Pagi di Mangu Praja Mandala

3

Category : tentang PeKerJaan

Menyusuri dinginnya jalan raya di pagi hari, sudah mulai terbiasa dijalani dalam rentang waku satu bulan terakhir. Jauhnya lokasi kantor yang harus dituju membuat kami harus terbangun jauh lebih awal agar ketika sampai nantinya masih sempat untuk mengikuti apel pagi. Satu persatu kendaraan mulai merayap memenuhi ruas jalan raya, membentuk kemacetan kecil yang membuat kami mulai bisa berhitung, berapa lama kira-kira waktu yang dibutuhkan untuk melewati ini semua.

Iring-iringan kendaraan mulai tampak memasuki pintu masuk disisi selatan kawasan, satu-satunya jalur alternatif yang dapat dilalui ketimbang mengakses pintu masuk utama yang jaraknya cukup jauh. Jalur yang dahulunya merupakan jalur utama menuju gedung lama.

Satu persatu gedung megah kami lalui, gedung yang jauh lebih mewah ketimbang kantor kami sebelumnya, sambil menghafal lokasi dinas, kantor dan badan yang tampak jelas pada tembok depan bangunan. Satu persatu kendaraan di depan kami memasuki basement gedung tempat mereka beraktifitas, basement yang tampaknya tidak dapat menampung seluruh kendaraan yang ada.

Menaiki tangga satu demi satu hingga ke lantai 3 lumayan membuat jantung dan nafas bekerja lebih dari biasanya. Satu asa yang berharap membuat kami menjadi jauh lebih sehat dan prima dalam menghadapi rutinitas keseharian.

Selamat pagi kawan-kawan… Selamat beraktifitas.

PanDe Baik menjawab tentang BLoG www.pandebaik.com

12

Category : tentang DiRi SenDiri

Gak terasa BLoG www.pandebaik.com kini sudah mencapai usia 4 (empat) tahun, usia yang boleh dikatakan (untuk sekelas BLoG www.pandebaik.com) sangat besar tantangannya. Waktu menempati urutan pertama, karena rupanya yang namanya waktu untuk nge-BLoG makin kesini makin sedikit, itu sebabnya intensitas posting BLoG antara satu dengan yang lainnya akhirnya saya atur memiliki jeda 2 (dua) sampai 3 (tiga) hari. Kedua adalah masalah Ide, bisa jadi lantaran kesibukan kerja yang mulai menyita perhatian dan pikiran juga terkait keluarga dan putri kecil kami.

Kendati demikian, respon yang diberikan terhadap keberadaan BLoG www.pandebaik.com sangat saya hargai, walau saya yakin masih banyak kekurangan yang ada dalam perkembangan BLoG ini. Dari berbagai kalangan dan juga banyak orang-orang baru yang pada akhirnya mengantarkan kami menuju jalur pertemanan. Bukankah itu kedengarannya mengasyikkan ? satu nilai positif yang barangkali tidak pernah saya bayangkan jauh sebelumnya.

Sayangnya dari berbagai respon yang ditujukan untuk BLoG www.pandebaik.com ini tidak semuanya bernada positif, beberapa malah mencurigai atau mengindikasikan bahwa BLoG www.pandebaik.com melakukan hal-hal yang menyimpang. Beberapa dialamatkan lewat jalur pribadi, ada juga yang disampaikan secara langsung. Berhubung BLoG www.pandebaik.com bukan merupakan media yang populer, jadi saya rasa ya gak perlulah saya sebagai pemilik BLoG www.pandebaik.com sampai mengklarifikasi satu persatu respon atau anggaplah kritik yang disampaikan, melalui media cetak ataupun malahan media dunia maya yang ternama, cukup melalui BLoG www.pandebaik.com ini saja.

  • BLoG www.pandebaik.com PLAGIAT. Ide tulisan yang tiada henti merupakan pemicunya. Kecurigaan lantas muncul bahwa bahwa saya mengambil tulisan orang untuk kemudian diklaim sebagai tulisan pribadi. Well, itu hak mereka tapi jujur saja, saya bersyukur belum pernah melakukan hal itu. Seandainya pun ada satu dua tulisan atau tema yang menarik saya dapatkan dari luar, saya jamin saya sudah meminta ijin penulis (dengan menggunakan link langsung menuju tulisan yang bersangkutan) atau mencantumkannya dibagian awal atau akhir tulisan.
  • Tips yang diberikan BLoG www.pandebaik.com mengutip atau mencontek dari majalah, tabloid ataupun media lain secara vulgar (tanpa pengembangan). Sejauh ini tips-tips yang saya tulis berkaitan dengan BLoG, FaceBook, ponsel, PDA, aplikasi dan lainnya merupakan hasil pengalaman dan pengamatan secara pribadi. Biasanya ini baru bisa saya tuangkan dalam bentuk tulisan setelah mengalami dan memahaminya. Bisa juga atas permintaan rekan-rekan terdekat yang sempat mengalami kesulitan dan saya berhasil memecahkannya.
  • Isi tulisan BLoG www.pandebaik.com terlalu mengada-ada. Well, ini pula saya hargai, bahkan sangat malah. Tapi yah itu saya kembalikan pada pembaca atau pengunjung. Jika memang dianggap terlalu mengada-ada ya silahkan meninggalkan alamat BLoG ini. Simpel bukan ?
  • “Utamakan pekerjaanmu dulu, jangan bisanya Cuma update BLoG saja. Tiap pagi kok sempat-sempatnya update BLoG.” Well, kritik macam ini biasanya datang dari rekan sekantor yang tidak seruangan kerja. Ini wajar mereka lontarkan, lantaran mereka saya anggap tidak memahami sistem dari BLoG itu sendiri yang jelas-jelas sangat jauh berbeda dengan aktifitas update status di jejaring sosial FaceBook misalnya. BLoG bukanlah satu media yang aktifitasnya mutlak dijalankan secara Real Time, namun masih disediakan opsi untuk menjadwalkan penayangan tulisan entah pada tanggal ataupun jam tertentu. Jadi selama ini aktifitas BLoG biasanya saya lakukan pada jam malam, setelah putri kami dan istri sudah tertidur atau pada jam-jam dimana yang namanya mood menulis itu hadir. Sekali beraktifitas, biasanya saya mampu menuliskan 1 (satu) hingga 2 (dua), terkadang juga lebih. untuk menjaga intensitas update materi BLoG pada akhirnya saya melakukan trik ‘update dengan jeda seperti yang saya ungkap diatas.

Yang barangkali menarik perhatian mereka adalah, saya menjadwalkan update tulisan pada jam ke-0 dimana kalo diterjemahkan kedalam waktu setempat itu jatuhnya sekitar pukul 8 pagi. Itu sebabnya setiap pukul 8 pagi, dalam rentang jeda tertentu selalu ada tulisan terbaru yang ditampilkan dihalaman BLoG www.pandebaik.com. Jika itu kebetulan dijadwalkan pada hari kerja, maka bisa ditebak bukan ? bagaimana reaksi mereka ?

  • Ide dan tulisan BLoG www.pandebaik.com tidak aktual dan memahami situasi. Well, saya pribadi mengembalikan pilihan kepada para pembaca atau pengunjung termasuk juga pemberi kritik. Jika Anda menginginkan sebuah informasi yang aktual dan memahami situasi, saya kira sudah banyak ada pilihannya. Detik, Vivanews, Kompas dan lainnya sudah siap menjawab keinginan tersebut dalam hitungan jam. Mereka memiliki misi dan visi yang jelas, bahkan armada dan pembiayaan untuk mendukung ‘‘aktual dan memahami situasi’ yang diharapkan. Sebaliknya BLoG www.pandebaik.com bukanlah satu media seperti itu, hanya satu wadah untuk menumpahkan ekspresi (secara pribadi) dan berusaha berbagi pengalaman saja. Tapi memang ada satu dua tulisan yang pada awalnya menarik minat mereka untuk mampir lantaran dianggap ‘aktual dan memahami situasi’ seperti misalnya saat update status Evan Brimob atau Ibnu ‘Nyepi’ kemarin.

Memang saya akui bahwa dalam perjalanan BLoG www.pandebaik.com ada saja saran ataupun kritik yang disampaikan, namun agar tidak melulu hal-hal seperti itu saja yang dipertanyakan, maka saya pikir sudah waktu PanDe Baik selaku pengelola BLoG www.pandebaik.com berusaha untuk meluncurkan tulisan ini. Kurang lebih yang dimaksudkan adalah mirip ‘Buku Putih’ yang dirilis oleh berbagai kalangan tokoh negeri ini. Salam dari Pusat Kota Denpasar.

Mengusut Kehilangan Data dengan System Restore

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Memanfaatkan aplikasi tambahan untuk mencari kembali data yang telah terhapus secara permanen bagi sebagian orang dianggap malah sangat menyusahkan. Apalagi seandainya telah didesak oleh waktu dan pekerjaan.

Masih melanjutkan tulisan saya sebelumnya perihal alternatif tindakan yang dapat dilakukan saat pengguna komputer mengalami kehilangan data, cara ketiga yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan fitur System Restore yang terdapat secara default pada sistem operasi Windows XP, Vista maupun Windows 7. Fitur ini dapat dicari melalui Start Menu/Accessories/System Tools/System Restore.

Sayangnya, walaupun cara ini dapat dijadikan sebagai alternatif ketiga atau terakhir yang dapat dilakukan, saya pribadi TIDAK merekomendasikannya. Namun setidaknya bagi seorang pengguna pc ataupun laptop (dan Anda tentu saja) wajib mengetahuinya.

Mengapa saya tidak merekomendasikannya ? lantaran tindakan ini kendati mampu mengembalikan data secara permanen pada tanggal tertentu (apabila terdapat System CheckPoint terakhir –kondisi dimana pc ataupun laptop dinyatakan ‘sehat’), memiliki efek samping yang sangat fatal yaitu menghapus seluruh file dan aplikasi yang dikerjakan atau diinstalasi setelah tanggal tersebut. Tindakan ini bisa dilakukan setelah pengguna melakukan backup data penting ataupun aplikasi yang dibuat atau diinstalasi untuk menghindari kehilangan data lebih jauh.

Apabila dibandingkan secara penggunaan space pada hard disk, penggunaan fitur System Restore ini jauh lebih boros dibandingkan menggunakan bantuan aplikasi PC Inspector File Recovery (alternatif cara kedua). Lantaran untuk dapat mengembalikan data pada tanggal tertentu, diperlukan setidaknya space 1 GB, bandingkan dengan penggunaan aplikasi yang hanya sebesar 5,83 MB.

Namun apabila space pada hard disk yang digunakan masih tersisa cukup banyak, untuk mengantisipasi kehilangan data semacam ini ada baiknya pengguna melakukan sistem Checkpoint secara berkala. Misalkan sebelum melakukan instalasi aplikasi tertentu, tujuannya apabila pc ataupun laptop mengalami gangguan usai proses instalasi selesai (entah crash atau hang), pengguna dapat mengembalikan kondisi pc ataupun laptop ke kondisi sebelum instalasi. Bisa juga dilakukan ketika sebuah file data yang menyimpan beberapa informasi penting selesai dikerjakan.

Tidak ada salahnya kan berjaga-jaga ?

Mengusut Kehilangan Data dengan PCI File Recovery

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Ketika seorang pengguna pc ataupun laptop menyadari bahwa tindakan yang baru saja ia lakukan telah menghapus sebuah data secara permanen, bisa jadi yang bersangkutan hanya bisa menyesali diri dan mengulang pembuatan data tersebut sedari awal lagi. Apabila data tersebut tidak banyak mengandung informasi penting yang notabene sulit didapat sih tidak masalah, tapi bagaimana kalo sebaliknya ?

Melanjutkan tulisan sebelumnya perihal alternatif tindakan yang dapat dilakukan saat pengguna komputer mengalami kehilangan data, cara kedua yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan aplikasi tambahan yang memang secara kemampuannya berfungsi untuk mengembalikan data, khususnya yang telah terhapus. Salah satu aplikasi yang dimaksudkan adalah PC Inspector File Recovery.

Aplikasi PC Inspector File Recovery buatan Convar ini saya rekomendasikan sebagai alternatif lantaran ukurannya yang sangat ringkas (5,83 MB), dengan kemampuan mengembalikan data yang telah terhapus dengan sangat baik, lagipula aplikasi ini dapat digunakan dengan bebas alias tidak berbayar.

Cara pengoperasiannya pun sangat mudah. Hanya perlu 3 (tiga) langkah saja. Pertama pilih drive yang diinginkan (dugaan dimana lokasi file berada) kemudian lakukan pemeriksaan. Langkah Kedua, dari hasil pencarian yang didapatkan, pengguna tinggal memilih dan melihat atribut perkiraan file yang dimaksud (file yang telah terhapus ditandai dengan icon berwarna hijau) meliputi ekstensi, ukuran dan nama file. Langkah Ketiga, lakukan penyimpanan pada tempat yang diinginkan. Selesai.

Saya pribadi sempat mencobanya berkali-kali dan sangat memuaskan. Sebuah flash disk berukuran 1 GB setelah diobok-obok oleh aplikasi ini, mendapatkan sekitar 3,4 GB file yang telah terhapus sebelumnya (hasil pengembalian data bergantung pada aktifitas yang pernah dilakukan). Adapun file yang sebelumnya terhapus akan dikembalikan secara berurutan dalam sebuah file/folder yang diberi nama ‘cluster’ dan ‘sector’. Isi dalam setiap folder dijamin utuh, dapat dibuka dan digunakan kembali.

Penggunaan aplikasi PC Inspector File Recovery ini tidak memberikan efek samping pada pc ataupun laptop yang digunakan. Hal ini berbeda dengan alternatif cara ketiga yang barangkali bisa saya katakan jauh lebih ekstrem. Apa itu, silahkan tunggu tulisan saya berikutnya.

Mengusut Kehilangan Data melalui Fitur Search

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Kehilangan data bagi mereka yang bekerja dengan perangkat komputer saya yakin kerap terjadi, satu hal yang lumrah malah. Kehilangan ini bisa disebabkan oleh keteledoran diri sendiri, ketidaksengajaan beraktifitas, lupa lokasi menyimpan atau bahkan bisa jadi akibat faktor luar misalkan orang lain (multiple user) maupun kerusakan perangkat.

Lantaran kehilangan data ini sebagian orang mulai menunjukkan sikap yang tidak biasa, entah panik hingga menuduh orang lain sebagai tersangka dalam menghilangkan data miliknya. Hehehe… Jangan sampe sebegitunya deh.

Masalah kehilangan data sebetulnya bisa diatasi dengan mudah mudah kok. Sepengetahuan saya ada 3 cara yang dapat dilakukan ketika berhadapan dengan permasalahan seperti ini. Pertama, pengguna dapat memanfaatkan fitur Search File, Kedua, pengguna dapat memanfaatkan bantuan aplikasi tambahan yang berfungsi sebagai File Recovery dan Ketiga, seandainya kedua cara diatas tak mampu mengembalikan file yang dimaksud, pengguna dapat memanfaatkan fitur System Restore yang secara default dimiliki oleh Windows XP juga Vista.

Mengusut kehilangan data dengan memanfaat kan fitur Search ini dapat dilakukan ketika komputer pengguna memiliki struktur data yang rumit. Maksudnya didalam satu folder terdapat ratusan file dan dua atau tiga turunan sub folder. Dapat juga dilakukan ketika pengguna merasa yakin bahwa file yang diinginkan tidak terhapus dengan sengaja atau tidak, hanya berpindah tempat atau lupa lokasi penyimpanannya.

Fitur Search ini secara default dapat diakses melalui Start Menu ataupun Windows Explorer. Kalopun bingung mencarinya, dari layar utama tekan saja tombol F3. Ketika layar telah menampilkan pilihan Search, pengguna dapat mengetikkan nama file yang diinginkan atau karakter bintang (*) diikuti karakter titik (.) dan ekstensi file bersangkutan apabila lupa nama file tersebut. Adapun ekstensi yang dimaksudkan adalah tiga karakter terakhir dibelakang titik yang disandang masing-masing nama file. Misalkan doc untuk file Microsoft Word, cls untuk file Microsoft Excel, mp3 untuk file audio atau jpg untuk file gambar. Contoh : pencarian “*.doc” adalah tindakan pencarian untuk ‘seluruh’ file Microsoft Word yang ada pada folder atau drive yang diinginkan.

Apabila dari hasil pencarian yang didapatkan terdapat beberapa nama file yang sama, untuk mendapatkan file yang merupakan editing terbaru, dapat dipantau dari tanggal terakhir file tersebut dimodifikasi. Caranya aktifkan mode detail pada View, kemudian aktifkan kolom ‘Date Modified’, klik pada kolom tersebut, maka secara otomatis tampilan akan diurutkan berdasarkan tanggal editing terhadap file tersebut.

Cara pencarian ini merupakan solusi pertama dan termudah yang dapat dilakukan ketika pengguna merasa kehilangan file yang diinginkan. Seandainya file yang dimaksud tidak berada di folder manapun, kemungkinan besar file tersebut sudah terhapus. Namun jangan khawatir, toh masih ada 2 (dua) cara ampuh yang dapat dijadikan solusi. Tunggu tulisan saya berikutnya.

Tentang Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 oleh PanDe Baik

8

Category : tentang KuLiah

Ada rasa syukur bahwa saya dahulunya bukan orang yang populer dimata teman-teman sekolah, ada juga rasa bangga bahwa ketidakpopuleran saya tersebut pada akhirnya memberikan satu perhargaan yang tinggi dalam melanjutkan perjalanan hidup saya.

Mungkin itu sebabnya pada proses menuju Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 hingga berakhirnya acara, saya secara pribadi tidak memiliki beban perasaan untuk ikut serta didalamnya. Sama sekali tidak ada tekanan.

Berbeda halnya dengan beberapa rekan lain yang saya temui saat memburu keberadaan mereka. Ada yang masih merasa malu lantaran belum mampu menunjukkan ‘tingkat kesuksesannya, ada juga yang merasa malu lantaran belum berstatus menikah. Bahkan ada pula yang kebat-kebit lantaran khawatir bakalan bersua dengan sang mantan pasangan. Wah…

Bisa jadi lantaran saya memiliki waktu luang yang cukup banyak disela pekerjaan sebagai abdi negara, ikut terlibat penuh sedari awal dalam kepanitiaan yang dibentuk dan disepakati bersama. Waktu yang biasanya saya gunakan untuk menumpahkan isi kepala dalam bentuk tulisan untuk kemudian dipublikasi lewat BLoG, perlahan tergantikan dengan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan Reuni. Entah mempersiapkan foto masing-masing kelas, menuliskan laporan notulen rapat, berkoordinasi melalui jejaring sosial FaceBook hingga tetap kontak satu sama lain melalui ponsel seluler.

Disadari atau tidak, kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat belakangan ini terutama keberadaan FaceBook sebagai salah satu jejaring sosial pertemanan, memberikan nilai positif dalam proses perencanaan Reuni ini. Memburu keberadaan teman didunia maya yang ketika ditemukan langsung disebarluaskan pada yang lainnya, berkoordinasi antar panitia melalui satu thread (message) pada FaceBook dan juga secara aktif  berkirim informasi dengan membentuk satu Group Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 untuk mempermudah komunikasi. Jadi jangan (selalu) menyalahkan FaceBook.

Yang tak kalah penting adalah toleransi atau tenggang rasa yang tetap terjalin antar Panitia hingga acara berakhir. Kendati ada perbedaan pendapat dan pola pikir yang sempat hampir memicu sedikit ketegangan, namun pada akhirnya semua itu dapat disepakati secara bersama. Inilah resiko bekerja dengan banyak kepala.

Terlibat secara penuh sejak awal jujur saja membuat saya kehilangan moment yang barangkali seharusnya saya nikmati saat bersua malam minggu kemarin. Tapi yah, itu memang satu resiko yang patut saya hadapi jika ingin Reuni berjalan dengan baik. Mungkin itu sebabnya pula saya tidak terlalu peduli dengan penampilan dan juga performance saya dimata teman-teman. Keringat yang mengucur deras membasahi baju yang saya kenakan. Saya bahkan tak lagi peduli dengan candaan teman yang mempertanyakan keadaan saat itu.

Semua sudah terlaksana. Tinggal dua event lagi yang sedianya akan dijalani. Berbagi dengan Teman yang mengalami keterbatasan fisik lantaran kecelakaan yang dialami pasca kelulusan sekolah. dan tentu saja pembubaran Panitia. Tapi entah mengapa, saya secara pribadi sudah merasa kehilangan mood duluan ketimbang melanjutkan semua proses ini. Bisa jadi lantaran sudah merasa jenuh dengan proses Reuni yang terlalu lama (hampir 4 bulan lamanya), bisa juga lantaran tidak banyak hal baru yang saya temui saat bersua kemarin.

Ini saya maklumi lantaran beberapa dari kami yang dahulunya berada didalam satu kelas Fisika, masih tetap saling kontak dan berkomunikasi dalam segala situasi bahkan saat pernikahan dan kelahiran putra putri kami sekalipun. Apalagi orang-orang yang saya harapkan bisa tetap bersua, rupanya sudah saya temukan jauh sebelum reuni ini direncanakan. Alit Wisnawa yang merupakan teman sebangku saat berada di kelas I 2, Ketut Sudiasa yang juga teman sebangku saat penjurusan di kelas II A1 (Fisika) dan tentu saja Nyoman Budiana, teman sebangku dikelas III. Sedangkan beberapa yang lainnya malah kerap berkomunikasi via ponsel seluler dan bersua ketika salah satu dari kami mengadakan hajatan tertentu. Tidak heran apabila saya selaku koordinator dari Kelas Fisika masih mampu mengingat nama-nama mereka satu persatu.

Maaf jika ada Rekan-Rekan yang kurang berkenan dengan tumpahan isi kepala saya kali ini. Tapi inilah yang sejujurnya tentang Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 oleh PanDe Baik.

PanDeBaik.com seorang PLaGiat ?

6

Category : tentang DiRi SenDiri

Seorang Rekan pernah mencurigai isi sebagian besar tulisan BLoG PanDe Baik ini, apakah melakukan copy paste dari blog atau sumber lain ? atau mendapatkan ide trus dikembangkan lagi ?

Untuk yang pertama, dengan tegas saya jawab TIDAK. Namun untuk yang kedua, bisa jadi.

Sejauh ini jumlah posting yang pernah dipublikasikan pada BLoG PanDeBaik.com sudah mencapai angka 1.434… sebuah jumlah yang fantastis bagi saya pribadi, dan jumlah yang lumayan wajar untuk memicu kecurigaan Rekan saya tadi. Namun sedikit saya informasikan bahwa dari angka tersebut, sebagian merupakan tulisan sampah yang gak penting dan sebagian lainnya lagi merupakan tulisan pribadi dan lebih bersifat personal, ungkapan hati dan situasi kondisi. Sampai saat ini belum satupun yang mampu menghasilkan pundi-pundi uang.

PanDeBaik.com BUKAN seorang PlaGiat, saya berani menjaminkan kalimat tersebut. Karena sebagian besar ide tulisan berasal dari sebuah perjalanan, kisah hidup, pengalaman atau juga terlintas begitu saja. Semua itu lantas dituangkan dengan gaya bahasa yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Sayangnya masih banyak yang belum percaya.

Jujur, jangankan Rekan saya tersebut, istri saya bahkan saya pribadi juga heran… kok bisa saya melahirkan ratusan tulisan dalam kurun waktu 4 (empat) tahun, yang kalo dirata-ratakan bisa dikatakan ‘nge-BLoG tiap hari ???

Yah, bisa jadi lantaran waktu luang yang ada dalam kondisi pekerjaan saya sebagai abdi negara. Dibandingkan dengan Gayus Tambunan yang sepertinya memanfaatkan waktu luangnya sebagai Konsultan Pajak lantas menimbun uang negara, saya pribadi cukup memanfaatkan waktu luang dengan menumpahkan isi kepala dalam bentuk tulisan. nge-BLoG…

Bisa juga lantaran saya malas untuk diajak berdebat dalam sebuah topik berjam-jam, atau merumuskan angka matematika untuk mendapatkan hasil kesimpulan Kepala dan Ekor, karena dalam kurun waktu tersebut saya mampu menghasilkan 2 (dua) sampai 3 (tiga) tulisan yang siap dipublikasikan.

Terkait ide tulisan, bersyukur BLoG PanDeBaik.com merupakan sebuah BLoG yang mendukung Pluralisme. Hehehe… asal comot dari istilahnya Gus Dur. BLoG yang berisikan multi tema (lihat pada Kategori Tulisan), tentang Buah Hati putri kecil saya yang ‘lutu tetali’, tentang Diri Sendiri kalo lagi pengen Narsis, tentang CINTA kepada Istri, tentang Pekerjaan, Kuliah, Plesiran dan banyak lagi. Mungkin itu sebabnya BLoG ini jadi jarang ada yang mengunjungi, lantaran multi ide tersebut. (bahkan hal ini tidak disarankan oleh sebagian besar Buku Tips dan Trik jika ingin mendulang pundi uang lewat BLoG).

Percaya atau tidak, tulisan ini saja sebenarnya tidak direncanakan, hanya lewat terlintas dikepala lantas mengalir dan selesai. Bahkan tema pertama yang ingin saya tuliskan, hanya mampu sampai pada judulnya saja. Edan.

Semuanya mengalir dengan bahasa dan kata-kata yang biasa saya ucapkan dan sampaikan pada orang lain. Saya anggap wajar, karena ide terkait tulisan tersebut memang benar-benar terjadi, saya alami bahkan saya kuasai secara fisik dan pemikiran. Maka jangan heran, kalo setiap dua tiga hari selalu ada yang baru di BLoG PanDeBaik.com. jumawa mode ON. (JUara MAkan di WArung-red).

Sayangnya prinsip “selalu ada yang baru” diatas, sangat tidak konsisten. Tidak setiap hari, Tidak nyambung antara satu dengan lainnya, dan Tidak berkualitas dari segi isi tulisan dan gaya bahasa. Terkadang ngawur bahkan absurd. Tapi kalo ada satu dua tulisan yang kemudian berguna dan bermanfaat atau malah menjadi inspirasi ya saya rasa itu hanya satu kebetulan saja kok. Hehehe…

Pada intinya ya… PanDeBaik.com BUKAN seorang PlaGiat. Itu saja.

Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

3

Category : tentang KuLiah

Ada beragam ekspresi yang ditunjukkan oleh Rekan-rekan yang hadir pada malam minggu kemarin, bisa jadi merupakan malam yang dinanti oleh puluhan alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 sejak akhir tahun lalu. Reuni pertama yang diadakan khusus untuk Angkatan 1992 ini sesuai rencana diadakan di Restaurant Canang Sari Sanur Sabtu 3 April 2010.

Waktu sudah menunjukkan pukul 7.30 malam, dari daftar hadir yang tercatat baru sekitar 60 (enam puluh) persen saja yang positif berada di lokasi. Beberapa panitia yang menjadi koordinator pada masing-masing kelas tampak sibuk dengan ponsel mereka dibantu seorang ‘asisten’ :p yang memberikan petunjuk nama-nama siapa saja yang belum menunjukkan batang hidung mereka. Sementara yang lainnya tampak sedang mempersiapkan cemilan untuk disantap di masing-masing meja, baik yang dipersiapkan khusus untuk para undangan guru dan juga rekan-rekan yang telah hadir.

Layar lebar masih tetap menampilkan gambar statis diiringi lantunan bossas reggae milik Bob Marley, tembang yang memang kerap saya putar saat berada dikeramaian. Seiring waktu berjalan tampaknya belum ada tanda-tanda perkembangan yang berarti.

Pukul 8.00 tepat, Ketua Panitia Alit Wisnawa memberikan aba-aba pada kedua MC yang telah siap sejak awal untuk segera memulai acara. Jumlah peserta yang tercatat sudah mencapai angka 80 (delapan puluh) persen dari total yang diharapkan, itu sudah lebih dari cukup mengingat waktu yang sudah molor jauh dari perkiraan.

Dari 12 (dua belas) guru yang diundang tampaknya ada 3 (tiga) guru yang tidak dapat hadir memenuhi janji. Bapak Wayan Subyakta yang tempo hari menerima kami baik saat penjajagan maupun serah terima sumbangan, Bapak Nyoman Dibia seorang guru Biologi yang sedianya merupakan wali kelas Biologi 1 dan Ibu Wayan Astiti seorang guru Kimia yang dahulunya lumayan dikenal killer dalam hal nilai, walau begitu Beliau ini merupakan salah seorang guru favoritnya PanDe Baik loh.

Susunan acara yang dikemas dengan gaya informal sesuai kesepakatan Panitia dengan MC tampaknya berjalan dengan lancar. Tidak demikian halnya dengan penampilan slide show foto yang notabene dihandle PanDe Baik sedari awal, sempat ngadat saat perwakilan dari kelas Sosial 1 tampil kedepan untuk menyampaikan Kesan dan Pesan. Bersyukur laptop yang digunakan telah dipersiapkan dengan beberapa player yang siap menggantikan peran apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kendati begitu, diperlukan energi extra dibandingkan Rekan lain yang tampak asyik menikmati lantaran jarak antara kursi eksekusi (operator slide show) dengan kursi rekan yang hadir membuat saya musti bolak balik mengganti file yang diputar, sesuai perwakilan kelas yang ditunjuk.

Ketika makan malam bersama berlangsung tampak jelas keakraban yang terjalin sedari 15 (lima belas) tahun lalu. Beberapa rekan yang tadinya berkumpul sesuai kelas masing-masing tampak berbaur satu sama lain sambil berbagi cerita tentang keluarga, pekerjaan bahkan ada juga beberapa yang mencoba mengulang cerita masa lalu. Ngomongin cerita masa lalu, rupanya beberapa rekan yang dahulunya merupakan sepasang kekasih ada yang tampak malu-malu dengan sang mantan pasangan, ada juga yang nekat tetap ingin dekat kendati rata-rata sudah berstatus menikah. CLBK ceritanya, Cinta Lama Bersemi Kembali.

Waktu merambat dan mulai menunjukkan jam malam, pukul 9.00. Beberapa Rekan yang mengajak putra putri mereka sudah tampak mulai ber-say good bye, Panitia pun mengambil alih situasi dengan memulai games. Apalagi kalo bukan ‘ngerjain cerita Cinta ini. Tiga pasangan yang tergolong Hot pada masa sekolah dulu, didapuk maju kepanggung untuk dieksekusi. Merasa dikerjai, mata mereka tampak mengarah ke saya sambil berbisik ‘awas ya !!!  “Loh ? apa salah saya ???”

