Jangan sepelekan Gigitan AnJing

6

Category : tentang Opini

Hanya ada satu kata… Miris.

Membaca berita tewasnya anak 12 tahun lantaran menujukkan tanda-tanda rabies beberapa jam sebelum mendapat perawatan dan pada akhirnya tidak tertolong, I Made Putra demikian kalau tidak salah nama si anak menambah panjang daftar kematian akibat gigitan anjing. Padahal beberapa hari kemarin, seorang bocah balita juga dikabarkan mengalami hal yang sama. Bahkan si bocah sempat menggigit tangan sang paman, ayah serta ibunya.

Hanya karena berpikiran bahwa luka gigitan yang tak seberapa pihak keluarga lantas memutuskan untuk tidak memberikan suntikan VAR (Vaksin Anti Rabies) setelah vaksin tersebut dinyatakan habis baik di puskesmas maupun rumah sakit terdekat. Padahal tidak demikian adanya.

Selain harus dibersihkan dengan air yang mengalir, si korban gigitan anjing MUTLAK mendapatkan suntikan VAR, walaupun nantinya si anjing penggigit dinyataan tidak terindikasi rabies. Bukankah lebih baik berjaga-jaga akan segala kemungkinan ketimbang menyesal di kemudian hari ?

Sayapun sempat merasakan kekhawatiran yang sama saat Bapak digigit anjing Juni lalu. Namun bersyukur pihak rumah sakit Sanglah masih berkenan menerima kami dan memberikan 3 (tiga) kali suntikan VAR dalam rentang waktu tertentu.

Jangan sepelekan gigitan anjing. Apabila kelak mengalaminya, jangan pernah menyerah untuk mendapatkan suntikan VAR. Dua suntikan di lengan kanan dan kiri saat vaksin pertama, dan masing-masing satu kali suntikan saat vaksin kedua dan ketiga. Adapun pengalaman saya dapat dibaca pada tulisan Pengalaman (mengantar) Suntik VAR pasca gigitan AnJing.

Kalaupun nanti dinyatakan habis stok baik di puskesmas ataupun rumah sakit terdekat, lakukan pencarian di kabupaten lain bahkan jika perlu meluncur ke Kota Denpasar untuk mendapatkannya. Seperti yang dilakukan oleh beberapa ‘teman senasib’ saat saya mengantarkan Bapak vaksin di rumah sakit Sanglah beberapa waktu lalu.

Jikapun dirumah memiliki anjing peliharaan, segera vaksinasikan anjing tersebut secara terjadwal. Jangan tunggu sampai ada korban tergigit lagi.

Comments (6)

Saya setuju sekali dengan tulisan ini Bli Pande. Masyarakat perlu lebih peduli, dan yang mengerti perlu selalu mengingatkan.

[Reply]

pande Reply:

Mau tidak mau ya memang harus begitu…

[Reply]

lowongan kerja Reply:

Gimana caranya yah.. 💡

[Reply]

terima kasih atas tulisannya bli, anjing saya sudah pernah divaksin beberapa bulan yang lalu. setiap berapa bulan ya seharusnya anjing divaksin?

[Reply]

pande Reply:

Kabarnya sih tergantung pada kalung anjing yang digunakan. ada yang untuk 3 bulan ada juga yang untuk 6 bulan…

[Reply]

*idem ama cahya..*

[Reply]

Post a comment

CommentLuv badge