Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2010

Hari Pertama Rakor LPSE Nasional

Tampaknya saya mulai terbiasa dengan kegiatan baru seperti ini. Bangun di pagi buta, menyiapkan diri dan memasukkan beberapa perlengkapan kedalam tas kecil yang sedari kemarin malam sudah disiapkan oleh Istri dan berangkat menuju tempat tinggal seorang atasan untuk segera menuju airport Bandara Ngurah Rai. Ini adalah kali kedua saya diberi kesempatan untuk dinas keluar daerah bersama rekan-rekan dari Pembangunan, jika yang pertama lalu dalam rangka Pendidikan LPSE kali ini untuk mengikuti Rapat Koordinasi LPSE Nasional sekaligus pengenalan InaProc serta mempersiapkan langkah selanjutnya bagi Pemerintah Daerah. Sedianya kami akan berada di Jakarta selama dua hari saja sesuai jadwal yang diberikan dan segera kembali begitu selesai kegiatan. Rapat Koordinasi LPSE Nasional ke-4 (empat) yang diselenggarakan oleh LKPP ini dilaksanakan di Hotel Mercure Convention Centre Jakarta Utara, sebuah hotel yang letaknya dipinggir pantai Taman Impian Jaya Ancol. Bersyukur kali ini kami menginap ditem

Merekam Budaya lewat Teknologi

Hari Raya Nyepi baru saja usai. Dari sekian banyak proses menuju hari yang disucikan oleh Umat Hindu tersebut, beberapa diantaranya bisa jadi sangat dinanti oleh sebagian masyarakat. Entah itu berkaitan dengan kelangsungan upacara, keramaian hingga estetis budaya dan pernak perniknya. Ada untungnya juga bahwa kini adalah masa berkembangnya Teknologi. Satu keuntungan dimana umat manusia dipermudah aksesbilitasnya terhadap segala bentuk aspek kehidupan yang diharapkannya. Orang tak lagi harus berada dilokasi kejadian karena sudah sedemikian banyak orang lain yang berusaha mengabadikan setiap momen tertentu dalam bentuk gambar bergerak ataupun diam. Jejaring sosial menjadi ajang bertemunya semua kepentingan. Dari yang sekedar ingin tahu, keinginan untuk eksis dan mencoba menampilkan ketrampilan yang dimiliki agar diketahui banyak orang. FaceBook merupakan salah satu yang paling dinanti. Berkawan dengan orang-orang yang memiliki ketrampilan khusus dalam kemampuannya dalam mengabadikan seti

Mari Belajar dari Ibnu Rachal Farhansyah dan Evan Brimob

Sempat kaget membaca perkembangan kasus ‘update status’ yang dilakukan seorang pemuda tanggung Ibnu Rachal Farhansyah saat Hari Raya Nyepi waktu lalu, rupanya sudah mulai masuk ke ranah hukum. Adapun FKUB bersama Kanwil Agama Provinsi Bali, MUI, Walubi dan Parisadha Hindu meminta agar kasus ini diproses secara hukum (DetikNews 24/3). Ibnu bukanlah orang pertama yang berkasus saat melakukan ‘update status’ di salah satu jejaring sosial FaceBook, sebelumnya ada Evan Brimob yang beken saat pertarungan Cicak vs Buaya. Ungkapan ‘polri tidak membutuhkan masyarakat’ termasuk menuai banyak kecaman dari berbagai kalangan seperti halnya ungkapan ala Ibnu ‘Nyepi sepi sehari kaya’tai’. Saya pribadi tidak menyalahkan mereka berperilaku seperti itu. Secara usia bisa dikatakan masih tergolong labil dalam berpikir, bersikap dan berkata-kata. Tidak hanya berperilaku didunia maya, bahkan nyatapun banyak. Darah muda sangat menggelegak. Seperti petasan atau bisa jadi bom… disulut sedikit, langsung meled

4 TIPS Aman Internet-an melalui WarNET

Berselancar (baca: browsing ) di internet atau dunia maya itu mengasyikkan, bikin lupa waktu, bisa juga lupa dengan pekerjaan yang mustinya selesai lebih awal. Hehehe… Salah satu alternatif yang menjurus ke arah mengasyikkan ini adalah berselancar melalui warnet apalagi kalo kebetulan ketemu yang berkecepatan tinggi dan ada nilai plus plus-nya. Huahaha… Ini semua pengalaman pribadi aja loh. Cerita mengasyikkan internetan di warnet ini baru bakalan berubah menjadi mengkhawatirkan ketika kita mulai menggunakannya untuk mengakses hal-hal yang bersifat pribadi. Email, akun blog atau bahkan akun jejaring sosial seperti FaceBook . Saya katakan mengkhawatirkan karena aktifitas tersebut sangat rentan dengan penyalahgunaan, apalagi bagi mereka yang awam soal teknologi internet. Seorang kakak sepupu selasa malam kemarin mengeluhkan tentang akun FaceBooknya yang dibobol orang. Terakhir kali ia online dilakukan melalui salah satu warnet diseputaran kota Denpasar ini. Bobolnya akun FaceBook ke tan

Upakara Atma Wedana Griya Gede Bhuana Giri Poh Manis

TIM SOSIALISASI UPAKARA  KARYA ATMA WEDANA Ring Griya Gede Bhuana Giri Jalan Naga Sari 54, Poh Manis – Denpasar ============================================ Nomor : 001/Pan. Karya/III/2010. Lamp   : 1 (satu) lembar (Rencana Jadwal Upakara). Prihal   : Upakara Atma Wedana . K e p a d a Yth : Semeton Warga Pande Semeton Warga sane siosan Di – T e m p a t Om Swastyastu. Asung Kerta Waranugraha Ida Betara Kawitan Keluhuran Pande, serta atas desakan dan dorongan para semeton pande terhadap Ida Sri Empu Siwa Manik Chandra Gni di Griya Gede Bhuana Giri,  Poh manis – Denpasar, maka Ida Sri Empu Siwa Manik Chandra Gni bersedia untuk memfasilitasi guna mengadakan upakara Karya Atma Wedana serta sekaligus sebagai yajamana karya. Maka bersama surat pemberitahuan ini, perkenankan kami Tim Sosilisasi Karya untuk menyebar luaskan/mensosilisasikan kepada seluruh Warga Pande yang ada di Denpasar pada Khususnya dan Warga Pande di Bali pada umumnya, serta warga lainnya tentang Rencana Karya

Mengusik Nyepi cara Ibnu Rachal Farhansyah

Nama Ibnu Rachal Farhansyah mendadak menjadi Trend dikalangan pengguna FaceBook, satu jejaring sosial yang begitu booming di Negeri ini. Ketenaran nama tersebut kurang lebih menyamai nama seorang FaceBooker (sebutan bagi pengguna FaceBook) yang tempo hari sempat pula mencuat saat perseteruan Cicak vs Buaya, Evan Brimob . Saya pribadi merasa heran lantaran diundang oleh seorang teman yang juga Rekan Kantor untuk bergabung dalam sebuah group ‘Usir Ibnu Rachal Farhansyah dari Bali’ . Siapa pula orang ini ? Baru mulai tersadar setelah mendapatkan sedikit bocoran dari Koran FesBuk, salah satu penyedia berita terkini di jejaring sosial yang sama, bahwa yang bersangkutan, Ibnu Rachal Farhansyah telah menuliskan kata-kata yang kurang etis terkait Hari Raya Nyepi. Kurang menghormati keragaman agama yang ada di tanah air ini. Sekedar informasi, Ibnu Rachal Farhansyah melakukan update status melalui ponsel (dilihat dari tulisan Mobile Web) pada hari Selasa 16 Maret 2010 “nyepi sepi sehari kaya t

Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1932

Tak terasa setahun sudah terlewati, tahun dimana begitu banyak hal yang terjadi dan ditumpahkan, baik dalam lingkup keluarga besar hingga personal. Demikian pula halnya dengan Umat Hindu. Setahun penuh dilewati dengan berkarya dan ber-yadnya. Di tahun baru Caka inilah, umat Hindu dimanapun mereka berada dengan gembira menyambutnya dengan kesunyian alam atau dikenal dengan Hari Raya Nyepi. Satu hari dimana umat Hindu menerapkan empat pantangan yang tak boleh dilakukan. Amati Geni (tidak menyalakan api –termasuk cahaya), Amati Karya (tidak melakukan pekerjaan apapun), Amati Lelungan (tidak bepergian kemana-mana) dan Amati Lelanguan. Kembali pada titik Nol, kata orang. Bisa juga diartikan kembali pada pikiran yang kosong setelah selama setahun dipenuhi dengan hal-hal yang bersifat duniawi. Nyepi merupakan salah satu hari yang disucikan oleh Umat Hindu,  dimana selama proses Hari Raya Nyepi ini biasanya Umat Hindu melaksanakan Tapa Brata atau berpuasa, dari tingkatan paling rendah 12 jam,