Eksekusi Cerita Cinta ini berjalan dengan beberapa kesepakatan, diantaranya dilarang mem-publish gambar ataupun foto yang memperlihatkan “kemesraan” mereka di jejaring sosial FaceBook dan melakukan Tag satu sama lain. Bisa berbahaya dan mengundang Perang Dunia ke-III. Jangan-jangan nantinya publik malah menyalahkan FaceBook lagi. :p

Ketika Reuni dinyatakan berakhir, tampaknya masih ada beberapa Rekan yang merasa kurang dengan waktu yang berlangsung sebelumnya. Malah ada wacana untuk dengan segera mengadakan Reuni yang kedua dalam waktu dekat. Hehehe… “itu mah bukan Reuni namanya, tapi Arisan” bathin saya. Tapi ya wajar, tiga jam memang masih terasa kurang apalagi ada pemisahan waktu selama 15 tahun lamanya. Mungkin disinilah nilai positif dari kemajuan teknologi. Selain yang namanya nomor ponsel seluler sudah bisa didapatkan dengan mudah serta dapat dihubungi kapan saja, dunia maya pun siap membantu. FaceBook salah satunya, makanya bersyukurlah dengan adanya jejaring sosial satu ini.

Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 sejauh ini dapat dikatakan sukses terlaksana, tidak banyak hambatan yang dialami selama proses berjalan. Hanya saja masih ada satu pe-er lagi yang tersisa. Berbagi dengan sesama. Adapun seorang Rekan yang dikabarkan mengalami kelumpuhan secara fisik dan juga kehilangan memory ingatannya karena kecelakaan yang dialami pasca kelulusan. Gazi Eko Weri Prasetyo, akan kami kunjungi pada moment ulang tahunnya nanti Minggu 25 April 2010. Jadi bagi rekan-rekan yang memiliki waktu dan berkeinginan untuk ikut serta, silahkan mengkonfirmasi pada panitia atau koordinator kelasnya masing-masing.

Jadikan Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 ini jauh lebih berarti. Salam.

Mengintip Versi terBaru Aplikasi dengan Software Informer

22

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagi sebagian orang yang saya kenal rata-rata mengatakan tidak terlalu tahu bahwa aplikasi yang kerap mereka gunakan dalam beraktifitas dengan pc ataupun laptop merupakan rilis lama. Beberapa pertimbangan mereka adalah lebih mempercayakannya pada teknisi yang dikenal, tidak memiliki waktu untuk mencari tahu atau ada juga yang mengatakan sudah kadung familiar dan tidak ingin belajar lebih jauh lagi. Padahal semakin baru versi yang dirilis untuk sebuah aplikasi, semakin banyak fitur yang dapat digunakan dan (biasanya) semakin mudah dalam pengoperasiannya.

Itu sebabnya saya tergelitik ketika mengetahui bahwa ternyata masih ada orang yang setia menggunakan web browser Internet Explorer 6 ketimbang Mozilla, Opera, Safari atau Chrome. Begitu juga dengan pemutar audio seperti Winamp versi 2.9 yang belum mendukung fitur Modern skin. Padahal secara spesifikasi pc atau laptop yang digunakan sangat mampu untuk itu.

Apabila Anda merasa bahwa ilustrasi yang saya deskripsikan diatas merupakan bagian dari keseharian, maka bolehlah saya menyarankan untuk menggunakan Software Informer.

Software Informer merupakan satu aplikasi yang bersifat Free to Use alias tidak berbayar, memiliki fungsi untuk membantu pengguna mencari tahu update atau versi terbaru dari berbagai aplikasi yang ada pada pc ataupun laptop yang Anda gunakan. File instalasinya berukuran sekitar 6,3 MB dan tidak memerlukan user account untuk dapat menggunakannya. Tinggal instalasi dan lihat hasilnya.

Saat diaktifkan untuk pertama kalinya, aplikasi Software Informer akan mendeteksi pc atau laptop untuk mengetahui aplikasi apa saja yang ada lengkap dengan versi dan informasi tambahan yang menyertainya. Setelah itu diperlukan waktu beberapa saat untuk mendapatkan informasi terbaru dari daftar berbagai aplikasi yang ada. Apakah aplikasi yang ada merupakan rilis lama atau terbaru, semuanya akan terlihat dengan jelas.

Apabila terdapat blok warna merah muda pada nama aplikasi yang dimaksud, itu artinya pengembang (developers) aplikasi yang digunakan sudah merilis versi atau update terbaru dan Software Informer membantu penggunanya mencari tahu versi tersebut, besaran file instalasinya, jumlah user yang mengkomentari serta menyiapkan satu tombol untuk mengakses langsung menuju update atau versi aplikasi yang dimaksud.

Aplikasi Software Informer ini akan sangat berguna dalam memangkas waktu pencarian dan juga keakuratan informasi. Saya pribadi menggunakannya khusus untuk mencari tau perkembangan aplikasi yang bersifat Free to Use alias tidak berbayar seperti Web Browser, pemutar media, ataupun utility yang berkaitan dengan sistem.

Bagi yang ingin mencobanya, silahkan mengunduhnya terlebih dahulu melalui alamat milik Informer Technologies, Inc.

Menjadi Gayus Tambunan atau Oemar Bakrie ?

6

Category : tentang DiRi SenDiri

Sempat terdiam ketika membaca rincian kekayaan Gayus Tambunan seorang Pegawai Negeri Sipil berusia 30-an tahun yang ditangkap lantaran terlibat dalam kasus Mafia Pajak disebuah media cetak nasional. Bagaimana tidak ? untuk seorang abdi negara yang baru saja terjun (kalo tidak salah tahun 2000-an awal), Gayus sudah mendapatkan gaji sekitar 12 juta perbulannya dengan golongan III/a pula. Yang makin mencengangkan adalah jumlah kekayaannya yang mencapai angka 25 Milyar salah satunya berupa rumah mewah seharga 3 Milyar. Saya benar-benar takjub.

