Waspadai Penipuan via FaceBook

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Siapa sih yang gag tertarik dengan sebuah iklan yang menawarkan ponsel terkini milik Nokia, N8 series hanya seharga 2,5 juta saja ? atau sebuah BlackBerry 9700 yang dikenal dengan nama Onyx hanya seharga 2,85 juta ? masih bisa nego pula. Demikian pula dengan versi layar sentuhnya, Storm 2 ditawarkan hanya sebesar 3 juta saja ?

Jika yang ditawarkan merupakan produk second alias bekas, saya pribadi sih maklum-maklum saja. Karena bisa jadi, dengan harga penawaran semurah itu, kondisi ponsel belum bisa dijamin sepenuhnya. Tapi bagaimana jika ditawarkan dalam kondisi baru ? apakah Anda tidak tertarik untuk membelinya ?

Jejaring sosial berbasis pertemanan FaceBook rupanya tak hanya bisa dimanfaatkan oleh mereka yang memang bermaksud untuk mencari teman lama ataupun pacar lama, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk berjualan. Sayangnya seperti halnya dunia nyata, berjualan yang dilakukan melalui dunia maya dengan memanfaatkan FaceBook sebagai tempat display dan marketingnya kini malah kerap disalahgunakan untuk melakukan aksi penipuan.

Ada beragam informasi yang saya baca terkait aksi ini. Dari yang memang sudah tertipu dan tak jua mendapatkan tanggapan dari pihak penjual lantaran posisi si penjual berada di luar daerah, yang langsung melaporkannya ke polisi hingga yang masih dalam tahapan was-was menanti lantaran uang yang sedianya digunakan untuk membeli barang sudah terlanjur dikirim.

Murahnya barang atau gadget yang ditawarkan memang menarik perhatian bagi mereka yang sedang berniat memiliki atau berburu untuk dijual kembali. Namun sebelum melangkah lebih jauh, perlu diketahui sebelumnya apakah barang atau gadget yang dimaksud memang merupakan produk asli atau branded dari pabrikan yang dimaksud ataukan hanya berupa replika ? karena dari pemantauan yang saya lakukan, beberapa penjual memang secara terang-terangan menyatakan bahwa apa yang mereka tawarkan hanya berupa Replika atau Tiruan, kendati berharga diatas 2 juta rupiah. Itu sebabnya untuk sebuah replika ponsel pintar seperti BlackBerry atau Nokia, disebutkan memiliki kemampuan Dual SIM on, yang notabene biasanya hanya dimiliki oleh perangkat ponsel China.

Hal yang kedua yang barangkali perlu diwaspadai adalah lokasi si penjual dan tentu saja Kredibilitasnya. Mengapa demikian, jika posisi si penjual berada diluar daerah dimana kita tinggal, lebih baik ditunda dulu deh keinginannya untuk melakukan transaksi. Ini untuk mencegah terjadinya aksi penipuan dimana kita sebagai korban, dijamin bakalan kesulitan dalam mengurusnya. Prioritaskan para penjual yang memang memiliki tempat tinggal pasti di lokasi yang kita ketahui. Untuk pasar Denpasar, salah satu yang bisa dipercaya untuk transaksi semacam ini adalah BaliNoteBook.com yang pemiliknya dikenal bernama Ichwan. Terkait kredibilitas, ada baiknya rasa kecurigaan diberikan terlebih dahulu pada si penjual yang berseberangan pulau. Tanyakan padanya, kira-kira siapa yang ada disekitar lokasi tempat tinggal kita yang dapat dipercaya sebagai referensi untuk menanyakan soal Kredibilitas si Penjual. Jika memang belum ada, lebih baik pikir-pikir dulu deh.

Syukur apabila si penjual yang menawarkan terlebih dahulu Referensi lokal disekitar tempat kita tinggal untuk meyakinkan pembeli, seperti yang saya alami sekitar tahun 2006 lalu. Sehingga proses transaksi yang walaupun berbeda pulau, tetap aman bisa dilakukan.

Segala tindak percobaan penipuan yang dilakukan dengan memanfaatkan media jejaring sosial FaceBook memang patut kita waspadai sejak dini. Jangan tergiur terlalu cepat dengan iming-iming harga yang murah. Waspadalah !!! Waspadalah !!!

Comments (5)

Walau dijual murah, tetep saja ndak ada anggaran, ah…, seandainya anggota dewan :lol:.
Cahya┬┤s last blog post ..Menyingkirkan AGC dari Penelusuran Google

[Reply]

pande Reply:

Ah, bisa saja… dari Adsense tiap bulan kan sudah bisa ? :p

[Reply]

Pokoknya kalau sudah tidak masuk akal, kita patut waspada. Begitu kan bli?

[Reply]

pande Reply:

Seratus untuk Regu A :p

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge