Selamat merayakan Hari Kasih Sayang

23

Category : Cinta, tentang Buah Hati, tentang DiRi SenDiri

Berjalan menyusuri lorong Rumah Sakit Sanglah menuju sal Jempiring, menengok keponakan yang kabarnya selama empat hari terakhir dirawat akibat gangguan pernafasan, mengingatkanku pada saat mendampingi MiRah GayatriDewi pertengahan tahun 2008 lalu. Wajah-wajah yang menyiratkan kegetiran hidup harus mereka lalui selama berhari-hari disini, sementara banyak orang diluar sana begitu gempita mempersiapkan diri untuk menyambut satu hari yang sangat spesial hadir dibulan ini.

Hari Kasih Sayang atau Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari bisa dikatakan merupakan satu hari yang paling ditunggu, entah oleh pasangan remaja yang sedang dilanda asmara ataupun pasangan yang kini sudah berumahtangga tetap berusaha mengingat dan berharap melewatkannya bersama orang-orang yang mereka cintai. Seperti biasanya BBC atau Bali BLogger Community, komunitas blogger yang ada di pulau Bali inipun tak lupa berancang-ancang menyusun rencana untuk dapat memaknai lebih jauh Hari Kasih Sayang ini.

Menyaksikan wajah-wajah mungil dan lugu dalam gendongan Bapak Ibunya atau hanya bisa terdiam memperhatikan tangan si kecil yang dibalut perban untuk memegang jarum suntik infus membuatku makin terharu dan teringat pada penderitaan MiRah beberapa waktu lalu. Tangisan mereka membuatku makin tersadar bahwa aku harus melakukan sesuatu yang berguna hari ini. Tapi apa ?

Tak membutuhkan banyak uang untuk bisa membahagiakan orang lain. Tak membutuhkan banyak publikasi dan kamera untuk bisa berbuat sesuatu pada orang lain. Yang ada hanyalah tekad, seperti halnya jargon yang kerap didengungkan oleh BBC dalam setiap kesempatan bahwa ‘Berbagi Tak Pernah Rugi’.

Sekantong darah sepertinya akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Apalagi disini, di sebuah Rumah Sakit dimana bisa saja salah satu dari wajah mungil tadi menjadi bagian dari mereka itu. Lagipula dengan kondisiku kini, tak ada salahnya untuk melakukan itu.

Untuk yang ke-29 kali, jarum itu disuntikkan ke lenganku. Melanjutkan sebuah harap dimana darah ini akan jauh lebih berguna bagi mereka. Melanjutkan sebuah awal yang kumulai sejak akhir masa SMA, kendatipun tidak secara rutin kulakukan. Melanjutkan sebuah makna yang ingin kuberikan pada MiRah GayatriDewi putriku kelak untuk sebuah kisah di Hari Kasih Sayang ini.

Selamat merayakan Hari Kasih Sayang Kawan…

Comments (23)

Setetes darah dapat menyelamatakan nyawa orang lain. Baguslah kalau PanDe menjadi Donor sampai ke 29 kali.

Kasih sayang hendaknya dilakukan setiap hari ya, meskipun peringatannya dilakukan sekali eatahun pada tgl 14 Pebruari.

Salam sukses.
.-= Basuki Pramana´s last blog ..Tersedot kloset =-.

[Reply]

pande Reply:

Wah, kalo Pak Dokter yang berkata begitu sih, Terima Kasih banyak…

[Reply]

[…] Berbagi kepada sesama di Hari Valentine pun baru dua tahun terakhir ini saya lakoni. Sekantong darah saya coba sumbangkan di PMI untuk mereka yang membutuhkan. Mencoba konsisten dengan apa yang telah saya mulai, pagi inipun rencana untuk mendonorkan darah tetap ditepati. Meski tidak tepat di hari Kasih Sayang lantaran merupakan Hari Kerja, setidaknya pemikiran untuk tetap berbagi dapat terlaksana. […]

Post a comment

CommentLuv badge