Meski demikian masih sempat tersenyum getir ketika teringat pada sebuah tembang lama milik Iwan Fals, idola saya sejak kecil, yang mengisahkan tentang seorang Pegawai Negeri Sipil yang idealis, dengan bentuk kesederhanaan tunggangan sepeda kumbangnya, mengajar siswa hingga memiliki kepintaran bak seorang Habiebie, Oemar Bakrie. Pahlawan Tanpa Tanda Jasa mendapatkan gaji yang dikebiri. Entah bagaimana kini.

Bagaimana pun juga saya pribadi tak beda dengan dua sosok diatas, sama-sama seorang Pegawai Negeri Sipil, seorang abdi negara yang (seharusnya) mampu dengan cepat dan tangkas melayani kebutuhan masyarakat. Sayangnya diusia yang kini sudah menginjak 32 tahun, jangankan membeli rumah secara tunai, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pasca sarjana saja saya musti berhutang pada sebuah Bank daerah yang masih harus dilunasi cicilannya selama 2 (dua) tahun kedepan. Jujur saja, sempat pula saya berandai-andai jika diberi ‘keberuntungan’ macam Gayus Tambunan oleh Yang Maha Kuasa.

Menjadi seorang Gayus Tambunan yang bergelimang harta bagi seorang Pegawai Negeri Sipil sesungguhnya bisa dikatakan gampang, itu berlaku bagi mereka yang pintar melihat ‘peluang’. Entah peluang untuk nyambi kerjaan diluar profesi atau peluang untuk bersekongkol menimbun harta kepentingan pribadi… dan bahwa apa yang diperbuat oleh Gayus adalah wajar, mencerminkan keberadaan oknum di negeri ini yang berusaha mendapatkan status Pegawai Negeri Sipil dengan mengorbankan sejumlah uang sehingga wajib untuk mencari usaha pengembalian dananya.

Menjadi seorang Oemar Bakrie yang tidak gampang, diperlukan nurani yang sekeras baja ketika menghadapi godaan atau diperlukan perasaan yang kukuh bagai batu padas ketika berhadapan dengan masalah, entah masalah dengan atasan (yang tidak sejalan) atau masalah dengan lingkungan. Potret seorang Oemar Bakrie ini bisa dikatakan sudah sangat jarang ada di negeri ini. Tidak juga dengan saya yang pada akhirnya lebih memilih berada ditengah-tengah.

Kenapa ditengah-tengah ?

Karena untuk menjadi seorang Oemar Bakrie yang idealis di lingkungan abdi negara sangatlah sulit, bisa jadi idealisme itu ketika bebenturan dengan satu dua kepentingan yang lebih tinggi secara otomatis tenggelam dan cenderung menyia-nyiakan semua usaha yang telah dirintis sedari bawah. Demikian pula untuk menjadi seorang Gayus Tambunan dibutuhkan ‘keberanian’ untuk bermuka dua, menjilat atasan dan sekaligus tampak tak bersalah dihadapan publik tanpa mengubah kecepatan denyut jantung. Stay cool…

Jujur saja, saya pernah untuk mencoba sekali-kali menjadi seorang Gayus Tambunan, dalam skala kecil dan terhadap seorang rekan kerja. Hasilnya sangat tidak mengenakkan, ketika saya berusaha untuk membohongi hati nurani, denyut jantung mulai berdetak lebih cepat dari biasanya (karena khawatir ketahuan) dan ada perasaan tidak nyaman ketika bersua rekan kerja tersebut.

Demikian pula ketika saya mencoba untuk menjadi seorang Oemar Bakrie, seperti berhadapan dengan tembok yang tinggi tanpa ada yang memberikan saran atau pembelaan lantaran satu dua kepentingan yang tidak dapat dibantah, pada akhirnya semua itu terlewatkan begitu saja. Kecewa ? jelas.

Langkah untuk tetap berada ditengah-tengah atau istilah ‘ikut arus namun tetap menjaga jarak’ tampaknya lebih suka saya ambil untuk mengambil sebuah keputusan saat ini. Karena bagaimanapun juga berada ditengah-tengah cukup membuat saya nyaman untuk berpikir, bekerja dan bertindak jika satu saat terjadi hal-hal diluar dugaan.

Tidak menjadi seorang Gayus Tambunan yang sudah bergelimang harta di-usia muda, Tidak juga menjadi seorang Oemar Bakrie yang idealis.

Bagaimana dengan Anda ?

Foto Rekan ‘Gazi Eko Weri Prasetyo’

Category : tentang KHayaLan, tentang KuLiah

Berikut Foto” Rekan kita Gazi Eko Weri Prasetyo yang kini mengalami keterbatasan fisik dan menjadi Prioritas selanjutnya untuk disikapi dalam bentuk bantuan, dan ditampilkan pula dalam Slide Show layar depan, acara Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin.

Foto seperti yang ditampilkan dibawah ini dipublikasikan pula pada Album Foto Rekan Gazi Eko Weri Prasetyo yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.

Foto” by SARI HERAWATI