/dimainkan ya?
    browser opera mobile tu udah dukung flash player atau tdk?
    sorry banjir pertanyaan. 😉

    [Reply]

    pande Reply:

    Wah… Rombongan. :p
    Tapi it’s okay, satu satu yah.
    – Untuk AV, saya pribadi gag menggunakannya. Sama seperti saat menggunakan ponsel OS Windows Mobile. Mungkin karena kemudahan melakukan Hard Reset ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. 🙂 ternyata Setting ulang ponsel Androidpun jauh lebih mudah ketimbang WinMo.
    – App Audio Video, blom tau yah. Jujur saja, saya jarang menggunakan Ace untuk Video Player. paling usai donlot video dari YouTube saja. Sedang Audio memang gag pernah digunakan sejak beli. hehehe… Itu sebabnya saya Blom kesampean bahas soal Audio Video ini

    pande Reply:

    Soal sudah dukung ataw tidak, Dolphin kalo gag salah sudah mendukung, itu sebabnya Dolphin jauh lebih berat saat digunakan ketimbang Browser bawaan yang memang tidak mendukung Flash akibat jenis prosesor yang digunakan Ace.
    Tapi kalopun mau gugling, tempo hari ada Developer China yang berhasil mengembangkan Flash player untuk disuntikkan kedalam Ace. Flash Player ini beda dengan Flash Player Original dari Adobe. sedikit dikulik biar pas dijalankan oleh prosesor Ace. kurang lebih begitu

    ayudya Reply:

    makasih banyak atas infonya… 🙂
    sekarang saya lagi pikir-pikir mau nge-root galaxy ace saya ato gag… soale baru 2minggu beli sisa internalnya tinggal 15mb. 🙁 kebanyakan donlot game sih….

    ayudya Reply:

    *maksud saya kebanyakan donlot aplikasi. 😛

    [Reply]

Leave a Reply
**** *