…dan kamipun terkesima Ogoh-Ogoh se-Kota Denpasar

Terjebak ditengah kemacetan lalu lintas Catur Muka lantaran ingin menyaksikan secara langsung satu persatu Ogoh-Ogoh yang mendapatkan juara per kecamatan sekota Denpasar bersama si kecil MiRah dan ibunya, membuat peluh bercucuran serta tangan mulai pegal menahan kopling dan gas. Keramaian hari ini memang lain dari biasanya. Puluhan, ratusan bahkan ribuan kamera berusaha mengabadikan satu persatu barisan para raksasa yang terpampang ditepi jalan sehari sebelum Hari Raya Nyepi. Dari kamera beragam ponsel hingga digital kamera beragam tipe lalu lalang dari satu ogoh-ogoh ke lainnya. Dari yang berjalan kaki, diatas sepeda motor hingga dari dalam mobil, penuh sesak di ruas jalan yang hanya setengahnya saja dapat digunakan. Barisan Raksasa yang dibuat dalam kurun waktu kurang lebih sebulan sebelumnya tampak gagah dengan warna warni rupa dan keangkerannya, tergambar begitu jelas dari raut muka dan tingkah laku yang ada. Mulai dari kisah pewayangan, Mahabrata dan Ramayana hingga yang menyindir

e-Procurement Inovasi Pelayanan Publik Sektor Pengadaan berbasis Teknologi Informasi

Pemanfaatan Teknologi Informasi sebenarnya bukan hal baru lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini. Banyak perubahan yang terjadi, rata-rata bahkan mampu menghadirkan inovasi-inovasi baru yang berpeluang besar dan berpengaruh diberbagai sektor kehidupan manusia. Katakanlah pada sektor Telekomunikasi, dimana kini orang tak lagi diharuskan berhadapan atau bahkan membutuhkan sebuah perangkat pc hanya untuk mengakses dunia maya. Demikian pula pada sektor Perbankan, orang tak mesti datang dan antre didepan kasir hanya untuk menarik atau mentransfer sejumlah uang. Tujuannya hanya satu, untuk kemudahan yang dapat dirasakan oleh sebagian besar manusia dalam beraktifitas. Maka tak heran apabila pemanfaatan Teknologi Informasi ini diharapkan pula mampu menghadirkan inovasi baru di sektor Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah terkait dengan buruknya kualitas pelayanan publik. Bahkan belakangan masyarakat memberikan kritikan pedas dan menciptakan sebuah jargon “kalau bisa dibuat susah

Laporan Rapat KeTiga Panitia Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

Dear Kawan”, berikut Notulen Rapat KeTiga Panitia Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang dilakukan pada tanggal 6 Maret 2010 masih ditempat yang sama yaitu rumah Rekan kita FiFFy. Sebelum dilanjutkan, sekedar Informasi saja bahwa Laporan berikut dibuat oleh orang yang sama sekali berbeda dengan Pemilik BLoG PanDe Baik . Saya perkenalkan Ibu Sari Herawati . Seorang Wanita Masa Kini yang memilih ikut eksis di jalur Teknologi Informasi. Beliau ini, teman satu sekolah di SMAN 6 yang merupakan salah satu kembang yang diperebutkan oleh para kambing eh sori… para kumbang maksudnya. Kendati dulu itu Beliau tidak pernah bertukar pikiran (lantaran saya terlalu Kuper dan nDeso) tapi di era Jejaring Sosial FaceBook makin meng-Indonesia, bersyukur BeLiau nampaknya masih bersedia menjadikan saya sebagai salah satu Temannya. Hehehe… dan sebelum saya mengambil alih topik Laporan Rapat keTiga ini, mbok ya dilanjutkan dulu Guys… By : Sari Herawati Pertama, untuk penjualan kupon (tiket masuk) s

How to UpgraDe OS BLackBerry

Apabila sebelumnya BLoG ini pernah mencoba memaparkan langkah dan cara bagaimana melakukan UpgraDe OS WinDows MobiLe Pocket PC , WinDows MobiLe SmartPhone , Symbian 60 dan Symbian UIQ , kini giliran OS BLackBerry sebagai target operasi berikutnya. Seperti OS lainnya, tindakan upgrade tidak bisa dilakukan secara sembarang. Katakan saja sebuah handset BLackBerry lawas macam Pearl tidak dapat disuntikkan OS BLackBerry terkini seperti BoLD misalnya. Lantaran pihak RIM selaku pengembang OS BLackBerry telah menyediakan rilis terbaru dari masing-masing handset yang pernah mereka keluarkan. Yang perlu dicermati selain penentuan seri handset sebelum melakukan pengunduhan OS versi UpgraDe adalah jenis Operator yang digunakan. Adapun OS UpgraDe ini dapat diunduh dari situs resmi BLackBerry dengan memilih seri handset BLackBerry yang diinginkan. Sebelum proses pengunduhan dapat dilakukan, setiap user diwajibkan mengisi terlebih dahulu  form data yang telah disediakan. Untuk membantu jalannya p

Hari Terakhir Pendidikan e-Procurement LKPP - LPSE

Ada cerita unik disela proses penyampaian pembelajaran berlangsung tadi siang. Seorang Rekan dari Ende, Pak Ebby, yang secara kebetulan berada disebelah saya meminta agar saya berkenan memberikannya kontak dan dituliskan di buku Notes pemberian LKPP-LPSE. Secara iseng, saya menuliskan pula informasi tambahan selain nomor ponsel yaitu email, alamat BLoG dan akun profile FaceBook . Pada saat Pak Ebby membaca alamat BLoG yang saya cantumkan, pelan Beliau mengatakan bahwa ‘rasanya pernah mengakses alamat ini hari kemarin. Kalo gak salah yang tulisannya tentang Hari Pertama Pendidikan e-Procurement LKPP – LPSE yang ada kata-kata ‘meninggalkan istri dan anak’ itu… Sayapun tertawa ‘wah si Bapak sudah sempat mengakses toh ?’ rupanya oleh mesin pencari alamat di dunia maya memberikan hasil pencarian terkait pengalaman LPSE yang salah satunya ya tulisan saya itu. Beliau makin heran ketika membaca detail tulisan, ada menyebutkan salah satu daerah asal Peserta Pendidikan yaitu dari Ende. ‘wah,

Jakarta oh Jakarta

Tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan satu tembang yang dapat menggambarkan perasaanku ketika menyusuri Kota Jakarta. Kota yang hampir ditiap titik ruas jalan terjadi kemacetan luar biasa, jauh lebih krodit ketimbang lalu lintas Kota Denpasar. Kota yang dipenuhi rompok rumah kumuh disana sini seakan yang namanya Rencana Tata Ruang Kota tak mampu mengungkung mereka satu persatu, tumbuh bagai rumput liar yang siap merambah setiap jengkal tanahnya. Begitu juga dengan pedagang emper kaki lima seakan tumpah ruah berusaha menjejalkan diri ditengah hiruk pikuknya keramaian Kota. Iwan Fals , beberapa kali mengungkapkannya lewat lagu yang kurang lebih sudah mampu mewakili hati kecilku. Sambil bersenandung kunikmati pemandangan yang membuatku merasa sangat miris dengan keadaan mereka. Keadaan yang membuat perut lebih digunakan untuk berbicara ketimbang hati. Angkutan umum berlomba dengan puluhan taksi menaikturunkan penumpang seenaknya, pejalan kaki yang berlarian dikejar waktu atau pedag

Hari Ketiga Pendidikan e-Procurement LKPP - LPSE

Bisa jadi lantaran istirahat malam tadi sudah mulai terasa lebih dari cukup, sayapun terbangun di pagi hari dengan perasaan segar kendati tengkuk kiri sedikit nyeri, yah… satu hal yang biasa. Tidak demikian dengan perubahan rencana diskusi yang sedianya dilakukan malam tadi, di sela sarapan pagi atasan kami mulai membagi tugas dan bertukar pikiran terkait pendidikan yang telah dilakukan selama 2 (dua) hari kemarin. Saya sendiri akhirnya ditunjuk sebagai Administrator (dalam sistem e-Procurement disebut Admin Agency ) bersama seorang senior dari Dinas Perhubungan yang hingga kini masih secara rutin meng-update berita di portal resmi milik Pemda Badung. Berkaitan dengan penugasan ini, maka untuk hari ketiga Pendidikan e-Procurement yang bekerja sama dengan LKPP – LPSE Pusat, salah satu dari kami didaulat untuk ikut serta menengok keberadaan LPSE Daerah yang direkomendasikan oleh Pusat, yaitu Jawa Barat, sedangkan satunya lagi tetap mengikuti Pendidikan seperti biasa. LPSE Jawa Barat in

Hari Kedua Pendidikan e-Procurement LKPP - LPSE

Ada satu hal yang selalu memenuhi kepala selama proses Pendidikan e-Procurement ini berlangsung, apakah ketika kami kembali ke daerah usai pendidikan akan mampu menerapkannya sesuai harapan ataukah hanya menjadi sesuatu hal yang mubazir seperti pendidikan atau pelatihan yang dilakukan sebelumnya ? Memahami satu persatu makna yang terkandung dalam setiap sesi pendidikan semakin menguatkan keyakinan kami bahwa sebuah proses Pengadaan Barang dan Jasa akan mampu menekan atau meminimalkan segala tekanan atau kompromi yang selama ini selalu menghias dalam setiap langkah yang dilakukan oleh Panitia Pengadaan. Membuka peluang bagi banyak Penyedia Jasa dalam hal ini Rekanan Konsultan atau Kontraktor yang ingin bersaing atau berkompetisi secara sehat. Memang harus diakui jika sistem ini masih tergolong baru dan belum sempurna untuk dilepas sedemikian rupa menggantikan Proses Pengadaan Barang dan Jasa sepenuhnya yang selama ini dipenuhi oleh intrik politik atau jalan tikus -meminjam istilah seor

Subuh di Tanah Abang Kota Jakarta

…masih jam 5 pagi… suara itu terdengar bergumam gak jelas sedari tadi… sementara dinginnya ruangan kamar yang ber-ac ditambah dua buah lampu kamar yang tak dapat diredupkan intensitasnya memang sudah cukup untuk membuatku terjaga dari tidur berkali-kali, apalagi ditambah sliweran nyamuk yang sedari malam tadi tak henti berdengung… dan aku belum jua bisa memejamkan mata sedikitpun untuk beristirahat menghilangkan letih. …masih jam 5 pagi… putri kecilku biasanya sudah mulai merengek minta susu, sementara ibunya sudah mulai membersihkan rumah… segelas kopi panas yang kuaduk dengan menggunakan bolpoin cukup mengingatkanku pada semua itu… jauh dari pandanganku pagi ini. Sepi… …masih jam 5 pagi… memasuki hari kedua pendidikan e-Procurement di Kota Jakarta-gedung Smesco Indonesia lantai 17- bersyukur koneksi internet yang kugunakan masih dapat berfungsi dengan baik… aku masih berusaha untuk menikmati subuh di Tanah Abang… …masih jam 5 pagi… dan suara itu masih tetap bergumam gak jelas sedari

Hari Pertama Pendidikan e-Procurement LKPP - LPSE

Meninggalkan istri dan si kecil MiRah selama 5 hari ke luar daerah sebenarnya bukan ide yang bagus, namun demi tugas dan kewajiban yang telah direncanakan jauh-jauh hari, mau tidak mau semua harus dijalani dengan baik. Tiba di Bandara Cengkareng sekitar pukul setengah tujuh pagi waktu setempat sedikit lebih lambat dari perkiraan lantaran jadwal keberangkatan pesawat yang harus menunggu bebearap penumpang yang terlambat sampai. Untuk ukuran Kota Jakarta bisa jadi sudah terlalu siang untuk memulai sebuah aktifitas perjalanan. Rombongan akhirnya tiba di lokasi pendidikan sekitar pukul setengah sepuluh waktu setempat setelah menyempatkan diri untuk sarapan pagi disebuah rumah makan Padang daerah Tangerang. Pendidikan kali ini difokuskan untuk mempelajari pengenalan sebuah sistem baru yang akan digandengkan dengan Proses Pengadaan Barang dan Jasa pada masing-masing Pemerintah/Daerah setempat yang berbasis IT (Teknologi Informasi). Sebagai trainer dibantu oleh tim LKPP – LPSE yang berada di